CARA MENGHITUNG TARIF DASAR LISTRIK

dokumen-dokumen yang mirip
LAMPIRAN I KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 48 TAHUN 2000 TANGGAL : 31 MARET 2000 GOLONGAN TARIF DASAR LISTRIK

LAPORAN AKHIR. PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT ( PkM )

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

TARIF DASAR LISTRIK UNTUK KEPERLUAN PELAYANAN SOSIAL

NO. GOLONGAN TARIF BATAS DAYA KETERANGAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL. Tarif. Tenaga Listrik. PT. PLN.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

GOLONGAN TARIF DASAR LISTRIK

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2000 TENTANG HARGA JUAL TENAGA LISTRIK YANG DISEDIAKAN OLEH PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)

Tarif Dasar Listrik untuk keperluan Rumah Tangga, terdiri atas:

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

2 b. bahwa penyesuaian tarif tenaga listrik yang disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara sebagaimana dimaksud dala

TARIF TENAGA LISTRIK UNTUK KEPERLUAN PELAYANAN SOSIAL BERLAKU MULAI 1 MEI 2014

BAB IV ANALISA PEMBAHASAN. Pada Pelanggan Penyalahgunaan Energi Listrik. Berikut hasil pemeriksaan instalasi sambungan tenaga listrik PLN oleh tim

LISTRIK DAN MAGNET (Daya Listrik) Dra. Shrie Laksmi Saraswati,M.Pd

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. akan terpenuhi. Kebutuhan seseorang dikatakan terpenuhi apabila ia dapat

BAB IV ANALISA POTENSI UPAYA PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG AUTO 2000 CABANG JUANDA (JAKARTA)

1. S-1/TR 220 VA Golongan tarif untuk keperluan pemakaian sangat kecil. 2. S-2/TR 250 VA s.d. 200 kva

2 b. bahwa penyesuaian Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara sebagaimana dimaksud dala

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL,

BAB X ENERGI DAN DAYA LISTRIK

KEPPRES 104/2003, HARGA JUAL TENAGA LISTRIK TAHUN 2004 YANG DISEDIAKAN OLEH PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

TARIF DASAR LISTRIK UNTUK KEPERLUAN PELAYANAN SOSIAL

LEMBARAN DAERAH KOTA TARAKAN TAHUN 2010 NOMOR 1 PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG

Tanya Jawab Seputar Tarif Tenaga Listrik 2015

BAB III PENGGUNAAN KAPASITOR SHUNT UNTUK MEMPERBAIKI FAKTOR DAYA. daya aktif (watt) dan daya nyata (VA) yang digunakan dalam sirkuit AC atau beda

BAB II LANDASAN TEORI

PERATURAN WALIKOTA DUMAI NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG HARGA SATUAN LISTRIK/TARIF TENAGA LISTRIK YANG DIHASILKAN SENDIRI

BAB III BEBAN LISTRIK PT MAJU JAYA

BAB IV ANALISA DAN KOMBINASI SOLAR HOME SYSTEM DENGAN LISTRIK PLN

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 2. RANGKAIAN LISTRIK DAN SUMBER ENERGI LISTRIKLatihan Soal 2.7

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAVA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dibawah Kementrian Keuangan yang bertugas memberikan pelayanan masyarakat

PT PLN (Persero) 17 April 2014

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 104 TAHUN 2003 TENTANG HARGA JUAL TENAGA LISTRIK TAHUN 2004

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB II AUDIT DAN MANAJEMEN ENERGI LISTRIK

Analisis Pemasangan Kapasitior Daya

Tarif dan Koreksi Faktor Daya

Kajian Tentang Efektivitas Penggunaan Alat Penghemat Listrik

BIAYA PEMASANGAN BARU DAN PERHITUNGAN REKENING LISTRIK GOLONGAN TARIF RUMAH TANGGA

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

GOLONGAN TARIF DASAR LISTRIK

P2TL (PENERTIBAN PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK)

- 3 - BAB I KETENTUAN UMUM

BAB IV ANALISIS 4.1 Pencatatan Piutang Pelanggan PT. PLN (Persero) UPJ Ujungberung

