Novia Sinta R, M.Psi.

dokumen-dokumen yang mirip
EPPS. EPPS-Kusrohmaniah

Tes Inventori: EPPS Test

EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE EPPS

EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. bahwa secara umum kecenderungan kepribadian siswa kelas X SMA

Penyusunan Norma EPPS Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMA, Perguruan Tinggi dan Rentang Usia Dewasa Awal

SALAH SATU PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT LPPB ADALAH: MELAKUKAN TES PSIKOLOGIS TELAH TUJUH TAHUN DIPERCAYA OLEH KIMPRASWIL-PU PU UNTUK MENSELEKSI CALO

Tes Inventori: EPPS Test

TES PSIKOLOGIS (TES EPPS) Dra. Hj. SW. Indrawati, M.Pd., Psi Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan FIP UPI Bandung

Tes Inventory. Skoring, Interprestasi, dan mengkomunikasikan tes EPPS. Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI

PROFIL KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING DITINJAU MELALUI EPPS

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Jurnal CARE Volume 01 Nomor 01 Tahun 2013 PG PAUD-IKIP PGRI MADIUN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

LAPORAN KEPRIBADIAN. ISTJ (Introvert Sensing Thinking Judging)

LAPORAN KEPRIBADIAN. INFP (Introvert Intuiting Feeling Perceiving)

Jurnal Pemikiran & Penelitian Psikologi PSIKOLOGIA. p-issn: e-issn:

SISTEM INFORMASI PENEMPATAN KARYAWAN BERDASARKAN KEPRIBADIAN MENGGUNAKAN METODE EDWARD'S PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS) (STUDI KASUS : X

PROFIL KEBUTUHAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TUNANETRA DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

PROFIL KEBUTUHAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TUNANETRA DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. Oleh : Euis Heryati, Herlina

PROFIL KEBUTUHAN PSIKOLOGIS REMAJA TUNARUNGU. Euis Heryati. Abstrak: Kecacatan dalam pendengaran menyebabkan remaja tunarungu tidak mampu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

STUDI PROFIL KOMPETENSI GURU AGAMA MADRASAH TSANAWIYAH DI 10 KOTA/ KABUPATEN SE JAWA BARAT DAN BANTEN DILIHAT DARI LATAR BELAKANG BIOGRAFIS GURU

Prosiding Psikologi ISSN:

A. TIPE JAWABAN SINGKAT ATAU ISIAN SEDERHANA:

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dari Henry Murray. Menurut Murray kebutuhan (Needs) adalah konstruk

Psikologi Konseling Adhyatman Prabowo, M.Psi. Kompetensi konselor & Karakteristik klien

PAPIKOSTIC. Novia Sinta R., M.Psi. UMBY 2105

Novia Sinta R. PSIKODIAGNOSTIK II

Psikologi Kepribadian I

INSTRUMEN. Biaya dan waktu. Valid. Alat pengumpul data. Reliabel. Kualitas data. Kualifikasi pengumpul data. Tujuan. Besar sampel

Bab 1. Pendahuluan. Saat ini, kriminalitas semakin merajalela. Setiap hari, kita melihat di tayangan

BAB I PENDAHULUAN. karyawan yang sesuai dengan posisi yang tersedia. Dalam bidang klinis, tes

PERSONALITY AND PREFERENCE INVENTORY

Ahmad Nasrulloh

BAB II TELAAH PUSTAKA

Rahasia Psikotest terbongkar [buat yg mw nglamar kerja masuk]

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PSIKOLOGIS SISWA SMP AL-IRSYAD BOARDING SCHOOL BATU

PERSONALITY : OVERVIEW. Novia sinta R

Manajemen Waktu Proyek & Penjadwalan Proyek. By Wiji Nurastuti,MT

PEMODELAN SISTEM. Pemodelan & simulasi TM05

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

merasa dirinya penting (sense of importance) Kebutuhan akan kemajuan dan tidak gagal (sense of achievement) 4) Esteem or status needs

PROFIL KEPRIBADIAN GURU PAUD TERANG BANGSA KOTA SEMARANG BERDASARKAN TES EPPS SKRIPSI VICTORIA DHAMAIYANTI

PENILAIAN & PENYARINGAN DALAM PROGRAM PRA SEKOLAH Merupakan alat bantu dalam memperbaiki pendidikan di dalam kelas Brewer : Penilaian adl penggunaan s

