Pendekatan Pendapatan

dokumen-dokumen yang mirip
BIOLOGICAL ASSET VALUATION

ANALISA NILAI PASAR SPBU PT. SUMBER KURNIA MANDIRI JALAN BALAS KLUMPRIK SURABAYA

12/23/2016. Studi Kelayakan Bisnis/ RZ / UNIRA

PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN PROPERTI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pada AHASS Pasirkaliki Motor yang

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS INVESTASI BUDI SULISTYO

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Kata Kunci: Capital Budgeting, Payback Period, Net Present Value, dan Internal Rate of Return. Universitas Kristen Maranatha

RANGKUMAN BAB 23 EVALUASI EKONOMI DARI PENGELUARAN MODAL (Akuntansi Biaya edisi 13 Buku 2, Karangan Carter dan Usry)

Pengertian Umum Penilaian

Investasi salah satu kebutuhan pokok di pusat layanan kesehatan meliputi pengadaan: Sarana fisik Alat medik Alat non medik Sumber daya manusia

Bab 6 Teknik Penganggaran Modal (Bagian 1)

Definisi Dalam Perhitungan Pajak (1)

DAFTAR ISI... Halaman HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... HALAMAN PERNYATAAN... PRAKATA...

Oleh : Ani Hidayati. Penggunaan Informasi Akuntansi Diferensial Dalam Pengambilan Keputusan Investasi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

9 Universitas Indonesia

METODE PERBANDINGAN EKONOMI. Pusat Pengembangan Pendidikan - Universitas Gadjah Mada

ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI

PENGANGGARAN MODAL. Rona Tumiur Mauli Caroline Simorangkir, SE.,MM. Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi AKUNTANSI

ABSTRAK. Kata kunci: net present value, penganggaran modal, pengambilan keputusan. Universitas Kristen Maranatha

BAB VI ASPEK KEUANGAN

Bab 5 Penganggaran Modal

Contoh Soal dan Pembahasan Internal Rate of Return (IRR)

Investasi dalam aktiva tetap

Manajemen Keuangan. Keputusan Investasi. Basharat Ahmad. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen

KONSEP DAN METODE PENILAIAN INVESTASI

Proudly present. Penganggaran Modal. Budi W. Mahardhika Dosen Pengampu MK.

EVALUASI MIKRO MAKRO PROYEK PARIWISATA DAN HOSPITALITY

BAB I PENDAHULUAN. adalah investasi. Akan tetapi, banyak investasi pada real estate lebih banyak

VIII. ANALISIS FINANSIAL

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Kondisi suatu pasar yang dapat menjanjikan tingkat profitabilitas yang cukup

III. METODE PENELITIAN

TUGAS PASAR MODAL DAN MANAJEMEN KEUANGAN PENGANGGARAN MODAL

TIME VALUE OF MONEY DAN NET PRESENT VALUE (NPV)

ANALISA HIGHEST AND BEST USE (HBU) LAHAN X UNTUK PROPERTI KOMERSIAL

BAB VI ASPEK KEUANGAN

Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode

BAB VI ASPEK KEUANGAN. melakukan penghitungan net present value serta payback period. Proyeksi keuangan ini dibuat. Tabel 6.

ANALISA NILAI PASAR HOTEL SAHID SURABAYA

Metode Penilaian Investasi Pada Aset Riil. Manajemen Investasi

IV. METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Obyek penelitian berupa proyek pembangunan apartemen Grand Taman

Capital Budgeting. adalah proses pengambilan keputusan jangka panjang.

ANALISA PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK PADA LAHAN PASAR TUNJUNGAN DI SURABAYA

Analisis Highest and Best Use (HBU) Pada Lahan Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya

BAB IV ANALISIS DAN PENILAIAN

ANALISA NILAI PASAR HOTEL PURI AYU DENPASAR. Oleh; M. Arimba Arya Nugroho ( )

ABSTRAK. Universitas Kristen Marantha. Kata Kunci: Capital Budgeting, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return.

