FILSAFAT ILMU vs ILMU FILSAFAT Kuliah Ke01 S2/MM UIGM 2015 Prof. Dr.Ir. H. Fachrurrozie Sjarkowi, M.Sc. S1 Unsri /IPB (1976) S2 Oxford University, Inggeris (1980) S3 University of Kentucky, USA (1986) Post-Doc. Univ of Tennessee, USA (1994) Ketua BK-PSL seindonesia (1990-1992) Tim Peneliti Internasional: CIMTROP & ACIAR (1999-2014) Ketua DRD (Dewan Riset Daerah Sumsel) & Anggota DRN Ketua-I Komunitas Manajemen Perhutanan Indonesia (2014-2015)
DEFINISI alias BATASAN-MAKNA Philosophy berasal dari bahasa Yunani Secara semantik Philosophy = philos (cinta) + sophia (bijak) Jadi: (1) Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang setiap yang ada sesuai dengan kebenaran keberadaannya yang asli (Plato, 347SM murid Socrates dan guru dari Aristoteles) (2) Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud sesuai dengan hakikat yang sebenar-benarnya (Al-Farabi, 950M) (3) Filsafat adalah ilmu berfikir secara radikal, yakni sejak dari pucuk gejala hingga ke akar suatu persoalan (Fuad Hasan, 1970-an) Maka dari itu cobalah jawab pertanyaan berikut ini: (1) Mengapa penyakit flu burung hingga kini tidak juga berhasil diketahui cara tuntas mengatasinya? (2) Mengapa persoalan kemiskinan bangsa kita semakin parah bersama an semakin banyak orang-orang pintar alias SDM bertitel akademik? (3) Mengapa persoalan tawuran antar kelompok, desa, fakultas, antar etnis terus terjadi di berbagai belahan nusantara tanpa pernah ada solusi permanen?
ILMU FILSAFAT dengan 3 cabang utamanya AKSIOLOGI = Filosofi Nilai: Etika, Estetika & Logika EPISTEMOLOGI = Teori tentang Sain atau Filosofi Sain: Logika Iptek, Metodologi Iptek, Kritik disiplin ilmu Seberapa benar suatu temuan keilmuan dpt dipercaya? Seberapa jauh kebenaran itu berlaku pada kondisi umum? ONTOLOGI = Filosofi Keberadaan: Metafisika, Kosmologi, Teologi
ILMU FILSAFAT INDUK SEMUA ILMU PENGETAHUAN Fisika Astronomi Kimia Biologi ILMU-ILMU KEALAMAN (NATURALSCIENCES) ILMU PILSAFAT: 1. Metafisika 2. Epistemologi 3. Logika 4. Etika (Teori Sain) 5. Estetika Ontologi Pilsafat Aksiologi PILSAFAT ILMU: - Pilsafat Hukum - Pilsafat Politik - Pilsafat Sejarah - dll ILMU HUMANIORA Psikologi Antropologi Sosiologi Ekonomi ILMU-ILMU SOSIAL (SOCIALSCIENCES) (F. Sjarkowi, 2009)
That s All for Now!
DARI ONTOLOGI & AKSIOLOGI KE EPISTEMOLOGI ATAU FILSAFAT ILMU Kuliah Ke02 S2/MM UIGM 2015 Prof. Dr.Ir. H. Fachrurrozie Sjarkowi, M.Sc. S1 Unsri /IPB (1976) S2 Oxford University, Inggeris (1980) S3 University of Kentucky, USA (1986) Post-Doc. Univ of Tennessee, USA (1994) Ketua BK-PSL seindonesia (1990-1992) Tim Peneliti Internasional: CIMTROP & ACIAR (1999-2014) Ketua DRD (Dewan Riset Daerah Sumsel) & Anggota DRN Ketua-I Komunitas Manajemen Perhutanan Indonesia (2014-2015)
ONTOLOGI SAINS MEMBAHAS TENTANG APA SEBENARNYA IPTEK ITU A. Hakikat Keberadaan Pengetahuan * Dimulai dgn praduga konsepsional yg logis tentang setiap fakta keterciptaan alam dan mahluk ciptaan Tuhan YME * Dilengkapi bukti nyata atau fakta empiris yang didapat dgn cara absah dan benar agar hasilnya akurat. * Ditampilkan utk menjelaskan & memprakirakan & menetapkan fakta yg benar atau salah B. Struktur Pengetahuan * Sains Kealaman (natural sciences: Fisika, Biologi dll) * Sains Sosial (Social sciences: Sosiologi, Ekonomi, Politik dll) * Humaniora (Art Sci: Hukum, Filsafat, Sastra, Sejarah; Seni dll) C. Di dalam naskah karya tulis ilmiah * Biasanya ontologi keilmuan menguraikan kronologi urut-urutan perkembangan suatu konsep teori sejak awalnya hingga kini; ditandai dgn siapa skolar uang memploporinya dan kapan...misal: Sejak teori ekonomi klasik dikembangkan oleh Adam Smith dlm bukunya The Wealth of Nation (1778), diikuti kemudian oleh David Ricardo (1890) dan John Stewart Mill (1920), barulah pada tahun 1938 muncul teori ekonomi neoclasik oleh J/ M/ Keyness (1938).
