PENGELOLAAN JURNAL ILMIAH Bagian I: Prof. Meilinda Nurbanasari, Ph.D Bagian II: Arsyad Ramadhan Darlis, M.T Institut Teknologi Nasional, Bandung SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PLAGIAT Kopertis IV - Jatinangor 06-07 Februari 2018
BAGIAN I Outline Pendahuluan Publikasi pada jurnal Permasalahan pengelolaan jurnal di perguruan tinggi BAGIAN II Pengelolaan Jurnal dalam mencapai status Jurnal Nasional Terakreditasi dan Terindeks Lembaga bertaraf Internasional
Pendahuluan Publikasi sebagai kewajiban bagi dosen: Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti no. 44/2015) Program Magister: publikasi dalam jurnal nasional terakreditasi Program Doktor: mempublikasikan 2 paper pada jurnal ilmiah nasional dan internasional terindeks Persyaratan dalam Jabatan Akademik Hibah penelitian output based : publikasi PERSOALAN: JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI DIKTI SANGAT SEDIKIT WHY???
Potensi Sumber Naskah Skripsi/ tugas akhir sarjana Tesis magister Disertasi doktor Hasil penelitian dosen dll
Tugas Dosen Mengapa dosen harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat? UU 20 TAHUN 2003 tentang Sisdiknas Tugas dosen: 1. Mengajar 2. Meneliti 3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Normatif Tridarma perguruan tinggi
Riset dan Peneliti Dosen adalah peneliti Peneliti memiliki tanggung jawab utama to create and share original knowledge. Peneliti harus mengkaitkan riset sebelumnya dengan topik yang diteliti dan menunjukkan bahwa hasil riset menambah sesuatu yang baru pada body of knowlegde
Hasil Riset Hasil riset untuk disebarluaskan, bukan disembunyikan (to be shared, not hidden) dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi atau tidak terakreditasi, seminar nasional/ internasional, jurnal internasional atau media lainnya book chapters (dilakukan review oleh pakar) Remark: it isn t research until it has been validated by other researchers, or peer reviewed.
Karya Tulis sebagai Scientific Paper Karya tulis, a.l: journalism consulting scientific paper hasil RISET skripsi/thesis/dissertation hasil RISET non scientific paper (novel, dongeng dll)
Riset journalism Journalism dan riset sama-sama mendapatkan informasi baru dan menyajikannya dalam format tertentu. Namun, pekerjaan jurnalis adalah membuat berita dan menerbitkannya melalui media koran atau majalah populer, atau elektronik (TV, Radio, internet dll.)
Kriteria artikel ilmiah RISET: 1. Penelitian dilaksanakan secara sistematis, terstruktur dan fokus proses bertahap 2. Perumusan masalah jelas dan tidak bias, :parameter dan variabel yang digunakan dan akan diteliti 3. Metode : jelas dan rinci dapat dilakukan oleh orang lain 4. Jawaban permasalahan harus didukung dengan data/bukti yang dapat dipertanggung jawabkan 5. Kesimpulan / hasil penelitian jika dilakukan oleh orang lain dengan metode yang sama akan memberi hasil yang sama dapat ditelusuri
Publishing Papers: The important! Mempublikasi hasil riset sangat penting karena : 1. Diseminasi secara meluas karya kecendekiaan kepada khalayak ramai 2. Mendapatkan banyak masukan dari peneliti lain. 3. Pengakuan kompetensi yang kita miliki dan institusi/negara oleh komunitas internasional membangun networking 4. Memposisikan riset (ide riset) kita pada peta riset yang sudah ada pada bidang riset tertentu. 5. Webometric Institusi meningkat Seorang peneliti belum selesai melakukan penelitiannya kalau belum melakukan registrasi pada jurnal ilmiah.