Cara Mudah Menghitung Tarif KWh listrik PLN prabayar Pulsa Murah

BAB I PENDAHULUAN. yang menonjol adalah dalam bidang teknologi elektronika. Sebelum adanya listrik

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83 TAHUN 2001 TENTANG

BAB IV PEMBAHASAN. Penerapan dan Pemungutan Pajak Penerangan Jalan, Pajak Hotel dan. Pajak Sarang Burung Walet di Kabupaten Karawang

TUGAS AKHIR KWH METER DIGITAL PRABAYAR BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA8535

2017, No Nomor 23 Tahun 2014, perlu menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang T

ANALISIS AUDIT ENERGI DI BENGKEL LAS POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Alat Penghemat Listrik, Optimasi Daya, Bukan Menghemat Monday, 12 March 2007

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG TARIF TENAGA LISTRIK YANG DISEDIAKAN OLEH PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)

BUPATI PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG

Menghitung kebutuhan jumlah titik lampu dalam ruangan

MENGENAL ALAT UKUR. Amper meter adalah alat untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir dalam penghantar ( kawat )

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN. Alur Pengajuan Tambah Daya Listrik

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. kegiatan tersebut dan sesuai dengan apa yang direncanakan.prosedur arti


DAYA AKTIF, REAKTIF & NYATA

USAHA MENGATASI RUGI RUGI DAYA PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV. Oleh : Togar Timoteus Gultom, S.T, MT Sekolah Tinggi Teknologi Immanuel Medan ABSTRAK

commit to user BAB V PEMBAHASAN

ABSTRAK. rumah pelanggan listrik. Fungsi dari alat ini adalah menghitung seberapa besar

2 Menetapkan: 2. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 133, Tambahan Lembar

BAB I PENDAHULUAN. Pelayanan Jaringan) Bandung adalah perusahaan jasa penyedia tenaga listrik yang

ANALISIS KEBUTUHAN CAPACITOR BANK BESERTA IMPLEMENTASINYA UNTUK MEMPERBAIKI FAKTOR DAYA LISTRIK DI POLITEKNIK KOTA MALANG

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat di seluruh Indonesia. Melalui mutu pelayanan dan keamanan yang

b. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat

EVALUASI PENGGUNAAN LAMPU LED SEBAGAI PENGGANTI LAMPU KONVENSIONAL

USER MANUAL AP2MPB (APLIKASI PEMERIKSAAN DAN PENGGANTIAN METER PRABAYAR)

SETAHUN PROGRAM DEMAND SIDE MANAGEMENT

USER MANUAL AP2LP Ver 2.0 (APLIKASI PEMERIKSAAN DAN PENGGANTIAN LISTRIK PINTAR)

Bentuk Dokumen Keluaran

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PENGARUH PENYESUAIAN TARIF TENAGA LISTRIK GOLONGAN RUMAH TANGGA TERHADAP INFLASI

Tentang JUAL BELI TENAGA LISTRIK. Antara. PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG Dan PT ALMARON PERKASA

BAB V PENUTUP. pelayanan mancakup Bukittinggi, Padang Panjang, Agam, Simpang Empat. Unsur-unsur bauran pemasaran jasa di PLN :

Cos φ = V.I. Cos φ. PRINSIP DASAR kwh METER

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah

ANALISA PERBAIKAN FAKTOR DAYA UNTUK PENGHEMATAN BIAYA LISTRIK DI KUD TANI MULYO LAMONGAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. konservasi energi listrik untuk perencanaan dan pengendalian pada gedung

MAKALAH SEMINAR KERJA PRAKTEK ANALISA PENGHEMATAN POMPA AIR DIHOTEL SANTIKA SEMARANG. Jalan Prof. Sudharto S.H Tembalang, Semarang

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 9 TAHUN 2018 TENTANG TARIF TENAGA LISTRIK YANG DISEDIAKAN OLEH PT. UNITED POWER DI KAWASAN INDUSTRI KENDAL

Penghematan Biaya Listrik Dengan Memanfaatkan Lampu LED Di Rumah Tangga

Arif Joni Prasetyo (1), Jamhir Islami (2) Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II GARUT

