Mengakses Server Melalui SSH di Linux SSH (Secure Shell) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk komunikasi data yang aman antara server dan klien (anda) untuk melakukan pengelolaan server dari jarak jauh. Untuk pengguna sistem operasi Linux, anda dapat melakukan koneksi ke server melalui SSH dengan menggunakan aplikasi Terminal yang ada pada distro Linux anda. Selanjutnya pada aplikasi Terminal ketikkan perintah berikut : # ssh <user>@<ip_server> Contohnya : # ssh root@103.28.xx.xx Berikut contoh tampilan keluaran dari aplikasi Terminal anda ketika melakukan SSH untuk pertama kali : Ubuntu-xenial:~ QWORDS$ ssh root@103.28.xx.xx The authenticity of host '103.28.xx.xx (103.28.xx.xx)' can't be established. ECDSA key fingerprint is SHA256:lfmR9yfW4lDeck2XTIwlL. Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes Warning: Permanently added '103.28.xx.xx' (ECDSA) to the list of known hosts. root@103.28.xx.xx's password: Welcome to Ubuntu 16.04.1 LTS (GNU/Linux 2.6.32-042stab117.14 x86_64) * Documentation: https://help.ubuntu.com * Management: https://landscape.canonical.com * Support: https://ubuntu.com/advantage Last login: Sun Dec 11 12:07:37 2016 from 103.28.xx.xx root@kbssh:~#
Mengakses Server Melalui SSH di macos SSH (Secure Shell) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk komunikasi data yang aman antara server dan klien (anda) untuk melakukan pengelolaan server dari jarak jauh. Untuk pengguna sistem operasi macos, anda dapat melakukan koneksi ke server melalui SSH dengan menggunakan aplikasi Terminal yang ada pada Launchpad komputer anda. Selanjutnya pada aplikasi Terminal ketikkan perintah berikut : # ssh <user>@<ip_server> Contohnya : # ssh root@103.28.xx.xx Berikut contoh tampilan keluaran dari aplikasi Terminal anda ketika melakukan SSH untuk pertama kali : MacBook-Pro:~ QWORDS$ ssh root@103.28.xx.xx The authenticity of host '103.28.xx.xx (103.28.xx.xx)' can't be established. ECDSA key fingerprint is SHA256:lfmR9yfW4lDeck2XTIwlL. Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes Warning: Permanently added '103.28.xx.xx' (ECDSA) to the list of known hosts. root@103.28.xx.xx's password: Welcome to Ubuntu 16.04.1 LTS (GNU/Linux 2.6.32-042stab117.14 x86_64)
* Documentation: https://help.ubuntu.com * Management: https://landscape.canonical.com * Support: https://ubuntu.com/advantage Last login: Sun Dec 11 12:07:37 2016 from 103.28.xx.xx root@kbssh:~# Mengakses Server Melalui SSH Menggunakan PuTTY di Windows SSH (Secure Shell) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk komunikasi data yang aman antara server dan klien (anda) untuk melakukan pengelolaan server dari jarak jauh. PuTTY merupakan salah satu aplikasi SSH Client yang populer digunakan untuk melakukan remote server melalui protokol SSH pada komputer berbasis sistem operasi Windows. Installasi Dan Konfigurasi PuTTY di Windows 1. Download aplikasi PuTTY 2. Jalankan aplikasi PuTTY dengan cara klik ganda pada file putty.exe yang telah anda unduh. 3. Pada kolom Host name (or IP Address) isikan IP server atau Hostname server anda (*apabila IP nya sudah terpointing ke nama domain atau subdomain anda) 4. Pada kolom Port isikan 22 (default port SSH). 5. Pada connection type pilih SSH.
6. Klik tombol Open untuk memulai mengakses server anda. 7. Pada jenjela PuTTY Security Alert, klik tombol Yes
8. Selanjutnya anda dapat login menggunakan kredential server anda
9. Setelah berhasil login ke server, anda dapat memulai mengelola server anda dengan perintah berbasis CLI ( Command Line Interface ).