MEDIA PUBLIKASI HASIL PENELITIAN 1) Jurnal (kriteria DIKTI) a) Jurnal nasional tidak terakreditasi Jurnal nasional terakreditasi, b) Jurnal internasional Bereputasi Tidak bereputasi 2) Prosiding seminar nasional/ internasional, 3) Book chapter 4) Media ONLINE.
Is my research publishable??? Have I done something new and interesting? Is there anything challenging in my work? Is my work related directly to a current hot topic? Have I provided solutions to some difficult problems? If all answers are "yes, you can start preparations for your manuscript. If any of the responses are "no," you can probably submit your paper to a local journal or one with lower Impact Factor. Dr. Angel Borja
Proses utama dalam publikasi karya ilmiah Proses REVIEW
PUBLIKASI HASIL RISET Penerbitan Jurnal Ilmiah di Perguruan Tinggi Itenas menulis
Naskah jurnal yang baik? Novelty = kebaruan o Sesuatu yang benar-benar baru dalam sains dan teknologi hampir tidak ada Accuracy = ketepatan o Metode telah dievaluasi secara cermat dengan menggunakan kontrol dan protokol yang spesifik o Metodologi yang dipakai harus dapat menjawab pertanyaan penelitian/tujuan penelitian, tervalidasi, mempunyai reprodusibilitas, ripitabilitas,dan presisi Importance, relevance of finding = nilai kontribusi penelitian terhadap ilmu pengetahuan o Jangan sampai membuat naskah yang kemudian setelah dibaca so what? Memenuhi etika publikasi
Gaya penulisan yang baik (good writing style): urutan logika yang mengalir /terstruktur Bahasa inggris yang benar dan sesuai untuk jurnal judul paper: simple, brief and attractive Pemilihan kata yang tepat dan meyakinkan GUNAKAN SOFTWARE UNTUK DAFTAR PUSTAKA endnote, mandeley, dll referensi harus up to date (sebaiknya jurnal) Kepatuhan pada author guideline
The don ts Bad writing style (structure and grammar) Pelanggaran etika karya ilmiah Duplicate and multiple submission Salami article Authorship article dilemma Falsifikasi Fabrikasi Plagiarism
Permasalahan 1. Naskah ilmiah adalah inti pokok bisnis jurnal ilmiah Supaya kegiatan penerbitan jurnal ilmiah dapat berjalan lancar maka pengadaan naskah perlu mendapat perhatian utama. Tidak direkomendasikan publikasi semua karya ilmiah di jurnal nasional dari lingkungan sendiri 2. Naskah yang masuk biasanya belum sempurna sehingga perlu dimatangkan Perlu manajemen naskah yang baik oleh pengelola jurnal.
3. Naskah yang masuk belum cek etika publikasi cek plagiat bantuan software a.l ithenticate, turnit in, dll Salami article dll 4. Naskah yang masuk belum disertai copy right transfer agreement Perlu disediakan template CTA oleh pengelola jurnal author wajib menandatangani surat yang memberikan hak penuh kepada penerbit jurnal/seminar. pelanggaran hak cipta dapat terjadi jika pengarang menggunakan kembali sebagian atau semuanya dari publikasi hasil penelitian sebelumnya
4. Statement of originality author menjamin bahwa karya ilmiahnya orisinal, tulisan nya sendiri, tidak bagian yang sudah dipublikasi sebelumnya dan tidak ada perjanjian dengan penerbit lain Jika diperlukan, wajib memberikan cover letter 5. Proses submit belum dilakukan secara online dan belum dapat dimonitor oleh author 6. Penerbitan jurnal ilmiah dalam bentuk cetak memerlukan biaya yang besar dapat dipublikasikan melalui media elektronis (jurnal online)
Mengapa Jurnal Online? Itenas menulis
Proses awal penerbitan jurnal Mendefinisikan nama jurnal Menyusun anggota dewan redaksi yang terdiri atas para ahli di bidang yang sesuai dengan lingkup jurnal Menunjuk Ketua Dewan Redaksi Menyusun aturan penulisan, proses evaluasi, serta desain sampul depan jurnal Menyiapkan makalah untuk penerbitan perdana Mengajukan permohonan nomor ISSN ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mengirimkan copy jurnal ke PDII LIPI dan Perpustakaan Nasional.
