MAKNA HIDUP. Nama : Chitra Perdana S. NPM :

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. Kebanyakan orang-orang hanya melihat dari kulit luar semata. Lebih

BAB I PENDAHULUAN. ditolak eksistensinya di masyarakat. Sayangnya, belum banyak orang yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Waria merupakan salah satu jenis manusia yang belum jelas gendernya.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Ditinjau dari segi bahasa kata waria adalah singkatan dari wanita dan

BAB I PENDAHULUAN. Komunitas yang terdapat di Indonesia sangat banyak, salah satunya

2015 REKONSTRUKSI SOSIAL KEHIDUPAN KAUM WARIA DI KOTA CIMAHI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. masyarakat, terlebih di masyarakat perkotaan. Fenomena waria merupakan suatu

2015 PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI SANTRI WARIA D I PESANTREN AL-FATAH KOTAGED E YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. Waria adalah laki-laki yang menunjukan sikap dan perilaku di dalam diri yang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Masalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. seperti rasa kasih sayang, rasa aman, dihargai, diakui, dan sebagainya.memenuhi

BAB I PENDAHULUAN. homoseksual atau dikenal sebagai gay dan lesbian masih kontroversial.

BAB II LANDASAN TEORI. Makna hidup adalah hal-hal yang dianggap sangat penting dan berharga

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yayasan Srikandi Pasundan, didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini seringkali ditemukan seorang ibu yang menjadi orang tua

BAB I PENDAHULUAN. Orang yang mengkonsumsi dan kecanduan minuman keras atau alkohol

BAB I PENDAHULUAN. adalah perubahan yang terjadi pada perkembangan pribadi seseorang. Masuknya

3. METODE PENELITIAN. 23 Universitas Indonesia. Gambaran Penghayatan..., Mitra Atensi, FPSI UI, 2008

BAB I PENDAHULUAN. kelompok yang lain, bahkan memecahkan suatu permasalahan. 1 Kelompok adalah

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan isu gay di Indonesia meskipun tidak dikatakan pesat, kini

I. PENDAHULUAN. Pada dasarnya sebagai manusia, kita membutuhkan untuk dapat berinteraksi

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang terus berkembang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pencapaian kebermaknaan hidup dapat diartikan lebih luas sebagai usaha manusia

PRIA TRANSEKSUAL (WARIA) DALAM PERSPEKTIF NILAI-NILAI MORAL SOSIAL (Studi Kasus di Seputaran Stadion Sriwedari kota Surakarta)

BAB 1 PENDAHULUAN. Karya sastra selain dapat dikatakan sebuah karya seni dalam bentuk tulisan

BAB I PENDAHULUAN. gender yaitu suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun

BAB I PENDAHULUAN. melibatkan khalayak luas yang biasanya menggunakan teknologi media massa. setiap pagi jutaan masyarakat mengakses media massa.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. a. Pengertian Kebermaknaan Hidup

Teori Sosial. (Apa Kontribusinya Terhadap Pemahaman Olahraga di Masyarakat)

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah

HIV/AIDS (Human Immunodeficiency/Acquired Immune Deficiency. Syndrome) merupakan isu sensitive dibidang kesehatan. HIV juga menjadi isu

BAB I PENDAHULUAN. mengalami pelecehan-pelecehan yang dilakukan oleh aparat-aparat yang. beralasan dari masyarakat pada umumnya.

BAB II PENDEKATAN PSIKOLOGI TENTANG MEMAKNAI HIDUP. spontan diresponi dengan berbagai cara, dengan tujuan agar diri tetap terjaga.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini keragaman fenomena sosial yang muncul di kota-kota besar di

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. gagasan serta berinteraksi dengan lingkungan. Bahasa memegang peranan yang

Bab 1. Pendahuluan. elektronik. Media hiburan ini yang sering disebut dengan dorama atau serial televisi

BAB I PENDAHULUAN. Homoseksual pertama kali ditemukan pada abad ke 19 oleh seorang psikolog

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2008

BAB I PENDAHULUAN. penting dalam diri manusia, dibuktikan dengan kata mutiara kesehatan bukanlah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan Sepanjang Hayat

BAB I PENDAHULUAN. A. Kontek Penelitian (Latar Belakang masalah) kalanya sedih, dan ada kalanya marah. Sehingga seringkali timbul

BAB I PENDAHULUAN. Menurut (Nugroho. T, 2010: 94) Aquired Immune Deficiency Syndrome

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sejak diciptakannya manusia pertama yang dikenal dengan Adam dan

II. TINJAUAN PUSTAKA. perbandingan dan memudahkan dalam melakukan penelitian. Berikut ini adalah. tabel penelitian terdahulu yang penulis gunakan:

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Apa itu Penelitian Kualitatif???

