Pemberdayaan masyarakat desa melalui padat karya

dokumen-dokumen yang mirip
Efektivitas Program Bantuan Sosial dalam Pengurangan Kemiskinan dan Ketimpangan

KEBIJAKAN PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia

KEBIJAKAN PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia

PEMANFAATAN SATU DATA DAN MEKANISME PEMUTAKHIRAN DATA TERPADU PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN

ELEKTRONIK WARUNG KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Kebijakan Pengelolaan Data Program Rehabilitasi Sosial

Mendorong Sinergi Program Perlindungan Sosial untuk Penanggulangan Kemiskinan

Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Pemanfaatan Data Terpadu Untuk Program Perlindungan Sosial di Kota Tanjung Balai

MEMBANGUN PENDATAAN & PENDAFTARAN PENDUDUK PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS)

-13- BAB III ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, KERANGKA REGULASI, DAN KERANGKA KELEMBAGAAN

Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017: Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai

MEKANISME PELAKSANAAN. Referensi Pedoman Pelaksanaan PKH Tahun 2016, Bab III - VI

OPTIMALISASI PROGRAM PERCEPATAN DAN PERLUASAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN (P4S)

MEMBANGUN KELUARGA PRODUKTIF

Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar & Program Indonesia Sehat Untuk Membangun Keluarga Produktif

KEBIJAKAN SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN RUMAH TANGGA DAYA 900 VA

KEBIJAKAN SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN RUMAH TANGGA DAYA 900 VA

2017, No Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Le

KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG

Oleh Bambang Mulyadi Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat DITJEN PEMBERDAYAAN SOSIAL

Perangkingan calon penerima manfaat dilakukan dengan metodologi ilmiah, memperhatikan keberagaman antar daerah dan terbuka untuk perbaikan.

KEBIJAKAN SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN RUMAH TANGGA DAYA 900 VA

KEBIJAKAN TNP2K DALAM PENGELOLAAN DATA TERPADU YANG MENDUKUNG STRATEGI TRANSFORMASI PKH

Penduduk Lanjut Usia (Lansia) dan Keterjangkauan Program Perlindungan Sosial bagi Lansia. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)

Khofifah Indar Parawansa

PERLINDUNGAN SOSIAL KOMPREHENSIF DI INDONESIA SOCIAL PROTECTION COMPREHENSIVE IN INDONESIA. Habibullah. Abstrak

Progress Report Peningkatan Kesejahteraan Sosial di 50 Kabupaten Tertinggal. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI

Dr. Kanya Eka Santi Sekretaris Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial. Jakarta, 2 5 April 2018

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEWENANGAN KEMENTERIAN SOSIAL DALAM VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA KEMISKINAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA KHOFIFAH INDAR PARAWANSA

Arah Penguatan Peran TKSK dalam Kelembagaan Sistem Rujukan Terpadu Kesejahteraan Sosial

FGD Ansipasi Penerapan Kebijakan Rastra menjadi Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI

KEMENTRIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN. Oleh: Suarmansyah. Asisten Penanganan Kemiskinan

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR

KEBIJAKAN PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN TAHUN 2017

Sosialisasi dan Pelatihan Petugas Pendaftar Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin

2017, No Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 83, Tambahan L

Materi Sosialisasi. Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) 2018

STRATEGI NASIONAL DALAM PENCAPAIAN TARGET PENGURANGAN KEMISKINAN TAHUN Rahma Iryanti Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan

Bahan FGD Antisipasi Penerapan Kebijakan RASTRA Sistem Tunai Oleh : Dirjen Pemberdayaan Sosial

PERAN DAERAH DALAM PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI WILAYAH PRIORITAS

Penduduk Lanjut Usia (Lansia) dan Keterjangkauan Program Perlindungan Sosial bagi Lansia. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)

PENSASARAN PROGRAM BERDASARKAN RUMAH TANGGA DAN WILAYAH

2017, No Indonesia Tahun 2011 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5235); 4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang

MENETAPKAN SASARAN BERBASIS WILAYAH DAN RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN DATA BDT, PODES, DAN SUSENAS

