DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
11/30/2017 Profil Desa dan Kelurahan

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN


12/16/2016 DATA POKOK DESA/KELURAHAN

1 of 19 26/03/ :07

10/3/2017 Profil Desa dan Kelurahan


BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan

BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN

BAB II DESA PULOSARI. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k


PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

P R O F I L DESA DANUREJO

INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 2015

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

GAMBARAN UMUM. Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten

DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016

PROFIL DESA. Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani. No Peruntukan Lahan Jumlah (Ha) Persen %

2. Jarak Geografis INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Tengah dari Kabupaten Lampung Barat di Provinsi Lampung. 2. Potensi Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2012, tentang

Katalog BPS :

DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017

DAFTAR LAMPIRAN. Lowokwaru kota Malang. Memiliki curah hujan 1883 mm/thn, ketinggian 452 Meter dari

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan

KONDISI UMUM WILAYAH

V. GAMBARAN UMUM. Desa Lulut secara administratif terletak di Kecamatan Klapanunggal,

PROFIL DESA. Profil Kelurahan Loji. Kondisi Ekologi

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA

Profil Kabupaten Aceh Singkil

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN. A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

V. GAMBARAN UMUM. administratif terletak di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN. Awal terbentuknya Desa Margo Mulyo Pada tahun 1960 terjadi bencana alam

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BUKU DATA STATUS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA 2012 DAFTAR TABEL

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA TANJUNGSARI

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis. dari luas Provinsi Jawa Barat dan terletak di antara Bujur Timur

BAB IV GAMBARAN UMUM KELURAHAN BEJI

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Desa Bumi Restu memiliki

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. memiliki aksesibilitas yang baik sehingga mudah dijangkau dan terhubung dengan

V GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penggunaan lahan di Kabupaten Serang terbagi atas beberapa kawasan :

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pringsewu, secara geografis Kabupaten

KEADAAN UMUM DAERAH. Kecamatan Wonosari merupakan Ibukota Kabupaten Gunungkidul, yang

4.1. Letak dan Luas Wilayah

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA ( LPPD ) KELURAHAN MALIARO KECAMATAN KOTA TERNATE TENGAH TAHUN ANGGARAN 2015 KEPADA PEMERINTAH KOTA TERNATE

BAB II PROFIL DESA WALIKUKUN KECAMATAN CARENANG KABUPATEN SERANG BANTEN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan :

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Margosari adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Pagelaran Utara

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan

(Monografi Desa Ngijo 2011). 6,5 Sedangkan horizon B21 dalam cm: warna 5YR 3/3

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Gambaran Umum Desa Negara Saka Kabupaten Pesawaran. 1. Kondisi Umum Desa Negara Saka Kabupaten Pesawaran

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu terletak 37 kilometer sebelah

BAB IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 16. Tabel 4. Luas Wilayah Desa Sedari Menurut Penggunaannya Tahun 2009

BAB I LATAR BELAKANG

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM DAERAH LOKASI. Sesuai dengan kondisi letak geografis kelurahan Way Dadi yang berada tepat

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

DAFTAR ISI. Tabel SD-1 Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama Tabel SD-2 Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsi/Status... 1

Profil Kabupaten Aceh Tamiang

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN

Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara


BAB IV KEADAAN UMUM DESA KEMANG

REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN 3 TAHUN 2016

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dibentuk berdasarkan Undang-undang

BAB IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan.

PENETAPAN KINERJA TINGKAT PEMERINTAH

GAMBARAN UMUM DESA CIARUTEUN ILIR, KECAMATAN CIBUNGBULANG, KABUPATEN BOGOR

BAB IV KEADAAN UMUM DESA KEMANG

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR KECAMATAN CIAWI KANTOR KEPALA DESA CILEUNGSI Alamat : Jalan Raya Veteran III No. 27 Tapos Kec. Ciawi Kab.

BAB I PENDAHULUAN. Kecamatan Susukan merupakan salah satu Kecamatan yang berada di

DAFTAR TABEL. Daftar Tabel. Tabel Jumlah Partai Politik, Lsm Dan Ormas Di Tingkat Kabupaten 21 GAMBARAN UMUM

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI

PROFIL KECAMATAN ANGKONA

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Bangun Rejo merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di

BAB IV GAMBARAN LOKASI PENELITIAN

Transkripsi:

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUJIWO Kecamatan: KASIHAN Kabupaten: KABUPATEN BANTUL Provinsi: DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Bulan: 8 Tahun: 2017 Nama Pengisi: MUGI RAHARJO Pekerjaan: Perangkat Desa Jabatan: Kaur TU dan Umum Kepala Desa / Lurah: PARJA, S.T.,M.Si. SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN Referensi 1 : DATA DASAR KELUARGA Referensi 2: DATA DUKUH Referensi 3: DATA RT Referensi 4: DATA PAMONG DESA I. Potensi Sumber Daya Alam A. Potensi Umum 1.a. Batas Wilayah Batas Desa/Kel Kecamatan Sebelah utara : TAMANTIRTO : KASIHAN Sebelah selatan : GUWOSARI : PAJANGAN Sebelah timur : TIRTONIRMOLO : KASIHAN Sebelah barat : TRIWIDADI : PAJANGAN

1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah Penetapan Batas Dasar Hukum Peta Wilayah Perdes No Perda No 2. Luas wilayah menurut penggunaan Luas tanah sawah Luas tanah kering Luas tanah basah Luas tanah perkebunan Luas fasilitas umum Luas tanah hutan Total luas 188,62 Ha 857,87 Ha 0,00 Ha 184,62 Ha 76,18 Ha 236,14 Ha 1.543,43 Ha TANAH SAWAH Sawah irigasi teknis Sawah irigasi ½ teknis Sawah tadah hujan Sawah pasang surut Total luas 35,55 Ha 76,76 Ha 76,31 Ha 0,00 Ha 188,62 Ha TANAH KERING Tegal/ladang Pemukiman Pekarangan 25,14 Ha 545,65 Ha 287,08 Ha

Total luas 857,87 Ha TANAH BASAH Tanah rawa Pasang surut Lahan gambut Situ/waduk/danau Total luas 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha TANAH PERKEBUNAN Tanah perkebunan rakyat Tanah perkebunan negara Tanah perkebunan swasta Tanah perkebunan perorangan Total luas 184,62 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 184,62 Ha TANAH FASILITAS UMUM Kas Desa/Kelurahan: 53,43 Ha a. Tanah bengkok 31,48 Ha b. Tanah titi sara 4,60 Ha c. Kebun desa 13,23 Ha d. Sawah desa 4,12 Ha Lapangan olahraga Perkantoran pemerintah 4,36 Ha 0,22 Ha

Ruang publik/taman kota Tempat pemakaman desa/umum Tempat pembuangan sampah Bangunan sekolah/perguruan tinggi Pertokoan Fasilitas pasar Terminal Jalan Daerah tangkapan air Usaha perikanan Sutet/aliran listrik tegangan tinggi Total luas 0,00 Ha 5,76 Ha 4,21 Ha 4,00 Ha 1,53 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 0,93 Ha 0,55 Ha 1,20 Ha 0,00 Ha 76,18 Ha TANAH HUTAN Hutan lindung Hutan produksi 0,00 Ha 0,00 Ha a. Hutan produksi tetap 0,00 Ha b. Hutan terbatas 0,00 Ha Hutan konservasi Hutan adat Hutan asli 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha

Hutan sekunder Hutan buatan Hutan mangrove Hutan suaka 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha 0,00 Ha a. Suaka alam 0,00 Ha b. Suaka margasatwa 0,00 Ha Hutan rakyat Total luas 236,14 Ha 236,14 Ha 3. Iklim Curah hujan 11,69 mm Jumlah bulan hujan 6,00 bulan Kelembapan 0,80 Suhu rata-rata harian 32,00 oc Tinggi tempat dari permukaan laut 81,00 mdl 4.Jenis dan Kesuburan Tanah Warna tanah (sebagian besar) Tekstur tanah Tingkat kemiringan tanah Lahan kritis Lahan terlantar Hitam Lempungan 7,00 derajat 5,50 Ha 3,50 Ha Tingkat erosi tanah Luas tanah erosi ringan 0,00 Ha

Luas tanah erosi sedang 0,00 Ha Luas tanah erosi berat 0,00 Ha Luas tanah yang tidak ada erosi 0,00 Ha 5. Topografi Desa/kelurahan dataran rendah Ya 550,05 Ha Desa/kelurahan berbukit-bukit Ya 455,65 Ha Desa/kelurahan dataran tinggi/pegunungan Ya 625,32 Ha Desa/kelurahan lereng gunung Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan tepi pantai/pesisir Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan kawasan rawa Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan kawasan gambut Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan aliran sungai Ya 5,85 Ha Desa/kelurahan bantaran sungai Tidak 0,00 Ha Lain-Lain 0,00 Ha Letak Desa/kelurahan kawasan perkantoran Ya 3,58 Ha Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis Ya 15,25 Ha Desa/kelurahan kawasan campuran Ya 13,57 Ha Desa/kelurahan kawasan industri Ya 10,93 Ha Desa/Kelurahan kepulauan Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan pantai/pesisir Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan kawasan hutan Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan taman suaka Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan kawasan wisata Ya 9,33 Ha Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain Tidak 0,00 Ha Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain Ya 2,45 Ha

Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain Ya 25,19 Ha Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan rawan banjir Ya 1,50 Ha Desa/kelurahan bebas banjir Ya 1.530,32 Ha Desa/kelurahan potensial tsunami Tidak 0,00 Ha Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi Ya 53,52 Ha Orbitasi Jarak ke ibu kota kecamatan Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor 4,00 Km 0,11 Jam 0,21 Jam Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan 0,00 unit Tidak Jarak ke ibu kota kabupaten/kota Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor 8,00 Km 0,20 Jam 0,35 Jam Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota 5,00 unit Jarak ke ibu kota provinsi Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor 14,00 Km 0,40 Jam 1,00 Jam Kendaraan umum ke ibu kota provinsi 5,00 unit B. PERTANIAN

B.1. TANAMAN PANGAN 1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian Tidak memiliki Memiliki kurang 10 ha Memiliki 10 50 ha Memiliki 50 100 ha Memiliki lebih dari 100 ha Jumlah total keluarga petani 2.869 keluarga 5.015 keluarga 2.869 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 7.884 keluarga 2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini Jagung 27,64 Ha 5,71 Ton/ha Ubi jalar 10,27 Ha 12,41 Ton/ha Cabe 5,20 Ha 3,11 Ton/ha Bawang Merah 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Tomat 0,55 Ha 0,27 Ton/ha Sawi 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Kentang 9,42 Ha 8,52 Ton/ha Kubis 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Mentimun 1,75 Ha 0,71 Ton/ha Buncis 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Kacang kedelai 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Brocoli 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Terong 2,35 Ha 2,11 Ton/ha Bayam 5,21 Ha 3,31 Ton/ha Kangkung 5,49 Ha 3,13 Ton/ha

Kacang turis 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Umbi-umbian lain 5,28 Ha 2,95 Ton/ha Selada 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Wortel 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Tumpang Sari 1,92 Ha 0,75 Ton/ha Kacang tanah 9,27 Ha 13,12 Ton/ha 9999 0,71 Ha 0,45 Ton/ha Kacang merah 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Padi sawah 294,61 Ha 8,65 Ton/ha 9999 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Padi ladang 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Ubi kayu 14,71 Ha 15,77 Ton/ha 9999 0,00 Ha 0,00 Ton/ha 3. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan Tidak memiliki Memiliki kurang dari 10 ha Memiliki 10 50 ha Memiliki 50 100 ha Memiliki 100 500 ha Memiliki 500 1000 ha Memiliki lebih dari 1000 ha Jumlah total keluarga perkebunan 1679 keluarga 6876 keluarga 1679 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 8555 keluarga B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan Jeruk 0,00 Ha 0,00 Ton/ha

Alpokat 0,12 Ha 0,21 Ton/ha Mangga 5,55 Ha 0,81 Ton/ha Rambutan 2,25 Ha 1,21 Ton/ha Manggis 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Pepaya 2,67 Ha 1,69 Ton/ha Belimbing 0,12 Ha 0,03 Ton/ha Durian 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Sawo 5,34 Ha 2,35 Ton/ha Duku 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Pisang 5,54 Ha 3,55 Ton/ha Lengkeng 0,13 Ha 0,00 Ton/ha Melon 0,00 Ha 0,00 Ton/ha Jambu air 1,49 Ha 0,71 Ton/ha Nangka 2,37 Ha 0,51 Ton/ha Sirsak 0,59 Ha 0,16 Ton/ha Kedondong 0,52 Ha 0,27 Ton/ha Melinjo 3,21 Ha 1,34 Ton/ha Jambu klutuk 0,97 Ha 0,42 Ton/ha 9999 0,01 Ha 0,00 Ton/ha 9999 0,52 Ha 0,10 Ton/ha Jenis Tanaman Luas (ha) Hasil panen (Ton/ha) 4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan... Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Ya Ya Ya Ya Ya Ya

Tidak dijual Ya B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA C. PERKEBUNAN 1. Pemilikan Lahan Perkebunan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan Tidak memiliki Memiliki kurang dari 5 ha Memiliki 10 50 ha Memiliki 50 100 ha Memiliki 100 500 ha Memiliki 500 1000 ha Memiliki lebih dari 1000 ha Jumlah total keluarga perkebunan Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negara Total Luas Perkebunan 1612 keluarga 6815 keluarga 1612 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 0 keluarga 8427 keluarga 0 keluarga 187.65 Ha 2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas Jenis Swasta/negara Rakyat Luas (ha) Hasil (kw/ha) Luas (ha) Hasil (kw/ha) Kelapa 0,00 0,00 25,35 9,50 Tebu 0,00 0,00 39,65 9,25 3. Pemasaran Hasil Perkebunan... Dijual langsung ke konsumen Ya

Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya Ya Ya Tidak Ya Ya D. KEHUTANAN 1. Luas Lahan Menurut Pemilikan Milik Negara Milik t/ulayat Perhutani/Instansi Sektoral Milik masyarakat perorangan Total 0,00 ha 0,00 ha 0,00 ha 236,14 ha 236,14 ha 2. Hasil Hutan Kayu Bambu Jati Mahoni Arang Kayu Bakar 1.741,40 M3/TH 109,89 M3/TH 1.895,50 M3/TH 1.343,50 M3/TH 49,51 M3/TH 524,57 M3/TH 3. Kondisi Hutan Kondisi Hutan Baik Rusak Total Hutan Bakau/mangrove 0,00 ha 0,00 ha 0,00 ha Hutan Produksi 55,70 ha 0,00 ha 55,70 ha Hutan Lindung 0,00 ha 0,00 ha 0,00 ha

