BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM DAN PENGUJIAN Bab ini menjelaskan tentang spesifikasi yang dibutuhkan untuk implementasi aplikasi Perhitungan Function Point dan prosedur penggunaan aplikasi tersebut. Selain itu, bab ini juga memuat hasil pengujian aplikasi Perhitungan Function Point. 4.1 RENCANA IMPLEMENTASI 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Spesifikasi perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berikut: Komputer dengan prosesor Intel Core i3 1.4 GHz Memori 3 GB Graphical Card 4.1.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Disamping kebutuhan perangkat keras di atas, terdapat pula kebutuhan perangkat lunak untuk mendukukng agar aplikasi ini dapat berjalan, yaitu: Sistem Operasi Windows 7 Ultimate MySQL Workbench 5.2 CE Microsoft Visual Studio 25 C#.Net 93
94 4.1.3 Prosedur Operasional Berikut adalah tampilan dari halaman utama aplikasi Perhitungan Function Point. Gambar 4.1 Halaman Perhitungan Estimasi Proyek Pada aplikasi ini, pengguna dituntun untuk memasukkan setiap data yang diperlukan untuk penghitungan estimasi dari suatu proyek secara bertahap. Pada halaman awal penghitungan estimasi proyek, pengguna dapat melihat data yang terkait dengan proses estimasi pada satu halaman saja. Berikut adalah prosedur operasional dalam menggunakan aplikasi estimasi perangkat lunak. 4.1.3.1 Prosedur untuk melakukan estimasi proyek 1. Isi Project Name, Type, dan Description. 2. Klik Submit Project untuk memasukkan data proyek ke database.
95 3. Jika data proyek sudah masuk ke dalam database, maka tombol Data Functions, Transactional Functions, Generic System Characteristic akan menjadi enabled secara otomatis. 4. Klik tombol Data Functions untuk memasukkan data ILF dan EIF dari proyek terkait. Setelah tombol Data Functions di klik maka akan muncul halaman Data Functions seperti di bawah ini: Gambar 4.2 Halaman Data Functions 5. Untuk menambah data ILF atau EIF, klik tombol Add. Maka akan tampil halaman berikut : Gambar 4.3 Halaman Penambahan Data Functions baru
96 6. Isi data untuk Entity Name, Entity Type, RET, dan DET, kemudian klik tombol Submit. Sistem akan menentukan kompleksitas dari Entity yang dimasukkan tadi. Maka halaman Add New Data Functions akan menjadi seperti di bawah ini: Gambar 4.4 Halaman Konfirmasi Penambahan Data Functions 7. Klik tombol Save untuk menyimpan data entity ke dalam database. Gambar 4.5 - Halaman Data Functions
97 8. Jika input data untuk Data Functions sudah selesai, klik tombol Save untuk konfirmasi data, dan sistem akan kembali menampilkan halaman awal yang sudah di update dengan info Data Functions yang telah di input sebelum nya. Gambar 4.6 - Halaman Perhitungan Estimasi Proyek 9. Untuk menambahkan data Transactional Functions (EI/EO/EQ), klik tombol Transacional Functions, maka akan muncul halaman berikut:
98 Gambar 4.7 - Halaman Penambahan Transactional Function 1. Isi data Entity Name, Entity Type, FTR, dan DET kemudian klik tombol Submit dan sistem akan secara otomatis menentukan kompleksitas dari Entity yang di input. Kemudian klik tombol Save untuk memasukkan entity baru ke database, dan pengguna akan kembali ke halaman sebelumnya. Gambar 4.8 - Halaman Transactional Function 11. Setelah selesai input data untuk Transactional Functions, klik tombol Save dan sistem akan menampilkan halaman awal yang sudah disesuaikan dengan data Transactional yang sudah diinput tadi.