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

Transkripsi:

CARA MENGHITUNG TARIF DASAR LISTRIK Untuk perhitung biaya penggunaan listrik setiap bulan yang harus dibayar oleh pelanggan listrik ke PT.PLN (Persero) dihitung berdasarkan catatan Alat Pengukur dan Pembatas (APP) atau kwh meter dan akan dicantumkan pada Rekening Listrik Pelanggan. Harga listrik berdasarkan Tarif Dasar Listrik (TDL) PLN yang berlaku. Sumber : TDL 2003 Bp 1 Okt 2003, TDL yang lengkap bisa diperoleh di PLN Click Simulasi Rekening. Contoh Perhitungan : Sumber daya listrik dari PLN = 900 VA (Volt Amper atau Tegangan Arus). Sumber daya listrik (daya semu) : S = V.I (VA),I = Ampere Daya beban (daya aktif) : P = V.I.Cos θ (Watt) Watt tidak sama dengan VA - Besar factor daya Cos θ = 0,5 0,99 (tergantung kualitas peralatan/merk. - Cos θ = 0,99 (mendekati 1) contohnya lampu pijar, strika dll. Kwalitas beban alat sangat berpengaruh pada kemampuan sumber listrik dan pembayaran listrik/bulan Untuk menghitung pemakaian sumber daya listrik PLN maksimum.

Catatan : untuk perhitungan beban dan golongan lainnya dengan cara sama tsb diatas.serta lihat table 1.

Menghitung Tarif Listrik PLN untuk Rumah Tangga Maret 23, 2010 cutev3 Catatan: Dalam contoh perhitungan nantinya komponen PPJU (Pajak Penerangan Jalan Umum) diabaikan, karena ketentuan % PPJU berbeda-beda sesuai Perda masing-masing. Jadi cuma tarif yg murni dibayar ke PLN aja. Oya tambahan info.. PPJU itu bukan jadi milik PLN, tapi disetor ke kas Pemda, umumnya sebesar 3 sd 10% dari total tagihan listrik. kwh pemakaian bisa dilihat dari perubahan Stand Meter selama sebulan, misalnya: kwh pemakaian = 1289,7 1173,2 = 116,5 kwh Semoga Menambah pengetahuan anda tentang bagaimana menghitung biaya pengeluaran penggunaan listrik. Supaya tidak mudah main bayar saja jumlah tagihan yang membludak besar. Pertama adalah baca KWh meter anda Misalkan pada KWh meter anda terlihat 005004 Lihat lima angka pada angka digit dari sebelah kiri, satu digit di sebelah kanan tidak perlu diperhatikan. Dengan demikian hanya dibaca 500 saja, tanpa angka 4. Jika pembacaan meteran tidak sesuai dengan yang di catat petugas PLN, anda bisa mengadukan ke Call Center PLN 123. Mari kita mengghitung Bulan Tagihan KWh meter Januari 0 13 Februari 13 45 Maret 45 50 April 50 58 May 58 75 Juni 75 500 Misalkan pemakaian bulan Juni saya sebesar 500 dikurangi 75 jadi sebesar 500 75 = 425 KWh Dengan demikian total penggunaan untuk bulan Juni sebesar 425 KWh yang akan dihitung dengan tarif penggunaan PLN. Sedangkan tarif untuk penggunaan listrik rumah residensial dengan daya 2200 Watt (R1/2200) sebagai berikut: Penggunaan Tarif (dalam Rupiah) 20 KWh pertama 390 40 KWh kedua 445 Per KWh berikutnya 495 Jadi setelah dihitung akan menjadi seperti berikut: Penggunaan Tarif (dalam Rupiah) Biaya (dalam Rupiah) 20 KWh (0 20) x 390 7.800 40 KWh (20 60) x 445 17.800 365 KWh berikutnya (60 425) x 495 180.675 Total 206.275 Total penggunaan listrik sebesar = Rp. 206.275,-. Ini adalah nilai pemakaian bersih tanpa Abodemen dan Pajak. Sekarang mari menghitung Abodemen dan Pajak. Rumus menghitung Abodemen listrik PLN: Abodemen PLN = (Daya/1000) x (Rp/kVA) Untuk R1/2200, Rp/kVA yang ditetapkan PLN adalah Rp 30.200,-.