Hutan Suaka Margasatwa 0,00 ha 0,00 ha 0,00 ha Hutan Suaka Alam 0,00 ha 0,00 ha 0,00 ha 4. Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan Pencemaran Udara 0 Pencemaran Air 1 Longsor/Erosi 0 Bising 0 Kerusakan biota/plasma nutfah hutan 1 Kemusnahan flora, fauna dan satwa langka 1 Hilangnya Sumber Mata Air 1 Kebakaran hutan 0 Terjadinya kekeringan/sulit air 0 Berubahnya fungsi hutan 1 Terjadinya lahan kritis 1 Hilangnya daerah tangkapan air (catchment area) 1 Musnahnya Habitat Binatang Hutan 1 5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan... Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya Ya Ya Ya Tidak Ya Ya E. PETERNAKAN

1. Jenis populasi ternak Jenis Ternak Jumlah Pemilik Perkiraan Jumlah Populasi Sapi 1289 orang 1672 ekor Ayam kampung 3925 orang 16254 ekor Jenis ayam broiler 8 orang 15000 ekor Bebek 65 orang 612 ekor Kambing 552 orang 1246 ekor Domba 1167 orang 3324 ekor Angsa 42 orang 85 ekor Anjing 5 72 ekor Kucing 62 orang 127 ekor 2. Produksi Peternakan Kulit 355,00 960 Telur 1.015,00 960 Daging 467,00 960 3. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll) Produksi hijauan makanan ternak Luas lahan gembalaan Dipasok dari luar desa/kelurahan Disubsidi dinas Lainnya 11,58 ha 0,31 Ton/ha 4,00 ha 1,67 Ton 0,00 Ton 0,25 Ton 4. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak 7 orang 3 orang

6 orang 25 orang 5. Pemasaran Hasil Ternak... Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Tidak Ya Ya Ya Ya Ya Ya 6. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan Milik masyarakat umum Milik perusahaan peternakan (ranch) Milik perorangan Sewa pakai Milik pemerintah Milik masyarakat adat Lainnya 0,00 ha 0,00 ha 2,00 ha 0,50 ha 1,00 ha 0,00 ha 0,50 ha F. PERIKANAN 1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau Karamba 5,00 0,25 ton/th Tambak 0,00 0,00 ton/th Jermal 0,00 0,00 ton/th Pancing 0,00 0,00 ton/th Pukat 0,00 0,00 ton/th

Jala 0,00 0,00 ton/th 2. Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar Karamba 5,00 0,25 ton/th Empang/kolam 467,00 1,24 ton/th Danau 0,00 0,00 ton/th Rawa 0,00 0,00 ton/th Sungai 0,00 0,00 ton/th Sawah 0,00 0,00 ton/th Jala 0,00 0,00 ton/th Pancingan 2,00 0,15 ton/th 3. Jenis ikan dan produksi Mas Lele Patin Nila Gurame 0,00 ton/th 1,45 ton/th 0,00 ton/th 0,45 ton/th 0,25 ton/th 4. Pemasaran Hasil Perikanan... Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya

G. BAHAN GALIAN 1. Jenis dan deposit bahan galian Batu kali Batu Putih Pasir Tanah liat 2. Produksi bahan galian Batu kali Batu Putih Pasir Tanah liat Kecil Kecil Kecil Kecil 3. Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian Batu kali Batu Putih Pasir Tanah liat Perorangan Perorangan Perorangan Perorangan 4. Pemasaran Hasil Galian... Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke Perusahaan Tidak Ya Ya Ya Tidak Ya

Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya Ya H. SUMBER DAYA AIR 1. Potensi Air dan Sumber Daya Air Sungai Danau Mata Air Bendungan/waduk/situ Embung-embung Jebakan air Rawa Sedang Kecil Sedang Kecil Sedang Kecil Kecil 2. Sumber Air Bersih Jenis Jumlah (Unit) Pemanfaat (KK) Kondisi Baik/Rusak Mata Air 3 895 Baik Sumur gali 6652 7428 Baik Sumur pompa 1 0 Hidran umum 0 0 PAM 2815 2815 Baik Pipa 0 0 Baik Sungai 3 31 Baik Embung 5 297 Baik Bak penampung air hujan 1 0 Depot isi ulang 21 1054 Baik Sumber lain 0 0 Baik

3. Kualitas Air Minum Berbau Berwarna Berasa Baik Mata Air Tidak Tidak Ya Sumur gali Tidak Tidak Ya Sumur pompa Tidak Tidak Ya Hidran umum Tidak Tidak Ya PAM Tidak Tidak Ya Pipa Tidak Tidak Sungai Tidak Tidak Ya Embung Tidak Tidak Ya Bak penampung air hujan Ya Ya Ya Beli dari tangki swasta Tidak Tidak Ya Depot isi ulang Tidak Tidak Ya Sumber lain Tidak Tidak Ya 4. Sungai Jumlah sungai Kondisi Tercemar Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi Keruh Jernih dan Tidak Tercemar/memenuhi baku mutu air Berkurangnya biota sungai Kering 3 buah Tidak Tidak Tidak Ya Ya Tidak 5. Rawa

Luas rawa Pemanfaatan Perikanan darat maupun laut Air baku untuk pengolahan air minum Cuci dan mandi Irigasi Buang air besar Perikanan Sayuran Pembudidayaan hutan manggrove Lain-Lain 0,00 ha 6. Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ Luas Pemanfaatan Perikanan Air Minum/Air Baku Cuci dan mandi Irigasi Buang air besar Pembangkit listrik Prasarana transportasi Lainnya Kondisi Tercemar Pendangkalan Keruh 0,00 ha Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak

Berlumpur Tidak 7. Air Panas Sumber Jumlah Lokasi Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll) Kepemilikan/Pengelolaan Pemda Swasta t/perorangan I. KUALITAS UDARA Sumber Jumlah Lokasi Sumber Pencemaran Polutan Pencemaran Efek terhadap Kesehatan (ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll Kepemilikan Pemda Swasta Perorangan Pabrik (kapur,marmer,dll) 0 0 1 0 0 0 Kendaraan bermotor 0 0 1 0 0 0 Pembakaran hutan/lahan Gambut 0 0 1 0 0 0 J. KEBISINGAN Tingkat Kebisingan Ekses dampak kebisingan Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll) Kebisingan Ringan Ya kendaraan bermotor, penggilingan tanah liat suara berisik Efek Terhadap Penduduk K. RUANG PUBLIK/TAMAN Ruang Publik/ Taman Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Taman Kota Tidak 0,00 M² Pasif Taman Bermain 181,00 M² Aktif Hutan Kota Tidak 0,00 M² Pasif Taman Desa/Kel. Tidak 0,00 M² Pasif

Tanah Kas Desa 534.300,00 M² Aktif Tanah t Tidak 0,00 M² Pasif Jumlah Total... M² L. POTENSI WISATA Lokasi/ Tempat/ Area Wisata Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Laut (Wisata, Pulau, Taman Laut, Situs Sejarah Bahari, dll) Tidak 0,00 ha Pasif Danau (Wisata Air, Hutan Wisata, Situs Purbakala, dll) Tidak 0,00 ha Pasif Gunung (Wisata Hutan, Taman Nasional, Bumi Perkemahan, dll) Tidak 0,00 ha Pasif Agrowisata Tidak 0,00 ha Pasif Hutan Khusus Tidak 0,00 ha Pasif Goa Tidak 0,00 ha Pasif Cagar Budaya 0,20 ha Pasif Arung Jeram 1,50 ha Aktif Situs Sejarah, dan Museum 1,20 ha Aktif Air Terjun 0,50 ha Aktif Padang Savana(wisata Padang Savana) Tidak 0,00 ha Pasif II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA A. JUMLAH Jumlah laki-laki Jumlah perempuan Jumlah total 14358 orang 14276 orang 28634 orang

Jumlah kepala keluarga Kepadatan Penduduk 9837 KK 1.855,22 per KM B. USIA Usia Laki-laki Perempuan Usia Laki-laki Perempuan 0-12 bulan 404 orang 114 orang 39 tahun 267 orang 28 1 tahun 342 orang 19 40 175 orang 175 orang 2 28 267 orang 41 188 orang 188 orang 3 218 orang 343 orang 42 20 20 4 156 orang 419 orang 43 212 orang 21 5 337 orang 209 orang 44 223 orang 22 6 115 orang 241 orang 45 158 orang 162 orang 7 106 orang 273 orang 46 164 orang 167 orang 8 328 orang 305 orang 47 17 171 orang 9 55 337 orang 48 174 orang 173 orang 10 34 orang 194 orang 49 178 orang 175 orang 11 44 orang 21 50 139 orang 139 orang 12 54 orang 227 orang 51 141 orang 139 orang 13 64 orang 244 orang 52 141 orang 138 orang 14 1204 orang 457 orang 53 142 orang 137 orang 15 255 orang 106 orang 54 141 orang 135 orang 16 255 orang 177 orang 55 109 orang 103 orang 17 255 orang 248 orang 56 108 orang 101 orang 18 255 orang 319 orang 57 106 orang 98 orang 19 255 orang 39 58 104 orang 95 orang 20 237 orang 185 orang 59 102 orang 92 orang

21 237 orang 214 orang 60 75 orang 82 orang 22 237 orang 242 orang 61 73 orang 79 orang 23 237 orang 271 orang 62 7 76 orang 24 237 orang 299 orang 63 68 orang 72 orang 25 143 orang 134 orang 64 65 orang 69 orang 26 143 orang 146 orang 65 59 orang 66 orang 27 143 orang 158 orang 66 56 orang 63 orang 28 143 orang 17 67 53 orang 6 29 704 orang 684 orang 68 51 orang 56 orang 30 203 orang 32 orang 69 48 orang 53 orang 31 214 orang 96 orang 70 42 orang 51 orang 32 233 orang 226 orang 71 39 orang 49 orang 33 257 orang 356 orang 72 37 orang 46 orang 34 286 orang 485 orang 73 34 orang 44 orang 35 182 orang 16 74 32 orang 42 orang 36 202 orang 193 orang 75 13 orang 15 orang 37 224 orang 223 orang Lebih dari 75 18 255 orang 38 245 orang 253 orang Total 14355 orang 14273 orang C. PENDIDIKAN Tingkatan Pendidikan Laki-laki Perempuan Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 129 orang 237 orang Usia 3-6 tahun yang sedang TK/play group 462 orang 179 orang Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah 3615 orang 3189 orang Usia 18-56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat Usia 12-56 tahun tidak tamat SLTP 7 orang 9 orang

Usia 18-56 tahun tidak tamat SLTA 612 orang 439 orang Tamat SMA/sederajat 3102 orang 2527 orang Tamat D-1/sederajat 359 orang 421 orang Tamat D-2/sederajat 235 orang 248 orang Tamat D-3/sederajat 324 orang 431 orang Tamat S-1/sederajat 227 orang 229 orang Tamat SLB A Tamat SLB C 4 orang 2 orang Jumlah Total 16.987 orang D. MATA PENCAHARIAN POKOK Jenis Pekerjaan Laki-laki Perempuan Petani 627 orang 421 orang Buruh Tani 823 orang 425 orang Pegawai Negeri Sipil 521 orang 436 orang Pengrajin 617 orang 648 orang Pedagang barang kelontong 527 orang 755 orang Peternak 229 orang 141 orang Nelayan Montir 173 orang Dokter swasta 3 orang 3 orang Perawat swasta 7 orang 7 orang Bidan swasta 9 orang Ahli Pengobatan Alternatif 3 orang TNI 89 orang POLRI 72 orang 2 orang Pengusaha kecil, menengah dan besar 107 orang 52 orang Guru swasta 37 orang 48 orang Dosen swasta 3 orang 2 orang

Seniman/artis 7 orang 5 orang Pedagang Keliling 55 orang 59 orang Penambang Tukang Kayu 362 orang Tukang Batu 1584 orang Tukang Cuci 39 orang Pembantu rumah tangga 65 orang Pengacara Notaris 2 orang Dukun Tradisional 17 orang Arsitektur/Desainer 7 orang 9 orang Karyawan Perusahaan Swasta 1445 orang 1451 orang Karyawan Perusahaan Pemerintah 159 orang 85 orang Wiraswasta 632 orang 419 orang Konsultan Manajemen dan Teknis 2 orang 1 orang Tidak Mempunyai Pekerjaan Tetap 82 orang 55 orang Belum Bekerja 351 orang 467 orang Pelajar 2422 orang 2184 orang Ibu Rumah Tangga 1917 orang Purnawirawan/Pensiunan 527 orang 381 orang Perangkat Desa 33 orang 2 orang Buruh Harian Lepas 1687 orang 1205 orang Pemilik perusahaan 3 orang 1 orang Pengusaha perdagangan hasil bumi 2 orang 3 orang Buruh jasa perdagangan hasil bumi 5 orang 7 orang Pemilik usaha jasa transportasi dan perhubungan 9 orang Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan 13 orang 2 orang Pemilik usaha informasi dan komunikasi Buruh usaha jasa informasi dan komunikasi 7 orang 9 orang

Kontraktor 7 orang Pemilik usaha jasa hiburan dan pariwisata 2 orang Buruh usaha jasa hiburan dan pariwisata 7 orang 8 orang Pemilik usaha hotel dan penginapan lainnya 5 orang 2 orang Buruh usaha hotel dan penginapan lainnya 4 orang 5 orang Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran 59 orang 131 orang Dukun/paranormal/supranatural 3 orang Jasa pengobatan alternatif 2 orang 1 orang Sopir 11 orang Usaha jasa pengerah tenaga kerja Jasa penyewaan peralatan pesta 3 orang 1 orang Pemulung 9 orang 2 orang Pengrajin industri rumah tangga lainnya 2 orang 3 orang Tukang Anyaman 7 orang 17 orang Tukang Jahit 5 orang 45 orang Tukang Kue 7 orang Tukang Rias 5 orang Tukang Sumur 3 orang Jasa Konsultansi Manajemen dan Teknis 2 orang 1 orang Juru Masak 5 orang 3 orang Karyawan Honorer 72 orang 81 orang Pialang Pskiater/Psikolog Wartawan 1 orang Tukang Cukur 7 orang Tukang Las 11 orang Tukang Gigi Tukang Listrik 9 orang Pemuka Agama 2 orang 1 orang

Anggota Legislatif 3 orang Kepala Daerah Apoteker 2 orang 3 orang Presiden Wakil presiden Anggota mahkamah konstitusi Anggota kabinet kementrian Duta besar Gubernur Wakil bupati Pilot Penyiar radio Pelaut Peneliti Satpam/Security 21 orang 7 orang Wakil Gubernur Bupati/walikota Akuntan Jumlah Total Penduduk 25.153 orang E. AGAMA/ALIRAN KEPERCAYAAN Agama Laki-laki Perempuan Islam 1389 13772 orang Kristen 288 orang 279 orang Katholik 207 orang 222 orang Hindu 9 orang 7 orang Konghucu Kepercayaan Kepada Tuhan YME Jumlah 14.394 orang 14.28