99 Gambar 4.9 - Halaman Perhitungan Estimasi Proyek 12. Pengguna bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu input data untuk Generic System Characteristic, klik tombol Generic System Characteristic dan sistem akan menampilkan halaman berikut : Gambar 4.1 - Halaman Perhitungan Generic System Characteristic Pada halaman GSC, pengguna mengisi skor untuk masing-masing point yang ada. Ketika pengguna meng klik radio button dari suatu point GSC, maka sistem akan menampilkan penjelasan dari point
1 tersebut. Dan ketika pengguna klik radio button pada kolom Score, maka akan muncul penjelasan dari score yang dipilih tadi. Setelah memilih point dan score, klik tombol Submit Score untuk memberikan skor point tersebut. Jika semua point sudah terisi, untuk menghitung VAF klik tombol Count VAF dan sistem akan menampilkan nilai dari VAF berdasarkan skor yang telah diisi tadi. 13. Klik tombol Save untuk menyimpan data GSC ke dalam database, dan sistem akan menampilkan halaman awal yang telah di update dengan skor GSC tadi, dan sistem akan menampilkan nilai dari Function Point secara otomatis berdasarkan data yang telah diinput sebelumnya. Gambar 4.11 - Halaman Perhitungan Estimasi Proyek 14. Pengguna dapat memilih Estimation Model untuk perhitungan Function Point dengan cara klik combo box Estimation Models, dan sistem akan menampilkan Mandays Estimation nya berdasarkan model
11 yang dipilih. Setelah itu pengguna juga dapat menghitung nilai dari proyek tersebut dengan memasukkan harga untuk setiap mandays yang digunakan pada proyek. Nilai dari proyek akan muncul di kolom Project Price. 15. Setelah itu pengguna klik tombol save untuk menyimpan data proyek yang sudah dihitung ke dalam database. 4.2 SKENARIO PENGUJIAN 4.2.1 Perhitungan Function Point untuk Project Development Aplikasi ANZ-JIVE DCI termasuk kedalam kategori project development. Oleh karena itu, perhitungan akhir function point yang akan digunakan akan menggunakan formula untuk project development, yaitu : DFP = (UFP + CFP) * VAF Dimana, DFP : Development Project Function Point UFP : Unadjusted Function Point untuk semua fungsi yang akan tersedia setelah instalasi CFP : Unadjusted Function Point yang ditambahkan oleh perhitungan fungsi yang merupakan kategori konversi VAF : Value Adjustment Factor 4.2.2.1 Application Functionality Berikut adalah perhitungan application functionality untuk proyek pengembangan DCI.
12 Tabel 4.1 Tabel Perhitungan Application Functionality untuk Data Functions Data Functions RET DET Functional Complexity Internal Logical Files Transaction Information 3 3 Average Deposit FTP Information 5 2 Low DCI Booking Upload 12 2 Low Information DCI Transaction Reconcile 9 2 Low Information DCI TD Instruction 4 2 Low Information DCI Expiry Information 4 2 Low DCI Maturity Settlement 12 3 Low Posting File Information DCI Option Premi Posting 12 3 Low File DCI EOD Information 12 2 Low External Interface Files DCI FTP 5 2 Low Information DCI Product 25 5 Average Information Sales Information 17 4 Low Customer 12 4 Low
13 Information Branch Information 19 2 Low Lookup Information 6 2 Low Tabel 4.2 Tabel Deskripsi Tingkat Fasilitasi Perubahan Aplikasi Transactional Functions DET FTR Functional Complexity External Inputs Add Transaction 32 4 High Upload Deposit FTP 11 2 Average Upload DCI Booking 21 2 High Reconcile Transaction 14 3 High TD Instruction Process 13 2 High DCI Expiry Process 14 2 High Generate DCI Maturity Settlement Posting File 8 2 High Generate DCI Option Premi Posting File 8 2 High DCI End of Day Process 13 3 High External Outputs Create DCI Booking 24 4 High Upload DCI Transaction 7 3 Average Deposit FTP 14 3 Average Reconciliation 9 3 Average DCI TD Instruction 6 3 Average DCI Expiry 6 3 Average
14 DCI Maturity Settlement 2 1 Low Posting File DCI Settlement Posting File 2 2 Low DCI End of Day 3 2 Low External Inquiry Search Deposit FTP 4 4 Average Search Booking Upload 13 5 High Berikut adalah hasil perhitungan application functionality. Tabel 4.3 Tabel Hasil Perhitungan Application Functionality Function Type Functional Complexity Complexity Total Function Type Totals 7 Low x 7 49 ILFs 1 Average x 1 1 59 High x 15 5 Low x 5 25 EIFs 1 Average x 7 7 32 High x 1 Low x 3 EIs 1 Average x 4 4 46 7 High x 6 42 2 Low x 4 8 EOs 5 Average x 5 25 4 1 High x 7 7 Low x 3 EQs 1 Average x 4 4 1 1 High x 6 6 Unadjusted Function Point Count 187
15 4.2.1.2 Perhitungan Akhir Dengan menggunakan perhitungan kompleksitas dan kontribusi, maka perhitungan akhir untuk proyek pengembangan adalah sebagai berikut : DFP = (DFP + CFP) * VAF DFP = (187 + ) * 1.17 DFP = 187 * 1.17 DFP = 211.77 4.2.2 Perhitungan Function Point untuk Project Enhancement Aplikasi ANZ-JIVE DCI Enhancement termasuk kedalam kategori project enhancement. Oleh karena itu, perhitungan akhir function point yang akan digunakan akan menggunakan formula untuk proyek enhancement, yaitu : EFP = [(ADD + CHGA + CFP) * VAFA] + (DEL* VAFB) Dimana, EFP adalah perhitungan function point untuk proyek enhancement. ADD adalah perhitungan unadjusted function point dari fungsi tambahan pada proyek enhancement. CHGA adalah perhitungan unadjusted function point dari fungsi yang akan diubah oleh proyek enhancement. CFP adalah perhitungan function point dari fungsi yang ditambahkan oleh proses konversi VAFA adalah value adjustment factor dari aplikasi setelah proyek enhancement selesai DEL adalah perhitungan unadjusted function point count dari fungsi yang akan dihapus oleh proyek enhancement.