PERILAKU DALAM BERORGANISASI

GAMBARAN PROFILE NEEDS PADA MAHASISWA KOS DI JATINANGOR YANG MELAKUKAN PREMARITAL INTERCOURSE AZAZI TITIAN NURANI ABSTRAK

Sebagai pengalaman baru

KUANTIFIKASI & OBJEKTIVITAS DALAM PEMERIKSAAN PSIKOLOGI

HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN DENGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA

Sifat Kodrat Manusia. Unsur-unsur Hakekat Manusia:

Tes Inventori. Scoring dan Intrepretasi DISC MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi TatapMuka Kode MK DisusunOleh 03

Modul ke: Tes Inventori. Sejarah Tes Inventori, Arti Kepribadian dan Pengukurannya. Fakultas Psikologi. Irma H. Aliyyah, M.Psi.

KEBIJAKAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN ISU KEBEBASAN BERAGAMA

Konteks assessment dan Klasifikasi Pemeriksaan Psikologis

PENGERTIAN PERIKATAN HUKUM PERIKATAN PADA UMUMNYA. Unsur-unsur Perikatan 3/15/2014. Pengertian perikatan tidak dapat ditemukan dalam Buku III BW.

CIRI & PENGGUNAAN TES. N o v i a S i n t a R, M. P s i.

THE SIXTEEN PERSONALITY FACTOR TES KEPRIBADIAN 16 PF RAYMOND B CATTELL

STATISTIK PERTEMUAN V

Self-Report Personality Inventories. Kuliah 13 PD I

BAKAT & INTELEGENSI. Cattel m coba menemukan perbedaan2 individu dlm hal: - ketajaman sensoris (indra) - kekuatan otot 10 aspek - kemampuan mental

KONSEP DASAR TES PSIKOLOGI DAN KLASIFIKASINYA. Pertemuan kedua...

Ita Juwitaningrum, S.Psi

TES PAULI. prestasi. Aspek kepribadian yang diukur dalam tes Pauli antara lain: kekuatan kemauan,

Tes Inventori: PAPI Kostick

Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya

TEKNIK-TEKNIK PSIKOEDUKASI

KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN

Menjelaskan sistem penilaian Menjelaskan pengertian penilaian kelas Menjelaskan Prinsip penilaian kelas Menjelaskan Teknik penilaian kelas

Adhyatman Prabowo, M.Psi. By PresenterMedia.com

PROFISIENSI PRESTASI TERSTANDAR TIDAK TERSTANDAR

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

EVA IMANIA ELIASA,M.Pd BIMBINGAN DAN KONSELING FIP UNY

Penyimpulan data numerik & kategorik. Elsa Roselina Dewi Gayatri

Baca clrak, 34 SUNARDI, PLB FIP UPI, 2007

PERILAKU MENCARI BANTUAN

PROSES ASEMEN PSIKOLOGIS DAN INTERPRETASI PSIKOLOGI. Kuliah 3 Adriatik Ivanti, M.Psi, Psi

Pengantar Psikodiagnostik

MANAJEMEN PERSEDIAAN

Leadership Karakteristik, Kompetensi, Perilaku

MASA DEWASA Dewasa Awal ( tahun ) Dewasa Madya ( tahun ) Dewasa Akhir ( di atas 60 tahun )

Pendekatan-Pendekatan Psikologi Kepribadian. Adhyatman Prabowo, M.Psi

Pengertian Pengukuran

KONSELING KELOMPOK.

MENENTUKAN STRATEGI PRODUK BY : DIANA MA RIFAH

SEJARAH SINGKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Oleh: Abu Khoiri BAGIAN ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS JEMBER 2012

Perencanaan Komunikasi. Chatia Hastasari, M.I.Kom.

TEORI-TEORI KOMUNIKASI PERSUASIF

BAB III METODE PENELITIAN

Transkripsi:

Novia Sinta R, M.Psi.