Apa Jurnal Online Itu? Jurnal Online adalah sarana berbasis web untuk mengelola sebuah jurnal ilmiah maupun nonilmiah. Sarana ini disediakan sebagai wadah bagi pengelola, penulis, dan pembaca karya-karya ilmiah.
Apa keuntungan dan kelebihan memakai Jurnal Online? Biaya pengelolaan dan penerbitan jurnal ilmiah lebih rendah. Mengurangi beban kerja pengelola secara signifikan karena banyak hal yang bisa dilakukan secara otomatis. Meningkatkan aksesibilitas komunitas atas seluruh karya ilmiah yang ada. Arsip yang lengkap untuk seluruh proses dan karya ilmiah. Biaya penulisan naskah yang rendah. Kepastian pada penulis atas status naskahnya dari waktu ke waktu. Transparansi seluruh proses editorial.
Apa saja yang disediakan dalam Jurnal Online? Di dalam sarana ini disediakan aneka fasilitas yang semuanya bisa diakses secara online melalui situs untuk semua segmen pemakai o Pengelola jurnal Sistem editorial Sistem administrasi jurnal Arsip seluruh komunikasi dan proses Arsip seluruh naskah o Penulis naskah Pengiriman naskah Komunikasi pada proses editorial Status dan proses naskah sampai diterbitkan o Pembaca Akses ke seluruh arsip Akses ke seluruh artikel lengkap Komunikasi online dengan pengelola dan penulis
Rangkuman Pembuatan Jurnal a. Ketepatan keberkalaan b. Memiliki terbitan versi online c. Memiliki ISSN versi online d. Ketersediaan petunjuk penulisan e. Identitas jurnal f. Ketersediaan Template g. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi yang berbeda h. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal dua institusi yang berbeda i. Pastikan memiliki Statistic Tool j. Pastikan Terdaftar di Google Scholar 28
Deskripsi Kerja Pengelola Jurnal Itenas menulis
Pengelola Jurnal Ilmiah Dewan Editor/Redaksi/Penyunting Mitra Bestari (Reviewer/Penelaah) Administrator Website Jurnal (Journal Manager) Staf Administratif
Manajemen Pemrosesan Makalah 1. Pengumpulan makalah, pencatatan, dan pemeriksaan pendahuluan 2. Proses evaluasi/penelaahan makalah oleh reviewer yang ditunjuk 3. Proses revisi makalah 4. Pengeditan makalah yang telah dinyatakan Accepted 5. Pengiriman hasil penyuntingan makalah kepada penulis untuk dilakukan final/proofreading 6. Permintaan Assignment of Copyright dari penulis 7. Penerbitan jurnal ilmiah
Diagram alir pemrosesan makalah Mulai 1. Memasukkan data makalah ke dlm basis data 2. Mencetak lembar disposisi Makalah masuk Laporan reviewer 6. Mengirimkan pemberitahuan kpd penulis Tidak 3. Membuat arsip makalah 4. Menentukan reviewer makalah 5. Mengirimkan makalah kpd reviewer Diterima? Ya A
Diagram alir pemrosesan makalah (lanjutan) A Makalah hasil revisi 7. Mengirimkan laporan reviewer kpd penulis 8. Meminta komentar hasil revisi kpd reviewer 9. Revisi ulang? Tidak 10. Edit makalah Ya Copyright transfer 11. Final reading oleh penulis Selesai 13. Penerbitan jurnal ilmiah 12. Final editing
Dewan Editor Kumpulan para editor dengan latar belakang keahlian yang berlainan Tugas: o Menentukan mitra bestari yang kepakarannya sesuai untuk menelaah makalah o Memeriksa apakah perbaikan penulis sesuai dengan saran mitra bestari o Menyunting (mutu, bahasa, dan gaya selingkung) o Menentukan apakah hasil suntingan perlu dikonsultasikan kepada penulis naskah atau tidak o Menangani naskah sampai siap untuk bentuk contoh cetak
Ketua Editor Bertanggung jawab atas pengelolaan naskah: o Menentukan mitra bestari; o Koresponsi dengan penulis, editor, dan mitra bestari; o Keputusan atas naskah ditolak, dikembalikan untuk diperbaiki, atau diterima.