F. KEWARGANEGARAAN Kewarganegaraan Laki-laki Perempuan Warga Negara Indonesia 14365 orang 14257 orang Warga Negara Asing 7 orang 5 orang Dwi Kewarganegaraan Jumlah 14.372 orang 14.262 orang G. ETNIS Etnis Laki-laki Perempuan Sunda 37 orang 41 orang Jawa 14285 orang 14177 orang Madura 39 orang 43 orang Batak Karo 5 orang 7 orang Jumlah 14.366 orang 14.268 orang H. CACAT MENTAL DAN FISIK Jenis Cacat Laki-laki Perempuan Tuna rungu 3 orang 2 orang Tuna wicara 3 orang 3 orang Lumpuh Sumbing Cacat kulit Idiot 4 orang 3 orang Gila 3 orang 2 orang Stress 3 orang 2 orang Autis Jumlah 16 orang 12 orang

I. TENAGA KERJA Tenaga Kerja Laki-laki Perempuan Penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja 7638 orang 735 Penduduk usia 18-56 tahun yang belum atau tidak bekerja 163 orang 215 orang Penduduk usia 0-6 tahun 1575 orang 1754 orang Penduduk masih sekolah 7-18 tahun 3472 orang 3264 orang Penduduk usia 56 tahun ke atas 1301 orang 1457 orang Jumlah 14.149 orang 14.04 Total Jumlah 28.189 orang J. KUALITAS ANGKATAN KERJA Angkatan Kerja Laki-laki Perempuan Penduduk usia 18-56 tahun yang buta aksara dan huruf/angka latin Penduduk usia 18-56 tahun yang tidak tamat SD Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SD 345 orang 302 orang Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SLTP 3327 orang 3258 orang Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SLTA 2865 orang 2511 orang Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat Perguruan Tinggi 1227 orang 1479 orang Jumlah 7.764 orang 7.55 III. POTENSI KELEMBAGAAN A. LEMBAGA PEMERINTAHAN PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / Kelurahan Dasar hukum pembentukan BPD Jumlah aparat pemerintahan Desa/Kelurahan Jumlah perangkat desa/kelurahan Perda Keputusan Bupati 33 orang 7 unit kerja

Kepala Desa/Lurah Sekretaris Desa/Kelurahan Kepala Urusan Pemerintahan Kepala Urusan Pembangunan Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Kepala Urusan Umum Kepala Urusan Keuangan Kepala Urusan... Kepala Urusan... Jumlah Staf Jumlah Dusun di Desa/Lingkungan di Kelurahan atau sebutan lain Kepala Dusun/Lingkungan... Kepala Dusun/Lingkungan... Kepala Dusun/Lingkungan... Kepala Dusun/Lingkungan... Kepala Dusun/Lingkungan... - Aktif - Aktif Tidak - Aktif - Aktif - Aktif Tidak - Aktif 7 orang 19 dusun/lingkungan Pasif Aktif Aktif Aktif Aktif Tingkat Pendidikan Aparat Desa/Kelurahan Kepala Desa/Lurah Sekretaris Desa/Kelurahan Kepala Urusan Pemerintahan Kepala Urusan Pembangunan Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Kepala Urusan Umum Kepala Urusan Keuangan SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana S2 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA

Kepala Urusan SLTA Kepala Urusan SLTA TU BPD BADAN PERMUSYAWARATAN DESA Keberadaan BPD Jumlah Anggota BPD - Aktif 9 orang Pendidikan Anggota BPD Ketua Wakil Ketua Sekretaris SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana S1 SLTA S1 Anggota, Nama : ISQAK KOMARUDIN Anggota, Nama : SLAMET HERI PURNOMO Anggota, Nama : H. SEHONO Anggota, Nama : SUWARNO, S.Pd Anggota, Nama : SUGIYANTO Anggota, Nama : BUDI HARJONO Anggota, Nama : SLTA SLTA SLTA S1 SLTA SLTA SLTA B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa 17 orang

Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan PKK Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan RUKUN TETANGGA Jumlah 144 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan KARANG TARUNA KOMPLEK KANTOR DESA BANGUNJIWO 6 Jenis, Yakni Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan pemberdayaan masyarakat desa; Pengendalian serta pembinaan pelaksanaan pembangunan desa dan pemeliharaannya; Pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa dalam rangka pelaksanaan penguatan ketahanan masyarakat desa. Pemberdayaan dan pembinaan ekonomi masyarakat desa; Fasilitasi pemanfaatan sumber daya dan pemukiman desa serta pendayagunaan teknologi tepat guna di pedesaan. Penyelenggaraan rumah tangga dan ketatausahaan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa 15 orang KOMPLEK KANTOR DESA BANGUNJIWO 10 Jenis, Yakni 1. Penghayatan dan Pengamalan PANCASILA 2. Gotong Royong 3. Pangan 4. Sandang 5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga 6. Pendidikan dan Keterampilan 7. Kesehatan 8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi 9. Kelestarian Lingkungan Hidup 10. Perencanaan sehat Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa 1 10 Jenis, Yakni Bertanggungjawab penuh terhadap kelangsungan jalannya roda keorganisasian Rukun TETANGGA. Memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan dan kegiatan warga yang berbentuk swadaya dan/atau gotong royong, mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan. Menciptakan iklim yang kondusif dalam rangka meningkatkan peran aktif warga dalam membina kehidupan lingkungan yang aman, rukun, damai, tertib, disiplin, bersih, sehat, dan sejahtera. Mengkoordinasikan pelaksanakan tugas dan program kerja seluruh RT yang ada dalam rangka mencapai sinergi bersama. Bersama-sama dengan pengurus RT menampung & mencari solusi atas masalah-masalah kemasyarakatan yang dihadapi warga. Bersama dengan Sekretaris, memberikan pelayanan administratif kepada warga. Mengkomunikasikan aspirasi warga kepada pihak pemerintah (Kelurahan) dan melaporkan hal-hal yang terjadi dalam masyarakat yang dianggap perlu kepada Kelurahan. Mengkoordinasi, memonitor, dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan program kerja masing-masing seksi dalam struktur organisasi RT. Memimpin delegasi RT dalam melakukan hubungan/kerjasama dengan pihak-pihak luar. Melakukan reshuffle/mutasi/rotasi kepengurusan RT jika dianggap perlu.

Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa 2 KELOMPOK TANI/NELAYAN Jumlah 16 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan KOMPLEK KANTOR DESA BANGUNJIWO 10 Jenis, Yakni Penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial. b. Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat. c. Penyelenggara pemberdayaan masyarakat terutama generasi muda dilingkunggannya secara komprehensif, terpadu dan terarah serta berkesinambungan. d. Penyelenggara kegiatan pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya. e. Penanaman pengertian, memupuk dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial generasi muda. f. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilainilai kearifan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. g. Pemupukan kreatifitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosial yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomis produktif dan kegiatan praktis lainnya dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya. h. Penyelenggara rujukan, pendampingan, dan advokasi social bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial. i. Penguatan sistem jaringan komunikasi, kerjasama, informasi dan kemitraan dengan berbagai sektor lainnya. j. Penyelenggara usahausaha pencegahan permasalahan sosial yang aktual. Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum 1 BADAN USAHA MILIK DESA Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan BIBIS, BANGUNJIWO 1 Jenis, Yakni KOORDINASI BIDANG PERTANIAN Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa 1 ORGANISASI KEAGAMAAN Komplek Kantor Desa Bangunjiwo 1 Jenis, Yakni Usaha Air Minum Kesehatan (Kangen Water)

Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan ORGANISASI BAPAK Jumlah 144 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan PWI Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan PANTI Jumlah 1 Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum 1 Komplek Kantor Desa Bangunjiwo 5 Jenis, Yakni Koordinasi kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum 1 5 Jenis, Yakni KEGIATAN RT DAN PEDUKUHAN Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum 1 KALIRANDU, BANGUNJIWO, KASIHAN 5 Jenis, Yakni PARA PENSIUNAN Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum 1 KASONGAN, BANGUNJIWO

Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PARA LANSIA C. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK Jenis Pemilihan : Pemilu Kepala Desa/Kelurahan Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih Jumlah Pria yang memiliki hak pilih Jumlah Wanita yang memilih Jumlah Pria yang memilih Jenis Pemilihan : Pemilu Kepala Kabupaten/Kota Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih Jumlah Pria yang memiliki hak pilih Jumlah Wanita yang memilih Jumlah Pria yang memilih Jenis Pemilihan : Pemilu Kepala Gubernur Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih Jumlah Pria yang memiliki hak pilih Jumlah Wanita yang memilih Jumlah Pria yang memilih Jenis Pemilihan : Pemilu Legislatif (DPD/DPR/DPRD) Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih Jumlah Pria yang memiliki hak pilih Jumlah Wanita yang memilih Jumlah Pria yang memilih Jenis Pemilihan : Pemilu Presiden Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih Jumlah Pria yang memiliki hak pilih Jumlah Wanita yang memilih 9435 orang 9067 orang 7404 orang 670

Jumlah Pria yang memilih D. LEMBAGA EKONOMI 1. Lembaga Ekonomi, dan Unit Usaha Desa/ Kelurahan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus dan Anggota Koperasi Unit Desa 0 0 0 Koperasi Simpan Pinjam 1 5 15 Kelompok Simpan Pinjam 144 5 10 Bumdes 1 4 7 Jumlah 146 2. Jasa Lembaga Keuangan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus Jasa Asuransi 0 0 0 Lembaga Keuangan Non Bank 3 5 15 Bank Perkreditan Rakyat 0 0 0 Pegadaian 0 0 0 Bank Pemerintah 0 0 0 Jumlah 3 3. Industri Kecil dan Menengah Industri makanan 25 2 0 Industri Material Bahan Bangunan 3 2 3 Industri Alat Pertanian 0 0 0 Industri Kerajinan 195 2 30 Rumah makan dan restoran 5 2 0 Jumlah 228 4. Usaha Jasa Pengangkutan Jumlah Pemilik Kapasitas Tenaga Kerja

Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan Angkutan Antar Kota/Provinsi Angkutan Sungai Jumlah Pemilik Perahu Motor/Klotok atau sejenisnya Jumlah pemilik Jet boat Jumlah angkutan jetboat Jumlah Pemilik Angkutan Penumpang Sungai dgn kapasitas lebih dari 1 Jumlah angkutan sungai yang kapasitas kurang dari 10 kursi Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara 10 100 Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara 100 500 Angkutan Laut Jumlah pemilik Jet boat Jumlah Pemilik Perahu Jenis Ferry/Kapal penumpang Jet Foil Angkutan Udara Jumlah pemilik pesawat jenis ringan /helikopter Ekspedisi Dan Pengiriman Jumlah Pemilik Usaha Jasa Ekspedisi/Pengiriman Barang 5. Usaha Jasa dan Perdagangan Jumlah Jenis produk yg diperdagangkan (umum,sayuran, barang & jasa, tambang, dll Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Pasar Hasil Bumi/Tradisonal/ Harian 1 unit 5 jenis 1 Pasar Mingguan 0 unit 0 jenis Pasar Bulanan 0 unit 0 jenis

Pasar Kaget/Pasar Khusus(mis. Psr Ternak, dll) 0 unit 0 jenis Swalayan 6 unit 25 jenis 2 Warung Serba 17 unit 25 jenis 38 orang Toko Kelontong 62 unit 25 jenis 121 orang Usaha Peternakan 15 unit 3 jenis 3 Usaha Perikanan 1 unit 5 jenis 2 orang Usaha Perkebunan 0 unit 0 jenis Usaha Minuman(kemasan, dll) 12 unit 2 jenis 54 orang Industri Farmasi 0 unit 0 jenis Industri Caroseri/cat mobil 2 unit 3 jenis 1 Industri Penyamakan Kulit 3 unit 2 jenis 5 orang Penitipan Kendaraan Bermotor 2 unit 1 jenis 2 orang Pengolahan Kayu 6 unit 5 jenis 12 6. Usaha Jasa Hiburan Sandiwara/Drama 0 unit 0 jenis Group Lawak 0 unit 0 jenis Sirkus Keliling/Topeng monyet/ondel-ondel, dll 0 unit 0 jenis Wayang Orang/Wayang Golek 4 unit 1 jenis 4 Group Musik/Band 0 unit 0 jenis Group Vokal/Paduan Suara 0 unit 0 jenis 7. Usaha Jasa Gas, Listrik, BBM Dan Air Usaha Penyewaan Tenaga Listrik 0 unit 0 jenis SPBU 0 unit 0 jenis Pengecer Gas dan Bahan Bakar Minyak 15 unit 5 jenis 37 orang Usaha air minum kemasan/isi ulang 12 unit 2 jenis 24 orang 8. Usaha Jasa Keterampilan Jumlah Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan Tukang Kayu 441 unit 1 jenis 441 orang Tukang Batu 532 unit 1 jenis 532 orang Jumlah Tenaga Kerja yang terserap

Tukang Jahit/Bordir 11 unit 1 jenis 22 orang Tukang Cukur 5 unit 1 jenis 1 Tukang Besi 95 unit 1 jenis 95 orang Tukang Gali Sumur 3 unit 1 jenis 9 orang 9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi Notaris 1 unit 5 jenis 5 orang Pengacara/Advokat 0 unit 0 jenis Konsultan Teknis 1 unit 4 jenis 2 orang Pejabat Pembuat Akta Tanah 1 unit 5 jenis 5 orang 10. Usaha Jasa Penginapan Wisma 0 unit 0 jenis Asrama 0 unit 0 jenis Persewaan Kamar 0 unit 0 jenis Home Stay 7 unit 2 jenis 15 orang E. LEMBAGA PENDIDIKAN 1. Pendidikan Formal Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Desa / Kelurahan Jumlah Tenaga Pengajar Play Group 2 Terdaftar 0 2 0 5 30 TK 12 Terdaftar 12 0 0 52 445 SD 11 Terdaftar 10 1 0 77 251 SMP 1 Terakreditasi 1 0 0 15 736 SMA 1 Terdaftar 0 1 0 10 35 Perguruan Tinggi 1 Terdaftar 0 1 0 11 255 SLB A 1 Terakreditasi 1 0 0 5 15 Jumlah siswa/ Mahasiswa

SLB B 1 Terakreditasi 1 0 0 5 10 SLB C 1 Terakreditasi 1 0 0 5 7 2. Pendidikan Formal Keagamaan Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Dll Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Sekolah Islam 3 0 0 3 0 30 165 Raudhatul Athfal 0 0 0 0 0 0 0 Ibtidayah 3 0 0 3 0 30 165 Tsanawiyah 2 1 0 2 0 25 450 Aliyah 0 0 0 0 0 0 0 Ponpes 1 0 0 1 0 5 25 3. Pendidikan Non Formal/Kursus Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll) Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Sekolah Katholik 0 0 0 0 0 0 0 Seminari Menengah 0 0 0 0 0 0 0 Seminari tinggi 0 0 0 0 0 0 0 Biara 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F. LEMBAGA ADAT 1. Keberadaan Lembaga t Pemangku t 1 Kepengurusan t 1

