BAB IV TEORI KONSUMSI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III PENDAPATAN DAN PENGELUARAN

TEORI KONSUMSI 1. Faktor Ekonomi

Teori dlm ekonomi: 1. Teori klasik Keinginan masyarakat untuk menabung dan keinginan pengusaha untuk meminjam dana modal untuk investasi ditentukan

TEORI KONSUMSI. Minggu 8

TEORI KONSUMSI DAN TEORI INVESTASI. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Fungsi Konsumsi Keynes

Teori Barang Publik (II)

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Kebutuhan manusia selalu berkembang sejalan dengan tuntutan zaman, tidak

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

KONSUMSI DAN TABUNGAN

Model IS-LM. Lanjutan... Pasar Barang & Kurva IS 5/1/2017. PASAR UANG & PASAR BARANG (Keseimbangan Kurva IS-LM)

Letak Sebuah Titik :

BAB V TEORI (PERILAKU) KONSUMSEN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KONSUMSI DAN INVESTASI. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

PASAR UANG & PASAR BARANG (Keseimbangan Kurva IS-LM)

INFLASI.

KEBIJAKAN FISKAL. Sayifullah, SE., M.Akt

V. Consumer Surplus and Consumer Welfare

SKEDUL KONSUMSI ATAU DAFTAR. KONSUMSI

Keseimbangan Ekonomi Tiga Sektor. Oleh: Ruly Wiliandri, SE., MM

LATIHAN KUANTITATIF PENGANTAR TEORI EKONOMI MAKRO

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN

EKONOMI MIKRO PAB243-3(3-0)

TEORI-TEORI KOMUNIKASI PERSUASIF

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

Pendekatan Kebijakan Publik

MANAJEMEN MODAL KERJA

LATIHAN KUANTITATIF PENGANTAR TEORI EKONOMI MAKRO

Sifat-sifat Fungsi Keanggotaan, Fuzzifikasi, Defuzzifikasi. Logika Fuzzy

BAB: ANGGARAN VARIABEL

PERMINTAAN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN

Daya Rangkaian AC [1]

KONSUMSI, DAN TABUNGAN, DAN INVESTASI

Perseroan membeli kembali saham yang beredar tetapi tidak bermaksud menghentikan saham tersebut. Pembelian kembali dilakukan karena berbagai tujuan,

KONSEP SISTEM DAN PENGELOLAAN INTEGRASI

Model Linear Programming:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dilakukan oleh rumah tangga dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dari orang

II. PARETO OPTIMALITY (PO) & CRITERION (PC)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TABUNGAN DALAM NEGERI

Skedul Konsumsi Atau Daftar. Konsumsi

PEMODELAN SISTEM. Pemodelan & simulasi TM05

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGELUARAN KONSUMSI RUMAHTANGGA DI INDONESIA (PERIODE TAHUN ) OLEH M U R O H M A N H

KONSELING KELOMPOK.

1. Konsep dasar yg berguna dlm studi ekonomi meliputi Konsep Nilai dan Kegunaan Nilai adalah ukuran harga atas barang dan jasa.

Kondisi sbg syarat terpenuhi pasar efisien (Tandelilin, 2001) :

BAB III MODEL KESEIMBANGAN PENDAPATAN DALAM PEREKONOMIAN

BAKAT & INTELEGENSI. Cattel m coba menemukan perbedaan2 individu dlm hal: - ketajaman sensoris (indra) - kekuatan otot 10 aspek - kemampuan mental

TUJUAN & TANGGUNG JAWAB AUDIT

Jurnal Ekonomi Volume 18, Nomor 1 Maret 2010 PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DI DAERAH RIAU. Nursiah Chalid

Universitas Airlangga Fakultas Hukum Departemen Dasar Ilmu Hukum

Permintaan dan Penawaran Uang

KOMP. PERANGGARAN 1. Materi DASAR PPL (perencanaan dan pengendalian laba)

TUJUAN DAN RUANG LINGKUP MSDM HENDRA WIJAYANTO

PENDEKATAN EFEKTIVITAS ORGANISASI

Pengauditan 1. Bab 11 Sampling Audit dalam Pengujian Substantif. Dosen: Dhyah Setyorini, M.Si.

Model Keseimbangan Pengeluaran Dua Sektor

Perusahaan dan produksi

Disarikan dari Ashur, dan Berbagai Sumber Yang Relevan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KOMUNIKASI. Komunikasi mengandung pengertian memberitahukan untuk menggugah partisipasi agar hal-hal yg diberitahukan itu menjadi milik bersama

Rangkaian RL dan RC Dengan Sumber

Pada dasarnya lebih sulit drpd classifier berdasar teori bayes, terutama untuk data dimensi tinggi.