Editor/Redaksi/Penyunting Orang yang mengatur, menyarankan untuk merevisi, mengubah isi dan gaya naskah orang lain untuk menyelaraskan dan menyesuaikan dengan standar yang dimiliki suatu berkala ilmiah sebelum dipublikasikan kepada umum. Fungsi: penghubung antara penulis dan pembaca Modal yang harus dimiliki: Waktu, kemauan, kemampuan, disiplin kerja, peralatan (kamus, komputer, fasilitas internet, dsb.)
Mitra Bestari (Reviewer) Orang yang memiliki kepakaran dalam suatu bidang keilmuan tertentu Bukan anggota Dewan Editor Tugas menelaah naskah, merekomendasikan naskah diterima, ditolak, atau diterima setelah diperbaiki Penelaahan dilakukan secara anonim (penulis tidak mengetahui siapa penelaah dan penelaah tidak mengetahui siapa penulis)
Administrator Website Jurnal Orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan website jurnal Tugas o Menyiapkan situs web jurnal o Mengkonfigurasi opsi-opsi sistem dan mengelola akun user o Melakukan pendaftaran untuk editor, reviewer, dan penulis o Mengelola fitur-fitur jurnal o melihat statistik laporan o Mengunggah/memublikasikan makalah yang sudah berstatus accepted
Staf Administratif Orang yang bertugas menangani masalah-masalah administratif pengelolaan jurnal o Pencatatan dan pengarsipan makalah dan jurnal o Surat-menyurat o Komunikasi antara dewan editor, reviewer, dan penulis o Keuangan
Faktor penting seorang author dalam memilih journal = Faktor wajib diperhatikan untuk pengelola jurnal
FAKTOR PENTING DALAM MEMILIH JURNAL 1. Perhatikan jenis dan indikator jurnal internasional sesuai kriteria dikti yang akan dituju untuk mempublikasikan artikel 2. Perhatikan LEMBAGA PENGINDEKS dan lakukan pengecekan pada www.scimagojr.com dan laman lainnya untuk memastikan keabsahan jurnal internasional bereputasi 3. Pahami tentang jurnal, aim dan scope serta editorial board jurnal yang dituju 4. Cek ISSN 5. Umur dan keteraturan penerbitan, penerbit 6. Perhatikan tanggal received, revised, accepted dan available online 7. Perhatikan dan patuhi author guideline / instructions for author 8. Copy right transfer agreement (CTA) form disediakan oleh jurnal 9. Siapkan cover letter (jika disyaratkan) 10.SUBMIT hanya kepada 1 jurnal saja ETIKA dan COVER LETTER
KESIMPULAN 1. Pastikan dan tentukan bahwa aktor yang terlibat dalam jurnal memiliki kriteria dan komitmen yang tinggi 2. Patuhi ketentuan yang berlaku untuk memenuhi persyaratan jurnal terakreditasi 3. Cek etika publikasi sebuah paper sebelum publikasi 4. Jangan mempublikasikan jurnal hanya berisi paper dari kalangan internal perguruan tinggi sendiri 5. Perlu kerjasama antar perguruan tinggi dalam pengelolaan jurnal untuk mendapatkan karya ilmiah yang berkualitas
TERIMA KASIH Itenas menulis