2. Simbol t Rumah t 1 Barang Pusaka 1 Naskah-naskah 0 Lainnya 1 3. Jenis Kegiatan t Musyawarah adat 1 Sanksi t 1 Upacara t Perkawinan 1 Upacara t Kematian 1 Upacara t Kelahiran 1 Upacara t dalam bercocok tanam 1 Upacara t bidang perikanan/laut 0 Upacara t bidang kehutanan 1 Upacara t dalam Pengelolaan sumber daya alam 0 Upacara adat dalam Pembangunan rumah 1 Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik 1 G. LEMBAGA KEAMANAN 1. Hansip dan Linmas Keberadaan Hansip dan Linmas 1 Jumlah anggota Hansip 76 orang Jumlah anggota Satgas Linmas 19 orang Pelaksanaan SISKAMLING 1 Jumlah Pos Kamling 147 buah 2. Satpam Swakarsa Keberadaan SATPAM SWAKARSA 0

Jumlah anggota Nama organisasi induk Pemilik organisasi 0 Keberadaan organisasi keamanan lainnya 1 3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS Mitra Koramil / TNI 1 Jumlah anggota 1 Orang Jumlah kegiatan 5 Jenis kegiatan Lainnya Babinkamtibmas / POLRI 1 Jumlah anggota 1 Orang Jumlah kegiatan 5 Jenis kegiatan Lainnya IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI 1. Prasarana Transportasi Darat Jenis Sarana dan Prasarana Baik (km atau unit) Rusak (km atau unit) 1.1 Panjang jalan aspal 20,25 15,60 1.3 Panjang jalan tanah 5,25 3,50 1.4 Panjang jalan sirtu 25,50 10,60 1.5 Panjang jalan konblok/semen/beton 172,50 70,30 2. Sarana Transportasi Darat 2.1 Panjang jalan aspal - 14.4 unit

2.3 Panjang jalan tanah Tidak 2.4 Panjang jalan sirtu - 5.12 unit 2.5 Panjang jalan konblok/semen/beton - 5.75 unit 3. Prasarana Transportasi Laut/Sungai 3.2 Panjang jalan makadam Tidak 3.3 Panjang jalan tanah Tidak 3.4 Panjang jalan sirtu Tidak 3.5 Panjang jalan konblok/semen/beton Tidak 4. Sarana Transportasi Sungai/Laut 4.1 Panjang jalan aspal Tidak 4.2 Panjang jalan makadam Tidak 4.3 Panjang jalan tanah Tidak 4.4 Panjang jalan Sirtu Tidak 4.5 Panjang jalan konblok/semen/beton Tidak 5. Prasarana Transportasi Udara 5.1 Panjang jalan aspal Tidak 5.2 Panjang jalan makadam Tidak 5.3 Panjang jalan tanah Tidak 5.4 Panjang jalan Sirtu Tidak 5.5 Panjang jalan konblok/semen/beton Tidak B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI 1. Telepon Telepon umum Wartel Tidak Tidak

Warnet Tidak Jumlah Pelanggan Telkom - 1652 1 Jumlah Pelanggan GSM - 15523 3 Jumlah Pelanggan CDMA - 8251 3 Sinyal Telepon Seluler/Handphone - 5 1 2. Kantor Pos Kantor pos Tidak Kantor pos pembantu - 2 1 Tukang pos - 1 3 3. Radio/TV Jumlah radio - 5497 1 4. Koran/majalah/buletin Koran/surat kabar - 3 1 Majalah - 5 1 Papan iklan/reklame - 15 1 Papan pengumuman - 38 1 C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI 1. Prasarana air bersih Jumlah sumur pompa Jumlah sumur gali Jumlah hidran umum Jumlah PAH Jumlah tangki air bersih 1 unit 6215 unit 0 unit 1 unit 15 unit

Jumlah embung Jumlah mata air Jumlah bangunan pengolahan air bersih/air minum 4 unit 5 unit 12 unit 2. Sanitasi Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah 1 Sumur resapan air rumah tangga 1624 rumah Jumlah MCK Umum 5 unit Pemilik jumlah jamban keluarga 6124 KK Kondisi saluran drainase/saluran pembuangan air limbah 3 D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI 1. Prasarana Irigasi Panjang saluran primer Panjang saluran sekunder Panjang saluran tersier Jumlah pintu sadap Jumlah pintu pembagi air 0,00 m 4.775,00 m 16.724,00 m 56 unit 15 unit 2. Kondisi Panjang saluran primer rusak Panjang saluran sekunder rusak Panjang saluran tersier rusak Jumlah pintu sadap rusak Jumlah pintu pembagi air rusak 0,00 m 315,00 m 9.521,00 m 16 unit 4 unit

E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN 1. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan Gedung Kantor Kondisi Baik Jumlah ruang kerja 8 Ruang Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon Rumah Dinas Kepala Desa/Lurah Tidak Rumah Dinas Perangkat Desa/Kelurahan Tidak Lainnya 1 1 Lainnya 2 Inventaris dan alat tulis kantor Jumlah mesin tik 5 buah Jumlah meja 25 buah Jumlah kursi 35 buah Jumlah almari arsip 20 buah Komputer 11 unit Mesin fax 0 unit Kendaraan dinas 1 unit Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku Data Peraturan Desa dan Terisi Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah dan Terisi Buku administrasi kependudukan dan Terisi Buku data inventaris dan Terisi

Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi 2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD Gedung Kantor Ruangan Kerja Balai BPD Kondisi Listrik Air bersih 1 Ruang Tidak Baik - Baik

Telepon Inventaris dan alat tulis kantor Jumlah mesin tik 0 buah Jumlah meja 4 buah Jumlah kursi 15 buah Jumlah almari arsip 1 buah Komputer 1 unit Mesin fax 0 unit Lainnya 0 Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD Buku administrasi kegiatan BPD 5 Jenis Buku kegiatan BPD Buku Himpunan Peraturan Desa yang ditetapkan BPD dan Kepala Desa Lainnya 1 3. Prasarana dan Sarana Dusun/Lingkungan atau Sebutan Lain Gedung kantor atau Balai Pertemuan Alat tulis kantor Barang inventaris Buku administrasi 1 jenis Jenis kegiatan 10 Jenis Jumlah pengurus 10 Orang Lainnya 1

F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK 1 Peralatan Kantor: komputer, fax 1 Mesin tik 1 Kardek 0 Buku administrasi lembaga kemasyarakatan 10 jenis Jumlah meja dan kursi 5 unit Lainnya 1 LKMD/LPM atau sebutan lain Memiliki kantor sendiri 1 Peralatan Kantor : komputer, fax 0 Mesin tik 1 Kardek 0 Buku administrasi lembaga kemasyarakatan 10 jenis Jumlah meja dan kursi 20 unit Buku administrasi 5 jenis Jumlah kegiatan 5 jenis Lainnya 1 PKK 1 Gedung/kantor 1 Peralatan kantor/atk/inventaris 1 Kepengurusan Buku administrasi PKK 1 1

Kegiatan 1 Jumlah kegiatan 5 jenis Karang Taruna 1 Kepengurusan 1 Buku administrasi 1 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis Lainnya 1 RT 1 Kepengurusan 1 Buku administrasi 5 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis RW 0 Kepengurusan 0 Buku administrasi 0 Jenis Jumlah kegiatan 0 Jenis Lainnya 0 Lembaga adat 1 Memiliki kantor/gedung/menumpang 0 Kepengurusan 1 Buku administrasi 5 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis BUMDES 0 Memiliki kantor/gedung/menumpang 0 Kepengurusan 0

Buku administrasi Jumlah kegiatan 0 Jenis 0 Jenis Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat 0 Memiliki kantor/gedung/menumpang 0 Kepengurusan 0 Buku administrasi 0 Jenis Jumlah kegiatan 0 Jenis Lainnya 0 Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya 1 Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada 0 Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku administrasi Jenis G. PRASARANA PERIBADATAN Jumlah Masjid Jumlah Langgar/Surau/Mushola Jumlah Gereja Kristen Protestan Jumlah Gereja Katholik Jumlah Wihara Jumlah Pura 60 buah 44 buah 0 buah 1 buah 0 buah 0 buah

H. PRASARANA OLAH RAGA Lapangan sepak bola Lapangan bulu tangkis Meja pingpong Lapangan tenis Lapangan voli Lapangan golf Pacuan kuda Arum jeram Lapangan basket Pusat kebugaran Gelanggang Remaja 7 buah 16 buah 19 buah 0 buah 14 buah 0 buah 0 buah 1 buah 1 buah 2 buah 0 buah I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN 1. Prasarana Kesehatan Rumah sakit umum Poliklinik/balai pengobatan Posyandu Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter Rumah Bersalin Rumah Sakit Mata 0 unit 1 unit 46 unit 6 unit 0 unit 0 unit 2. Sarana Kesehatan Jumlah dokter umum Jumlah dokter gigi Jumlah paramedis Jumlah dukun bersalin terlatih 5 orang 6 orang 1 orang

Bidan Perawat Dukun pengobatan alternatif Jumlah dokter praktek Laboratorium kesehatan 5 orang 6 orang 3 orang 6 orang J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN Gedung Kampus PTS Sewa 0 buah milik sendiri 1 buah Gedung SMA/sederajat Sewa 0 buah milik sendiri 1 buah Gedung SMP/sederajat Sewa 0 buah milik sendiri 3 buah Gedung SD/sederajat Sewa 0 buah milik sendiri 14 buah Gedung TK Sewa 0 buah milik sendiri 13 buah Gedung Tempat Bermain Anak Sewa 0 buah milik sendiri 0 buah Jumlah Lembaga Pendidikan Agama Sewa 0 buah milik sendiri 0 buah Jumlah perpustakaan keliling Sewa 0 buah milik sendiri 0 buah Perpustakaan desa/kelurahan Sewa 0 buah milik sendiri 1 buah Taman bacaan Sewa 0 buah milik sendiri 0 buah Prasarana dan Sarana Pendidikan Lainnya Sewa 0 buah milik sendiri 1 buah K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN Listrik PLN Diesel umum Genset pribadi Lampu minyak tanah/jarak/kelapa Kayu bakar Batu bara Tanpa penerangan 8124 unit 0 unit 0 unit 0 Keluarga 2567 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga

L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA Jumlah Tempat Wisata Hotel bintang 5 Hotel bintang 4 Hotel bintang 3 Hotel bintang 2 Hotel bintang 1 Hotel melati Diskotik Bilyar Museum Restoran Bioskop Prasarana Hiburan dan Wisata Lainnya 4 buah 0 buah 0 buah 0 buah 0 buah 0 buah 1 buah 0 buah 0 buah 0 buah 1 buah 0 buah 5 buah M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alat penghancur sampah Jumlah gerobak sampah Jumlah tong sampah Jumlah truck pengangkut sampah Jumlah Satgas Kebersihan Jumlah anggota Satgas Kebersihan Jumlah pemulung 5 Lokasi 0 Lokasi 135 Unit 145 Unit 1 Unit 2Kelompok 5 Orang 10 Orang

Tempat pengelolaan sampah Pengelolaan sampah lingkungan/rt Pengelola sampah lainnya Swadaya KABUPATEN BANTUL, 2 Agustus 2017 BANGUJIWO Kecamatan KASIHAN Kabupaten KABUPATEN BANTUL PARJA, S.T.,M.Si. Kepala Desa Tembusan : 1. Camat KASIHAN 2. Bupati KABUPATEN BANTUL 3. Arsip

DAFTAR ISIAN TINGKAT PERKEMBANGAN DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUJIWO Kecamatan: KASIHAN Kabupaten: KABUPATEN BANTUL Provinsi: DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Bulan: 8 Tahun: 2017 Nama Pengisi: MUGI RAHARJO Pekerjaan: Perangkat Desa Jabatan: Kaur TU dan Umum Kepala Desa / Lurah: PARJA, S.T.,M.Si. SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN Referensi 1 : DATA DASAR KELUARGA Referensi 2: DATA DUKUH Referensi 3: DATA RT Referensi 4: DATA PAMONG DESA I. PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN A. Jumlah Penduduk Jumlah Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah penduduk tahun ini 14358 orang 14276 orang Jumlah penduduk tahun lalu 14253 orang 14166 orang Persentase perkembangan 0.74 % 0.78 %

B. Jumlah Keluarga Jumlah KK Laki-laki KK Perempuan Jumlah Total Jumlah Kepala Keluarga tahun ini 8888 KK 949 KK 9837 KK Jumlah Kepala Keluarga tahun lalu 8763 KK 928 KK 9691 KK Prosentase Perkembangan 1.43 % 2.26 % II. EKONOMI MASYARAKAT A. Pengangguran 1. Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 18-56 tahun) 15481 orang 2. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang masih sekolah dan tidak bekerja 1473 orang 3. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga 1921 orang 4. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja penuh 11561 orang 5. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja tidak tentu 483 orang 6. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak bekerja 25 orang 7. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja 17 orang B. Kesejahteraan Keluarga 1. Jumlah keluarga prasejahtera 1315 keluarga 2. Jumlah keluarga sejahtera 1 1991 keluarga 3. Jumlah keluarga sejahtera 2 1587 keluarga 4. Jumlah keluarga sejahtera 3 4127 keluarga 5. Jumlah keluarga sejahtera 3 plus 392 keluarga 6. Total jumlah kepala keluarga 9412 keluarga III. PRODUK DOMESTIK DESA/KELURAHAN BRUTO A. SUBSEKTOR PERTANIAN