Cara Membuat CSR di Linux Server Tanpa Panel Kontrol CSR merupakan singkatan dari Certificate Signing Request, CSR diperlukan bilamana Anda melakukan order layanan Sertifikat SSL untuk domain Anda. CSR dihasilkan pada server dimana Sertifikat SSL akan digunakan, sebuah CSR berisi informasi tetang organisasi dan nama domain Anda, wilayah dan negara yang akan dimasukan dalam sertifikat Anda. Pada artikel ini, kami akan menunjukan bagaimana cara membuat CSR pada Server Linux tanpa panel kontrol seperti cpanel, Plesk Panel dan sejenisnya. Prasyarat 1. 2. Login ke server melalui SSH. Artikel ini ditujukan untuk non-root user. Perintah yang memerlukan hak administratif diawali dengan sudo. OpenSSL Untuk membuat CSR, Anda memerlukan aplikasi OpenSSL pada server Anda. Ketikkan perintah berikut untuk melakukan installasi OpenSSL pada Linux Server : Ubuntu / Debian # sudo apt-get install openssl
centos # sudo yum install openssl Membuat Private Key Dan CSR Anda dapat membuat CSR menggunakan satu baris perintah. Perintah yang akan kami gunakan ini akan membuat Private Key dan kemudian menghasilkan CSR. 1. Dalam artikel ini kami menyimpan file Private Key dan CSR didalam direktori /etc/ssl/certs/domain.com # sudo mkdir /etc/ssl/certs/domain.com # cd /etc/ssl/certs/domain.com 2. Ketikkan perintah berikut untuk membuat Private Key dan CSR # sudo openssl req -new -newkey rsa:2048 -nodes -keyout domain.com.key -out domain.com.csr 3. Pada proses pembuatan CSR, Anda akan diminta untuk mengisi beberapa informasi seperti Country Name, State or Province Name, Locality Name, Organization Name, Organizational Unit Name, Common Name ( nama domain ) dan Alamat Email. Pada bagian akhir, Anda akan diminta untuk menginput A challenge password, kami menyarankan untuk mengkosongkan saja dengan cara menekan tombol Enter. Berikut contoh tampilan keluaran dari proses pembuatan CSR : Generating a 2048 bit RSA private key.........+++
.....+++ writing new private key to 'domain.com.key' ----- You are about to be asked to enter information that will be incorporated into your certificate request. What you are about to enter is what is called a Distinguished Name or a DN. There are quite a few fields but you can leave some blank For some fields there will be a default value, If you enter '.', the field will be left blank. ----- Country Name (2 letter code) [AU]:ID State or Province Name (full name) [Some-State]:DKI Jakarta Locality Name (eg, city) []:Jakarta Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]:PT Qwords Organizational Unit Name (eg, section) []:Tech Common Name (e.g. server FQDN or YOUR name) []:www.domain.com Email Address []:admin@domain.com Please enter the following 'extra' attributes to be sent with your certificate request A challenge password []: An optional company name []: Note : Bila SSL yang Anda pesan adalah Wildcard SSL, maka pada Common Name diisi dengan *.domain.com.
Setelah proses pembuatan Private Key dan CSR selesai, Anda akan mendapatkan dua file baru pada direktori /etc/ssl/certs/domain.com, yaitu : 1. 2. domain.com.key, file Private Key. domain.com.csr, file CSR. Anda perlu menyimpan kedua file tersebut dan memastikan tidak ada perubahan pada code didalamnya. Dikarenakan apabila salah satu code didalam file tersebut berubah, maka Private Key dan CSR Anda tidak valid lagi dan Anda perlu membuat ulang Private Key dan CSR Anda. Setelah Anda selesai membuat CSR, Anda dapat melanjutkan kelangkah selanjutnya dengan melakukan submit konfigurasi CSR Anda pada Portal Qwords untuk mendapatkan sertifikat SSL Anda. Install LAMP di Ubuntu 16.04 Server LAMP ( Linux Apache Mysql PHP ) merupakan kumpulan software open sources yang umum digunakan untuk host suatu konten website, baik website dinamis maupun aplikasi berbasis web. Apache berfungsi sebagai web server, Mysql database sebagai penyimpan data website dan PHP memproses konten dinamis. Pada artikel ini kami akan menunjukan bagaimana cara menginstall LAMP pada Ubuntu 16.04 server.
