METAKOGNISI. Wahyu Rahardjo

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II KAJIAN TEORI. A. Deskripsi Konseptual. 1. Metakognitif. Menurut Flavell (1976) yang dikutip dari Yahaya (2005), menyatakan

BAB I PENDAHULUAN Secara sederhana Flavell mengartikan metakognisi sebagai knowing

BAB II KAJIAN TEORI. didefinisikan sebagai pemikiran tentang pemikiran (thinking about

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA DENGAN MELIBATKAN KETERAMPILAN METAKOGNISI

BAB I PENDAHULUAN. menerima masalah dan berusaha menyelesaikan masalah tersebut 1. Selain itu,

PERBEDAAN METAKOGNITIF SISWA MELALUI METODE THINK PAIR SQUARE DAN METODE PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN TIK KELAS X

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Hilman Imadul Umam, 2013

Vol. 1 No. 1 Th. Jan-Des 2016 ISSN: PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS PENGETAHUAN METAKOGNITIF UNTUK MEMPERSIAPKAN GENERASI ABAD KE-21

Disain Pembelajaran Matematika Realistik yang Melibatkan Metakognisi Siswa pada Pokok Bahasan Aritmetika Sosial di Sekolah Menengah Pertama

2016 PENERAPAN PEND EKATAN METAKOGNITIF D ALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA SMA

BAB I. teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam mengembangkan. ketajaman berpikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi

PENGETAHUAN METAKOGNISI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH LIMIT

IDENTIFIKASI PENGETAHUAN METAKOGNISI CALON GURU FISIKA

PEMANFAATAN METAKOGNISI DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMA * Theresia Kriswianti Nugrahaningsih**

PELIBATAN METAKOGNISI DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA. Oleh: Mustamin Anggo (Dosen Pendidikan Matematika FKIP Unhalu Kendari)

BAB III METODE PENELITIAN

Profil Metakognisi Siswa Smp Dalam Memecahkan Masalah Open-Ended (Studi Kasus Ditinjau dari Tingkat Kemampuan Siswa )

BAB I PENDAHULUAN. dalam tubuh yang mengiringi rangkaian pendewasaan. Pertumbuhan organ-organ

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA dengan Pendekatan Metakognitif Kelas VI di SDN 153 Pekanbaru

Pengembangan Peta Konsep Matematika dan Implementasinya dalam Pembelajaran Matematika

TIPE-TIPE PENGETAHUAN Dra. Yati Siti Mulyati, M.Pd

Nurfauziah Siregar FTIK, IAIN Padangsidimpuan

PERAN METAKOGNISI UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN FISIKA. Abstrak

BAB I PENDAHULUAN. peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan bermoral. Untuk

METAKOGNISI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA (STUDI KASUS PADA SISWA SMP BERDASARKAN GENDER)

PENGARUH METAKOGNISI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI SE KABUPATEN BULUKUMBA

METAKOGNISI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD

OLEH: NILA ANGGRENI E1M

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat ditarik simpulan sebagai berikut.

BAB I PENDAHULUAN. Dalam Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas (Sistem

Strategi Metakognisi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa

Key Word: Metacognitive Awareness, Project-based Learning, Environtmental Polution

BAB II KAJIAN TEORI 2. 1 Pembelajaran Matematika dalam Pandangan Konstruktivisme

PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENGIDENTIFIKASI PROFIL METAKOGNISI SISWA SMA KELAS X

METAKOGNISI SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Metakognisi terdiri dari imbuhan meta dan kognisi. Meta merupakan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode survey explanatory, yaitu penelitian

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X

KEMAMPUAN METAKOGNISI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII B MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO KABUPATEN GOWA

BAB II KAJIAN PUSTAKA. John Flavell pada tahun Metakognisi terdiri dari imbuhan meta dan

PENERAPAN STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PADANG

BIOEDUKASI Jurnal Pendidikan Biologi e ISSN Universitas Muhammadiyah Metro p ISSN

METAKOGNISI SISWA SMA KELAS AKSELERASI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dikerjakan untuk menyelesaikannya. Menurut Shadiq (2004) Suatu

PROFIL METAKOGNISI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN BERDASARKAN GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF

AKTIVITAS METAKOGNISI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS V SD N 03 SINGOSARI TAHUN AJARAN 2016/2017

Norma I. M. J. et al., Analisis Pengetahuan Metakognisi Siswa...

BAB II KAJIAN TEORI. A. Kemampuan Representasi Matematis. solusi dari masalah yang sedang dihadapinya (NCTM, 2000).

METAKOGNISI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF

Penerapan Strategi Metakognisi pada Cooperative Learning Tipe STAD untuk Melihat Perkembangan Metakognisi Siswa pada Materi Elastisitas

METAKOGNISI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: APA, MENGAPA DAN BAGAIMANA PENGEMBANGANNYA?

Metakognisi dan Usaha Mengatasi Kesulitan dalam Memecahkan Masalah Matematika Kontekstual

Pengembangan Instrumen Metakognisi untuk Mengukur Metakognisi Pengetahuan Siswa Sehubungan dengan Konsep Pernyataan Fisika

HUBUNGAN KETERAMPILAN METAKOGNISI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI REAKSI REDUKSI OKSIDASI (REDOKS) KELAS X-1 SMA NEGERI 3 SIDOARJO

MODEL VOCABULARY SELF-COLLECTION STRATEGY (VSS) DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA

II. TINJAUAN PUSTAKA. pembelajaran karena dalam model pembelajaran terdapat langkah-langkah

DIAGNOSA KESULITAN METACOGNITIVE AWARENESS TERHADAP PROSES PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Analisis Tingkat Kemampuan Metakognitif Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi, FMIPA UNY

AKTIVITAS METAKOGNISI DALAM MEMECAHKAN MASALAH PEMBUKTIAN LANGSUNG DITINJAU DARI GENDER DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA GATUT ISWAHYUDI*)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI. (termasuk problem posing) yang merupakan aktivitas yang lain relevan

HUBUNGAN METAKOGNISI, EFIKASI DIRI AKADEMIK DAN PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA

Unnes Journal of Mathematics Education Research

EFIKASI DIRI DAN METAKOGNISI SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL GEOMETRI. Kata kunci: Efikasi, metakognisi dan penyelesaian masalah.