Luas Produksi Hasil Produksi Nilai produksi Biaya pemupukan Biaya lainnya Tanaman Biaya bibit (Rp) Biaya obat (Rp) (Ha) (Ton/Ha) (Rp) (Rp) (Rp) Jagung 27.64 5.712 710458560 10000000 7500000 1000000 500000 Ubi jalar 10.27 12.41 573528150 20000000 100000000 5000000 5000000 Cabe 5.2 3.112 728208000 3000000 1500000 1000000 1000000 Bawang Merah 0 0 0 0 0 0 0 Tomat 0.55 0.271 1341450 200000 150000 0 0 Sawi 0 0 0 0 0 0 0 Kentang 9.42 8.52 341098200 5000000 7500000 5000000 2500000 Kubis 0 0 0 0 0 0 0 Mentimun 1.75 0.7125 9351562.5 500000 500000 500000 0 Buncis 0 0 0 0 0 0 0 Kacang kedelai 0 0 0 0 0 0 0 Brocoli 0 0 0 0 0 0 0 Terong 2.35 2.114 42227150 2500000 2000000 500000 500000 Bayam 5.21 3.3141 172664610 5000000 4300000 1000000 1000000 Kangkung 5.49 3.126 158746095 7100000 3500000 1000000 500000 Kacang turis 0 0 0 0 0 0 0 Umbi-umbian lain 5.278 2.952 155806560 5500000 4750000 0 0 Selada 0 0 0 0 0 0 0 Wortel 0 0 0 0 0 0 0 Tumpang Sari 1.921 0.7512 9379858.8 450000 500000 0 0 Kacang tanah 9.271 13.122 973232496 125000000 250000000 25000000 15000000 Jeruk nipis 0.712 0.452 3218240 500000 500000 0 0 Kacang merah 0 0 0 0 0 0 0 Padi sawah 294.61 8.652 8921380020 350000000 550000000 100000000 100000000 Jamur 0 0 0 0 0 0 0 Padi ladang 0 0 0 0 0 0 0 Ubi kayu 14.713 15.77 812084035 12000000 5500000 0 5000000 Kemiri 0 0 0 0 0 0 0 B. SUBSEKTOR PERKEBUNAN Tanaman Luas Produksi (Ha) Hasil Produksi (Ton/Ha) Nilai produksi (Rp) Biaya pemupukan (Rp) Biaya bibit (Rp) Biaya obat (Rp) Biaya lainnya (Rp)

Kelapa 25.35 9.5 1083712500 50000000 25000000 0 500000 Tebu 39.65 9.25 18338125000 125000000 95000000 25000000 37500000 C. SUBSEKTOR PETERNAKAN Jenis Produksi Hasil Produksi Nilai produksi (Rp) Nilai Bahan Baku yg digunakan (Rp) Nilai Bahan Penolong yg digunakan (Rp) Jumlah Ternak (Ekor) Kulit 355 960 35500000 5000000 2500000 1255 Telur 1015 960 2030000000 755000000 250000000 2151 Daging 467 960 4815000000 1457000000 993200000 1712 D. SUBSEKTOR PERIKANAN Jenis Produksi Hasil Produksi (Ton/Tahun) Nilai produksi (Rp) Nilai Bahan Baku yg digunakan (Rp) Nilai Bahan Penolong yg digunakan (Rp) Total biaya antara yang dihabiskan (Rp) Jenis usaha perikanan Mas 0 0 0 0 0 0 Lele 1.45 21750000 8500000 4700000 2500000 25 Patin 0 0 0 0 0 0 Nila 0.45 11250000 2050000 1200000 750000 4 Gurame 0.25 7500000 2500000 1500000 500000 5 E. SEKTOR PERTAMBANGAN DAN GALIAN Total nilai produksi tahun ini Rp. 100.150.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 0,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 11.500.000,00 Jumlah total jenis bahan tambang dan galian yang ada 2 jenis

F. SUBSEKTOR KERAJINAN Total nilai produksi tahun ini Rp. 800.000.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 275.000.000,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 75.000.000,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 55.000.000,00 Total jenis kerajinan rumah tangga 20 jenis G. SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN G.1. Subsektor Industri Pakaian Total nilai produksi tahun ini Rp. 140.000.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 27.000.000,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 11.000.000,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 9.000.000,00 Total jumlah jenis industri tsb yang ada 5 jenis G.2. Subsektor Industri Pangan Total nilai produksi tahun ini Rp. 400.000.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 107.000.000,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 50.000.000,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 12.000.000,00 Total jumlah jenis industri tsb yang ada 5 jenis G.3. Industri Pengolahan Migas Total nilai produksi tahun ini Rp. 0,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 0,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0,00

Total jumlah jenis industri tsb yang ada 0 jenis G.4. Industri Pengolahan Non Migas Total nilai produksi tahun ini Rp. 129.000.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 24.000.000,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 15.000.000,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 6.000.000,00 Total jumlah jenis industri tsb yang ada 5 jenis H. SUBSEKTOR KEHUTANAN Total nilai produksi tahun ini Rp. 287.500.000,00 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 50.000.000,00 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 25.000.000,00 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 27.500.000,00 I. SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN I.1. Subsektor Perdagangan Besar Total nilai transaksi Rp. 1.750.000.000,00 Total nilai aset perdagangan yang ada Rp. 500.000.000,00 Total jumlah jenis perdagangan besar Rp. 3,00 Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp. 150.000.000,00 Total biaya antara lainnya Rp. 75.000.000,00 I.2. Subsektor Perdagangan Eceran Jumlah total jenis perdagangan eceran 15 jenis Total nilai transaksi Rp. 650.000.000,00 Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp. 150.000.000,00

Total nilai aset perdagangan eceran Rp. 400.000.000,00 I.3. Subsektor Hotel Jumlah total penginapan dan penyediaan akomodasi yang ada 3 jenis Jumlah total pendapatan Rp. 175.000.000,00 Jumlah total biaya pemeliharaan Rp. 35.000.000,00 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp. 12.000.000,00 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp. 251.000.000,00 I.4. Subsektor Restoran Jumlah tempat penyediaan konsumsi 3 Unit Biaya konsumsi yang dikeluarkan Rp. 450.000.000,00 Biaya antara lainnya Rp. 75.000.000,00 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp. 425.000.000,00 J. Sektor Bangunan/Konstruksi Jumlah bangunan yang ada tahun ini 9255 unit Biaya pemeliharaan yang dikeluarkan Rp. 9.255.000.000,00 Total nilai bangunan yang ada Rp. 950.850.000.000,00 Biaya antara lainnya Rp. 855.000.000,00 K. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan K.1. Subsektor Bank Jumlah transaksi perbankan Rp. 0,00 Jumlah nilai transaksi perbankan Rp. 0,00 Jumlah biaya yang dikeluarkan Rp. 0,00

K.2. Subsektor lembaga keuangan bukan bank Jumlah lembaga keuangan bukan bank 3 Unit Jumlah kegiatan jasa penunjang lembaga keuangan bukan bank 3 Jenis Nilai transaksi lembaga keuangan bukan bank Rp. 925.000.000,00 Biaya yang dikeluarkan Rp. 65.000.000,00 K.3. Subsektor Sewa Bangunan Jumlah usaha persewaan bangunan dan tanah 5 unit Total nilai persewaan yang dicapai Rp. 15.000.000,00 Biaya yang dikeluarkan Rp. 1.000.000,00 Biaya lainnya Rp. 500.000,00 K.4. Subsektor Jasa Perusahaan Jumlah perusahaan jasa 5 Jenis Nilai transaksi perusahaan jasa Rp. 100.000.000,00 Biaya yang dikeluarkan Rp. 10.000.000,00 Biaya lainnya Rp. 5.000.000,00 L. SEKTOR JASA-JASA L.1. Subsektor jasa pemerintahan umum Jumlah jenis jasa pelayanan pemerintahan kepada masyarakat 15 unit Nilai transaksi pelayanan pemerintahan kepada masyarakat Rp. 0,00 Biaya yang dikeluarkan dalam pelayanan Rp. 7.500.000,00 L.2. Subsektor jasa swasta Jumlah usaha jasa pelayanan sosial yang disediakan masyarakat 2 jenis Nilai aset produksi jasa pelayanan sosial Rp. 20.000.000,00

Biaya yang dikeluarkan Rp. 5.000.000,00 L.3. Subsektor Jasa hiburan dan rekreasi Jumlah jenis jasa hiburan dan rekreasi 1 jenis Nilai transaksi usaha jasa hiburan dan rekreasi Rp. 15.000.000,00 Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 2.000.000,00 L.4. Subsektor Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Jumlah jenis kegiatan jasa pelayanan perorangan dan rumah tangga 2 jenis Nilai aset jasa pelayanan perorangan dan rumah tangga Rp 35.000.000,00 Nilai transaksi jasa pelayanan perorangan dan rumah tangga Rp 17.000.000,00 Biaya antara yang dikeluarkan Rp 2.000.000,00 M. SEKTOR ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI M.1. Subsektor Angkutan Jumlah jenis kegiatan pengangkutan orang dan barang dengan alat angkut kendaraan jalan raya, laut, rel, udara, dan sungai/danau/penyeberangan Jumlah total kendaraan angkutan 5 Jenis 125 Unit Nilai total transaksi pengangkutan Rp 250.000.000,00 Nilai total biaya yang dikeluarkan Rp 38.000.000,00 N. SEKTOR LISTRIK, GAS & AIR MINUM N.1. Subsektor Listrik Jumlah jenis kegiatan pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik 0 Jenis Jumlah nilai produksi listrik Rp 0,00

Jumlah total nilai transaksi Rp 0,00 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp 0,00 N.2. Subsektor Gas Jumlah kegiatan penyediaan gas 0 jenis Nilai aset produksi gas Rp 0,00 Nilai transaksi Rp 0,00 Biaya antara yang dikeluarkan Rp 0,00 N.3. Subsektor Air Minum Jumlah jenis kegiatan penyediaan dan penyaluran air minum 15 jenis Nilai aset penyediaan air minum Rp 600.000.000,00 Nilai produksi air minum Rp 150.000.000,00 Nilai transaksi air minum Rp 155.000.000,00 Biaya antara yang dikeluarkan Rp 6.000,00 IV. PENDAPATAN PERKAPITA A. Pendapatan perkapita menurut sektor usaha A.1. Pertanian 1. Jumlah rumah tangga 1048 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 2957 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 1252 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 4355 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 500.000,00 A.2. Perkebunan 1. Jumlah rumah tangga 467 Keluarga

2. Jumlah total anggota rumah tangga 1421 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 0 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 350.000,00 A.3. Perikanan 1. Jumlah rumah tangga 55 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 225 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 0 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 400.000,00 A.4. Kerajinan 1. Jumlah rumah tangga 985 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 1852 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 1275 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 2254 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 600.000,00 A.5. Pertambangan 1. Jumlah rumah tangga 10 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 33 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 3 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 9 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 500.000,00 A.6. Kehutanan 1. Jumlah rumah tangga 39 Keluarga

2. Jumlah total anggota rumah tangga 181 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 0 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 400.000,00 A.7. Industri kecil, menengah dan besar 1. Jumlah rumah tangga 253 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 491 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 1174 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 1662 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 550.000,00 A.8. Jasa dan perdagangan 1. Jumlah rumah tangga 755 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 1502 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 835 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 1241 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga Rp 550.000,00 B. PENDAPATAN RILL KELUARGA Jumlah Kepala Keluarga 9530 KK Jumlah Anggota Keluarga 28189 orang Jumlah Pendapatan Kepala Keluarga Rp 9.857.500.000,00 Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang bekerja Rp 8.756.500.000,00 V. STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MENURUT SEKTOR

1. Sektor Pertanian Petani Buruh Tani Pemilik Usaha Tani 19 orang 1457 orang 1048 orang 2. Sektor Perkebunan Karyawan Perusahaan Perkebunan Buruh perkebunan Pemilik usaha Perkebunan 3 orang 15 orang 7 orang 3. Sektor Peternakan Peternakan Perorangan Buruh Usaha Peternakan Pemilik Usaha Peternakan 38 orang 121 orang 3431 orang 4. Sektor Perikanan Nelayan Buruh Usaha Perikanan Pemilik Usaha Perikanan 15 orang 5. Sektor Kehutanan Pengumpul Hasil Hutan Buruh Usaha Pengolahan Hasil Hutan Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Hutan 37 orang 75 orang 13 orang 6. Sektor Pertambangan dan Bahan Galian C Penambang Galian C Perorangan

Buruh Usaha Pertambangan Pemilik Usaha Pertambangan 11 orang 7. Sektor Industri Kecil & Kerajinan Rumah Tangga 8. Sektor Industri Menengah dan Besar Karyawan perusahaan swasta Karyawan perusahaan pemerintah Pemilik perusahaan 2445 orang 178 orang 13 orang 9. Sektor Perdagangan Karyawan Perdagangan Hasil Bumi Buruh Perdagangan Hasil Bumi Pengusaha Perdagangan Hasil Bumi 47 orang 95 orang 5 orang 10. Sektor Jasa Pemilik usaha jasa transportasi dan perhubungan Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan Pemilik usaha informasi dan komunikasi Buruh usaha jasa informasi dan komunikasi Kontraktor Pemilik usaha jasa hiburan dan pariwisata Buruh usaha jasa hiburan dan pariwisata Pemilik usaha hotel dan penginapan lainnya Buruh usaha hotel dan penginapan lainnya Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran Pegawai Negeri Sipil TNI 38 orang 297 orang 115 orang 74 orang 7 orang 115 orang 21 orang 9 orang 11 orang 117 orang 587 orang 97 orang

POLRI Dokter swasta Bidan swasta Perawat swasta Dukun/paranormal/supranatural Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta Guru swasta Pensiunan TNI/POLRI Pensiunan PNS Pensiunan swasta Notaris Jasa Konsultansi Manajemen dan Teknis Seniman/artis Pembantu rumah tangga Sopir Buruh migran perempuan Buruh migran laki-laki Usaha jasa pengerah tenaga kerja Wiraswasta lainnya Tidak mempunyai matapencaharian tetap Jasa penyewaan peralatan pesta 73 orang 6 orang 9 orang 9 orang 3 orang 3 orang 5 orang 57 orang 375 orang 321 orang 534 orang 1 orang 2 orang 12 orang 67 orang 35 orang 793 orang 1792 orang 254 orang 135 orang 7 orang VI. PENGUASAAN ASET EKONOMI MASYARAKAT A. ASET TANAH Tidak memiliki tanah Memiliki tanah antara 0,1-0,2 ha 1467 orang 9365 orang

Memiliki tanah antara 0,21-0,3 ha Memiliki tanah antara 0,31-0,4 ha Memiliki tanah antara 0,41-0,5 ha Memiliki tanah antara 0,51-0,6 ha Memiliki tanah antara 0,61-0,7 ha Memiliki tanah antara 0,71-0,8 ha Memiliki tanah antara 0,81-0,9 ha Memiliki tanah antara 0,91-1,0 ha Memiliki tanah antara 1,0 5,0 ha memiliki tanah antara 5,0 10 ha Memiliki tanah lebih dari 10 ha Jumlah total penduduk 3477 orang 2439 orang 3457 orang 2172 orang 1885 orang 1653 orang 1472 orang 535 orang 267 orang B. ASET SARANA TRANSPORTASI UMUM Memiliki ojek Memiliki becak Memiliki cidemo/andong/dokar Memiliki kapal motor Memiliki bus Memiliki mini bus Memiliki helikopter dan atau pesawat 15 orang- 15 unit 11 orang- 11 unit - 0 unit - 0 unit - 0 unit - 0 unit - 0 unit C. ASET SARANA PRODUKSI Memiliki penggilingan padi Memiliki traktor Memiliki pabrik pengolahan hasil pertanian Memiliki kapal penangkap ikan Memiliki alat pengolahan hasil perikanan 11 orang 29 orang