Suku Bunga dan Nilai Waktu Uang

= Inflasi Pt = Indeks Harga Konsumen tahun-t Pt-1 = Indeks Harga Konsumen tahun sebelumnya (t-1)

STATISTIK PERTEMUAN V

TEORI PILIHAN KONSUMEN

EKONOMI LINGKUNGAN Pertemuan 4 DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN FAKULTAS EKONOMI & MANAJEMEN

Sistem Proyeksi Peta. Arif Basofi PENS 2015

Relasi Tolerans & Relasi Ekivalen. Logika Fuzzy

Pemutusan Hubungan Kerja -Merupakan bagian dari pengelolaan karir -Pengalaman suka-duka puncak karir, waktu untuk beristirahat; trauma karena perubaha

PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN

Perkenalan. Kuliah Kecerdasan Buatan Semester genap 2006/2007. Feb 28, KB-Slide-01

JENIS PENELITIAN KE-2

SOCIAL COMPARISON. TEORI PERBANDINGAN SOSIAL Festinger (1950, 1954): Proses saling mempengaruhi dan perilaku

Materi 3: Teori Dioda

Pengertian, Batasan dan Ruang Lingkup Administrasi Publik (Negara)

Analisis Ajeg dari Sinusoidal

Pengertian Suku Bunga. Suku bunga merupakan harga yang

METODE, PROSES, SIKAP DAN IMPLIKASI ILMIAH. Topik ke-3

BAB I : KONSEP PEMANTULAN

PENYELESAIAN PEKERJAAN AUDIT

BAB: BIAYA OVERHEAD PABRIK (BOP)

Alur Data & Informasi. Kartu Peserta. Register Kunjungan. Instrumen Laporan

Organisasi dan Kode Etik Profesi

Teori Pengeluaran Pemerintah. Sayifullah, SE., M.Akt. Materi Presentasi. Teori Makro Rostow dan Musgrave Wagner Peacock dan Wiseman Teori Mikro

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIOLOGI

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. yang menemukan faktor-faktor yang memengaruhi tabungan rumah tangga yang

MODEL IS DARI PASAR BARANG DAN MODEL LM DARI PASAR UANG. Chapter Ten 1

Model Linear Programming:

SENYAWA HIDROKARBON SIKLIK

E T I K A E T I K A E T I K A E T I K A E T I K A 8/19/2010. Oleh : PRINSIP ETIKA MORAL DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEBIDANAN

TARGET PASAR. Apakah pasar itu?

Psikologi Konseling Adhyatman Prabowo, M.Psi. Kompetensi konselor & Karakteristik klien

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Superposisi & Interferensi

Transkripsi:

BAB IV TEORI KONSUMSI

A. TEORI KONSUMSI MASYARAKAT 1. Keynes Anggapan2 yg dipakai Keynes : F. Kons. Adh. : hub. Antara PN dgn pengeluaran konsumsi yg dinyatakan dgn harga konstan (riil) Bhw besarnya kons Tergant pd besar kecilnya pdpt yg tjd now Bhw yg dimaksud dgn PN adh pendpt absolute Bhw hasil kurva F. kons Keynes adh berbentuk lengkung & tdk melalui titik pusat sumbu

Bentuk lengkung kurva F. Kons Keynes membawa konsekuensi : Jika Y APC MPC < APC pada setiap tingkat pendapatan Jika Y MPC C C Garis Singgung Garis Sinar 0 APC Y 1 Y 2 Y MPC

2. Kuznets Kesimpulan yg diambil adh : a. Utk fungsi jk. Pendek berbeda dgn fungsi jk panjang Jk. Pendek sama dgn Keynes Jk. Panjang : Y APC konstan, MPC konstan b. F. jk. Pdk. Mengalami pergeseran keatas kurva (Co tendensinya meningkat dr waktu kewaktu) C C C 3 C 2 LR C = by SR C = Co + by C 3 C 1 C 2 C 1 Y

3. Hypotesis Syclus Hidup (Live Sycle Hypotesis) Dikemukakan : Ando, Brumberg, & Madigliani Intinya : Bhw setiap orang pasti mengalami siklus hidup : Lahir memperoleh pekerjaan puncak karir pensiun mati C,Y C Y I II III 0 t 0 t 1 t 2 t

Hypotesis Syclus Hidup (Live Sycle Hypotesis) Live Cyclus Hidup (Live Sycle Hypotesis) pd prinsipnya : Bhw setiap orang akan dpt mencapai kepuasan maksimum apabila dia dpt mempertahankan pola konsumsi yg stabil dr pd hrs menaikkan atau menurunkan pola konsumsinya

4. Hipotesis Pendptn Relatif (Relative Income Hypotesis) Dikemukakan : James S. Dussenberry. Dikatakan konsumsi merupakan : Pendptn saat ini relatif dlm perbandingannya dgn pendptn yg tertinggi yg pernah di capai sebelumnya, Kons. Jg dipengaruhi oleh pola kons lingkungannya C = f (Y relatif, C. lingkungan)

