Peramalan Hasil Panen Mangga dengan Pendekatan Seasonal Autoregresif Integrated Moving Average Method

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Pendahuluan. Universitas Sumatera Utara

VERIFIKASI MODEL ARIMA MUSIMAN MENGGUNAKAN PETA KENDALI MOVING RANGE

FORECASTING INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ARIMA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERAMALAN KUNJUNGAN WISATA DENGAN PENDEKATAN MODEL SARIMA (STUDI KASUS : KUSUMA AGROWISATA)

BAB 2 LANDASAN TEORI

PENDUGAAN DATA RUNTUT WAKTU MENGGUNAKAN METODE ARIMA

Peramalan Harga Minyak Mentah Standar West Texas Intermediate dengan Pendekatan Metode ARIMA

Prediksi Jumlah Penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Laut Manado Menggunakan Model ARMA

BAB 2 LANDASAN TEORI. datang. Kegunaan dari peramalan terlihat pada saat pengambilan keputusan.

BAB 2. Peramalan adalah kegiatan memperkirakan apa yang akan terjadi pada masa yang

PENJUALAN SEPATU MEREK NIKE DENGAN METODE AUTOREGRESSIVE INTREGATED MOVING AVERAGE (ARIMA)

PREDIKSI HARGA SAHAM PT. BRI, Tbk. MENGGUNAKAN METODE ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average)

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISIS RUNTUN WAKTU. Laporan VI ARIMA Analisis Runtun Waktu Model Box Jenkins

PERAMALAN JUMLAH PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA DENPASAR MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI TRANSFER MULTIVARIAT

PERAMALAN PERMINTAAN PRODUK SARUNG TANGAN GOLF MENGGUNAKAN METODE AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA) DI PT. ADI SATRIA ABADI ABSTRAK

METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun akademik 2014/2015

PEMODELAN ARIMA DALAM PERAMALAN PENUMPANG KERETA API PADA DAERAH OPERASI (DAOP) IX JEMBER

PERBANDINGAN MODEL ARIMA DAN MODEL REGRESI DENGAN RESIDUAL ARIMA DALAM MENERANGKAN PERILAKU PELANGGAN LISTRIK DI KOTA PALOPO

PERAMALAN SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX MENGGUNAKAN METODE ARIMA BULAN MEI-JULI 2010

OUTLOOK KOMODITI MANGGA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI. diperkirakan akan terjadi pada masa yang akan datang. Ramalan tersebut dapat

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING...iii. HALAMAN PENGESAHAN...iv. HALAMAN PERSEMBAHAN... vi. KATA PENGANTAR... viii. DAFTAR ISI... x. DAFTAR TABEL...

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

Pemodelan Autoregressive (AR) pada Data Hilang dan Aplikasinya pada Data Kurs Mata Uang Rupiah

TREND ANALYSIS INFANT MORTALITY RATE DENGAN AUTOREGRESIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA)

Artikel Ilmiah. Peneliti : Auditya Gianina Bernadine Amaheka ( ) Michael Bezaleel Wenas, S.Kom., M.Cs.

TINJAUAN PUSTAKA. perubahan harga yang dibayar konsumen atau masyarakat dari gaji atau upah yang

BAB I PENDAHULUAN. Peramalan merupakan suatu kegiatan memprediksi nilai dari suatu

PROSPEK PERDAGANGAN KOPI ROBUSTA INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL. (Indonesian Robusta Coffee Trade Prospects In The International Markets)

OPTIMALISASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN PREEMPTIVE GOAL PROGRAMMING (STUDI KASUS: UD. DODOL MADE MERTA TEJAKULA, SINGARAJA)

PERAMALAN INDEKS HARGA KONSUMEN MENGGUNAKAN MODEL INTERVENSI FUNGSI STEP

PERAMALAN JUMLAH PENUMPANG BANDARA I GUSTI NGURAH RAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (ARIMA)

Metode Box - Jenkins (ARIMA)

BAB 2 LANDASAN TEORI

Analisis Peramalan Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sebagai Tolak Ukur Kinerja Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