16 VAFB adalah value adjustment factor dari aplikasi sebelum proyek enhancement dimulai. 4.2.2.1 Application Functionality Berikut adalah perhitungan application functionality untuk proyek ANZ-JIVE DCI Enhancement. Tabel 4.4 Tabel Perhitungan Data Function Enhancement Data Functions RET DET Functional Complexity Internal Logical Files SP Declaration Form 3 12 Low Option Premi Posting File 3 12 Low External Interface Files SP Declaration Form 3 6 Low Tabel 4.5 Tabel Transactional Function Enhancement Transactional Functions DET FTR Functional Complexity External Inputs SP Declaration 19 4 High Inquiry and Concentration 12 2 Average Risk Option Premi Posting File 21 2 High External Outputs SP Declaration 12 2 Average Inquiry and Concentration Risk 8 3 Average
17 Option Premi Posting File 2 2 Low External Inquiry SP Declaration 9 2 Average Inquiry and Concentration Risk 24 2 High Berikut adalah hasil perhitungan application functionality. Tabel 4.6 Tabel Perhitungan Application Functionality Enhancement Function Type Functional Complexity Complexity Total Function Type Totals 1 Low x 7 7 ILFs (ADD) Average x 1 7 High x 15 1 Low x 5 5 EIFs (ADD) 1 Average x 7 7 12 High x 1 Low x 3 EIs (ADD) 1 Average x 4 4 1 1 High x 6 6 Low x 4 EOs (ADD) 2 Average x 5 1 1 High x 7 Low x 3 EQs (ADD) 1 Average x 4 4 1 Low x 6 Unadjusted Function Point Count (ADD) 49 Tabel 4.7 Tabel Hasil Perhitungan Akhir Proyek Enhancement
18 Function Type Functional Complexity Complexity Total Function Type Totals ILFs (DEL) 1 Low x 7 7 Average x 1 7 High x 15 EIFs (DEL) Low x 5 Average x 7 High x 1 EIs (DEL) Low x 3 Average x 4 6 1 High x 6 6 EOs (DEL) 1 Low x 4 4 Average x 5 4 High x 7 EQs(DEL) Low x 3 Average x 4 High x 6 Unadjusted Function Point Count (DEL) 17 4.2.2.2 Perhitungan Akhir Dengan menggunakan perhitungan kompleksitas dan kontribusi, maka perhitungan akhir untuk proyek pengembangan adalah sebagai berikut : EFP = [(ADD + CHGA + CFP) * VAFA] + (DEL* VAFB) EFP = [(49 + + ) * 1.17] + (17 * 1.17) EFP = 57.33 + 19.89 EFP = 77.22
19 4.3 PERHITUNGAN APLIKASI FUNCTION POINT Perhitungan Application Function Point digunakan untuk menghitung function point dari suatu aplikasi setelah adanya modifikasi dari aplikasi tersebut, dalam hal ini adalah nilai function point dari aplikasi ANZ-JIVE DCI setelah dilakukan penambahan dan pengurangan modul pada aplikasi ANZ-JIVE DCI Enhancement. Berikut formula yang digunakan untuk perhitungan Application Function Point : AFP = [(UFPB + ADD + CHGA) - (CHGB + DEL)] * VAFA Dimana: AFP adalah perhitungan Adujusted Function Point dari aplikasi. UFPB adalah perhitungan Unadjusted Function Point dari aplikasi sebelum proyek enhancement dimulai. Catatan : Jika nilai UFPB tidak ada, maka bisa dihitung dengan menggunakan formula: UFBP = AFPB/VAFB; Dimana, AFPB adalah nilai Adjusted Function point sebelum proyek enhancement dan VAFB adalah nilai Adjustment Factor dari aplikasi sebelum proyek enhancement. ADD adalah nilai unadjusted function point dari fungsi yang ditambahkan oleh proyek enhancement. CHGA adalah nilai unadjusted function point dari fungsi yang diubah oleh proyek enhancement. Nilai ini mencerminkan ukuran dari fungsi setelah perubahan.
