PERTEMUAN 10 METODE DEVIDE AND CONQUER

dokumen-dokumen yang mirip
PERTEMUAN 10 METODE DEVIDE AND CONQUER

METODE DEVIDE AND CONQUER

PERTEMUAN 15 REVEW/QUIZ

Pengertian Algoritma Pengurutan

Modul 8 SORTING (PENGURUTAN)

BAB VI SORTIR ATAU PENGURUTAN

STRUKTUR DATA SORTING ARRAY

STRUKTUR DATA (3) sorting array. M.Cs

BAB 8 SORTIR. Pengurutan data (sorting) adalah suatu proses untuk menyusun kembali himpunan obyek menggunakan aturan tertentu.

Algoritma Sorting. Ahmad Kamsyakawuni, S.Si, M.Kom. Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Algoritma Bubble Sort dan Quick Sort

BAB 8 SORTING DAN SEARCHING

7. SORTING DAN SEARCHING

SORTING (PENGURUTAN DATA)

Gambar 13.1 Ilustrasi proses algoritma sorting

SORTING. Struktur Data S1 Sistem Informasi. Ld.Farida

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Mata Kuliah : Struktur Data Kode : TIS3213 Semester : III Waktu : 2 x 3 x 50 Menit Pertemuan : 12 & 13

ALGORITMA PENGURUTAN. Oleh : S. Thya Safitri, MT

ALGORITMA PENGURUTAN & PENCARIAN

Materi 4: SORTING (PENGURUTAN) Dosen:

Sorting Algorithms. Divide and Conquer

Studi Mengenai Perbandingan Sorting Algorithmics Dalam Pemrograman dan Kompleksitasnya

Prpsedur progaram selectioa sort (Dengan program C++)

Algoritma dan Struktur Data. Searching dan Sorting

STRUKTUR DATA. By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS

SORTING. Hartanto Tantriawan, S.Kom., M.Kom

Algoritma dan Struktur Data. Algoritma Pengurutan (Sorting)

Algoritma dan Struktur Data

Algoritma Sorting (Selection Insertion)

Konsep Sorting dalam Pemrograman Saniman dan Muhammad Fathoni

Yaitu proses pengaturan sekumpulan objek menurut urutan atau susunan tertentu Acuan pengurutan dibedakan menjadi :

Array ARRAY BERDIMENSI SATU. Representasi (Pemetaan) di memori. Lihat gambar dibawah ini, nilai data A (18) dismpan mulai dari alamat 1136 di memori.

Algoritma Transposisi (Bubble Sort/pengurutan gelembung)

BAB I PENDAHULUAN.

BAB VI Pengurutan (Sorting)

Sorting Algorithms. Definisi

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ALGORITMA QUICK SORT DAN MERGE SORT DALAM PENGURUTAN DATA TERHADAP JUMLAH LANGKAH DAN WAKTU

Sorting (Bubble Sort)

SORTING (BAGIAN II) Proses kelima

PENGURUTAN DATA 2.1 Definisi Pengurutan 2.2 Metode-metode Pengurutan

Outline STRUKTUR DATA. VII. Sorting

ARRAY STATIS. Type namatype_array = array [1..maks_array] of tipedata. nama_var_array : namatype_array {indeks array dari 1 sampai maksimum array}

Algoritma dan Pemrograman Array/Tabel[3] Oleh: Eddy Prasetyo N

Alpro & Strukdat 1 C++ (Sorting) Dwiny Meidelfi, M.Cs

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Modul Praktikum 6 Pemograman Berorientasi Objek

Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data

Sorting. Selection Sort. Straight insertion Sort. Merge Sort Paradigma Divide-and-Conquer. Quicksort

PENGURUTAN BILANGAN METODE STRAIGHT SELECTION

Sorting Algorithms. Algoritma dan Struktur Data. Sorting algorithms

Praktikum 7. Pengurutan (Sorting) Insertion Sort, Selection Sort POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI:

ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA BUBBLE SORT, MERGE SORT, DAN QUICK SORT DALAM PROSES PENGURUTAN KOMBINASI ANGKA DAN HURUF

Syarat dan Ketentuan yang berlaku:

Kompleksitas Algoritma Dalam Algoritma Pengurutan

STRUKTUR DATA. Nama : Sulfikar Npm : STMIK Handayani Makassar

Data Structure SORTING. Chapter 11. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-8 Pengurutan (Sorting) 1

BAB VII ALGORITMA DIVIDE AND CONQUER

oleh : Edhy Suta tanta

Perbandingan Kecepatan/Waktu Komputasi Beberapa Algoritma Pengurutan (Sorting)

BAB V SORT. Proses penukaran tidak dapat langsung dilakukan dengan cara : nilai[1] = nilai[2]; nilai[2] = nilai[1];

METODE DEVIDE AND CONQUER (DANDC)

Analisis Kompleksitas Waktu Untuk Beberapa Algoritma Pengurutan

SORTING ALGORITMA. Bubble Sort JANUARY 14, 2016

Sorting. Pertemuan ke 14.

PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT

ALGORITMA PEMOGRAMAN SEMESTER GENAP 2017/2018

Pengurutan (Sorting) Algoritma Pemrograman

MENYIGI PENGGUNAAN METODE SHELLSORT DALAM PENGURUTAN DATA

Heap Tree dan Kegunaannya dalam Heap Sort

DATA SORTING. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

Quick Sort dan Merge Sort. Arna Fariza Yuliana Setiowati

Sorting Algorithms. Buble Sort

SORTING ARRAY FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNISBANK SEMARANG : ANDY KRISTIANTO : Disusun Oleh :

Sorting adalah proses mengatur sekumpulan objek menurut aturan atau susunan tertentu. Urutan objek tersebut dapat menaik (ascending = dari data kecil

PENGURUTAN (SORTING) 1. Overview

Bab Tujuan. 6.2 Insertion Sort

BAB V SORTING (PENGURUTAN) INTERNAL

Teknik Pengurutan Kartu Remi

Kuliah ke : 4 Algoritma & Stuktur Data. Pengurutan (Sorting)

STRATEGI DIVIDE AND CONQUER

Pengurutan (Sorting) Keuntungan Data Terurut. Pengurutan Terbagi Dua Kelompok:

MODUL IV PENCARIAN DAN PENGURUTAN

SORTING (Pengurutan)

Kompleksitas Algoritma Sorting yang Populer Dipakai

Bubble Sort dan Shell-Sort. Yuliana Setiowati

Sorting. Struktur Data dan Algoritma. Suryana Setiawan, Ruli Manurung & Ade Azurat (acknowledgments: Denny) Fasilkom UI

SORTING. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

BAB 2 SORTING (PENGURUTAN)

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

1. Kompetensi Mengenal dan memahami algoritma percabangan yang komplek.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Algoritma dan Pemrograman Sorting (Pengurutan) IS1313. Oleh: Eddy Prasetyo N

KATA PENGANTAR. Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Alloh SWT atas terbentuknya Lembar Tugas

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

2. Sebuah prosedur langkah demi langkah yang pasti untuk menyelesaikan sebuah masalah disebut : a. Proses b. Program c. Algoritma d. Prosesor e.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

SOAL TUGAS STRUKTUR DATA

PENGURUTAN (SORTING) 1. Introduction 2. Bubble Sort 3. Selection Sort 4. Insertion Sort

Decrease and Conquer

Transkripsi:

PERTEMUAN METODE DEVIDE AND CONQUER

PERTEMUAN METODE DEVIDE AND CONQUER Bentuk Umum Proses Metode D And C dpt dilihat sbb : n input n input I n input II Subproblem I Subprob. II Subprob. III Subsolusi I Subsolusi II Subsolusi III n input III Solusi Optimal n input K Subprob. K Subsolusi K SORTING 1. Metode Selection Sort. Metode Buble Sort. Metode Merge Sort 4. Metode Quick Sort 5. Metode Insertion. Hal yg mempengaruhi Kecepatan Algoritma Sort : Jumlah Operasi Perbandingan & Jumlah Operasi Pemindahan Data SELECTION SORT Tehnik pengurutan dgn cara pemilihan elemen atau proses kerja dgn memilih elemen data terkecil utk kemudian dibandingkan & ditukarkan dgn elemen pd data awal, dst s/d seluruh elemen shg akan menghasilkan pola data yg telah disort. Prinsip Kerja dari Teknik Selection Sort ini adalah : 1. Pengecekan dimulai data ke-1 sampai dengan data ke-n. Tentukan bilangan dengan Index terkecil dari data bilangan tersebut. Tukar bilangan dengan Index terkecil tersebut dengan bilangan pertama ( I = 1 ) dari data bilangan tersebut 4. Lakukan langkah dan untuk bilangan berikutnya ( I= I+1 ) sampai didapatkan urutan yg optimal. Contoh :

