Modul ke: Fakultas Ekonomi www.mercubuana.ac.id Program Studi Manajemen MANAJEMEN KOMPENSASI Strategi kebijakan peninjauan upah dan gaji. Kenaikan aji umum Kenaikan gaji perseorangan Kenaikan gaji/upah dan produktivitas. Mengatasi beban kenaikan gaji/upah di masa kritis. Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, MSi
Upah/gaji pekerja dan karyawan dapat naik melalui beberapa jalur atau cara. Pada perushaan swasta, terutama perusahaan yang besar yang telah menerapkan manajeman sumber daya manusia yang lebih canggih, biasanya terdapat beberapa cara untuk menyesuaikan upah dan gaji pekerja dan karyawan tergantung dari strategi dan kebijakan yang mereka terapkan. Terdapat dua cara strategi kebijakan yang ditetapkan yaitu Kenaikan Bersifat Umum (General Salary/Wage Increase) dan Kenaikan Perseorangan (Individual Increase) yang akan dijelaskan di bawah ini.
Faktor Yang Berpengaruh Dalam Penetapan Kompensasi yaitu, keadilan, kelayakan dan besarnya kompensasi yang berlaku pada suatu perusahaan akan banyak menarik minat para calon tenaga kerja yang potensial untuk bergabung atau bekerja pada perusahaan yang bersangkutan. Permasalahannya sekarang adalah bagaimana perusahaan mengupayakan agar karyawan bekerja dengan tingkat produktifitas yang tinggi
Kualitas Pekerja Penetapan kompensasi dipengaruhi oleh kualifikasi SDM yang akan digunakan (pendidikan,pengalaman, keterampilannya dll). Semakin tinggi pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh karyawan maka semakin besar kompensasi yang harus diberikan perusahaan kepada mereka. Kehadiran teknologi juga menjadi acuan dalam mensyaratkan penggunaan SDM, semakin canggih teknologi yang digunakan perusahaan maka akan dibutuhkan kualifikasi yang semakin tinggi.
Tingkat Upah di pasaran Dasar penetapan besarnya kompensasi dipengaruhi oleh tingkat upah yang dibayarkan oleh perusahaan lain yang sejenis. Namun demikian besarnya jumlah kompensasi yang akan dibayarkan kepada pekerja sangat bergantung pada kondisi keuangan perusahaan. Untuk itu perusahaan harus terbuka mengenai kondisi keuangannya dan dikomunikasikan kepada pekerja. Hal lain juga karena sebab tingkat produktifitas karyawan maka akan semakin tinggi pula tingkat kompensasi yang diterima oleh karyawan dari perusahaan.
Tuntutan Pekerja Faktor lain yang juga berpengaruh besarnya kompensasi adalah adanya tuntutan para pekerja dan kemauan perusahaan. Keberadaan serikat buruh akan membuat posisi buruh menjadi kuat. Mereka dapat menyampaikan segala tuntutannya melalui lembaga ini. Perusahaan sering kali melakukan negoisiasi atas desakan serikat buruh terutama ketika mereka menuntut adanya kenaikan gaji/upah. Idealnya besarnya kompensasi yang diterima oleh karyawan dapat memenuhi kebutuhan sandang dan pangan mereka dan keluarganya. Oleh karena itu kenaikan biaya hidup harus diimbangi oleh naiknya kompensasi yang diterima karyawan.
Kenaikan Gaji yang bersifat Umum (General Salary/Wage Increase) Istilah kenaikan gaji yang bersifat umum yang biasa dipergunakan di perushaan besar terutama perusahaan internasional adalah General Salary/ Wage Increase. Kenaikan ini berlaku atau diberikan untuk semua karyawan dari semua tingkatan, maka disebut kenaikan umum atau Across the Board Increase.
Alasan dari kenaikan umum Karena Kemauan Perusahaan Sendiri, Hal ini dapat dilakukan oleh perusahaan yang secara finansial mampu dan melihat bahwa dari hasil survei atau penelitian yang mereka lakukan ternyata tingkat/upah gaji mereka berada di bawah pasaran. 2. Karena Musyawarah, Kenaikan umum sebagai hasil atau kesepakatan yang dicapai dari musyawarah antara pimpinan perusahaan dan organisasi pekerja. Besar kenaikannya tergantung musyawarah atau negosiasi antara organisasi pekerja dan pimpinan. 3. Karena Kebiasaan,Kebiasaan yang sudah tercantum dalam Kesepakatan Kerja Bersama (KKB).Banyak perusahaan yang sudah mengikat diri dalam kesepakatan yang mewajibkan perusahaan untuk melakukan penyesuaian upah/gaji yang biasanya dilakukan secara periodik pada waktu yang di tetapkan. 4. Karena Ketentuan Pemerintah, Yang dimaksud adalah kenaikan umum karena ada ketentuan pemerintah, misalnya tentang Upah Minimum Regional (UMR) atau UMSR. Bila tingkat upah perusahaan yang terendah berada di bawah UMR/UMSR, perusahaan harus menaikkannya.
Keuntungan dan Kerugian Kenaikan Gaji Umum Banyak perdebatan mengenai pro dan kontra terhadap kebijakan dan kebiasaan kenaikan upah umum. Di satu pihak banyak yang menganggap bahwa kebijakan dan kebiasaan memeberikan kenaikna umum secara periodik dan pasti akan menguntungkan bagi semua pihak, baik bagi pekerja maupun bagi perusahaan. Di lain pihak, banyak kritik juga.
Keuntungan kenaikan gaji atau upah yang bersifat umum adalah sebagai berikut : a. Pekerja mendapat jaminan bahwa daya belinya akan terpelihara dan tidak perlu mengajukan permintaan atau tuntutan, apalagi rekanan, b. Karena kepastian tersebut, tidak akan terjadi ketegangan dalam hubungan antara pengusaha/pimpinan perusahaan dan pekerja/organisasi pekerja, dan waktu produktif tidak terbuang percuma untuk negosiasi yang tidak perlu. c. Pengusaha akan dengan mudah memperhitungkan besarnya kenaikan upah yang perlu diberikan dan memasukkannya dalam anggaran tahunan perusahaan.
Kerugian Banyak pimpinan perusahaan dan para pakar manajemen sumber daya manusia yang berpendapat bahwa kebiasaan tersebut dalam jangka panjang akan melemahkan posisi kompetitif perusahaan. Alasannya adalah : Kenaikan upah umum yang diberikan secara rutin akan mengakibatkan bahwa kenaikan biaya personel akan meningkatkan lebih pesat daripada kenaikan produktivitas. Dalam jangka panjang hal ini akan menjadi beban berat untuk perusahaan yang biasanya akan mendorong perushaan mengambil tindakan-tindakan efisiensi seperti rasionalisasi dan penggunaan teknologi tinggi. kebiasaan kenaikan tersebut akhirnya akan dianggap menjadi hak oleh pekerja dan tetap harus diberikan oleh perusahaan bagaimanapun kondisi perusahaan. Dalam kondisi ekonomi yang dilanda inflasi tinggi perusahaan yang mempunyai kebiasaan ini akan dilanda kesulitan.
Kenaikan Gaji/Upah umum dan produktivitas Kenaikan upah umum sebaiknya dimusyawarahkan setiap tahun sekali dan yang menjadi dasar bagi pembicaraan tentang kenaikan upah adalah tingkat kenaikan produktivitas dan efisiensi yang dicapai. Jadi, kenaikan gaji atau upah secara umum itu mestinya dikaitkan dengan peningkatan produktivitas.
Terima Kasih