KAJIAN METODE BOOTSTRAP DALAM MEMBANGUN SELANG KEPERCAYAAN DENGAN MODEL ARMA (p,q)

PERAMALAN PENJUALAN TEH HIJAU DENGAN METODE ARIMA (STUDI KASUS PADA PT. MK)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Peramalan Jumlah Penumpang Kereta Api Kelas Bisnis Eksekutif Jurusan Madiun Jakarta di PT. Kereta Api (Persero) DAOP VII Madiun

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN

PENGARUH INSIDEN BOM BALI I DAN BOM BALI II TERHADAP BANYAKNYA WISATAWAN MANCANEGARA YANG DATANG KE BALI

PEMODELAN DAN PERAMALAN DATA DERET WAKTU DENGAN METODE SEASONAL ARIMA

PENDEKATAN MODEL TIME SERIES UNTUK PEMODELAN INFLASI BEBERAPA KOTA DI JAWA TENGAH

Penerapan Model ARIMA

PEMODELAN TIME SERIES DENGAN PROSES ARIMA UNTUK PREDIKSI INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DI PALU SULAWESI TENGAH

Peramalan Aset dengan Memperhatikan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Pembiayaan Perbankan Syariah di Indonesia dengan Metode Fungsi Transfer

PERAMALAN PENYEBARAN JUMLAH KASUS VIRUS EBOLA DI GUINEA DENGAN METODE ARIMA

Jurusan Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya *

PERBANDINGAN METODE AUTOREGRESI DAN AUTOKORELASI SERTA SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING

OUTLINE. Pendahuluan. Tinjauan Pustaka. Metodologi Penelitian. Analisis dan Pembahasan. Kesimpulan dan Saran

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERAMALAN BANYAKNYA OBAT PARASETAMOL DAN AMOKSILIN DOSIS 500 MG YANG DIDISTRIBUSIKAN OLEH DINKES SURABAYA

PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA YANG BEKUNJUNG KE BALI MENGGUNAKAN FUNGSI TRANSFER

BAB SIMULASI PERHITUNGAN HARGA BARANG. Bab 4 Simulasi Perhitungan Harga barang berisikan :

4 BAB IV HASIL PEMBAHASAN DAN EVALUASI. lebih dikenal dengan metode Box-Jenkins adalah sebagai berikut :

Analisys Time Series Terhadap Penjualan Ban Luar Sepeda Motor di Toko Putra Jaya Motor Bangkalan

PREDIKSI JANGKA PENDEK B ULAN AN JUMLAH FLARE DENGAN MODEL ARIMA (p,d,[q]), (P,D,Q)' 32

Pemodelan ARIMA Jumlah Pencapaian Peserta KB Baru IUD

PENGGUNAAN MODEL GENERALIZED AUTOREGRESSIVE CONDITIONAL HETEROSCEDASTICITY (P,Q) UNTUK PERAMALAN HARGA DAGING AYAM BROILER DI PROVINSI JAWA TIMUR

PENERAPAN MODEL ARIMA UNTUK MEMPREDIKSI HARGA SAHAM PT. TELKOM Tbk. APPLICATION OF ARIMA TO FORECASTING STOCK PRICE OF PT. TELOKM Tbk.

ANALISIS DERET BERKALA MULTIVARIAT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI TRANSFER: STUDI KASUS CURAH HUJAN DI KOTA MALANG

METODE MOVING AVERAGE DAN METODE WINTER DALAM PERAMALAN ABSTRACT

1. I Wayan Sumarjaya, S.Si, M.Stats. 2. I Gusti Ayu Made Srinadi, S.Si, M.Si. ABSTRAK

PERAMALAN LAJU INFLASI, SUKU BUNGA INDONESIA DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN MENGGUNAKAN METODE VECTOR AUTOREGRESSIVE (VAR)

PERAMALAN CURAH HUJAN KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI TRANSFER MULTIVARIAT PADA DERET BERKALA MUSIMAN

MODEL ARMA (AUTOREGRESSIVE MOVING AVERAGE) UNTUK PREDIKSI CURAH HUJAN DI KABUPATEN SEMARANG JAWA TENGAH - INDONESIA. Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia

PERBANDINGAN MODEL PADA DATA DERET WAKTU PEMAKAIAN LISTRIK JANGKA PENDEK YANG MENGANDUNG POLA MUSIMAN GANDA ABSTRAK

Prediksi Jumlah Pengunjung Perpustakaan Universitas Sam Ratulangi Manado Menggunakan Metode Dekomposisi

ANALISIS INTERVENSI FUNGSI STEP (Studi Kasus Pada Jumlah Pengiriman Benda Pos Ke Semarang Pada Tahun )

PERAMALAN PRODUKSI TEH HIJAU DENGAN PENDEKATAN AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Adapun langkah-langkah pada analisis runtun waktu dengan model ARIMA

PENERAPAN MODEL ARFIMA (AUTOREGRESSIVE FRACTIONALLY INTEGRATED MOVING AVERAGE) DALAM PERAMALAN SUKU BUNGA SERTIFIKAT BANK INDONESIA (SBI)

PERAMALAN INDEKS HARGA KONSUMEN DAN INFLASI INDONESIA DENGAN METODE ARIMA BOX-JENKINS

BAB I PENDAHULUAN. yang akan terjadi di masa yang akan datang menggunakan dan. mempertimbangkan data dari masa lampau. Ketepatan secara mutlak dalam

BAB II LANDASAN TEORI

PERAMALAN JUMLAH WISATAWAN DI AGROWISATA KUSUMA BATU MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPEKTRAL. Oleh: Niswatul Maghfiroh NRP.

PERAMALAN PENJUALAN PRODUKSI TEH BOTOL SOSRO PADA PT. SINAR SOSRO SUMATERA BAGIAN UTARA TAHUN 2014 DENGAN METODE ARIMA BOX-JENKINS

Meytaliana F Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Basuki Widodo, M.Sc. Dra. Nuri Wahyuningsih, M.Kes.

Pemodelan ARIMA Non- Musim Musi am

BAB I PENDAHULUAN. berasal dari sumber tetap yang terjadinya berdasarkan indeks waktu t secara

Prediksi Curah Hujan Bulanan Untuk Kegiatan Pertanian/Perkebunan. Menggunakan Metoda SARIMA. (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average) :

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang

ANALISIS PERAMALAN SUKU CADANG HYDRAULIC OIL FILTER KOMATSU DI PT KOMATSU MARKETING AND SUPPORT INDONESIA

BAB 2 LANDASAN TEORI Pengertian Data Deret Berkala

Peramalam Jumlah Penumpang Yang Berangkat Melalui Bandar Udara Temindung Samarinda Tahun 2012 Dengan Metode ARIMA BOX-JENKINS

VI PERAMALAN PENJUALAN AYAM BROILER DAN PERAMALAN HARGA AYAM BROILER

PERBANDINGAN ARIMA DENGAN FUZZY AUTOREGRESSIVE (FAR) DALAM PERAMALAN INTERVAL HARGA PENUTUPAN SAHAM. (Studi Kasus pada Jakarta Composite Index)

Prediksi Curah Hujan dengan Model Deret Waktu dan Prakiraan Krigging pada 12 Stasiun di Bogor Periode Januari Desember 2014.

PENGGUNAAN METODE PERAMALAN KOMBINASI TREND DETERMINISTIK DAN STOKASTIK PADA DATA JUMLAH PENUMPANG KERETA API (Studi Kasus : KA Argo Muria)

Transkripsi:

Peramalan Hasil Panen Mangga dengan Pendekatan Seasonal Autoregresif Integrated Moving Average Method Willy Estuhardini Ersa Muthahar 1), Wellie Sulistijanti 2) 1,2 Statistika, Akademi Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang email: willyestu27@gmail.com Abstract Mango is one of the agricultural products in Indramayu large enough.this arises from a number of farmers who cultivate this fruit, and the public interest is high enough to consume this fruit. The data studied from 2003 until 2015. Given the plot of data generated, the data has a seasonal pattern of each period. This research is done by using SARIMA method (Seasonal Autoregressive Moving Average). From the results of forecasting methods SARIMA models Box-Jenkins ARIMA produce (1,1,1) (1,1,0) 4 with the equation. = From this research obtained by forecasting yields all kinds of mangoes in 2016-2017 in Indramayu district with the highest prediction results obtained in October-December 2017 and the lowest padabulan January-March 2016 Keywords: Forecasting, Harvest Mango, SARIMA, 1. PENDAHULUAN Mangga diketahui berasal dari Asia Selatan, terutama India Timur, Birma dan Kepulauan Andaman. Di daerah asalnya, mangga telah dibudidayakan, dipuja dan bahkan disucikan sejak jaman purba. Para biksu dipercaya telah membawa buah mangga dalam perjalanan ke Malaysia dan Asia timur pada tahun 4 dan 5 abad sebelum masehi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut Paleobotani Birbal Shani (BSIP) berdasarkan fosil daun yang berusia 65 juta tahun berkesimpulan bahwa pohon mangga berasal dari India Timur Laut yang kemudian menyebar ke daerah lainnya setelah adanya dataran penghubung antara India dan Malaysia melalui Birma akibat adanya tumbukan lempeng India dan lempeng Asia [3]. Di Indonesia pohon mangga mulai dibudidayakan di Kepulauan Maluku pada tahun 1665 yang diperkirakan dibawa oleh banga Portugis. Bangsa Portugis jugalah yang berperan mengenalkan mangga pada dunia barat dengan membawanya ke Brazil pada abad ke 17 [4]. Buah mangga merupakan buah tropis unggulan yang banyak dijumpai dan ditanam di Indonesia. Jenis mangga yang tumbuh dan diusahakan di Indonesia sangat beragam dan tumbuh pada agroekologi yang berbeda-beda sehingga produksi dan kualitas sangat beragam. Manga menjadi komoditas penting dalam perdagangan Internasional, terutama pada pasar-pasar Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan Timur Tengah. Walaupun Indonesia merupakan salah satu pusat keragaman genetis mangga, akan tetapi produksi mangga Indonesia pada tahun 1997 4,6 % dari total produksi dunia atau nomer 5 setelah India, Cina, Thailand, dan Meksiko. Kondisi tersebut disebabkan tidak sesuainya spesifikasi varietas yang ditanam di Indonesia dengan permintaan pasar dunia, tidak tersedianya varietas untuk buah olahan dan tidak adanya metode pengujian kebenaran varietas yang bisa menjamin keseragaman [7]. Namun demikian, antara rentang waktu tahun 2002 2013 Indonesia kembali mengalami peningkatan produksi buah mangga dengan rata-rata mencapai 10,76 % dengan produksi 340

Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi ISBN : 978-602-61599-6-0 total sebanyak 1.796.396 ton. Dari sekian banyak daerah penghasil mangga di Indonesia, Jawa Barat menjadi salah satu Provinsi terbesar penghasil mangga di pulau Jawa. Sebagian besar produksi mangga di provinsi ini dihasilkan dari Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Sumedang. Dari beberapa Kabupaten tersebut, Indramayu menjadi urutan teratas dalam hal produksi buah mangga di Jawa Barat yaitu sebesar 68.506 ton pada tahun 2012, diikuti oleh Kabupaten Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Sumedang [5]. Pada umumnya data hasil panen semua jenis buah mangga memiliki pola musiman setiap periodenya, terdapat beberapa teknik peramalan dengan pendekatan statistik yang dikembangkan untuk menangani data pola musiman. Salah satunya yaitu metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). SARIMA adalah metode Box- Jenkins untuk mencari sebuah pola musiman yang cocok untuk sekelompok data. Metode ini memanfaatkan data masa lalu dan data sekarang untuk mendapatkan peramalan diperiode mendatang yang akurat. Rumusan permasalahan yang diselesaikan dalam penelitian ini bagaimana fluktuasi (kenaikan dan penurunan) hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu dan bagaimana prediksi hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu pada Tahun 2016 2017. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah Mengetahui fluktuasi hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu dari tahun 2003 sampai 2015 dan mengetahui peramalan hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu tahun 2016 2017 dengan menggunakan metode SARIMA. 2. KAJIAN LITERATUR DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif adalah suatu analisis yang merupakan teknik mengumpulan, pengolahan, menyederhanakan, menyajikan, serta menagnalis data kuantitatif secara deskriptif agar dapat memberikan gambaran yang teratur tentang suatu peristiwa ke dalam bentuk tabel dan grafik yang sesuai [1]. Dalam hal ini analisis deskriptif yang digunakan adalah dengan menggambarkan data dalam bentuk grafik. Grafik bisa menggambarkan naik turunya suatu data dengan jelas dan mudah dipahami. Adapun untuk melihat rata-rata dapat dicari dengan rumus: Dimana: : Rata-rata jumlah per bulan pada tahun ke-t : Jumlah periode ke-i : Banyaknya data 2.2 Analisis Times Series 1. Pengertian Deret Deret waktu merupakn suatu metode analisis data yang digunakan untuk peramalan pada masa mendatang. Dalam analisis time series pendugaan masa depan dapat dilakukan berdasarkan pada nilai masa lalu. Tujuan dari analis time series adalah menemukan pola dalam data berkala terdapar empat pola (komponen pokok) yaitu trend (T), musiman (S) sikli (C) dan horizontal (H). 2. Peramalan Peramalan hampir dilakukan semua orang, baik pemerintahan, pengusaha, maupun orang awam. Masalah yang diramalkan pun bervariasi, seperti perkiraan curah hujan, jumlah produksi dan lain sebagainya. Definisi peramalan (forcesting) 341

adalah apa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang, sedang rencana merupakan menentukan apa yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang [6]. Secara ilmiah metode peramalan dapat di bedakan menjadi dua kelompok yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Pada metode kualitatif dapat dibagi menjadi metode ekploratoris dan normatif, sedangkan untuk metode kuantitatif dapat dibagi menjadi deret berkala dan metode kausal. Menurut Makridakis dkk. (1999) peramalan menggunakan metode kuantitatif dapat diterapkan apabila terdapat kondisi berikut : a. Tersedianya informasi terdahulu b. Informasi yang didapat dalam bentuk data numerik c. Dapat diasumsikan bahwa beberapa aspek pola masa lalu akan terus berkelanjutan di masa mendatang 3. Stasioner Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bahwa kebanyakan deret berkala bersifat nonstasioner. Suatu runtun waktu dikatakan stasioner jika tidak terdapat kecenderungan peningkatan atau penurunan pada data tersebut yang cukup panjang atau dengan kata lain, fluktuasi data berada disekitar suatu nilai rata-rata yang konstan, tidak tergantung pada waktu dan varians dari fluktuasi tersebut tetap konstan setiap waktu [2]. 2.3 SARIMA Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Deret berkala musiman yaitu deret berkala yang mempunyai sifat berulang setelah beberapa periode waktu tertentu, misalnya satu tahun, satu bulan, triwulanan, dan seterusnya. Oleh karena itu, deret berkala musiman mempunyai karakteristik yang ditunjukkan adanya korelasi yang kuat. Persamaan model SARIMA (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average) atau ARIMA musiman (p,d,q)(p,d,q)s dengan rumus umum : ( ) ( ) ( ) ( ) (Wei, 1990) Dimana : =( ) ( ) ( ) = ( ) ( ) = ( ) ( ) = ( ) ( ) = ( ) Dengan : = nilai variabel Z pada period eke-t = nilai error periode ke-t = parameter AR non musiman = parameter AR musiman = parameter MA non musiman = parameter MA musiman S D = jumlah periode permusim = ordo pembeda musiman = data yang ditransformasi 342

3. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimen yang dimaksud adalah uji coba yang dikontrol atau dikendalian oleh peneliti sendiri untuk melakukan peninjuan hubungan kausal (hubungan sebab akibat). Tahapan penelitian dapat dilihat pada Gambar 1 yang dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Analisa Permasalahan dan Tinjauan Pustaka Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan jurnal yang berhubungan dengan metode yang diusulkan. Selanjutnya mengetahui metode penelitian menggunakan seasonal autoregressive integrated moving average dengan topik penentuan hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu pada tahun 2016-2017. b. Pengumpulan Data Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan dataset hasil panen mangga tahun 2003-2015 yang didapatkan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu. c. Pengolahan Data Pada tahap pengolahan data, masing-masing dataset yang masih berisi data informasi pendukung perlu dilakukan pengolahan dengan membersihkan data informasi pendukung tersebut. Data yang diolah hanya hasil panen mangga pada tahun 2003-2015. d. Metode yang Diusulkan Metode yang diusulkan dalam penelitian ini adalah seasonal autoregressive integrated moving average. Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) yaitu deret berkala musiman yaitu deret berkala yang mempunyai sifat berulang setelah beberapa periode waktu tertentu, misalnya satu tahun, satu bulan, triwulanan, dan seterusnya. Oleh karena itu, deret berkala musiman mempunyai karakteristik yang ditunjukkan adanya korelasi yang kuat. Persamaan model SARIMA (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average) atau ARIMA musiman (p,d,q)(p,d,q) s dengan rumus umum : ( ) ( ) ( ) ( ) e. Eksperimen dan Pengujian Metode Pada tahap ini menjelaskan mengenai langkah-langah eksperimen yang meliputi cara ataupun proses dari analisis deskriptif dan analisis time series dengan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) sehingga akan didapatkan prediksi hasil panen mangga pada tahun 2016-2017. Dalam menganalisanya digunakan program Minitab. Dalam penelitian ini tentunya perlu dilakukan eksperimen dan pengujian metode yang diusulkan. Data yang sudah ada dilakukan eksperimen dengan menggunakan metode yang diusulkan yaitu Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), tentunya dalam metode SARIMA memiliki beberapa tahapan didalamnya yaitu: 1. Identifikasi Model a. Plot Data b. Uji Stasioneritas c. Plot ACF (Autocorrelation Function) dan PACF (Partial Autocorrelation Function) 2. Estimasi Parameter 343

3. Diagnostic Checking a. Uji White Noise b. Uji Normalitas Residual c. Pemilihan Model Terbaik 4. Peramalan 4. HASIL PENELITIAN Dalam penelitian ini digunakan dataset hasil panen mangga Kabupaten Indramayu tahun 2003-2015. 4.1 Data Uji Penelitian ini data yang digunakan adalah data hasil panen mangga yang periodenya tahun 2003-2015 dengan sistem kuartal dengan Table 1. Tabel 1. Data Uji Tahun Periode 1 2 3 4 2003 3816 9961 14593 25268 2004 102 201 430 799 2005 5034 13547 22951 39017 2006 8201 19088 59200 82920 2007 7412 29645 51883 88940 2008 6692 26767 46841 80299 2009 19280 24099 33738 46268 2010 35105 58509 93614 187229 2011 29311 64502 116882 351159 2012 84647 86647 171294 342589 2013 86911 99466 134045 527456 2014 20871 58436 121122 550479 2015 80864 206236 414392 635593 4.2 Pengujian dengan SARIMA Perhitungan pada SARIMA melalui bantuan Minitab 16. a. Analisis Deskriptif Untuk mengetahui gambaran umum hasil panen mangga beserta fluktuasinya peneliti menggunakan grafik. 1000000 Rata-rata hasil panen mangga per tahun 800000 600000 400000 200000 0 0 2 4 6 8 10 12 14 344