Memiliki alat pengolahan hasil peternakan Memiliki alat pengolahan hasil perkebunan Memiliki alat pengolahan hasil hutan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pertambangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pariwisata Memiliki alat produksi dan pengolah hasil industri jasa perdagangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil industri kerajinan keluarga skala kecil dan menengah Memiliki alat produksi dan pengolahan hasil industri migas 5 orang 3 orang 13 orang 7 orang 57 orang D. ASET PERUMAHAN RUMAH MENURUT DINDING Tembok Kayu Bambu Tanah liat Pelepah kelapa/lontar/gebang Dedaunan 7445 rumah 187 rumah 135 rumah 0 rumah 0 rumah 0 rumah RUMAH MENURUT LANTAI Keramik Semen Kayu Tanah 3397 rumah 3742 rumah 7 rumah 226 rumah RUMAH MENURUT ATAP Genteng Seng Asbes Beton 6357 rumah 305 rumah 348 rumah 13 rumah

Bambu Kayu Daun lontar/gebang/enau Daun ilalang Daun Sagu 0 rumah 0 rumah 0 rumah 0 rumah 0 rumah VII. PEMILIKAN ASET EKONOMI LAINNYA Jumlah keluarga memiliki TV dan elektronik lainnya Jumlah keluarga memiliki sepeda motor/sejenisnya Jumlah keluarga memiliki mobil dansejenisnya Jumlah keluarga memiliki perahu bermotor Jumlah keluarga memiliki kapal barang Jumlah keluarga memiliki kapal penumpang Jumlah keluarga memiliki kapal pesiar Jumlah keluarga memiliki helikopter Jumlah keluarga memiliki pesawat terbang Jumlah keluarga memiliki ternak besar Jumlah keluarga memiliki ternak kecil Jumlah keluarga yang memiliki hiasan emas/berlian Jumlah keluarga yang memiliki buku surat berharga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat deposito Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat tanah Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat bangunan Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri besar Jumlah keluarga memiliki peruahaan industri menengah Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri kecil Jumlah keluarga memiliki usaha perikanan Jumlah keluarga memiliki usaha perkebunan 10234 Keluarga 10251 Keluarga 1169 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga 2 Keluarga 5249 Keluarga 5793 Keluarga 59 Keluarga 215 Keluarga 8825 Keluarga 5187 Keluarga 2 Keluarga 29 Keluarga 321 Keluarga 15 Keluarga 7 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki usaha pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar tradisional Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar desa Jumlah keluarga memiliki usaha transportasi/pengangkutan Jumlah keluarga yang memiliki aset telekomunikasi Jumlah keluarga yang memiliki saham di perusahaan 0 Keluarga 0 Keluarga 102 Keluarga 0 Keluarga 38 Keluarga 15248 Keluarga 15 Keluarga VIII. PENDIDIKAN MASYARAKAT A. Tingkat Pendidikan Penduduk Jumlah penduduk buta aksara dan huruf latin Jumlah penduduk usia 3-6 tahun yang masuk TK dan Kelompok Bermain Anak Jumlah anak dan penduduk cacat fisik dan mental Jumlah penduduk sedang SD/sederajat Jumlah penduduk tamat SD/sederajat Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat Jumlah penduduk sedang SLTP/sederajat Jumlah penduduk tamat SLTP/sederajat Jumlah penduduk sedang SLTA/sederajat Jumlah penduduk tidak tamat SLTP/Sederajat Jumlah penduduk tamat SLTA/Sederajat Jumlah penduduk sedang D-1 Jumlah penduduk tamat D-1 Jumlah penduduk sedang D-2 Jumlah penduduk tamat D-2 Jumlah penduduk sedang D-3 Jumlah penduduk tamat D-3 Jumlah penduduk sedang S-1 368 orang 1625 orang 47 orang 2997 orang 673 orang 519 orang 2029 orang 6697 orang 1894 orang 756 orang 5492 orang 613 orang 759 orang 463 orang 457 orang 345 orang 718 orang 423 orang

Jumlah penduduk tamat S-1 Jumlah penduduk sedang S-2 Jumlah penduduk tamat S-2 Jumlah penduduk tamat S-3 Jumlah penduduk sedang SLB A Jumlah penduduk tamat SLB A Jumlah penduduk sedang SLB B Jumlah penduduk tamat SLB B Jumlah penduduk sedang SLB C Jumlah penduduk tamat SLB C Jumlah penduduk cacat fisik dan mental 411 orang 38 orang 46 orang 11 orang 15 orang 11 orang 35 orang B. Wajib belajar 9 tahun 1. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun 4975 orang 2. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah 497 3. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah 5 orang C. Rasio Guru dan Murid 1. Jumlah guru TK dan kelompok bermain anak 45 orang 2. Jumlah siswa TK dan kelompok bermain anak 453 orang 3. Jumlah guru SD dan sederajat 98 orang 4. Jumlah siswa SD dan sederajat 2982 orang 5. Jumlah guru SLTP dan sederajat 3 6. Jumlah siswa SLTP dan sederajat 1672 orang 7. Jumlah guru SLTA/sederajat 6 orang 8. Jumlah siswa SLTA/sederajat 1402 orang 9. Jumlah siswa SLB 25 orang 10. Jumlah guru SLB 5 orang

D. Kelembagaan Pendidikan Masyarakat Jumlah perpustakaan desa/kelurahan Jumlah taman bacaan desa/kelurahan Jumlah perpustakaan keliling Jumlah sanggar belajar Jumlah kegiatan lembaga pendidikan luar sekolah Jumlah kelompok belajar Paket A Jumlah peserta ujian Paket A Jumlah kelompok belajar Paket B Jumlah Peserta ujian Paket B Jumlah kelompok belajar Paket C Jumlah peserta ujian Paket C Jumlah lembaga kursus keterampilan Jumlah peserta kursus keterampilan 1 unit 0 unit 0 unit 3 unit 1 kegiatan 1 kelompok 17 orang 1 kelompok 15 orang 1 kelompok 21 orang 0 unit IX. KESEHATAN MASYARAKAT A. Kualitas Ibu Hamil Jumlah ibu hamil Jumlah ibu hamil periksa di Posyandu Jumlah ibu hamil periksa di Puskesmas Jumlah ibu hamil periksa di Rumah Sakit Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Dukun Terlatih Jumlah kematian ibu hamil Jumlah ibu hamil melahirkan Jumlah ibu nifas 151 orang 35 orang 64 orang 19 orang 21 orang 19 orang 61 orang 61 orang

Jumlah kematian ibu nifas Jumlah ibu nifas hidup 61 orang B. Kualitas Bayi Jumlah keguguran kandungan Jumlah bayi lahir Jumlah bayi lahir mati Jumlah bayi lahir hidup Jumlah bayi mati usia 0 1 bulan Jumlah bayi mati usia 1 12 bulan Jumlah bayi lahir berat kurang dari 2,5 kg Jumlah bayi 0-5 tahun hidup yang menderita kelainan organ tubuh, fisik dan mental 61 orang 61 orang C. Kualitas Persalinan Tempat Persalinan Tempat persalinan Rumah Sakit Umum Tempat persalinan Rumah Bersalin Tempat persalinan Puskesmas Tempat persalinan Polindes Tempat persalinan Balai Kesehatan Ibu Anak Tempat persalinan rumah praktek bidan Tempat praktek dokter Rumah dukun Rumah sendiri 0 unit 0 unit 1 unit 0 unit 2 unit 3 unit 6 unit 0 unit 0 unit Pertolongan Persalinan Jumlah Persalinan ditolong Dokter Jumlah persalinan ditolong bidan 61 tindakan 84 tindakan

Jumlah persalinan ditolong perawat Jumlah persalinan ditolong dukun bersalin Jumlah persalinan ditolong keluarga 47 tindakan 0 tindakan 0 tindakan D. Cakupan Imunisasi Jumlah Bayi usia 2 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio -1 Jumlah bayi usia 3 bulan Jumlah bayi 3 bulan yang imunisasi DPT-2 dan Polio-2 Jumlah bayi usia 4 bulan Jumlah bayi 4 bulan yang imunisasi DPT-3 dan Polio-3 Jumlah bayi 9 bulan Jumlah bayi 9 bulan yang imunisasi campak Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar 287 orang 287 orang 151 orang 151 orang 325 orang 325 orang 15 15 243 orang E. Perkembangan Pasangan Usia Subur dan KB Pasangan Usia Subur Jumlah remaja putri usia 12 17 tahun Jumlah perempuan usia subur 15 49 tahun Jumlah wanita kawin muda usia kurang dari 16 tahun Jumlah pasangan usia subur 1.587 orang 5.527 orang 6.987 pasangan Keluarga Berencana Jumlah akseptor KB Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik Jumlah pengguna metode kontrasepsi spiral Jumlah pengguna alat kontrasepsi kondom Jumlah pengguna metode kontrasepsi pil Jumlah pengguna metode vasektomi 4.732 orang 815 orang 687 orang 1.145 orang 726 orang 21 orang

Jumlah pengguna metode kontrasepsi tubektomi Jumlah pengguna metode KB Kelender/KB Alamiah Jumlah pengguna metode KB obat tradisional Jumlah pengguna alat kontrasepsi metode xxx Jumlah PUS yang tidak menggunakan metode KB 684 orang 654 orang 2.255 orang F. Wabah Penyakit Muntaber Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Demam berdarah Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 2 kejadian 0 kejadian Kolera Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Polio Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Cikungunya Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Flu burung

Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Busung lapar Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Kelaparan Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian Ispa Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian G. Angka Harapan Hidup Angka harapan hidup penduduk Desa/Kelurahan Angka harapan hidup penduduk Kabupaten/Kota Angka Harapan Hidup Provinsi Angka harapan Hidup Nasional 75,75 Tahun 75,50 Tahun 74,20 Tahun 71,00 Tahun H. Cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih 1. Jumlah keluarga menggunakan sumur gali 5.268 Keluarga 2. Jumlah keluarga pelanggan PAM 2.155 Keluarga 3. Jumlah keluarga menggunakan Penampung Air Hujan 0 Keluarga 4. Jumlah keluarga menggunakan sumur pompa 31 Keluarga 5. Jumlah keluarga menggunakan perpipaan air kran 0 Keluarga

6. Jumlah keluarga menggunakan hidran umum 41 Keluarga 7. Jumlah keluarga menggunakan air sungai 43 Keluarga 8. Jumlah keluarga menggunakan embung 0 Keluarga 9. Jumlah keluarga yang menggunakan mata air 653 Keluarga 10. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air minum dari air laut 1.339 Keluarga 11. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air minum dari sumber di atas Total jumlah keluarga 0 Keluarga 0 Keluarga I. Perilaku hidup bersih dan sehat Kebiasaan buang air besar Jumlah keluarga memiliki WC yang sehat Jumlah keluarga memiliki WC yang kurang memenuhi standar kesehatan Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai/parit/kebun/hutan Jumlah keluarga yang menggunakan fasilitas MCK umum 6.124 Keluarga 426 Keluarga 11 Keluarga 55 Keluarga Pola makan Kebiasaan penduduk makan dlm sehari 1 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 2 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 3 kali Kebiasaan penduduk makan sehari lebih dari 3 kali Penduduk yang belum tentu sehari makan 1 kali Tidak Tidak Kebiasaan berobat bila sakit Dukun Terlatih Dokter/puskesmas/mantri kesehatan/perawat/bidan/posyandu Obat tradisional dari dukun pengobatan alternatif Paranormal Obat tradisional dari keluarga sendiri Sedikit Banyak Sedikit Sedikit Sedikit

Tidak diobati Tidak ada J. Status Gizi Balita Jumlah Balita Jumlah Balita bergizi buruk Jumlah Balita bergizi baik Jumlah Balita bergizi kurang Jumlah Balita bergizi lebih 1.631 orang 1.628 orang 3 orang K. Jumlah Penderita Sakit tahun ini Jenis penyakit Jumlah penderita Di rawat di Jantung 5 orang Rumah sakit Lever Rumah sakit Paru-paru Rumah sakit Kanker 3 orang Rumah sakit Stroke 13 orang Rumah sakit Diabetes Melitus 11 orang Rumah sakit Ginjal 7 orang Rumah sakit Malaria Rumah sakit Lepra/Kusta Rumah sakit HIV/AIDS Rumah sakit Gila/stress 1 orang Rumah TBC Rumah sakit ISPA Rumah sakit Asma 5 orang Rumah sakit L. Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Masyarakat Jumlah MCK Umum 3 unit

Jumlah Posyandu Jumlah kader Posyandu aktif Jumlah pembina Posyandu Jumlah Dasawisma Jumlah pengurus Dasa Wisma aktif Jumlah kader bina keluarga balita aktif Jumlah petugas lapangan keluarga berencana aktif Buku rencana kegiatan Posyandu Buku data pengunjung Posyandu Buku kegiatan pelayanan Posyandu Buku administrasi Posyandu lainnya Jumlah kegiatan Posyandu Jumlah kader kesehatan lainnya Jumlah kegiatan pengobatan gratis Jumlah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/psn Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan Lainnya 46 unit 29 orang 5 orang 144 Dasawisma 1 5 orang 1 orang Diisi Diisi Diisi 5 jenis 5 jenis 19 orang 2 jenis 2 jenis 2 jenis 5 jenis X. KEAMANAN DAN KETERTIBAN A. Konflik SARA Kasus konflik pada tahun ini Kasus konflik SARA pada tahun ini Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar tetangga Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar RT/RW Jumlah konflik antar masyarakat pendatang dengan penduduk asli Jumlah kasus antar kelompok masyarakat dalam desa/kelurahan dengan kelompok masyarakat dari desa/kelurahan lain Jumlah konflik antara masyarakat dengan pemerintah

Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Rp 0,00 Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah korban jiwa akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah kerugian material akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Rp 0,00 Jumlah prasarana dan sarana yang rusak/terbakar akibat konflik Sara 0 buah Jumlah rumah penduduk yang rusak/terbakar akibat konflik Sara 0 rumah Jumlah korban luka akibat konflik Sara Jumlah korban meninggal akibat konflik Sara Jumlah janda akibat konflik Sara Jumlah anak yatim akibat konflik Sara Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum B. Perkelahian Kasus perkelahian yang terjadi pada tahun ini Kasus perkelahian yang menimbulkan korban jiwa Kasus perkelahian yang menimbulkan luka parah Kasus perkelahian yang menimbulkan kerugian material Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum C. Pencurian Kasus pencurian dan perampokan yang terjadi tahun ini Kasus pencurian/perampokan yang korbannya penduduk Desa/Kelurahan setempat Kasus pencurian/perampokan yang pelakunya penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah pencurian dengan kekerasan senjata api Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum 3 kasus