Mata Kuliah - Kewirausahaan II-

BAB I PENDAHULUAN. Pelaporan keuangan merupakan sarana yang digunakan perusahaan untuk

III.METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder

VII. RENCANA KEUANGAN

RENCANA PEMBELAJARANSEMESTER (RPS) MATA KULIAH: Manajemen Keuangan

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan perusahaan adalah untuk mencapai keuntungan yang maksimal atau laba

Pajak dan analisis ekonomi

Entrepreneurship and Innovation Management

Pendahuluan. Prosedur Capital Budgeting atau Rencana Investasi

TUGAS ASPEK KEUANGAN STUDI KELAYAKAN BISNIS. Dosen : Tita Borshalina, S.E, M.S.M.. Kelompok 8 Muhammad iqbal al-kahfi (0113u427)

Bab 7 Teknik Penganggaran Modal (Bagian 2)

1. Marketing-related intangible asset, contoh: trademark, tradename, brand, logo

ABSTRAKSI. Dengan perkembangan jaman yang semakin pesat ini, membuat banyak

III. METODOLOGI PENELITIAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Pekanbaru mempunyai Pelabuhan Pelita Pantai, Pelabuhan Laut Sungai Duku dan

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan di dunia bisnis di zaman globalisasi ini kian hari semakin ketat.

ABSTRAK. Kata kunci: capital budgeting, net present value, pengambilan keputusan

ANALISA NILAI PASAR PABRIK TEPUNG TERIGU PT. PAKINDO JAYA PERKASA SIDOARJO

MANAJEMEN KEUANGAN. Penganggaran Modal. Riska Rosdiana SE., M.Si. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Manajemen.

BAB I PENDAHULUAN. Pasal 33 ayat (3) bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Analisis Nilai Pasar Tanah Perumahan Kawasan Industri Tuban (KIT) dengan Metode Pengembangan Lahan

STUDI KELAYAKAN USAHA RUMAH MAKAN YAMIEN 88 DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS PENGANGGARAN MODAL

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB VI ASPEK KEUANGAN

RECEIVABLES 1. Apa itu receivables 2. Ada berapa jenis receivables PENGAKUAN A/R 3. A/R diakui sebesar apa?

CONTOH PERHITUNGAN. (Hasil ini didapat dari hasil perhitungan dan survey) Untuk tahun ke-1 sebesar 45 %. (Sumber PT. Dharmapala Usaha Sukses)

BAB VI ASPEK KEUANGAN

PENILAIAN INVESTASI. Bentuk investasi dibedakan 1. Berdasarkan asset yang dimiliki 2. Berdasarkan lamanya waktu investasi

hendro 6/30/2010 PRESENTASI VIII :

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. sektor minyak dan gas bumi. Pengusahaan kekayaan alam ini secara konstitusional

Pertemuan 4 Manajemen Keuangan

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN [ANSWER KEY] MID TERM 2012/2013. by: Shabrina Aghnia

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. penelitian ini, maka penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut:

6 ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN SURIMI

BAB I PENDAHULUAN. Bergesernya pola hidup masyarakat secara global yang semakin hari

PRINSIP-PRINSIP INVESTASI & ALIRAN KAS. bahanajar

BAB VI ASPEK KEUANGAN. Tabel XXIX Aktiva Tetap. No. Keterangan Biaya

Minggu-15. Budget Modal (capital budgetting) Penganggaran Perusahaan. By : Ai Lili Yuliati, Dra, MM

ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING) Disampaikan Oleh Ervita safitri, S.E., M.Si

BAB 5 ANALISA KEUANGAN

Landasan Teori BAB II. Kelayakan Usaha

Transkripsi:

Pendekatan Pendapatan

KONSEP Pendekatan Pendapatan

Konsep Pendekatan Pendapatan Berkaitan dengan Prinsip Penilaian : Prinsip Antisipasi & Perubahan Prinsip Supply & Demand Substitusi : market oriented, estimasi harga sewa, biaya operasi, discount rate, capitalization rate Keseimbangan : lokasi & jenis properti, penggunaan tanah yang efisien, disain bangunan yang efisien [ Highest and Best Use ] Fakto-faktor eksternal : peraturan pemerintah, fasilitas transportasi, Peraturan tata kota yang berlaku.

Konsep Pendekatan Pendapatan Pendekatan pendapatan digunakan untuk penilaian properti yang menghasilkan pendapatan [income producing property]. Pendekatan pendapatan terkait erat dengan investasi jangka panjang, sehingga faktor rate of return harus dapat mengakomodasi unsur risiko dan penghasilan dari investasi properti tersebut untuk jangka panjang.