Jadi Abodemen untuk R1/2200 adalah: (2200/1000) x Rp 30.200,- = Rp 66.440,- Total tagihan listrik tanpa pajak adalah Rp 206.275,- + Rp 66.440,- = Rp 272.715,- Rumus menghitung pajak (3% dari total tagihan listrik anda): 3% x Rp 272.715,- = Rp 8.181.45(dibulatkan Rp 8.200,-) Total tagihan PLN setelah dikenakan pajak adalah: Rp 272.715,- + Rp 8.200,- = Rp 280.915,-

Sejauh Pengetahuan Saya setelah beberapa waktu yang lalu mengikuti Sosilalisasi dalam Temu Pelanggan dengan PLN. Tarif Dasar Listrik 2010 sudah berlaku untuk rekening bulan Juli 2010 yang di tagihkan pada bulan Agustus 2010. Kendati demikian sosialisasi cara perhitungan baru sesuai dengan TDL 2010 ini belum sepenuhnya tersosialisasi kepada seluruh pelanggan khususnya pelanggan Rumah Tangga dengan Kode Tarif R1, R2 dan R3 mengapa demikian? sebenarnya PLN sendiri sudah melakukan sosialisasi dengan mengadakan Temu Pelanggan ( sekitar 3 bulan yang lalu daerah saya kebagian jatah Jadwalnya ) tapi karena kesibukan para pelanggan yang kebetulan memang Temu Pelanggan tersebut diadakan pada saat hari kerja al hasil Sosialisasi sebagian bessar hanya di hadiri ibu ibu dan para pembantu rumah tangga yang hanya secara formalitas memenuhi undangan tersebut. Jika untuk Kode Tarif B ( Peruntukan Bisnis ), I (peruntukan Industri ) dan Peruntukan Pemerintahan saya sudah yakin dapat tersosialisasi dengan baik karena memang ada utusan utusan dari pelanggan tersebut yang secara kedinasan di tunjuk oleh atasannya untuk menghadiri undangan sosialisasi. Sebenarnya menurut saya PLN sudah melaksanakan Sosialisasi dengan Maksimal sampai ke akar rumput dan itu memang sudah menjadi kebiasaan PLN di daerah saya sering mendapatkan undangan Temu Pelanggan, karena memang aku ga kemana mana ya sering hadir saja sekaligus mejeng. Nah ada satu hal pokok yang harus dipahami terlebih dahulu dari Perhitungan Tagihan bulan agustus 2010 sampai dengan bulan seterusnya adalah sebuah semangat bahwa : Kenaikan Tagihan PLN tidak akan melebihi dari 18% dibandingkan TDL Lama 2004 Penurunan Tahigan PLN tidak akan kurang dari -18% dibandingkan TDL Lama 2004 Dengan demikian terdapat Capping 18 antara 82% sampai dengan 118 % Artinya jika perhitungan TDL 2010 dibanding TDL Lama hasilnya kurang dari 82% makan ditagihkan 82% dan Jika perhitungan TDL 2010 dibanding TDL Lama hasilnya lebih dari 118% makan ditagihkan 118%. Contoh : Jika perhitungan berdasar TDL 2010 adalah Rp. 100.000,- dan Perhitungan Berdasar TDL Lama RP. 75.000,- jika dibandingan TDL 2010 dan TDL Lama 2004 maka : ( 10000/75000 ) *100% = 133,33% ini berarti melebihi 118% maka ditagihkan : 118%*Tagihan Sesuai TDL Lama 2004 = 118%*Rp. 75.000,- = Rp. 88. 500,- Jika perhitungan berdasar TDL 2010 adalah Rp. 20.000,- dan Perhitungan Berdasar TDL Lama RP. 75.000,- jika dibandingan TDL 2010 dan TDL Lama 2004 maka: ( 20000/75000 ) *100% = 26.66% ini berarti lebih kurang dari 82% maka ditagihkan : 82%*Tagihan Sesuai TDL Lama 2004 = 82%*Rp. 75.000,- = Rp. 61.500,- Jika perhitungan berdasarkan TDL 2010 masih dalam range antara 82% sampai dengan 118 % maka ditagihkan sesuai perhitungan TDL 2010 Satu hal yang berubah lagi adalah tidak adanya biaya abodemen / Biaya benan melainkan ada Rekening Minimum 40 Jam nyala. Artinya jika pemakaian dibawah 40 jam nyala maka akan dikenakan Tagihan 40 jam nyala, jika lebih dihitung sesduai dengan tarif per Blok nya. Rumus : Jam nyala = kwh / (daya/1000)