ASIMILASI IPTEK & IMTAQ PENCETAK SDM PEMECAH MASALAH KEBANGSAAN Huma niora Qs61:11 Suroh Hud Kealaman Sosial Qs2:30 Suroh Al-Bqrh Kealaman Huma niora Sosial Qs5:107 Suroh Almaidah SDM sbg Pemakmur Bumi SDM sbg Khalifah di Bumi SDM Abdi-Allah pembawa Rahmat bagi Alam Semesta Huma niora Sosial Kealaman i m a n il m u Ulil-albab dgn ilmu Kealaman sbg Panglima A Kegairahan Berwirausaha Harus Ditingkatkan Sisi Produksi F. Sjarkowi, 2008 Ulil-albab dgn ilmu Sosial sbg Panglima B Kegigihan Reformasi Birokrasi Harus Dilakukan Kab./Kota Prov. Pusat Ulil-albab dgn ilmu Humaniora sbg Panglima C Kesejahtraan Bangsa Harus Ditingkatkan Sisi Konsumsi A m a l S o l e h
AKSIOLOGI SAINS MEMBAHAS NILAI GUNA ; KEHANDALAN & NETRALITAS ILMU A. Indahnya Kegunaan Pengetahuan (nilai ESTETIKA) * Alat Penjelas (memberi penjelasan kpd manusia) * Alat Prakira (memberi kemampuan antisipasi) * Alat Pengendali (memberi batas pemikiran yg tepat) B. Logisnya Kehandalan Pengetahuan (nilai LOGIKA) * Mampu mengenali sasaran masalah yg baik untuk dikaji * Mampu memberi pola pikir teoritis ttg masalah itu * Mampu mengarahkan apa langkah lanjut pemecahan masalah C. Idealnya Ada Netralitas Pengetahuan (nilai ETIKA) * Netral tapi tergantung pandangan paradigmatik mutahir * Netral tapi terkendala krisis sains setelah ada temuan baru * Netral tapi terpicu untuk terus mengikuti perkembangan ilmu
KEGIATAN FORMAL & INFORMAL YG MERUSAK LINGKUNGAN (Diasumsikan tanpa kearifan lokal & tanpa Etika Pembangunan Berwawasan Lingkungan ) ALPA ETIKA IPTEK Suatu lokasi target pembngn bwawasa n lingkung n Nilai Jatidiri SDA (intrinsict value) Alokasi SDA; misalnya: Bentang ekosist lahan gambut utk pertnmn padi sonor Nilai ekon-sda (economic value) Takada hitungan nilai apa pun Nihil Iptek & Etika Lingkn Ranah Desain: Salah Rancang-guna & Tdk Picu Tng-jwb SDM; Kberlanjut n lintas ALPA waktu SIASAT Keterbagia n antar warga Ranah Kbijakn atasi Dampak & Rsko Lingk & Tdk Pacu Keadilan Kriminal Lingkungan: 1)SDA tkuras di luar rencana; 2) SDA terkuras penjajah F. Sjarkowi, 2015 ALPA ETIKA KEBIJAKAN
KEGIATAN KERAKYATAN TATA UPAYA Nilai Jatidiri SDA (intrinsict value) KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN Akurasi Etika IPTEK Ranah Desain: Salah Rancang-guna & Tdk Picu Tng-jwb SDM; SDM Lokal SDA Lokal Hadir Kearifa n Lokal Alokasi SDA; mis: bentang ekosist lahan gambut utk padi sonor Takada hitungan nilai apa pun KEARIFA N LOKAL plus-iptek &Etika PBL Kberlanjut n lintas Benar waktu Stratak Keterbagia n lintas warga Keberlanjuta n Prestasi Pemb. Berwawasan Lingkungan: TATA NILAI Nilai ekon-sda (economic value) Ranah Kbijakn atasi Dampak & Rsko Lingk & Tdk Pacu Keadilan Apresiasi ETIKA KEBIJAKAN F. Sjarkowi, 2015
EPISTEMOLOGI SAINS MEMBAHAS CARA KERJA ILMIAH Epistemologi Sains A. Objek Pengetahuan * Objek dalam lingkup indrawi (pengalaman manusia) * Malaikat, Jin, & Tuhan tidak ditradisikan sbg objek. B. Cara Memperoleh Pengetahuan * Humanisme (Manusia perlu mengatur manusia & alam) * Rasionalisme (Akal mencari & mengukur pengetahuan) * Empirisisme (Benar berarti rasional & ada bukti NYATA) * Positivisme (Logis & rasional berarti ada bukti empiris yg terukur)
Truth manifest (knowledge) (Origin of fanaticism & authoritarianism) Bacon (veracitas dei) = True is truth is from truthfulness of God Descartes (veracitas nature) Interpretation of nature the spelling out of the book of nature Doctrine of truth & of falsehood Tolerance vs Ignorance Conspiracy (falsehood) Sosialis Marxis: Capitalist poison workers mind (prejudice authority) Catholic Rome: Something evil caused by the will of evil of the evil power (against traditional belief)
ILMU PENGETAHUAN DIKEMBANGKAN DGN RISET ILMIAH Ada 3 Konsep Pengembangan Pengetahuan (Carnap, R. 2001) 1. Klasifikatif 2. Komparatif 3. Kuantitatif Ketiga pendekatan ini biasa digunakan semuanya dalam riset bidang lingkungan hidup & pertanian guna melahirkan dalildalil keilmuan.
That s All for Now!