Data Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi ISBN : 978-602-61599-6-0 Gambar 1 Rata-rata hasil panen mangga tahun 2003 2015 Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa rata-rata hasil panen mangga per tahun paling tinggi adalah pada Tahun 2015 yaitu sebesar 860390.3 kw hasil panen dan terendah adalah pada Tahun 2004 yaitu sebesar 932.75 kw hasil panen. b. Analisis Time Series Analisis Time Series adalah analisis yang menerangkan berbagai perubahan data yang dilakukan berdasarkan waktu-waktu tertentu. Dalam tugas akhir ini penulis menggunakan data triwulan dari tahun 2003 2015. Analisis times series dilakukan secara runtut sesui dengan urutan di atas sampai data tersebut dapat untuk di ramalkan. Dari hasil pengujian diatas diperoleh model yang sesuai adalah ARIMA (1,1,1)(1,1,0) 4. Setelah mendapatkan model terbaik langkah selanjutnya adalah meramalkan hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu pada tahun 2016 2017. Dengan menggunakan software minitab 16 akan diperoleh hasil peramalannya, karena data yang diramalkan adalah data transformasi, maka hasil peramalan yang ada harus dikembalikan ke data awal atau data asli. Berikut adalah hasil peramalan dari output minitab 16 yang sudah dikembalikan ke data asli: Tabel 2 Peramalan Hasil Panen Mangga di Kabupaten Indramayu Tahun 2016-2017 Tahun Bulan Peramlan Pembulatan 2016 2017 Jan-Mar 50876.22 50876 Apr-Jun 163842.7 163843 Jul-Sept 378742.7 378743 Okt-Des 1285245 1285245 Jan-Mar 162496.8 162497 Apr-Jun 469659.8 469660 Jul-Sept 1024203 1024203 Okt-Des 2122969 2122969 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa peramalan hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu pada pada tahun 2016 2017 mengalami pola yang sama dari tahun sebelumnya yaitu, tinggi di bulan Oktober-Desember 2017 dan rendah pada bulan Januari-Maret 2016. Time Series Plot of data_1, ramalan 2000000 Variable data_1 ramalan 1500000 1000000 500000 0 1 6 12 18 24 30 36 Index 42 48 54 60 345

Gambar 2 Hasil plot data asli dengan data peramalan Dari gambar menunjukkan bahwa data hasil ramalan mengikuti pola data aktual sehingga model ARIMA (1,1,1)(1,1,0) 4 baik untuk meramalkan jumlah hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu pada tahun 2016 dan 2017. 5. SIMPULAN a. Hasil panen mangga di Kabupaten Indramyu dari kurun waktu Januari-Maret 2003 sampai dengan Oktober-Desember 2015 mengalami kenaikan dan penurunan di setiap periodenya. Namun jika dilihat dari hasil plot datanya, dalam beberapa tahun ke belakang hasil panen mangga cenderung mengalami kenaikan. Jika dilihat dari ratarata hasil panen mangga setiap tahunnya, akhir tahun 2015 hasil panen mangga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Dan hasil panen terendah terdapat pada akhir tahun 2004. b. Model yang baik dan dapat digunakan untuk meramalkan jumlah hasil panen mangga di Kabupaten Indramayu untuk tahun 206-2017 adalah ARIMA (1,1,1)(1,1,0) 4 yang memiliki nilai MSE sebesar 0.8380 dengan persamaan sebagai berikut: = Hasil penelitian ini memprediksi bahwa akan terjadi kenaikan yang signifikan pada dua tahun yang akan dating. Dengan hasil terendah yaitu pada bulan Januari April 2016 dan tertinggi pada bulan Oktober Desember 2017 6. REFERENSI Dajan, A. 1986. Pengantar Metode Statistik Jilid 1. LP3ES. Jakarta. Makridakkis, dkk. 1999. Forcesting Methods and Aplication. Batam: Interaksara Batam Medina, J. De La Cruz., H. S. Garlia. 2002. Mango Post-harvest Operation. Food and Agriculture Organization of United (FAO). Veracuz (di unduh tanggal 1 Desember 2015) Pracaya. 2008. Bertani Mangga. Penerbit Swadaya. Jakarta Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2014. Basis Data Ekspor Impor Komoditas Pertanian. Kementrian Pertanian. Jakarta. http://database.deptan.go.id/eksim/imdex1.asp (di unduh tanggal 1 Desember 2015) Subagyo, P. 1986. Forcesting Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta. BPEE Yogyakarta Subekti, A. 2010. Pengolahankas Metodologi SARIMA. http://www.flib.ui.ac.id (di unduh tanggal 2 Desember 2015) Wei, W.W.S. (1990). Time Series Analysis. Canada: Addison Wesley Publishing Company 346