D. Penjarahan dan Penyerobotan Tanah Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban dan pelakunya penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban penduduk setempat tetapi pelakunya bukan penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban bukan penduduk setempat tetapi pelakunya penduduk setempat Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum E. Perjudian, Penipuan dan Penggelapan Jumlah penduduk yang memiliki kebiasaan berjudi Jenis perjudian yang ada di Desa/Kelurahan ini Jumlah kasus penipuan dan atau penggelapan Jumlah kasus sengketa warisan, jual beli dan utang piutang 3 orang F. Pemakaian Miras dan Narkoba Jumlah warung/toko yang menyediakan Miras Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Miras Jumlah kasus mabuk akibat Miras Jumlah pengedar Narkoba Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Narkoba Jumlah kasus mabuk/teler akibat Narkoba Jumlah kasus kematian akibat Narkoba Jumlah pelaku Miras yang diadili atau diproses secara hukum Jumlah pelaku Narkoba yang diadili atau diproses secara hukum 0 buah 3 orang G. Prostitusi Jumlah penduduk pekerja pramu nikmat Lokalisasi prostitusi Tidak

Jumlah tempat yang menyediakan wanita pramunikmat secara terselubung (warung remang-remang, panti pijat, hotel, dll) Jumlah kasus/konflik akibat maraknya praktek prostitusi Jumlah pembinaan pelaku prostitusi Jumlah penertiban penyediaan tempat prostitusi 0 buah 0 kali 0 kali H. Pembunuhan Jumlah kasus pembunuhan pada tahun ini Jumlah kasus pembunuhan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus pembunuhan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus bunuh diri Jumlah Kasus Yang Diproses secara hukum I. Penculikan Jumlah kasus penculikan Jumlah kasus penculikan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus penculikan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus penculikan yang diselesaikan secara hukum J. Kejahatan seksual Jumlah kasus perkosaan pada tahun ini Jumlah kasus perkosaan anak pada tahun ini Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum negara Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum adat Jumlah tempat penampungan/persewaan kamar bagi pekerja seks 0 unit K. Masalah Kesejahteraan Sosial Jumlah gelandangan Jumlah pengemis jalanan

Jumlah anak jalanan dan terlantar Jumlah manusia lanjut usia terlantar Jumlah orang gila/stress/cacat mental Jumlah orang cacat fisik Jumlah orang kelainan kulit Jumlah orang yang tidur di kolong jembatan/emperan Jumlah rumah dan kawasan kumuh Jumlah panti jompo Jumlah panti asuhan anak Jumlah rumah singgah anak jalanan Jumlah penghuni jalur hijau dan taman kota Jumlah penghuni bantaran sungai Jumlah penghuni pinggiran rel kereta api Jumlah penghuni liar di lahan dan fasilitas umum lainnya Jumlah anggota kelompok masyarakat/suku/keluarga terasing, terisolir, terlantar dan primitif Jumlah anak yatim usia 0 18 tahun Jumlah anak piatu 0-18 tahun Jumlah anak yatim piatu 0 18 tahun Jumlah janda Jumlah duda Jumlah anak, remaja, preman dan pengangguran Jumlah anak usia 7-12 tahun yang tidak sekolah di SD/sederajat Jumlah anak usia 13-15 tahun yang tidak sekolah di SLTP/sederajat Jumlah anak usia 15-18 tahun yang tidak sekolah di SLTA/sederajat Jumlah anak yang bekerja membantu keluarga menghasilkan uang Jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga Jumlah penduduk eks NAPI Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana banjir Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gunung berapi 9 orang 37 orang 9 unit 1 unit 0 unit 0 unit 55 orang 35 orang 31 orang 13 orang 904 orang 525 orang 11 orang 9 orang 137 orang 721 orang 828 orang 5 orang 35 orang

Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tsunami Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gempa bumi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran rumah Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kekekeringan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran hutan Jumlah penduduk rawan bencana kelaparan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan air bersih Jumlah penduduk tinggal di daerah lahan kritis dan tandus Jumlah penduduk tinggal di kawasan padat penduduk dan kumuh Jumlah warga pendatang yang tidak memiliki keterangan penduduk Jumlah warga pendatang dan atau pekerja musiman 6798 orang 4685 orang 4054 orang 3226 orang 48 orang 145 orang 27 orang L. Kekerasan Dalam Rumah Tangga Jumlah kasus kekerasan suami terhadap istri Jumlah kasus kekerasan istri terhadap suami Jumlah kasus kekerasan orang tua terhadap anak Jumlah kasus kekerasan anak terhadap orang tua Jumlah kasus kekerasan kepala keluarga terhadap anggota keluarga lainnya M. Teror dan Intimidasi Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak dalam desa dan kelurahan Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak luar desa atau kelurahan Jumlah kasus selebaran gelap dan atau isu yang bersifat teror dan ancaman untuk menimbulkan ketakutan penduduk Jumlah kasus terorisme yang terjadi di desa dan kelurahan tahun ini Jumlah kasus hasutan dan pemaksaan kehendak kelompok tertentu kepada masyarakat Jumlah penyelesaian kasus teror dan intimidasi serta hasutan di masyarakat baik secara adat maupun hukum formal N. Pelembagaan Sistem Keamanan Lingkungan Semesta

Organisasi Siskamling Organisasi Pertahanan Sipil dan Perlindungan Masyarakat Jumlah RT atau sebutan lainnya yang ada Siskamlimg/Pos Ronda Jumlah anggota Hansip dan Linmas Jadwal kegiatan Siskamling dan Pos Ronda Buku anggota Hansip dan Linmas Jumlah kelompok Satuan Pengamanan (SATPAM) swasta Jumlah pembinaan Siskamling oleh Pengurus dan Kades/Lurah Jumlah Pos Jaga Induk Desa/Kelurahan 144 RT 76 orang 5 jenis 0 unit 2 kegiatan 1 Pos XI. KEDAULATAN POLITIK MASYARAKAT A. Kesadaran berpemerintahan, berbangsa dan bernegara Jenis kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jumlah kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jenis-jenis kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jumlah kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jenis kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kasus warga desa/kelurahan yang minta suaka/lari ke luar negeri Jumlah warga yang melintasi perbatasan ke negara tetangga secara resmi Jumlah warga yang melintasi perbatasan negara tetangga secara tidak resmi Jumlah kasus pertempuran atau perlawanan antar kelompok pengacau keamanan di perbatasan negara dengan warga/aparat dari desa/kelurahan Jumlah serangan terhadap fasilitas umum dan milik masyarakat oleh kelompok pengacau di desa/kelurahan perbatasan negara tetangga Jumlah kasus yang diklasifikasikan merongrong keutuhan NKRI dan Kesatuan Bangsa Indonesia di desa/kelurahan tahun ini 3 jenis 3 kegiatan 3 jenis 3 kegiatan 3 jenis 3 kegiatan

Jumlah korban manusia baik luka maupun tewas serta korban materi lainnya akibat serangan kelompok pengacau keamanan Jumlah masalah ketenagakerjaan di perbatasan antar negara yang terjadi tahun ini Jumlah kasus kejahatan pencurian, penjarahan, perampokan dan intimidasi serta teror yang terjadi di desa/kelurahan perbatasan antar negara Jumlah sengketa perbatasan antar negara yang terjadi desa/kelurahan ini Jumlah kasus sengketa perbatasan yang terjadi baik antar desa/kelurahan dalam kecamatan maupun antar kecamatan, antar kabupaten/kota dan desa/kelurahan antar provinsi. Jumlah kasus yang terkait dengan perbatasan antar negara yang dilaporkan Kepala Desa/Lurah ke pemerintah tingkat atasnya Jumlah kasus yang mengarah kepada tindakan disintegrasi bangsa dan pengingkaran NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika yang difasilitasi penyelesaiannya oleh Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penangkapan nelayan asing di wilayah perairan desa/kelurahan Jumlah kasus penangkapan nelayan/petani/peternak/ pekebun/perambah hutan asal desa/kelurahan di perairan dan daratan wilayah negara lain 2 kasus B. Kesadaran membayar Pajak dan Retribusi Jenis pajak yang dipungut sebagai kewenangan dan atau tugas desa/kelurahan 0 jenis Jumlah Wajib Pajak 16192 orang Target PBB Rp 839.691.343,00 Realisasi PBB 55,00 % Jumlah Tindakan terhadap penunggak PBB 0 tindakan Jenis Retribusi yang dipungut sebagai tugas dan kewenangan desa/kelurahan 0 jenis Jumlah wajib retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan Target retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan Rp 0,00 Realisasi retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan 0,00 % Jenis pungutan resmi lainnya di Desa/Kelurahan 0 jenis Target pungutan resmi tingkat desa/kelurahan Rp 0,00 Realisasi pungutan resmi di desa/kelurahan 0,00 % Jumlah kasus pungutan liar

Jumlah penyelesaian kasus pungutan liar C. Partisipasi Politik 1. Jumlah Partai Politik dan Pemilihan Umum Jumlah penduduk yang memiliki hak pilih Jumlah penduduk yang menggunakan hak pilih pada pemilu legislatif yang lalu Jumlah perempuan dari penduduk desa/kelurahan ini yang aktif di partai politik Jumlah partai politik yang memiliki pengurus sampai di Desa/Kelurahan ini Jumlah partai politik yang mempunyai kantor di wilayah desa/kelurahan ini Jumlah penduduk yang menjadi pengurus partai politik dari desa/kelurahan Jumlah penduduk yang dipilih dalam Pemilu Legislatif yang lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan presiden/wakil 19299 orang 15439 orang 5 orang 5 partai 1 partai 15 orang 5 orang 15439 pemilih 2. Pemilihan Kepala Daerah Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Bupati/Walikota lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Gubenur yang lalu 18502 orang 14104 pemilih 0 pemilih 3. Penentuan Kepala Desa/Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan Penentuan Jabatan Kepala Desa Dipilih masyarakat secara langsung Penentuan Sekretaris Desa Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Bupati/Walikota Penentuan Perangkat Desa termasuk Kepala Dusun Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta dilaporkan ke Camat Masa jabatan Kepala Desa 6 tahun

Penentuan Jabatan Lurah dan Perangkat Kelurahan termasuk Kepala Lingkungan Ditunjuk dan diangkat oleh Bupati/Walikota secara langsung 4. Pemilihan BPD Jumlah anggota BPD Penentuan anggota BPD 1 Dipilih oleh perwakilan masyarakat desa secara musyawarah dan mufakat Pimpinan BPD Dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung Pemilikan kantor/ruang kerja BPD Anggaran untuk BPD Produk keputusan BPD tahun ini 1. Peraturan Desa 5 buah 2. Permintaan keterangan dari Kepala Desa 15 kali 3. Rancangan Peraturan Desa. 5 buah 4. Menyalurkan aspirasi masyarakat 5 kali 5. Menyatakan pendapat kepada Kepala Desa 10 kali 6. Menyampaikan usul dan pendapat kepada Kepala Desa 5 kali 7. Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan APB Desa 2 kali 5. Pemilihan dan Fungsi Lembaga Kemasyarakatan Keberadaan organisasi lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan

Dasar hukum keberadaan Lembaga Kemasyarakatan Desa/LKD Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa termasuk RT, RW, PKK, LKMD/K, LPM, Karang Taruna, Bumdes, Lembaga t, Kelompok Tani dan lembaga lainnya sesuai ketentuan Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan/LKK Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan kelurahan Pemilihan pengurus LKD/LKK Pemilihan pengurus organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, Bumdes, lembaga adat, kelompok tani dan organisasi anggota LKD/LKK lainnya Implementasi tugas, fungsi dan kewajiban LKD/LKK Jumlah kegiatan yang dilaksanakan LKD/LKK Fungsi, tugas dan kewajiban lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKD/LKK Jumlah kegiatan lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKD/LKK Alokasi anggaran untuk LKD/LKK Alokasi anggaran untuk organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, PM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, kelompok tani dan organisasi lainnya Kantor dan ruangan kerja untuk LKD/LKK Dukungan pembiayaan, personil dan ATK untuk Sekretariat LKD/LKK dari APB-Desa dan Anggaran Kelurahan/APBD Keputusan Kepala Desa 5 unit organisasi Keputusan Lurah 5 unit organisasi Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah Ditunjuk dan diangkat oleh Ketua LKD/LKK Aktif 5 kegiatan Aktif 5 kegiatan Memadai Realisasi program kerja organisasi anggota LKD/LKK 90,00 % Keberadaan Alat kelengkapan organisasi anggota LKD/LKK termasuk Dasawisma dan Pokja, Bidang, Seksi, Urusan, dan terisi tidaknya struktur organisasi anggota LKD/LKK Kegiatan administrasi dan Ketatausahaan LKD/LKK dan terisi Berfungsi C. PERANSERTA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN 1. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa/Kelurahan/ Musrenbangdes/ kelurahan

Jumlah musyawarah perencanaan pembangunan tingkat Desa/Kelurahan yang dilakukan pada tahun ini, termasuk di tingkat dusun dan lingkungan Jumlah kehadiran masyarakat dalam setiap kali musyawarah tingkat dusun/lingkungan dan desa/kelurahan 95,00 % Jumlah peserta laki-laki dalam Musrenbang di desa/kelurahan 100,00 % Jumlah peserta perempuan dalam Musrenbang di desa dan kelurahan 30,00 % Jumlah Musyawarah Antar Desa dalam perencanaan pembangunan yang dikoordinasikan Kecamatan 100,00 % Penggunaan Profil Desa/Kelurahan sebagai sumber data dasar yang digunakan dalam perencanaan pembangunan desa dan Forum Musrenbang Partisipatif Penggunaan data BPS dan data sektoral dalam perencanaan pembangunan partisipatif dan Musrenbang di desa dan Kelurahan Pelibatan masyarakat dalam pemutakhiran data profil desa dan kelurahan sebagai bahan dalam Musrenbang partisipatif Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa dan Kelurahan 95,00 % Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa/Kelurahan dan dimuat dalam RAPB-Desa 90,00 % Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan Usulan rencana kerja pemerintah tingkat atas yang ditolak dalam Musrenbangdes/kel Pemilikan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa/Kelurahan (RKPD/K) Pemilikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa/Kelurahan (RPJMD/K) Pemilikan dokumen hasil Musrenbang tingkat Desa dan Kelurahan yang diusulkan ke pemerintah tingkat atas untuk dibiayai dari APBD Kab/Kota, APBD Provinsi dan APBN maupun sumber biaya dari perusahaan swasta yang investasi di desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang tidak direalisasikan dalam APB-Desa, APB- Daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan hasil Musrenbang 10 kali Ya Ya Ya 90,00 % 15 kegiatan 11. kegiatan 5. kegiatan 2. Peranserta masyarakat dalam Pelaksanaan dan Pelestarian Hasil Pembangunan Jumlah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan fisik di desa dan kelurahan sesuai hasil Musrenbang 1.926,00 % Jumlah penduduk yang dilibatkan dalam pelaksanaan proyek padat karya oleh pengelola proyek yang ditunjuk pemerintah desa/kelurahan atau kabupaten/kota Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan yang sudah ada sesuai ketetapan dalam APB-Desa Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga tanpa melibatkan masyarakat sesuai ketentuan dalam APB-Daerah 165,00 % 45 kegiatan 2 kegiatan