1 : 4 5 Iterasi 1 Langkah 1 : Langkah Langkah : Langkah 4 : Ulangi langkah dan. 6 Iterasi Langkah 1: Langkah : Langkah : Langkah 4: Ulangi langkah dan. Lakukan Iterasi selanjutnya sampai iterasi ke-6 BUBBLE SORT Tehnik Sort yg bekerja dgn menggunakan prinsip gelembung (bubble) udara yg akan bergerak naik ke atas secara satuper satu. Prinsip Kerja dari Bubble Sort adalah : 1. Pengecekan mulai dari data ke-1 sampai data ke-n. Bandingkan data ke-n dengan data sebelumnya (n-1). Jika lebih kecil maka pindahkan bilangan tersebut dengan bilangan yg ada didepannya ( sebelumnya ) satu persatu (n-1,n-,n-,...dst) 4. Jika lebih besar maka tidak terjadi pemindahan 5. Ulangi langkah dan s/d sort optimal. Contoh :

terasi 1 Langkah 1 : Langkah : Langkah : Langkah 4 : 1 4 5 Ulangi langkah dan Hasil iterasi 1 : 6 Iterasi Langkah 1 : Langkah : - >, maka tidak pindah, selanjutnya bandingkan sebelunya yaitu. untuk data Langkah 4 : Ulangi langkah dan Langkah : Hasil Iterasi :

Lakukan Iterasi selanjutnya sampai iterasi ke- 6 QuickSort Metode QuickSort sering disebut metode partition exchange sort, Diperkenalkan oleh C.A.R. Hoare. Pada metode ini jarak kedua elemen yang akan ditukarkan nilainya ditentukan cukup besar. Misal ada N elemen dalam keadaan urut turun, adalah mungkin untuk mengurutkan N elemen tersebut dengan N/ kali, yakni pertama kali menukarkan elemen paling kiri dengan paling kanan, kemudian secara bertahap menuju ke elemen yang ada di tengah. Tetapi hal ini hanya bisa dilakukan jika kita tahu pasti bahwa urutannya adalah urut turun. Secara garis besar metode ini dijelaskan sebagai berikut, misal kita akan mengurutkan vektor A yang mempunyai N elemen. Kita pilih sembarang dari vektor tersebut, biasanya elemen pertama misalnya X. kemudian semua elemen tersebut disusun dengan menempatkan X pada posisi J sedemikian rupa sehingga elemen ke 1 sampai ke j-1 mempunyai nilai lebih kecil dari X dan elemen ke J+1 sampai ke N mempunyai nilai lebih besar dari X. Dengan demikian kita mempunyai dua buah subvektor, subvektor pertama nilai elemennya lebih keci dari X, subvektor kedua nilai elemennya lebih besar dari X. Pada langkah berikutnya, proses diatas diulang pada kedua subvektor, sehingga kita akan mempunyai empat subvektor. Proses diatas diulang pada setiap subvektor sehingga seluruh vektor semua elemennya menjadi terurutkan. Contoh: Sumber: Struktur Data (Insap Santosa, 006 hal: 7-40) INSERTION SORT Prinsip dasar Insertion adalah secara berulang-ulang menyisipkan / memasukan setiap elemen. ke dlm posisinya / tempatnya yg benar. 1. Prinsip Kerja Insertion Sort adalah. Pengecekan mulai dari data ke-1 sampai data ke-n. Bandingkan data ke-i ( I = data ke- s/d data ke-n ) 4. Bandingkan data ke-i tersebut dengan data sebelumnya (I-1), Jika lebih kecil maka data tersebut dapat disisipkan ke data awal sesuai dgn posisisi yg seharusnya 5. Lakukan langkah dan untuk bilangan berikutnya ( I= I+1 ) sampai didapatkan urutan yg optimal. Contoh :

1 4 5 6 Langkah 1: Langkah : Langkah :

Langkah 4: Ulangi langkah dan Iterasi 1 Iterasi Langkah 1: Langkah : Langkah : Langkah 4: Ulangi langkah dan Lakukan Iterasi selanjutnya sampai iterasi ke- 6 Catatan : Setiap ada pemindahan, maka elemen. Yang sudah ada akan di insert sehingga akan bergeser kebelakang. MERGE SORT Prinsip Kerja Merge Sort adalah : Kelompokan deret bilangan kedalam bagian, 4 bagian, bagian,...dst (n) Urutkan secara kelompok tsb. Lakukan langkah diatas untuk kondisi bilangan yg lain sampai didapatkan urutan yg optimal. langsung bilangan dalam Contoh :

Langkah 1 : Langkah : 1 4 5 6 Iterasi Langkah 1 : Langkah : Iterasi 1 Iterasi Langkah 1 : Langkah :