MENETAPKAN SASARAN BERBASIS WILAYAH DAN RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN DATA BDT, PODES, DAN SUSENAS

BAB II E-WARONG KUBE JASA PKH SEJAHTERA WIROBRAJAN KOTA YOGYAKARTA. II ini akan menjelaskan mengenai objek penelitian yaitu e-warong Kube Jasa

PERKEMBANGAN RESERTIFIKASI PKH: RESERTIFIKASI PKH KOHOR 2007 DAN KOHOR 2008 SERTA SINERGI ANTAR PROGRAM

PEDOMAN TEKNIS PENANGANAN FAKIR MISKIN DI WILAYAH PESISIR, PULAU-PULAU KECIL DAN PERBATASAN ANTAR NEGARA MELALUI ELEKTRONIK WARUNG GOTONG ROYONG

BERALIH DARI SUBSIDI UMUM MENJADI SUBSIDI TERARAH: PENGALAMAN INDONESIA DALAM BIDANG SUBSIDI BBM DAN REFORMASI PERLINDUNGAN SOSIAL

2018, No Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967); 3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang P

LTPKD SEBAGAI SOLUSI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN CIAMIS

BANTUAN LANGSUNG UNTUK RAKYAT MISKIN DIBERIKAN HINGGA 2014

4. BERAS UNTUK RAKYAT PRASEJAHTERA (RASTRA)

Prioritas Penggunaan Dana Desa

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BUPATI POLEWALI MANDAR

Pemutakhiran Basis Data Terpadu Tahun 2015 Untuk Program-program Perlindungan Sosial

RINCIAN RANCANGAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

MEKANISME PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN TAHUN 2017 SOSIALISASI KEBIJAKAN PKH KOTA TANJUNG BALAI

TANYA JAWAB Pelaksanaan Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah

Arah Kebijakan dan Program

LAPORAN SEKRETARIS EKSEKUTIF DALAM RAPAT PLENO TNP2K TENTANG PERBAIKAN DAN PERLUASAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 101 TAHUN 2012 TENTANG PENERIMA BANTUAN IURAN JAMINAN KESEHATAN

KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PROVINSI SULAWESI UTARA MARET 2017

ii Pedoman Pelaksanaan PKH Tahun 2016

BAGAIMANA CARANYA AGAR PROGRAM BANTUAN SOSIAL DI INDONESIA LEBIH RAMAH ANAK?

5. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahan 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5063); 6.

2016, No Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambah

Isu Aktual, Program dan Kegiatan Perlindungan Anak. Direktorat Kesejahteraan Sosial Anak

PEMANFAATAN BASIS DATA TERPADU TAHUN Disampaikan oleh: Kepala BPS Kabupaten Bandung

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG PROGRAM INDONESIA PINTAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Kesiapan Data Dalam Pemberian Subsidi Listrik Tepat Sasaran

2018, No Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Le

PROGRAM INDONESIA PINTAR DAN KARTU INDONESIA PINTAR

CAPAIAN KINERJA INDIKATOR INDIKATOR DAMPAK (IMPACT)

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PROGRAM INDONESIA PINTAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT)

Sistem Pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan-pelayanan sosial personal yang tergolong sebagai pelayanan

2 Indonesia Tahun 2002 Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4235) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun

Tabel 1. Perbandingan Belanja Kesehatan di Negara ASEAN

Upaya Peningkatan Efektifitas Penanggulangan Kemiskinan Melalui Peningkatan Ketepatan Sasaran dan Penajaman Alokasi Anggaran Program di Daerah

RPJMD Kab. Temanggung Tahun I X 101

PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 5 TAHUN tentang

INTEGRITAS PROFESIONALISME SINERGI PELAYANAN KESEMPURNAAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN DESA

PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) BAGI WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN (PAKET A, B, DAN C)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

ARAH KEBIJAKAN PROGRAM TKSK

Transkripsi:

Pemberdayaan masyarakat desa melalui padat karya Jakarta, 15 Januari 2018 Dr. andi za Dulung msc DIREKTUR JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia

Sept 2017 10.12% (26,58juta) Rp.387.160

Indonesia termasuk yang paling timpang 1% dari orang yang terkaya menguasai 49,3% dari total kekayaan nasional 10% dari orang terkaya Indonesia memiliki 75,7% dari kekayaan nasional Sumber: Kumparan.com 3

Direktur INFID: kekayaan empat orang terkaya di Indonesia setara dengan gabungan kekayaan 100 juta orang termiskin.???? (methodology question) Data BPS: penduduk miskin jumlahnya 28,01 juta orang Sumber: kumparan.com 4

Kemiskinan di Perkotaan 7.26% Sept 2017 (7.72% Maret 2017) dan 13.47% (13.93% Maret 2017) di Pedesaan. Ketimpangan didominasi di perkotaan; Menurunnya rasio Gini pada September 2016 tertolong dengan turunnya Gini di pedesaan (9 poin); Sumber: BPS 5

Target Kemiskinan 7-8% 2019 Strategi khusus yang dilakukan pemerintah: 1. Integrasi pemberian manfaat pendidikan dengan kesehatan dengan meningkatkan pelaksanaan jaminan dan bantuan sosial tepat sasaran, serta pemenuhan kebutuhan dasar. Seperti peserta penerima bantuan iuran (PBI) melalui jaminan kesehatan nasional (JKN)/kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 92,4 juta orang. 2. Bantuan pendidikan/kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 19,7 juta orang. Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 44 kota menjadi 10 juta di 217 kabupaten/kota. Serta perluasan program keluarga harapan dari 6 juta KPM menjadi 10 juta KPM. Program padat karya tunai alias cash for work. 1/16/2018

Sinergi dan komplementaritas program KEMENSOS untuk Keluarga Miskin Sasaran 22 Juta Keluarga Berpenghasilan rendah

TRANSFORMASI PERLINDUNGAN dan JAMINAN SOSIAL YANG KOMPREHENSIF JAMINAN SOSIAL Jaminan 5 Asuransi Bantuan pangan (Raskin) Jaminan Kesehatan Nasional Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Aspek pendidikan KARTU INDONESIA PINTAR Bantuan Tunai Bagi Anak (PKH dan PKSA) Asistensi sosial Penyandang Disabilitas Asistensi sosial Lanjut Usia Bantuan Siswa Miskin Panti Anak, ABH, Lansia, disabilitas telantar PERLINDUNGAN SOSIAL Asistensi Sosial Terintegrasi Berbasis Keluarga : - Anak (pendidikan dan kesehatan) - Penyandang disabilitas - Lansia - Pangan Bantuan sosial berbasis komunitas dan institusi untuk penduduk di luar sistem keluarga Bantuan Korban Bencana Alam dan Sosial: pangan, shelter, UEP. padat karya Bantuan Korban Kekerasan, Trafficking, dsb: pangan, shelter, UEP Bantuan Guncangan Ekonomi: bantuan tunai JAMINAN SOSIAL KELUARGA Aspek kesehatan KARTU KELUARGA SEJAHTERA (KKS) KARTU INDONESIA SEHAT KOMPLEMENTARITAS PROGRAM Pengembangan Penghidupan Berkelanjutan (P2B)---KUBE/UEP - Peningkatan kapasitas - Peningkatan produktivitas Bantuan Sosial ODK & Lansia, dll Bantuan penghidupan berkelanjutan KUBE/UEP

Keluarga Sangat Miskin Komplementaritas Program Bantuan Sosial Untuk GRADUASI Pendampingan Sosial Keluarga Sejahtera Berkelanjutan Bantuan UEP/KUBE Bantuan Tunai Bersyarat (PKH) Perbaikan Rumah / BPSU Bantuan Langsung /Jaminan Sosial (KKS/KIP/KIS_PBI) Benchmark Monitoring Evaluasi Resertifikasi Start Th 1 Th 2 Th 3 Th 4 Th 5 Graduasi Maksimum

Permasalahan Pentargetan Penerima Bantuan Sosial Kurang Tepat Cakupan rumah tangga di desil satu (termiskin) dengan program-program sosial yang berbeda Overlap antara program sosial sangat kecil BSM 16% Rastra 75% JKN / PBI 50% Catatan: Overlap antara program di desil termiskin (10%) masih sangat rendah. Hal ini disebabkan karena cakupan program PKH masih kecil dan survei Susenas sulit untuk menangkap program kecil. PKH 7% Sumber: Perhitungan World Bank berdasarkan Susenas 2014 10