Jumlah kegiatan yang masuk desa/kelurahan di luar yang telah direncanakan dan disepakati masyarakat saat Musrenbang 95,00 % Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa dan Kelurahan 85,00 % Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa/Kelurahan 85,00 % Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat Penyelenggaraan musyawarah desa/kelurahan untuk menerima, memelihara dan melestarikan hasil pembangunan yang sudah ada Pelaksanaan kegiatan dari masyarakat untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti kegiatan yang belum diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya. Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaporkan masyarakat atau lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan kepada Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan pembangunan yang diselesaikan di tingkat desa/kelurahan Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diselesaikan secara hukum Jenis kegiatan masyarakat untuk melestarikan hasil pembangunan yang dikoordinasikan pemerintah desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang didanai dari APB-Desa dan swadaya masyarakat di kelurahan Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APB Daerah Kabupaten/Kota Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APBD Provinsi Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai APBN 85,00 % 5 Jenis 5 kegiatan 10 kegiatan 5 kegiatan 5 kegiatan 3. Semangat Kegotongroyongan Penduduk Jumlah kelompok arisan Jumlah penduduk menjadi orang tua asuh tidaknya dana sehat tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembangunan rumah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengolahan tanah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembiayaan pendidikan anak sekolah/kuliah/kursus tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemeliharaan fasilitas umum dan fasilitas sosial/prasarana dan sarana tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberian modal usaha tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengerjaan sawah dan kebun 144 buah 1 Tidak

tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam penangkapan ikan dan usaha peternakan lainnya tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam peristiwa kematian tidaknya kegiatan gotong royong menjaga kebersihan Desa/Kelurahan tidaknya kegiatan gotong royong membangun jalan/jembatan/saluran air/irigasi tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberantasan sarang nyamuk dan kesehatan lingkungan lainnya 4. t Istiadat t istiadat dalam perkawinan t istiadat dalam kelahiran anak t istiadat dalam upacara kematian t istiadat dalam pengelolaan hutan t istiadat dalam tanah pertanian t istiadat dalam pengelolaan laut/pantai t istiadat dalam memecahkan konflik warga t istiadat dalam menjauhkan bala penyakit dan bencana alam t istiadat dalam memulihkan hubungan antara alam semesta dengan manusia dan lingkungannya t istiadat dalam penanggulangan kemiskinanbagi keluarga tidak mampu/fakir miskin/terlantar 5. Sikap Dan Mental Masyarakat Jumlah jenis pungutan liar dari anak gelandangan di sudut jalanan 0 jenis Jumlah jenis pungutan liar di terminal, pelabuhan dan pasar 0 jenis Peminta-minta sumbangan perorangan dari rumah ke rumah 0 Peminta-minta sumbangan terorganisasi dari rumah ke rumah 0 Semakin berkembang praktek jalan pintas dalam mencari uang secara gampang walau tidak halal 0 Jenis pungutan dari RT atau sebutan lain kepada warga 2 jenis

Jenis pungutan dari RW atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari desa/kelurahan kepada warga Kasus aparat RT/RW atau sebutan lainnya di desa dan kelurahan yang dipecat kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya. Dipindah karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Diberhentikan dengan hormat karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Dimutasi karena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Banyak masyarakat yang memberikan biaya lebih dari yang ditentukan sebagai uang rokok atau ucapan terima kasih dalam proses pelayanan administrasi di kantor desa/kelurahan Banyak warga yang ingin mendapatkan pelayanan gratis dari aparat desa/kelurahan 1 Banyak penduduk yang mengeluhkan memburuknya kualitas pelayanan kepada masyarakat 0 Banyak kegiatan yang bersifat hiburan dan rekreasi yang diinisiatifi masyarakat sendiri 1 Masyarakat agak kurang toleran dengan keberadaan kelompok masyarakat dari unsur etnis, agama dan kelompok kepentingan lain 0 0 jenis 0 jenis 0 Etos Kerja Penduduk Luas Wilayah Desa/Kelurahan sangat luas 1 Banyak lahan terlantar yang tidak dikelola pemiliknya/petani berdasi 0 Banyak lahan pekarangan di sekitar perumahan yang tidak dimanfaatkan 0 Banyak lahan tidur milik masyarakat yang tidak dimanfaatkan 0 Jumlah petani pada musim gagal tanam/panen yang pasrah dan tidak mencari pekerjaan lain 0 Jumlah nelayan pada musim tidak melaut yang memanfaatkan keterampilan/keahlian lainnya untuk mencari pekerjaan lain 0 Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di luar desa/kelurahan tetapi masih dalam wilayah kabupaten/kota 1 Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di kota besar lainnya 0 Kebiasaan masyarakat merayakan pesta dengan menghadirkan undangan yang banyak 1 Masyarakat sering mendatangi kantor desa dan lurah menuntut penyediaan kebutuhan dasar sembilan bahan pokok pada saat kelaparan dan kekeringan Kebiasaan masyarakat untuk mencari/mengumpulkan bahan makanan pengganti beras/jagung pada saat rawan pangan/kelaparan/gagal panen Kebiasaan pemotongan hewan dalam jumlah besar untuk pesta adat dan perayaan upacara tertentu 1 Kebiasaan masyarakat berdemonstrasi/protes terhadap kebijakan pemerintah 0 0 1

Kebiasaan masyarakat terprovokasi karena isu-isu yang menyesatkan 0 Kebiasaan masyarakat bermusyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan 2 Lebih banyak masyarakat yang diam/masabodoh/apatis ketika ada persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya 0 Kebiasaan aparat pemerintah desa/kelurahan terlebih di tingkat RT, RW, Dusun dan Lingkungan yang kurang menanggapi kesulitan yang dihadapi masyarakat 0 XII. LEMBAGA KEMASYARAKATAN A. LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Keberadaan organisasi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK Jumlah kegiatan Tidak Jenis B. ORGANISASI ANGGOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN 1. LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 6 Jenis 2. PKK Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 10 Jenis 3. RUKUN TETANGGA Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 10 Jenis 4. KARANG TARUNA Kepengurusan Aktif/tidak

Buku Administrasi Jumlah kegiatan Jenis 10 Jenis 5. KELOMPOK TANI/NELAYAN Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 1 Jenis 6. BADAN USAHA MILIK DESA Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 1 Jenis 7. ORGANISASI KEAGAMAAN Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis 8. ORGANISASI BAPAK Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis 9. PWI Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis

10. PANTI Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi Jenis Jumlah kegiatan 1 Jenis Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa Dasar hukum pembentukan lembaga kemasyarakatan kelurahan Dasar hukum pembentukan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan XIII. PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN A. APB-Desa dan Anggaran Kelurahan Jumlah anggaran belanja dan penerimaan Desa/Kelurahan tahun ini Rp 4.256.716.785,00 Sumber Anggaran APBD Kabupaten/Kota Rp 0,00 Bantuan Pemerintah Kabupaten/Kota Rp 422.714.960,00 Bantuan Pemerintah Provinsi Rp 0,00 Bantuan Pemerintah Pusat Rp 1.350.607.000,00 Pendapatan Asli Desa Rp 99.846.825,00 Swadaya Masyarakat Desa dan Kelurahan Rp 0,00 Alokasi Dana Desa Rp 2.382.548.000,00 Sumber Pendapatan dari Perusahaan yang ada di desa/kelurahan Rp 0,00 Sumber pendapatan lain yang sah dan tidakmengikat Rp 1.000.000,00 Jumlah Belanja Publik/belanja pembangunan Rp 3.677.930.285,00 Jumlah Belanja Aparatur/pegawai Rp 987.156.000,00

B. Pertanggungjawaban Kepala Desa/Lurah Penyampaian laporan keterangan pertanggungan jawab Kepala Desa kepada BPD 1 Jumlah informasi yang disampaikan kepala desa dan lurah tentang laporan penyelenggaraan tugas, wewenang, hak dan kewajiban kepala desa dan lurah kepada masyarakat Status laporan keterangan pertanggungjawaban kepala Desa 1 Laporan kinerja penyelenggaraan tugas, wewenang, kewajiban dan hak kepala desa dan lurah kepada Bupati/Walikota 1 Jumlah jenis media informasi kinerja kepala desa dan lurah kepada masyarakat Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang disampaikan kepada kepala desa/lurah Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang diselesaikan kepala desa/lurah 10 jenis 5 jenis 2 kasus 2 kasus C. Prasarana Dan Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan 1. PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Gedung Kantor Jumlah ruang kerja Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon - Baik 8 Ruang 1.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax Kendaraan Dinas Lurah/Kepala Desa 5 buah 25 buah 35 buah 20 buah 11 unit 0 unit 1 unit

1. B. Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku Data Peraturan Desa Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku Administrasi Kependudukan Buku Data Inventaris Buku Data Aparat Buku Data Tanah Kas Desa Buku Administrasi Pajak dan Retribusi Buku Data Tanah Buku Laporan Pengaduan Masyarakat Buku Agenda Ekspedisi Buku Profil Desa dan Kelurahan Buku Data Induk Penduduk Buku Data Mutasi Penduduk Buku Rekapitulasi Penduduk Akhir Bulan Buku Registrasi Pelayanan Penduduk Buku Data Penduduk Sementara Buku Anggaran Penerimaan Buku Anggaran Pengeluaran Pegawai/Pembangunan Buku Kas Umum Buku Kas Pembantu Penerimaan Buku Kas Pembantu Pengeluaran Rutin/Pembangunan Buku Data Lembaga Kemasyarakatan dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi dan Terisi 2. PRASARANA DAN SARANA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA/BPD Gedung Kantor 1 Jumlah ruang kerja 1 Ruang

Balai BPD 0-1 Listrik 1 Air bersih 2 Telepon 1 2.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax 0 buah 4 buah 15 buah 1 buah 1 unit 0 unit 2.B. Administrasi BPD Buku-buku administrasi kegiatan BPD 1 Buku Buku Administrasi Keanggotaan 5 Buku kegiatan BPD 1 Buku himpunan peraturan desa 1 Buku Lainnya 1 3. PRASARANA DAN SARANA DUSUN/LINGKUNGAN/SEBUTAN LAIN Gedung kantor atau Balai Pertemuan 1 Alat tulis kantor 1 Barang inventaris 1 Jenis Buku administrasi 1 Jenis Jenis kegiatan 10 Jenis Jumlah pengurus 10 Orang Jumlah ruang kerja 1 Ruang

D. PEMBINAAN DAN PENGAWASAN 1. Jenis Pembinaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman dan standar pelaksanaan urusan pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan Pedoman dan standar bantuan pembiayaan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kepada desa dan kelurahan Pedoman umum administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah dan PerangkatDesa/Kelurahan serta BPD Pedoman pendidikan dan pelatihan bagi pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan dan perangkat masingmasing Jumlah bimbingan, supervisi dan konsultasi pelaksanaan pemerintahan desa dan kelurahan serta pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Penelitian dan pengkajian penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan yang terkait dengan upaya percepatan atau akselerasi pembangunan desa dan kelurahan dalam bidang ekonomi keluarga, penanganan bencana, penanggulangan kemiskinan, percepatan keberdayaan masyarakat, peningkatan prasarana dan sarana pedesaan/kelurahan, pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pengembangan sosial budaya masyarakat di desa dan kelurahan yang dibiayai APBN Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing 5 kegiatan 5 kegiatan 5 kegiatan 5 jenis 10 kali 0 kali 2. Pembinaan Pemerintah Provinsi kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari provinsi ke desa/kelurahan 1 Pedoman bantuan keuangan dari provinsi 1 Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah 1 Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala provinsi Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan 1 5 kegiatan 5 jenis

Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD Provinsi untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana desa dan kelurahan yang dibiayai APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan 5 jenis Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan pengembangan teknologi tepat guna yang dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan pengembangan sosial budaya masyarakat Pedoman pendataan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 0 jenis 3. Pembinaan Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pelimpahan tugas Bupati/Walikota kepada Lurah dan Kepala Desa Penetapan pengaturan kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari kabupaten/kota kepada desa Pedoman teknis penyusunan peraturan desa, peraturan kepala desa, keputusan Lurah dan peraturan daerah kepada kepala desa dan lurah. Pedoman teknis penyusunan perencanaan pembangunan partisipatif serta pengembangan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Penetapan pembiayaan alokasi dana perimbangan untuk desa Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala kabupaten/kota Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai APBD kabupaten/kota yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD kabupaten/kota untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang dibiayai APBD kabupaten/kota di desa dan kelurahan Fasilitasi penetapan pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan dan BPD Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan 3 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis

Pedoman pendataan dan pendayagunaan profil desa dan kelurahan Program dan kegiatan pemeliharaan motivasi desa/kelurahan berprestasi pascaperlombaan desa dan kelurahan Pemberian penghargaan atas prestasi yang dicapai pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Mengawasi pengelolaan keuangan desa serta anggaran kelurahan dan pendayagunaan aset pemerintahan desa, badan usaha milik desa dan sumber pendapatan daerah yang dikelola lurah 5 jenis 5 jenis 5 jenis 4. Pembinaan dan Pengawasan Camat kepada Desa/Kelurahan Jumlah Kegiatan fasilitasi penyusunan peraturan desa dan peraturan kepala desa Jumlah Kegiatan fasilitasi administrasi tata pemerintahan desa dan kelurahan Fasilitasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa serta anggaran kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan urusan otonomi daerah kabupaten/kota yang diserahkan kepada desa Fasilitasi penerapan dan penegakan peraturan perundang- undangan Fasilitasi penyediaan data dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan tugas, wewenang, fungsi, hak dan kewajiban kepala desa, BPD, Lurah dan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan fasilitasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum Fasilitasi penataan, penguatan dan efektivitas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan pemeliharaan serta pengembangan dan pelestarian hasil pembangunan. Fasilitasi kerjasama antar desa/kelurahan dan kerjasama desa/kelurahan dengan pihak ketiga Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan pemeliharaan motivasi bagi desa dan kelurahan juara perlombaan dan pasca perlombaan Jumlah kegiatan fasilitasi kerjasama antar lembaga kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dengan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan serta dengan pihak ketiga sebagai mitra percepatan keberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan fasilitasi bantuan teknis dan pendampingan kepada lembaga kemasyarakatan dan organisasi anggotanya Jumlah kegiatan koordinasi unit kerja pemerintahan dalam pengembangan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan. 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali 5 kali

KABUPATEN BANTUL, 2 Agustus 2017 BANGUJIWO Kecamatan KASIHAN Kabupaten KABUPATEN BANTUL PARJA, S.T.,M.Si. Kepala Desa Tembusan : 1. Camat KASIHAN 2. Bupati KABUPATEN BANTUL 3. Arsip