BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Vaksin merupakan salah satu temuan untuk mencegah penyakit yang paling efektif. Vaksin juga merupakan salah satu komponen yang dapat mempertahankan sistem kekebalan tubuh dari berbagai virus dan bakteri. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan maka diperlukan pemberian imunisasi pada awal kehidupan manusia. Tujuan dari pemberian imunisasi ini adalah untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian pada anak-anak sebelum usia 1 tahun. Maka dari itu pemerintah perlu untuk lebih memperhatikan kesehatan masyarakat dimana salah satunya dengan melaksanakan program imunisasi. Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, pemerintah melakukan program imunisasi secara lengkap dimana PT. Bio Farma (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang farmasi yang memproduksi vaksin dan serum. Perusahaan membutuhkan penanganan dan pengendalian pemasaran yang tepat, salah satunya adalah dengan pendistribusian dan pengiriman barang yang baik. Salah satunya dengan memelihara jaringan distribusi yang kuat dan menjalin kemitraan yang baik dengan para distributor yang akan berpengaruh terhadap kepuasan. Kepuasan terbentuk karena adanya layanan yang diberikan oleh perusahaan. Maka dari itu upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan adalah dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan, terutama karyawan yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Dalam hal melaksanakan pelayanan terhadap pelanggan PT. Bio Farma (Persero) Bandung memiliki tujuan agar pelayanan yang diberikan oleh perusahaan dapat meningkatkan kepuasan terhadap pelanggan sehingga pelanggan dapat lebih loyal kepada perusahaan. Salah satunya
dengan meningkatkan ketepatan waktu dalam pengiriman, namun pada tahun 2011 terdapat keterlambatan pengiriman ke beberapa wilayah Indonesia. Berikut adalah grafik dari keterlambatan pengiriman pada tahun 2011 : Keterlambatan Pengiriman Tahun 2011 2 1 PT. Kimia Farma 0 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember PT. Merapi Utama Pharma PT. Rajawali Nusindo Dari grafik diatas dapat dilihat intensitas keterlambatan pengiriman yang terjadi pada tahun 2011 yang ditujukan untuk tiga distributor. Keterlambatan pengiriman ini terjadi pada bulan april, agustus, september, november dan desember. Pada bulan april keterlambatan pengiriman terjadi pada distributor PT. Merapi Utama Pharma, bulan agustus keterlambatan terjadi pada dua distributor yaitu PT. Kimia Farma dan PT. Merapi Utama Pharma, bulan september keterlmabatan terjadi pada distributor PT. Merapi Utama Pharma dan PT. Rajawali Nusindo, bulan November terjadi pada PT. Kimia Farma dan PT. Rajawali Nusindo, serta untuk bulan desember PT. Merapi Utama Pharma menerima keterlambatan pengiriman. Dari uraian tersebut terlihat bahwa ketinggian intensitas keterlambatan pengiriman terjadi pada bulan september karena pada bulan tersebut terdapat dua distributor yang menerima keterlambatan pengiriman dari PT. Bio Farma yang akan didistribusikan ke wilayah Jayapura, Kupang, Kendari dan Ambon. Gambar 1.1 Sumber: Data Biofarma Di dalam program imunisasi, vaksin merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kegiatan tersebut. Maka dari itu proses pendistribusian haruslah
tepat pada waktunya, apabila terjadi keterlambatan maka akan membuat kualitas pelayanan menjadi tidak baik. Ketepatan waktu dalam pengiriman merupakan salah satu layanan distribusi seperti teori yang dikemukakan oleh Najib (2007) bahwa Timeliness merupakan salah satu komponen yang penting dalam logistic service. Timeliness berkaitan dengan waktu kedatangan pesanan pada tempat pelanggan ketika diharapkan. Timeliness juga berkaitan dengan lamanya waktu antara saat pesanan dilakukan dan saat pesanan diterima (Hult 1998; Hult, et.al, 2000). Begitu pula dengan order release quantity (Najib, 2007) yang berkaitan dengan konsep tentang ketersediaan produk. Pentingnya ketersediaan produk kapan saja dapat dipenuhi akan menjadi salah satu komponen keunggulan dari logistik (Mentzer, Gomes, Perreault and Russ 1974). Meskipun terjual habis dipercaya mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan loyality (Keebler,et,el. 1999). Berdasarkan uraian diatas, yang menyimpulkan bahwa adanya keluhan pelanggan (distributor) karena keterlambatan pengiriman ini maka peneliti ingin mengetahui dan meninjau lebih jauh yang kemudian disajikan dalam tugas akhir berjudul ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN DISTRIBUSI PT. BIO FARMA (PERSERO) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN. 1.2 Identifikasi Masalah Masalah yang ingin diidentifikasi dari penelitian ini adalah : 1. Faktor apakah yang mempengaruhi kualitas layanan distribusi PT. Bio Farma (Persero)? 2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas layanan distribusi PT. Bio Farma (Persero) terhadap kepuasan pelanggan? 3. Faktor apa yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan di PT. Bio Farma (Persero)?
1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk : - Mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas layanan distribusi PT. Bio Farma. - Mengetahui faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan PT. Bio Farma. - Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan distribusi PT. Bio Farma terhadap kepuasan pelanggan (Distribuor). 1.4 Manfaat Penelitian - Untuk lebih memahami dan mengetahui layanan distribusi. Serta mengaplikasikan ilmu pemasaran yang didapat selama masa perkuliahan. - Dapat memberikan informasi mengenai makna dari layanan distribusi. 1.5 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan farmasi yaitu PT. Bio Farma yang memproduksi vaksin dan antisera. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga April. 1.6 Sistematika Penyusunan Laporan Dalam penelitian ini laporan disusun sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan garis besar TA yang terdiri dari latar belakang, identifikasi masalah, tujuan dan manfaat penelitian, lokasi dan waktu penelitian, serta sistematika penyusunan laporan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini dijelaskan tentang teori-teori ilmiah yang melandasi dan relevan dengan masalahyang akan dibahas. Bab ini meliputi pengertian dan
teori lainnya dari berbagai sumber seperti referensi buku, internet, dan majalah. BAB III METODE PENELITIAN Bab ini menjelaskan metode yang digunakan selama penelitian dilakukan mulai dari prosedur penelitian teknik pengumpulan data, jenis data dan metode analisis data yang digunakan. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan hasil data yang telah diolah menggunakan software SPSS serta interpretasi dari angka-angka yang terdapat pada hasil olahan data tersebut. BAB V SIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan dari keseluruhan penelitian, selain itu dalam bab ini juga berisi saran yang diharapkan dapat bermanfaat selain untuk penulis juga pihak lain yang membutuhkan informasi dari penelitian ini.