Seharusnya Menjadi Satu Lingkaran BDT PBI KKS/Rastra Perlu dilakukan: 1. Penyamaan jumlah variabel untuk data PBI, KKS, dan PKH yang Non BDT 2. Pengelolaan dan pelayanan data Kesos yang terpadu di Pusdatin PKH Penetapan hasil Verifikasi dan validasi data BDT di putuskan Mei dan Nopember setiap tahunnya

Pelaksanaan Integrasi lanjutan Subsidi Rastra Rp 19.787.000.000.000 14.332.212 KPM RASTRA T O T A L Rp 21.362.648.800.000 15.764.620 KPM Bansos Pangan Non Tunai Rp 1.575.648.800.000 1.432.408 KPM (Teralokasi 1.286.194 KPM) KPM= Keluarga Penerima Manfaat DIREKTORAT JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN - KEMENTERIAN SOSIAL RI R I

Integrasi Bansos dalam KKS Tahun 2018 BDT 2017 28.488.031 Keluarga (Target Subsidi Energi) 10 juta KPM PKH Data BNBA sesuai Kepmensos 57/HUK/2017 tgl 30 Mei 2017 ttg Data Terpadu PFM Penyaluran 10 juta KPM BPNT Bantuan PKH dan BPNT sudah mulai disalurkan via KKS; Masih diperlukan KKS baru 20 juta. DIREKTORAT JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN - KEMENTERIAN SOSIAL RI R I

KUBE dan Rutilahu KUBE merupakan suatu usaha dimana beberapa keluarga yang melakukan kegiatan usaha secara bersama/berkelompok. KUBE merupakan wadah yang menghimpun dan mengelola keluarga binaan sosial yang telah mendapatkan bantuan sarana usaha dari pemerintah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan atau kehidupannya... 1/16/2018

KUBE dan Rutilahu KUBE (KPM) BPSU (KPM) RUTILAHU (KPM) Perdesaan 73.600 500 1.000 Perkotaan 36.800 2.000 - Pesisir/PP 20.000 15 710 Jumlah 130.400 2.515 1.710 Kelompok Usaha Bersama Rumah Tidak Layak Huni Bantuan Sarana Prasarana Usaha Rp. 2.000.000 /KPM Rp. 15.000.000 /KPM Rp. 10.000.000 /KPM 1/16/2018

Program Padat Karya Padat karya merupakan kegiatan pembangunan yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dengan tenaga mesin. Tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga-keluarga miskin atau kurang mampu yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Masalah yang dihadapi dalam program kerja padat karya adalah faktor upah yang ideal bagi seorang pekerja. Pemerintah akan lebih mementingkan proyek-proyek padat karya agar kegiatan tersebut dapat mendorong kepentingan golongan ekonomi rendah. 16

Program Padat Karya Program padat karya ini juga dilakukan dinegara lain, dalam rangka memperbaiki daya beli masyarakat. Program padat karya focus di desa, anggaran Rp.12T atau 20% dari dana Desa Rp 60T. Jika program ini dapat mempekerjakan 200 pekerja/desa, jia ada 74.000 Desa, maka bisa menyerap 15 juta tenaga kerja Jika bisa memberi lapangan kerja selama 4-5 bulan, maka program ini dapat meningkat daya beli masyarakat. 1/16/2018

BDT dan Data KPM penerima Program BDT PLN/ LPG PBI (BPJS) (Rastra) KKS/(KIP= anak KKS) PKH 40% 40% 39% 25% 96,7Juta jiwa =92,4 Juta Jiwa KKS =15.5 jt. KPM KIP 21jt KPM 11% =6 jt KPM =10jt (2018) 18 1/16/2018 DIREKTORAT JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN - KEMENTERIAN SOSIAL RI R I

Terima Kasih DIREKTORAT JENDERAL PENANGANAN FAKIR MISKIN - KEMENTERIAN SOSIAL RI R I