BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis teknologi informasi menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang dikenal dengan sebutan e- learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional menjadi digital, baik secara isi maupun sistemnya. Saat ini konsep e- learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-learning dilembaga pendidikan. SMA Negeri 12 Depok merupakan Sekolah Menengah Atas yang baru berdiri pada tanggal 3 juli 2014, selama ini proses belajar mengajar antara murid dan guru hanya dilakukan pada saat pertemuan di dalam kelas. Jika pertemuan antara murid dan guru tidak terjadi maka secara otomatis proses belajar mengajarpun tidak dapat dilaksanakan. Selain itu proses penyampaian ilmu pengetahuan hampir sepenuhnya dilakukan di dalam kelas yang menyebabkan keterlambatan penyampaian jika pertemuan di dalam kelas tidak terjadi. Keadaan seperti ini sangat jelas dapat menghambat proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Depok yang dapat berakibat berkurangnya pemahaman murid terhadap suatu materi pelajaran. Di sisi lain SMA Negeri 12 Depok belum mempunyai suatu sarana dalam bidang teknologi informasi untuk mengelola dan memudahkan dalam proses belajar mengajar serta penyampain hal-hal penting lainnya,seperti penyampaian materi, tugas dan pengumuman penting oleh guru, serta sarana untuk murid melihat jadwal pelajaran, nilai ujian dan informasi-informsai penting. Maka perlu dibuat suatu sistem e-learning berbasis content management system yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara online agar dapat mendukung proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Depok menjadi lebih baik lagi, serta mempermudah dalam penyampaian ilmu pengetahuan dan juga informasi-informasi penting. 1
2 1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah yang muncul dari latar belakang di atas adalah : 1. Bagaimana merancang sistem e-learning berbasis content management system untuk SMA Negeri 12 Depok? 2. Bagaimana menerapkan sistem e-learning di SMA Negeri 12 Depok agar mampu mendukung kegiatan belajar mengajar dengan mudah dan efektif? 1.3 Ruang Lingkup Untuk memberi batasan dalam penelitian ini agar sesuai dengan porsinya, maka ruang lingkup atau batasan dalam penelitian ini adalah: 1. Sistem penjadwalan Sistem penjadwalan yang meliputi jadwal guru, jadwal murid dan jadwal ujian. 2. Sistem pembagian kelas Sistem pembagian kelas yang meliputi masing-masing kelas untuk setiap murid dan guru dalam proses belajar dan mengajar. 3. Sistem pembelajaran Sistem pembelajaran yang meliputi pemberian materi, tugas oleh guru dan forum untuk diskusi antar murid dan guru. 4. Sistem penilaian Sistem penilaian untuk masing-masing murid yang dilakukan oleh guru untuk mata pelajaran tertentu. 5. Sistem pengumuman Sistem pengumuman untuk memberikan pesan untuk masing-masing murid dan guru.
3 1.4 Tujuan dan Manfaat 1.4.1 Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dari proses penelitian ini adalah: 1. Merancang sistem e-learning untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar. 2. Merancang sistem e-learning berbasis content management system. 3. Mendesain sistem e-learning yang memiiki fitur-fitur, meliputi jadwal pelajaran, materi pelajaran, forum, pesan, pengumuman nilai dan event-event sekolah. 4. Sistem e-learning yang dapat diakses dengan mudah oleh admin, guru dan murid. 5. Sistem e-learning yang dapat diterapkan di SMAN 12 Depok sehingga dapat memudahkan komunikasi antara guru dan murid di luar jam pelajaran. 1.4.2 Manfaat Manfaat yang ingin diperoleh dari proses penelitian ini adalah: 1. Proses belajar mengajar akan lebih optimal. 2. Murid dapat dengan mudah melihat daftar pelajaran dan nilai ujian serta kemudahan mendapatkan materi pelajaran dan soal-soal latihan yang lebih beragam. 3. Memudahkan guru dalam mendistribusikan materi pelajaran. 4. Memudahkan pihak sekolah dalam memberikan suatu pengumuman. 5. Membuka komunikasi antara guru dan murid di luar jam pelajaran melalui forum diskusi. 1.5 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1. Metode Analisis
4 a. Studi Pustaka (Study Literature) Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mempelajari bahan referensi yang terkait melalui buku-buku, e-book, maupun referensi lainnya untuk mengumpulkan informasi dan data yang dibutuhkan dalam proses perancangan dan analisis dalam pembuatan aplikasi. b. Wawancara (Interview) Metode ini dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pihak sekolah untuk mengetahui sistem yang sedang berjalan dalam sekolah. 2. Metode Perancangan Dalam perancangan E-Learning digunakan metode perancangan OOP. Metode perancangan secara OOAD dalam skripsi ini adalah sebagai berikut : a. Perancangan Usecase Diagram b. Perancangan Sequence Diagram c. Perancangan Activity Diagram d. Perancangan Entity Relationship Diagram Alat bantu permodelan sistem yang di gunakan adalah UML (Unified Modelling Language). Pengembangan aplikasi menggunakan CMS bahasa pemprograman PHP serta database dengan menggunakan MYSQL. Metode perancangan aplikasi menggunakan metode waterfall meliputi tahapan: 1. Communication Dalam tahap communication, dikumpulkan persyaratan yang dibutuhkan dalam memulai sebuah projek. 2. Planning Dalam tahap planning, diperkirakan jadwal dan memantau pembuatan aplikasi. 3. Modeling
5 Dalam tahap modeling, dilakukan analisis dan desain aplikasi. 4. Construction Dalam tahap construction, dilakukan proses coding dan test aplikasi. 5. Deployment Deployment berkaitan dengan delivery aplikasi, memberikan support untuk aplikasi yang sudah dibuat, dan menerima feedback dari pengguna aplikasi. 1.6 Sistematika Penulisan Secara sistematis, pembahasan dalam skripsi ini akan dibagi menjadi lima bab yang garis besarnya dapat dijabarkan sebagai berikut: BAB 1 : PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan mengenai latar belakang penulisan, ruang lingkup atau batasan masalah, tujuan yang ingin dicapai dan manfaat yang diperoleh, metode penelitian yang digunakan untuk menyusun skripsi ini dan sistematika penulisan skripsi. BAB 2 : TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini terdapat penjelasan mengenai teori yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi. Terdapat dua jenis teori yang digunakan, yaitu teori umum dan teori khusus. BAB 3 : METODOLOGI Bab ini menjelaskan tentang analisis masalah mengenai sistem yang sedang berjalan pada SMA Negeri 12 Depok dan menentukan metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut serta menjelaskan perancangan aplikasi yang akan diimplementasikan. BAB 4 : HASIL DAN PEMBAHASAN
6 Bab ini menjelaskan tentang implementasi dari aplikasi yang dibuat meliputi spesifikasi sistem, petunjuk pemakaian sistem dan evaluasi dari beberapa sudut pandang pengguna. BAB 5 : SIMPULAN DAN SARAN Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari hasil analisis, pengembangan dan pengujian sistem yang telah dilakukan. Bab ini juga menjelaskan mengenai saran-saran untuk pengembangan sistem selanjutnya.