Relative Income Hypotesis Yg dikatakan Dussenberry berakibat : 1. Apabila Y maka C scr proporsional thd pendpt tsb 2. Kalau Y, Consumsi tdk secara proporsional C C L G H C2 Ratchet Effect C 0 F D C 1 A B E 0 Y 1 Y 0 Y 2 Y 3 Y

5. Hypotesis Pendptn Permanen (Permanen Income Hypotesis) Dikemukakan : Milton Friedman Dikatakan : Bhw konsumsi saat ini tergantung pd pendptn saat ini & pendpt yg dpt di perkirakan dimasa YAD, alasannya adh : Pendptn actual (benar2 di terima scr nyata) terdiri dr : pendptn permanen + pendptn transitory (sementara) Friedman menganggap tdk ada hubungan : Yp & Ytr, Cp & Ctr, Yp & Ctr, Cp & Ytr yg ada hub hanya Yp dan Cp

Permanen Income Hypotesis Shg Persamaan Matematisnya : Cp = k Yp Jk Panjang Akibatnya : MPC dari Ytr sama dgn 0 (nol) artinya : Kalau Ytr nya positif tdk mempengaruhi konsumsi, begitu juga jika Ytr nya negatif tdk mempengaruhi konsumsi C C P C P =C t C C P =C t 0 Y Y P2 Y P1 Y t2 < 0 Y t1 < 0 Y Y

Permanen Income Hypotesis Keadaan konjungtur, konsep Friedman adh Jk Pdk yaitu : a. Apabila perekonomian membaik berarti : Y Aktual > Y Permanen & karena MPC = 0, mk konsekuensinya menghasilkan titik yg lebih rendah dibandingkan konsumsi jk pjg b. Apabila perekonomian Lesu berarti Y Aktual < Y Permanen & karena MPC Ytr = 0, konsumen tdk mengurangi konsumsinya akan tetapi mengurangi tabungan, akibatnya konsumsi > konsumsi proporsional pendptn actual atau titik konsumsinya lebih tinggi dr konsumsi jk panjang

6. Irving Fisher and Intertemporal Choice Irving Fisher menganalisis bagaimana konsumen yg berpandangan kedepan & rasional membuat pilihan antar waktu waktu berbeda Konsumsi dan tabungan masa kini & masa depan Tradeoff

Intertemporal Choice Batas Anggaran Antar Waktu : Keputusan berapa banyak C saat ini VS S masa depan SD total Asumsi : Konsumen hidup pd 2 periode muda dan tua Periode 1 Y1 dan C1 Periode 2 Y2 dan C2 Punya peluang meminjam dan menabung variabel S

Intertemporal Choice Periode 1 S = Y1 C1 Periode 2 C2 = (1 + r)s + Y2 Derivari batas anggaran konsumen kombinasi 2 persamaan C2 = (1 + r) (Y1 C1) + Y2 (1 + r)c1 + C2 = (1 + r)y1 + Y2 C2 Y2 C1 Y1 Pers. ini menghubc. & Y selama2 1 r 1 r periode

Intertemporal Choice Konsumsi Periode-kedua, C 2 Batas anggaran konsumen (1 + r)y 1 + Y 2 B Tabungan Y 2 A Pinjaman Y 1 C Y 1 + Y 2 /(1 + r) Konsumsi Periode-pertama, C 1

7. Hipotesis Robert Hall dan Random-Walk Mengkombinasikan hipotesis pendpt permanen dngn asumsi bahwa konsmen mempunyai ekspektasi rasional thdp pendptan masa depan Implikasinya : C tdk dpt diprediksi Random Walk Jika konsumen mematuhi hipotesis pendptan permanen & memiliki ekspektasi rasional, maka hanya perubahan kebijakan yg tdk diharapkan yg akan mempengaruhi konsumsi. Perubahan kebijakan ini berpengaruh bila mereka mengubah ekspektasinya.

8. David Libson dan Dorongan Gratifikasi Instan Keputusan C tdk dibuat oleh homo economicus yg ultrarasional ttp oleh manusia yg tingkah lakunya bisa jauh dr rasional Bahwa konsumen menilai diri mereka sendiri sbg pembuat keputusan yg tdk sempurna Survai pd masy AS 76% menyatakan mereka tdk cukup menabung utk pensiun. Menurut Laibson, ketidaklayakan dlm menabung dihubungkan dgn fenomena lainnya dorongan gratifikasi instan (Instant gratification). Pertimbangan 2 pertanyaan berikut : Pertanyaan 1: Anda pilih : (A) 1 buah permen hari ini, atau (B) 2 buah permen untuk besok

Dorongan Gratifikasi Instan Pertanyaan 2 : Anda pilih : (A) 1 permen dalam 100 hari, atau (B) 2 permen dalam 101 hari Kesimpulan Laibson : Bahwa pengaruh psikologis adalah penting utk memahami perilaku konsumen. Biasanya, karena manusia mempunyai keinginan yg kuat atas gratifikasi instan, mk mereka mungkin berperilaku inkonsistensi-waktu, & akhirnya S lebih sedikit dr yg ingin mereka lakukan