11 CHGB adalah nilai unadjusted function point dari fungsi yang diubah oleh proyek enhancement. Nilai ini mencerminkan ukuran dari fungsi sebelum adanya perubahan. DEL adalah nilai unadjusted function point dari fungsi yang dihilangkan oleh proyek enhancement. VAFA adalah Value Adjustment Factor dari aplikasi setelah proyek enhancement selesai. 4.3.1 Perhitungan Akhir Berikut adalah perhitungan untuk Application Function Point berdasarkan aplikasi ANZ-JIVE DCI dan ANZ-JIVE DCI Enhancement. AFP = [(UFPB + ADD + CHGA) - (CHGB + DEL)] * VAFA AFP = [(187 + 49 + ) ( + 17)] * 1.17 AFP = (236-17) * 1.17 AFP = 219 * 1.17 AFP = 256.23 Tabel berikut ini merupakan tabel perbandingan hasil pengujian metode estimasi dengan menggunakan aplikasi dan perhitungan manual. Tabel 4.8. Estimasi Kompleksitas Perangkat Lunak Manual Aplikasi Dev Enh Dev Enh ILF Jumlah 8 3 8 3 Nilai CFP 59 14 59 14 EIF Jumlah 6 2 6 2 Nilai CFP 32 12 32 12 EI Jumlah 8 3 8 3 Nilai CFP 4 16 4 16
111 EO Jumlah 8 3 8 3 Nilai CFP 4 14 4 14 EQ Jumlah 2 2 2 2 Nilai CFP 1 1 1 1 Total FP 187 66 187 66 Nilai VAF 1.17 1.17 1.17 1.17 Nilai FP 211.77 77.2 211.77 77.2 Tabel 4.9. Model Empiris Estimasi Perangkat Lunak Model Empiris IFPUG Manual IFPUG Aplikasi Dev Enh Dev Enh EOB 1.84854 9.1826 1.84854 9.1826 Albrecht & EOJ 32.41 1591.62 32.41 1591.62 Gaffney Mandays Estimation 55.4562 275.478 55.4562 275.478 EOB 44.49143 2.155435 44.5 2.155435 Kemerer EOJ 7713.185 373.616 7713.185 373.616 Mandays 1334.743 64.6631 1334.743 64.6631 Estimation EOB 3787.662 1752.964 3787.67 1752.964 Matson,Barnett, EOJ 656515.53 33841.3 656515.53 33841.3 & Mellichamp 113629.86 52588.92 11363.1 52588.92 4.4 PERBANDINGAN HASIL FUNCTION POINT DENGAN TIMELINE PROJECT
112 Berikut adalah perbandingan hasil perhitungan Function Point Tools dengan timeline project yang sebenarnya. 4.4.1 ANZ-DCI Gambar 4.12 - Halaman Perhitungan Estimasi Proyek Jumlah resource yang digunakan pada project ini adalah : 1 orang Project Manager 2 orang Functional 4 orang Technical Maka mandays yang dibutuhkan berdasarkan resource dan timeline di atas adalah: 6 * 5 * 35 = 115 mandays Dibandingkan dengan perhitungan Function Point model Kemerer, maka ada selisih sebesar : 1335 115 = 185 mandays Terdapat perbedaan mandays sebesar 13,9% 4.4.2 ANZ-DCI Enhancement
113 Gambar 4.13 - Halaman Perhitungan Estimasi Proyek Dilihat dari gambar diatas, jumlah mandays yang dibutuhkan untuk project enhancement ini adalah 68 hari. Dibandingkan dengan perhitungan Function Point model Kemerer, maka ada selisih sebesar : 68 64 = 4 mandays Terdapat perbedaan mandays sebesar 5,9% Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin banyak jumlah mandays yang dihitung, maka selisihnya juga akan semakin besar.