Untuk menghutung berapa KWH 40 jam kita bisa menggunakan Rumus : (Daya/1000)*40 jika daya anda 2200 maka Kwh 40 jam nyalanya = 2.2*40 = 88 Kwh, nah dari sini sebagai Rekening Minimum (RM) tang ditagihkan jika pemakain anda pada daya 2200 adalah 88 Kwh. Bagaimana simulasinya? Sebetulnya saya sudah menyediakan file simulasi dengan menggunaka Exel masih secara sederhana tapi lumayan membantu sih nanti saya lampirkan dalam link download. Contoh : Diketahui : Daya TErpasang = 2200 Kode Tarif =R1 Stan Meter Bulan Lalu = 65420 Stan Meter Dicatat Bulan Ini = 65610 Berapa Tagihan LIstrik BUlan ini? Jawab : Pertama adalah Kita cari KWH nya : 65610 65420= 190 KWH Baru kita hitung Pemakain TDL 2004 dan TDL 2010 Gambar diatas adalah data pelanggan dan tariff yang dikanakannya, Lwbp adalah biaya Blok 1 untuk Tarif Rumah Tangga, WBP adalah Blok 2 untuk Tarif Rumah Tangga, Kvarh adalah Blok 3 untuk Tarif Rumah tangga. LWBP, WBP dan KVARH adalah jenis jenis tariff yang di berlakukan untuk Tarif Bisnis dan Industri. Lwbp adalah Luar Waktu Beban Puncak, WBP adalah Waktu beban Puncak, dan KVARH adalah Pinalti daya semu jika Pemakain daya Semu melegihi 62% KWH atau LWBP+WBP. Saya tidak membahas lebih ditil lagi karena saya hanya akan membahas Untuk Tarif Rumah Tangga. Tapi jika tertarik bias mehhubungi saya dan

tinggalkan ALamat email mudah mudahan saya bias mengirimkan simulasinya dalam bentuk Execl. Mari kembali ke perhitungan Berikut simulasinya untuk Tagihan PLN Berdasar TDL 2010 Beruikut adalah PErhitungan berdasarkan Tagihan TDL 2004 Nah ketemu bukan tagihan Sesuai dengan TDL 2004 dan 2010 TDL 2010 : Rp. 151.050 TDL 2004 : Rp. 156.070 Langkah selanjutnya adalah kita bandingkan tagihan 2010 terhadao 2004 Hasilnya seperti ini Rp. 151.050 / Rp. 156.070 = 96.67 % maka ditagihkan sesuai TDL 2010 = Rp. 151.050 untuk rupiah tagihan PLN atau Pemakaian tenaga listrik nya. Tapi tunggu dulu masih ada tagihan untuk Pajak Penerangan Jalan sebesar 3% dari Pemakaian Tenaga Listrik yaitu : Rp. 4.530,-

Jadi tagihan anda adalah : Rp. 151.050 (Penakaian Tenaga Listrik ) + Rp. 4.530,- ( Pajak Peneranganb Jalan )=Rp. 155.580,- Mudah Bukan?? Setidaknya kita bias bersiasat untuk memakai tenaga listrik supaya tidak menjadi terlalu mahan dengan melakukan kira kira ( kalo bisa sih heheheheh ) saya sertakan File exelnya silahkan download ya cuma 9kb UPDATE KEBIJAKAN BARU Tulisan Berkaitan dengan Hal diatas : Tagihan Listrik