BAB I PENDAHULUAN. Dalam tahap perkembangan tersebut, manusia mengalami perubahan fisik dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Setiap individu di dalam hidupnya selalu berusaha untuk mencari

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Devi Eryanti, 2013

PERAN KOMUNIKASI SEKSUAL ORANGTUA-ANAK TERHADAP GANGGUAN IDENTITAS GENDER

BAB I PENDAHULUAN. dengan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki dialek oleh karena seperti

BAB I PENDAHULUAN. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk (multiethnic

BAB I PENDAHULUAN. tata kalimat, dan tata makna. Ciri-ciri merupakan hakikat bahasa, antara lain:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN. utama, dengan kata lain mengikuti sebuah tren menjadi salah satu cara jitu

BAB I PENDAHULUAN. commit to user. A. Latar Belakang

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dijadikan tujuan dalam kehidupan (the purpose in life). Bila hal itu berhasil

BAB I PENDAHULUAN. saling menghormati serta dapat menerima semua perbedaan yang ada, sehingga dapat

BAB 1 : PENDAHULUAN. manusia lainnya sebagai makhluk yang selalu digerakkan oleh keinginan-keinginan

BAB I PENDAHULUAN. berperan penting atau tokoh pembawa jalannya cerita dalam karya sastra.

BAB I PENDAHULUAN. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa

BAB I PENDAHULUAN. yang berlainan jenis seks dengan persetujuan masyarakat. Seperti dikatakan Horton

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERPIKIR

BAB I PENDAHULUAN. penerima pesan atau yang biasa disebut dengan komunikan.manusia merupakan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. dicintai, dapat lebih memaknai kehidupannya dan memiliki perasaan. yang mengalami penderitaan dalam hidupnya.

BAB I PENDAHULUAN. Komnas perempuan tahun 2014 yang dirilis pada 6 Maret Jumlah kasus

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. the purpose in life. Bila hal ini berhasil dipenuhi akan menyebabkan seseorang merasakan

BAB I PENDAHULUAN. dasarnya adalah aktif, punya tujuan serta harga diri (Sarwono, 2002). Pada manusia

LAMPIRAN A PEDOMAN WAWANCARA

BAB VI KESIMPULAN. Pertama, poligami direpresentasikan oleh majalah Sabili, Syir ah dan NooR dengan

BAB I PENDAHULUAN. Pada umumnya keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Ayah dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Permasalahan. selalu bergerak di luar sadar manusia. Artinya, manusia tidak sadar akan menderita

BAB I PENDAHULUAN. Manusia dalam hidupnya mengalami suatu proses perkembangan. Ia

BAB I PENDAHULUAN. hadapi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini mendorong seseorang

Transkripsi:

MAKNA HIDUP WARIA Nama : Chitra Perdana S NPM : 10506046

ABSTRAK Manusia secara hakiki merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian, mereka membutuhkan orang lain dalam kehidupannya Dalam lingkungan bermasyarakat manusia juga membutuhkan pengakuan atas dirinya, misalnya seperti mendapatkan pekerjaan, dan kehidupan yang layak Akan tetapi kehidupan di dalam masyarakat tidaklah sesederhana seperti hitam atau putih Masih ada beberapa pihak yang hidup pada area abu-abu di mana ketidakjelasan menjadi dasarnya Wanita Pria (Waria) merupakan salah satu fenomena di dalam masyarakat yang keberadaannya oleh beberapa pihak masih menjadi kontroversi Dalam hal ini waria atau biasa disebut bencong, merupakan individu yang selalu dikucilkan bahkan dianggap aneh Tak jarang ketika melihat waria, mereka menjadi bahan cemoohan bagi individu yang lain, bahkan terlihat menakutkan karena penampilan mereka, sehingga banyak pihak yang mengucilkan waria tersebut Hal itu yang membuat seorang waria merasa tidak memiliki makna hidup dalam dirinya Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan metode observasi dan wawancara yang melibatkan seorang waria yang berumur 35 tahun yang saat ini sedang bekerja sebagai make up artis di salah satu rumah produksi dan bertujuan untuk mengetahui gambaran makna hidup pada seorang waria yang hidup sendirian dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi makna hidup pada seorang waria Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek hampir tidak memiliki makna hidup dalam dirinya Bagi seorang waria, menemukan makna hidup sangatlah sulit karena memiliki identitas gender yang berbeda dari individu yang lain