Prasyarat 1. 2. Login ke server melalui SSH. Update system Ubuntu 16.04 server anda. # sudo apt-get update && apt-get upgrade 3. Artikel ini ditujukan untuk non-root user. Perintah yang memerlukan hak administratif diawali dengan sudo. Apache 1. Install Apache 2.4 melalui Ubuntu repository : # sudo apt-get install apache2 2. Setelah proses intallasi Apache 2.4 selesai dilakukan, buka web browser favorit anda dan ketikan IP Public server anda pada tab URL. http://<ip_server> Bila Apache 2.4 berhasil terinstall maka anda akan mendapati halaman Apache2 Ubuntu Default Page seperti gambar dibawah ini :
Secara default document root dari Apache 2.4 terletak pada direktori /var/www/html, direktori tersebut yang nantinya dapat digunakan untuk menghostingkan file website anda. MySQL 1. Ketikan perintah berikut untuk memulai installasi MySQL server : # sudo apt-get install mysql-server 2. Ditengah proses installasi MySQL server, anda akan mendapati jendela CLI yang meminta anda menginput password root untuk MySQL server anda. Pastikan anda menggunakan password yang aman. 3. Setelah proses installasi MySQL selesai, anda dapat
login ke MySQL anda dengan mengetikan perintah : # mysql u root p PHP 7.0 1. Untuk memulai installasi PHP 7.0, ketikan perintah berikut : # sudo apt-get install php7.0 php-pear libapache2-modphp7.0 php7.0-mysql php7.0-curl php7.0-cgi php7.0-xml 2. Untuk menguji apakah PHP 7.0 sudah berjalan pada server, anda dapat membuat halaman PHP Info yang berfungsi sebagai penampil informasi versi PHP yang berjalan pada server anda. Ketikan perintah berikut untuk membuat file info.php : # vi /var/www/html/info.php 3. Tekan tombol i pada keyboard untuk memulai melakukan editing dan isikan dengan script dibawah ini : <?php
Phpinfo()?> 4. 5. Tekan tombol esc untuk keluar dari mode editing dan ketikan :wq untuk menyimpan file info.php. Buka web browser anda dan akses halaman PHP Info anda melalui URL : http://<ip_server>/info.php Apabila PHP berhasil terinstall pada server, maka akan tampil halaman informasi PHP seperti gambar dibawah ini :
Menggunakan Git/Github pada Debian 8 Pengenalan Pada tutorial kali ini kita akan mempelajari bagaimana memasang Git, melakukan push/commit, mengubah file, dan seterusnya pada Debian 8 Tutorial ini di buat dengan mengacu pada sistem Debian 8 dan menggunakan https://github.com sebagai tempat penyimpanan git. Prasyarat 1. Pastikan sistem operasi sudah terbaru dengan perintah apt-get update && apt-get upgrade 2. Melakukan installasi git dengan perintah apt-get install git-core 3. 4. Sudah memiliki akun pada github.com Dapat terhubung ke server dengan menggunakan putty Jika prasyarat sudah terpenuhi mari kita memulai belajar menggunakan git. Dalam tutorial kali ini kita akan membuat sebuah repositori (repo) terlebih dahulu. Tentukan di mana lokasi repo akan di letakkan. Di tutorial ini, repo akan di letakkan di /opt root@test:~# cd /opt root@test:~# mkdir testgit Jika sudah dibuat, kita akan memanggil git untuk menjadikan testgit sebagai lokasi proyek
root@test:/opt/testgit# git init Sebagai bahan percobaan, mari membuat satu file test. root@test:/opt/testgit# touch test.txt Walaupun sudah terdapat file di direktori testgit yang menjadi lokasi repo git, git belum mengenali dan tidak akan menganggap file tersebut adalah bagian dari repo jika tidak kita tambahkan ke repo. root@test:/opt/testgit# git status On branch master Initial commit Untracked files: (use "git add <file>..." to include in what will be committed) test.txt nothing added to commit but untracked files present (use "git add" to track) Agar dikenali dan dianggap, jalankan perintah root@test:/opt/testgit# git add Jika di cek kembali dengan perintah git status maka akan muncul pesan yang berbeda On branch master Initial commit Changes to be committed: (use "git rm --cached <file>..." to unstage) new file: test.txt Jika kamu merasa bahwa file ini sudah siap untuk di gunakan, lakukan commit root@test:/opt/testgit# git commit -m "komentar dari commit ini" komentar disini dapat berguna sebagai catatan, seperti build 2, bug 1-3 sudah selesai