Present Value Future Value Konsep Pendekatan Pendapatan Nilai objek penilaian merupakan fungsi dari pendapatan yang dapat dihasilkan oleh bangunan komersial tersebut. PBT 1 PBT 2 PBT 3 PBT n - 1 PBT n Properti Value

Tambahan (Agus Prawoto, 2003): Dalam teori penilaian: nilai aset = nilai sekarang dari return ekspektasi Aset diharapkan memberikan return selama jangka waktu tertentu Arus return selama jangka waktu tersebut harus didiskontokan (mengubah nilai masa datang menjadi nilai sekarang) pada tingkat bunga tertentu, yang setara dengan opportunity cost of capital

Pendiskontoan PV = FV (1/1+i)n

Konsep Pendekatan Pendapatan Ada 4 [empat] metode dalam pendekatan pendapatan ini, yaitu : Direct Capitalization Gross Income Multiplier Discounted Cash Flow Residual Technique

METODE Pendekatan Pendapatan

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Metode Pertama: Direct Capitalization [Kapitalisasi Langsung] Nilai objek penilaian didapatkan dari membagi Income [pendapatan satu tahun] dengan Capitalization Rate [tingkat kapitalisasi] Nilai Objek Penilaian / Value = Income Capitalization Rate

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Metode Ke Dua : Nilai Properti = Nilai Pasar Kontrak dikalikan dengan Gross Income Multiplier [pengali pendapatan kotor potensial]. Sale Price = Potential Gross Income x Gross Income Multiplier

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Metode ketiga: Discounted Cash Flow [Metode Arus Kas Terdiskonto] Nilai objek penilaian didapatkan dengan mendiskontokan [mengalikan dengan discount factor tertentu] rangkaian pendapatan yang akan datang menjadi nilai sekarang. PBT 1 PBT 2 PBT 3 PBT 4 PBT 5 PBT n - 1 PBT n V = + + + + + + + ( 1 + i ) 1 ( 1 + i ) 2 ( 1 + i ) 3 ( 1 + i ) 4 ( 1 + i ) 5 ( 1 + i ) n-1 ( 1 + i ) n V = Value PBT = Pendapatan Bersih Tahunan ( Net Operating Income ) i = Discount Rate

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Rumus Pendekatan Pendapatan bila dalam waktu tertentu pendapatan telah dapat dianggap tetap maka formula Pendekatan Pendapatan secara umum dapat dinyatakan sebagai : PBT 1 PBT 2 PBT 3 PBT 4 PBT 5 V T V = + + + + + ( 1 + i ) 1 ( 1 + i ) 2 ( 1 + i ) 3 ( 1 + i ) 4 ( 1 + i ) 5 ( 1 + i ) 5 V = Nilai Pasar dari Properti. V T = Terminal Value. i = Tingkat diskonto ( Discount Rate )

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Metode ke Empat: Residual Technique [Teknik Penyisaan] Nilai tanah/bangunan didapatkan dengan mengurangkan annual income dari elemen yang diketahui [tanah/bangunan] terhadap net operating income properti dan kemudian mengkapitalisasikannya dengan tingkat kapitalisasi tertentu.

Empat Metode Dalam Pendekatan Pendapatan Metode ke Empat: Residual Technique [Teknik Penyisaan] PBT = x Annual Income Tanah = y Annual Income Bangunan = x-y Nilai Bangunan = [x-y] / Rb Nilai Properti = Nilai Tanah + Nilai Bangunan

Langkah-Langkah Pendekatan Pendapatan

Langkah Kerja Melakukan riset terhadap Income & Expense [pendapatan dan pengeluaran] dari objek penilaian dan properti pembanding. Melakukan estimasi besarnya Potential Gross Income [pendapatan kotor potensial] dari objek penilaian. Melakukan estimasi besarnya Vacancy & Collection Loss [tingkat kekosongan dan kehilangan pendapatan] dari objek penilaian.

Langkah Kerja Menghitung Effective Gross Income [pendapatan kotor efektif] dengan mengurangkan tingkat kekosongan dan kehilangan pendapatan dari total pendapatan kotor potensial. Melakukan estimasi besarnya total biaya operasional*, terdiri dari biaya tetap, biaya variabel dan cadangan penggantian. Menghitung Net Operating Income [pendapatan bersih operasi] dengan mengurangkan total biaya operasional dari pendapatan kotor efektif.

Langkah Kerja Menetapkan capitalization rate* [tingkat kapitalisasi] atau discount rate [tingkat diskonto]. Menghitung nilai objek penilaian melalui metode kapitalisasi langsung atau metode arus kas terdiskonto.