Pendahuluan Wanita Pria (Waria) merupakan salah satu fenomena di dalam masyarakat yang keberadaannya oleh beberapa pihak masih menjadi kontroversi Isu yang sering berkembang cenderung berkaitan dengan tidak jelasnya identitas mereka Dalam sebuah konstruksi masyarakat di Indonesia, identitas hanya dibagi menjadi dua, yaitu antara wanita atau pria Masyarakat indonesia cenderung mengabaikan adanya jenis identitas yang setengahsetengah, seperti waria, (Siregar dalam Nadia, 2005 )

Waria Pengertian Waria 20 November setiap tahunnya diperingati sebagai hari Transgender Internasional atau International Transgender Day of Remembrance (TDoR) Beberapa lainnya menjadikan hari ini sebagai Hari Mengenang Kekerasan dan Diskriminasi terhadap Transgender sedunia Kehadiran waria sebagai salah satu jenis kelamin ketiga memang masih menjadi perdebatan hingga saat ini Hal ini memicu adanya berbagai macam pandangan dan perspektif tentang waria Menurut Nadia (2005) gejala kewariaan yang selama ini dianggap sebagai gejala abnormalitas seksual, tentunya tidak dapat dipisahkan dari komponen-komponen kehidupan seseorang yang tampak semakin rumit dan sulit dicara garis tegasnya Beberapa ahli berpandangan bahwa keadaan abnormalitas seseorang, apapun bentuknya tidak dapat dipisahkan dari proses perkembangan manusia Oleh karena itu gejala kewariaan tidak dapat dilepaskan begitu saja dari konsep keilmuan tentang perilaku manusia dan pendekatan-pendekatan keabnormalan

Tinjauan Pustaka Makna Hidup dimaksud adalah makna yang terkandung dan tersembunyi dalam setiap situasi yang dihadapi seseorang sepanjang hidup mereka Makna hidup menurut Frankl (1984) adalah kesadaran akan adanya suatu kesempatan atau kemungkinan yang dilatarbelakangi oleh realitas Makna hidup adalah hal-hal yang oleh seseorang dipandang penting, dirasakan berharga, dan diyakini sebagai sesuatu yang besar serta dapat dijadikan tujuan hidup Makna hidup juga memberikan nilai khusus bagi seseorang Bastaman (1996) menambahkan jika berhasil menemukan dan memenuhi makna hidup maka kehidupan akan dirasakan lebih berati dan berharga yang akan menimbulkan penghayatan bahagia (happiness)

Tinjauan Pustaka Kebebasan berkehendak Kehendak Hidup Bermakna Makna Hidup Unik dan Personal Spesifik dan Konkrit Memberi Pedoman dan Arah Tahap derita Tahap penerimaan diri Tahap realisasi makna

Kesimpulan Makna hidup merupakan suatu yang dianggap penting benar dan didambakan serta memberikan nilai khusus bagi individu Jika individu berhasil menemukan makna hidupnya, maka ia akan merasakan bahwa kehidupannya sangatlah berarti dan berharga, dan pada akhirnya akan menumbulkan penghayatan bahagia sebagai akibat sampingannya Pengertian makna hidup menyiratkan bahwa didalamnya terkandung tujuan hidup, yakni hal-hal yang perlu dicapai dan dipenuhi (Bastaman, dalam Iriana, 2005) Dalam konteks komunitas, dunia waria dipandang dalam satu konstruksi yang sangat historis Hal demikian mengakibatkan dunia waria dipandang oleh masyarakat dengan sikap ambigu Disatu sisi, waria dipandang dekat dengan pelacuran, seks bebas, dan penyakit kotor Pandangan-pandangan seperti itulah yang membuat waria memilih untuk hidup menyendiri dan meninggalkan lingkungan tempat tinggal asalnya Akan tetapi tidak semua waria berkonotasi negatif dikarenakan fisik dan prilakunya yang berbeda Banyak waria yang bekerja diberbagai bidang tata rias dan busana Hal inilah yang dapat mempengaruhi waria dalam memaknai hidupnya