IDENTIFIKASI AKTIVITAS KARAKTERISTIK METAKOGNITIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI KESETIMBANGAAN KIMIA

Transkripsi:

METAKOGNISI Wahyu Rahardjo

Sejarah Diperkenalkan oleh John Flavell di awal tahun 1970an Berasal dari kata metamemori

Definisi John Flavell dalam Georghiades (2004) Metakognisi adalah pengetahuan individu tentang kognisinya Brown (1987), serta Gardner & Alexander (1989) Metakognisi adalah sesuatu yang berkaitan dengan pengetahuan, kesadaran, dan kendali proses berpikir yang dipelajari individu.

Georghiades (2004): Metakognisi adalah berpikir tentang pikiran sendiri. Dunlosky & Hertzog (2000) Metakognisi adalah kognisi tentang kognisi.

Metakognisi layer atas dari kognisi pengetahuan tentang pengetahuan kesadaran seseorang tentang proses kognisi mereka sendiri dan bagaimana proses tersebut bekerja

Metakognisi apa yang kita tahu dan apa yang kita tidak tahu mengatur apa yang kita lakukan dalam belajar

Tobias & Everson (2002) percaya bahwa metakognisi adalah suatu konstruk harus didefinisikan dalam model yang sifatnya hierarkis: Lower order : sebagai proses yang dipelajari Higher order : penguasaan materi Oleh karenanya penting artinya untuk mempelajari dan kemudian menguasai tingkatan yang rendah sebagai landasan untuk memahami tingkatan yang lebih tinggi.

Flavell (1976) mempersepsikan metakognisi sebagai interaksi dari beberapa faktor, yaitu: Metacognitive knowledge Pengetahuan tentang diri individu, tugas yang harus dilakukan dan strategi yang mengiringinya LTM ditarik berdasarkan kondisi tugas tertentu

Metacognitive experiences Meliputi kognisi dan perasaan yang diikuti oleh proses intelektual biasa muncul dalam situasi mendesak yang baru ditemui (novel condition) Tujuan dari aktivitas Strategi yang dilakukan

Studi Donovan & Bransford (2005) tentang metakognisi metakognisi memberikan kesempatan bagi individu untuk mempelajari pengetahuan terbaru. Ide-ide tentang pembelajaran tersebut adalah: Metakognisi harus berkaitan erat dengan pemahaman pengetahuan utama

Munculnya pemahaman pengetahuan baru Terjadinya interaksi antar pengetahuan yang dipahami Munculnya pemahaman utama bahwa individu merasa dirinya memainkan peranan penting untuk memperoleh pengetahuan terkini dan sudut pandang konseptual dalam memahami interaksi antar pengetahuan

Donovan & Bransford (2005) menyatakan bahwa metakognisi membuat siswa / individu yang belajar menjadi: 1. Berkaitan dengan pengetahuan terkini yang ditempatkan dalam sudut pandang konseptual

2. Konsep yang dimengerti akan memberikan berbagai bentuk pemahaman yang kaya akan detail faktual, dan 3. Konsep juga memberikan pengayaan terhadap aplikasi dari pengetahuan tersebut

Konstruk dari Metakognisi Knowledge of cognition Regulation of cognition

Knowledge of Cognition Pengetahuan deklaratif Pengetahuan tentang apa yang dikerjakan Pengetahuan prosedural Pengetahuan tentang bagaimana menggunakan strategi Pengetahuan kondisional Pengetahuan tentang kapan dan mengapa melakukan prosedur dan strategi tersebut

Regulation of Cognition 1. Kendali (control) a. Developing a plan of action Membangun suatu rencana bertindak

b. Maintaining / Monitoring the plan Mempertahankan dan mengawasi rencana tersebut - Bagaimana keadaan saya? - Apakah sudah menghasilkan sesuatu seperti yang saya harapkan? - Bagaimana saya seharusnya memroses?

2. Evaluating the plan Evaluasi penilaian & koreksi diri a. Seberapa baik pekerjaan telah dilakukan b. Apakah sudah menghasilkan sesuatu seperti yang saya harapkan? c. Hal berbeda apa yang telah saya lakukan?

Studi-Studi mengenai Metakognisi Berkorelasi positif dengan: 1. Belajar yang efisien (Veenman, Kok, & Blote, 2005). 2. Kemampuan memecahkan masalah (problem solving) (Howard dkk., 2000, Rozencwajg, 2003).

3. Pemahaman dan kinerja penyelesaian tugas mata pelajaran matematika (Veenman dkk., 2005). 4. Prestasi akademis di bidang matematika (Cooper, 2008). 5. Beberapa kualitas belajar siswa yang terangkum dalam scoring rubric (Pucheu, 2008).

6. Kemampuan menjawab soal-soal pilihan berganda (Vuk, 2008). 7. Interaksi sosial (Sandi-Urena, 2008).