Pada awalan tutorial ini, dijelaskan agar sudah memiliki akun di github.com. Jika sudah, buat repositori baru: Tombol New diatas bukanlah pajangan loh! Beri nama dan penjelasan agar membantu di kemudian hari. Jika sudah, maka akan muncul halaman seperti ini: Jangan tutup tab/jendela web browser kamu. Pada menu HTTPS/SSH di gambar atas, klik HTTPS. Setelah itu, kembali ke putty. Masih di direktori /opt/testgit jalankan perintah: git remote add origin https://github.com/[link_repositori_milik_kamu] dengan contoh:
root@test:/opt/testgit# git remote add origin https://github.com/sheratan17/asadasa.git Github akan menanyakan username dan password akun github.com milikmu, masukkan data yang di minta dengan benar. Setelah itu, mari kita coba push file test.txt ke github root@test:/opt/testgit# git push -u origin master Sekarang, cek lagi repositori milikmu di github.com. Seharusnya akan ada file test.txt TL:DR; git push <remote> <branch> untuk upload git pull <remote> <branch> untuk download Install Apache 2.4 dan PHP 7 pada CentOS 6 Pengenalan Pada tutorial kali ini kita akan mempelajari bagaimana memasang Apache 2.4 dan PHP 7 pada CentOS 6. Secara natif CentOS 6 tidak mendukung Apache 2.4 dan PHP 7, namun kita bisa memasangnya dengan menggunakan repo khusus yaitu dari Software Collections. Tutorial ini di buat pada CentOS 6.8 Minimal. Tutorial ini belum mencakup hardening Apache dan PHP, apabila digunakan di server produksi kami sarankan agar melakukan hardening
konfigurasi Apache dan PHP. Prasyarat 1. 2. 3. 4. Pastikan anda dapat login ke SSH server anda Server sudah dalam kondisi update Jika sudah terpasang apache dan php bawaan OS (Apache 2.2 dan PHP 5.3) silahkan di stop service nya dan di hapus terlebih dahulu dengan yum remove (cek juga apakah port 80 sudah kosong) Install yum-utils dengan perintah yum install yum-utils Jika prasyarat sudah terpenuhi mari kita memulai proses installasi. 1. Install repo yum install centos-release-scl 2. Aktifkan repo tersebut yum-config-manager --enable rhel-server-rhscl-7-rpms 3. Install Apache 2.4 yum install httpd24 4. Aktifkan Apache 2.4 scl enable httpd24 bash Setelah itu bisa di coba untuk akses IP servernya langsung melalui web browser. Jika muncul error atau koneksi di tolak, bisa di coba mematikan iptables terlebih dahulu.
5. Bisa di cek konfigurasi Apache nya seperti modul, lokasi htdocs dan sebagainya dengan perintah httpd -V Untuk lokasi htdocs nya sendiri berada di /opt/rh/httpd24/root/var/www/html 6. Selanjutnya agar Apache terhubung ke PHP, install mod_php. Secara otomatis akan menginstall PHP 7.0 juga yum install httpd24-mod_php Anda bisa mengecek apakah PHP jalan dan versi nya dengan php -v atau phpinfo. Sampai disini, maka Apache dan PHP dapat berjalan dengan baik. Namun terdapat beberapa tambahan dari kami sebagai berikut: > Ingin install modul PHP? Bisa di cari dengan kata kunci rhphp70-php-* contoh yum list rh-php70-php-* Maka contoh install mbstring adalah yum install rh-php70-php-mbstring > Ingin restart service Apache? service httpd24-httpd start Ingin menggunakan PHP-FPM? yum install rh-php70-php-fpm Untuk konfigurasi FPM, bisa di cek di
/etc/opt/rh/rh-php70/php-fpm.d/www.conf pastikan sudah berjalan di 9001. Jika sudah, ubah /opt/rh/httpd24/root/etc/httpd/conf.d/rh-php70-php.conf Ganti handler PHP ke FPM <FilesMatch \.php$> #SetHandler application/x-httpd-php SetHandler "proxy:fcgi://127.0.0.1:9000" </FilesMatch> Restart Apache kembali dan restart FPM. service rh-php70-php-fpm restart
Penutup Dengan menggunakan Apache versi terbaru berikut PHP versi terbaru tentu membuat keamanan server anda berikut performa website menjadi lebih baik. Tertarik untuk menggunakan konfigurasi ini? Silahkan pesan paket VDS kami!