*Biaya Operasional Biaya Variabel : Gaji, Bonus Karyawan, Listrik, Air, Biaya Pemeliharaan, dll. Biaya Tetap : Insurance, PBB Biaya Cadangan : Biaya penggantian/perbaikan sistem pendingin, elevator, karpet,dll Catatan : Terdapat perbedaan penerapan biaya untuk kepentingan akuntansi dan penilaian

*Tingkat Kapitalisasi Properti Terdapat 6 [enam] teknik penentuan tingkat kapitalisasi : Perbandingan Data Pasar Perbandingan antara Net Income Ratio dan Effective Gross Income Multipliers Band Of Investment : Modal Pinjaman dan Modal Sendiri Band of Investment : Tanah dan Bangunan Debt Coverage Summation

Penerapan & Keterbatasan Pendekatan Pendapatan

Contoh Pendekatan Pendapatan

Penilaian Gedung Perkantoran Dengan Metode Direct Capitalization Objek Penilaian: Gedung Perkantoran Jl. Kusuma Raya Surabaya

Data Objek Penilaian & Data Pasar Suatu Properti memenuhi syarat dilakukan penilaian dengan Metode Direct Capitalization. Dari hasil analisis penilaian dapat ditentukan data sebagai berikut : Luas bangunan bruto 4.000 m2 Luas bangunan efektif 75 % Tarif sewa Rp 40.000/m2/ bulan Tingkat Kekosongan &Collection Loss per tahun 20 % Total Biaya per bulan Rp 75,000,000.- Tingkat Kapitalisasi saat ini adalah 11 %

Data Objek Penilaian & Data Pasar Total Biaya per bulan Rp 75,000,000.- Tingkat Kapitalisasi saat ini adalah 11 %

Luas Bangunan Bruto Luas Bangunan Efektif Harga Sewa V & CL Total Biaya per bulan R Pendapatan Kotor Efektif Biaya Operasional Pendapatan Bersih per tahun R Nilai Properti

Penilaian Metode Direct Cap Luas Bangunan Bruto 4,000 Luas Bangunan Efektif 75% Harga Sewa 40,000 V & CL 20% Total Biaya per bulan 75,000,000 R 11% Pendapatan Kotor Efektif 1,152,000,000 Biaya Operasional 900,000,000 Pendapatan Bersih per tahun 252,000,000 R 11% Nilai Properti 2,290,000,000

Penilaian Rumah Tinggal Dengan Metode GIM (Gross Income Multiplier) Objek Penilaian: Rumah Tinggal Jl. Mawar Raya Malang

Penilaian Metode GIM LT/LB Harga Jual Pendapatan Sewa/Th GIM 300/500 600 juta 30 juta 20 350/550 650 juta 32 juta 20.3 300/600 740 juta 33 juta 22.4 300/575? 37 juta 24,4 24,4 * 37 juta

Penilaian Bangunan Komersial Dengan Residual Tech Objek Penilaian: Jl. Bendi Raya Surabaya

Data Objek Penilaian & Data Pasar Berdasarkan data pasar diperoleh hal hal sebagai berikut : NOI Rp 6, 000, 000, 000 Nilai Pasar Tanah Rp 18, 000, 000, 000 Tingkat Suku Bunga [Safe Rate] 12, 5 % Tingkat Pengembalian /Recapture Rate Bangunan 3,5 %

Penilaian Residual Tech PBT Tanah =12.5% x 18 M = 2,25 M PBT Bangunan = 6 M 2,25 M = 3,75 M V Bangunan = 3,75 M / 16% = 23,437,500,000 V Properti = 41,437,500,000

Penilaian Gedung Perkantoran Dengan Metode DCF (Discounted Cash flow) Objek Penilaian: Gedung Perkantoran Jl. TB Simatupang Jakarta Selatan

Data Objek Penilaian & Data Pasar Pendapatan Kotor Efektif Tahun 1 Rp 2,000 juta Total Biaya Tahun 1 Rp 800 juta Kenaikan Pendapatan per Tahun 5% Kenaikan Biaya per Tahun 7% Discount Rate 11%

Data Objek Penilaian & Data Pasar Terminal Capitalization Rate 11.75% Data Pasar Saat ini untuk Gedung Perkantoran Sejenis Rp 20,000 juta Pendapatan Bersih per Tahun untuk Gedung Perkantoran Sejenis Rp 1,850 juta

Penilaian Metode DCF Pendapatan Bersih 1,200 1,244 1,289 1,335 1,382 Nilai Terminal 11,765 Discount Faktor 0.9009 0.8116 0.7312 0.6587 0.5935 Nilai Sekarang 11,715 1,081 1,010 943 880 7,802 Initial Cap Rate 9.23% 1/(1+11%)^1 0.7312 * 1,289