Dikenal di Indonesia dengan nama Skala Kecenderungan Kepribadian (K5) Diciptakan oleh Allen L. Edwards Tes ini tergolong sebagai tes kepribadian atau Personality Inventory Utk melihat kebutuhan2 seseorang yaitu kebutuhan khusus yg dimiliki seseorang

Kepribadian (Allport) Pola insting dan harapan individual muncul dari id & super ego atau keinginan & kebutuhan. Kebutuhan (Murray) Merupakan konstruk tentang kekuatan otak dalam mengatur berbagai proses dalam dirinya untuk mengubah kondisi yang ia rasa kurang memuaskan Merupakan dasar individu memandang sesuatu, berpikir, & bertingkah laku Timbul jika merasa ada sesuatu yang kurang & ingin segera memenuhinya motivasi

Mnrt Edward : kebutuhan seseorang dpt diklasifikasikan ke dalam 15 golongan yg dibuatnya berdasarkan suatu daftar kebutuhan pokok manusia yg disusun oleh Henry A Murray dkk. Menggunakan teori kepribadian Murray Awalnya untuk kepentingan psikologi klinis dan konseling Tes EPPS sebagaimana tes kepribadian pada umumnya dikategorikan sebagai power tes yaitu tes yang tidak dibatasi waktu dalam pengerjaannya. Jadi penekanannya pada penyelesaian tugas, bukan pada waktunya. Dalam pengerjaan tes EPPS semua item harus dikerjakan.

Terdiri dr 210 pasang pernyataan dimana butir soal masing2 skala dari 15 skala/kebutuhan itu dipasangkan dg butir soal dari 14 skala/kebutuhan yg lain Individu hrs memilih salah satu pernyataan pasangan dr pernyataan disukai...forced choice techniques

Hal ini utk mengurangi faktor social desirability (pengaruh sosial) dlm menentukan responnya dibanding inventori tipe pilihan yes-no Krn pilihan yg dipaksakan, EPPS menghasilkan skor IPSATIF (kekuatan tiap kebutuhan diungkapkan tdk dlm istilah2 absolut tetapi dlm hubungan dg kekuatan kebutuhan2 lain individu

Kerangka rujukan dlm skoring ipsatif adlh individu dan bukannya sampel normatif Krn jumlah semua skor subskala ini konstan utk semua peserta tes mk jika skor seseorang pd suatu subskala bergerak naik satu titik, skor subskala yg lain hrs bergerak turun satu titik Skoring ipsatif paling sesuai utk perbandingan intra individu

A. Need for achievement (ach) yaitu kebutuhan untuk berprestasi dan menghadapi tantangan. B. Need for defference (deff) yaitu kebutuhan untuk mengambil posisi mengalah dan meresa kurang mampu. C. Need for order (ord) yaitu ebutuhan untuk melakukan segala sesuatu dengan teratur. D. Need for exhibition (exh) yaitu kebutuhan untuk menonjolkan diri, dipuji, dan pamer. E. Need for autonomy (aut) yaitu kebutuhan untuk tidak tergantung pada orang lain.

F. Need for affiliation (aff) yaitu kebutuhan untuk bergabung dengan orang lain. G. Need for intraception (int) yaitu kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan pandangan dan perasaan orang lain. H. Need for succorence (suc) yaitu kebutuhan untuk mendapat perhatian lebih dari orang lain. I. Need for dominance (dom) yaitu kebutuhan untuk lebih atau menang atas orang lain. J. Need for abasement (abs) yaitu kebutuhan untuk merasa kurang mampu atau merasa bersalah.

K. Need for nurturance (nur) yaitu kebutuhan untuk menolong orang lain. L. Need for chance (chg) yaitu kebutuhan untuk merasakan sesuatu yang baru. M. Need for endurance (end) yaitu kebutuhan untuk melakukan segala sesuatu sampai tuntas/selesai. N. Need for heterosexuality (het) yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan jenis kelamin lain. O. Need for aggression (agg) yaitu kebutuhan untuk menentang atau menyerang orang lain baik dalam pandangan maupun tindakan. Dari tes EPPS ini kita akan tahu seberapa besar dorongan untuk tidak bergantung pada orang lain, dorongan berprestasi, dan dorongan menolong orang lain para pelamar.

Di barat : lebih kurang 45 menit (educated people) Indonesia : lebih kurang 60 menit (educated people) Bila lebih dr waktu normal kemungkinan banyak pertimbangan dimana bisa mengakibatkan konflik, ragu2 atau bimbang Krn tiap2 pernyataan sll mengundang social desireability sll dipertimbangkan pantas atau tdk, byk pertimbangan shg sering tjd penundaan

Dibuat garis lurus dg warna merah - dari no 1 25, lewat 7,13 dan19 - dari no 101 125 lewat 107, 113, 119 - dari no 201 225 lewat 207, 213, 219 Nomor-nomor ini tidak akan dihitung dalam memperoleh skor

Dibuat garis lurus dg warna biru - dari no 26 50, lewat 32,38 dan 44 - dari no 51 75, lewat 57, 63, 69 - dari no 151 175 lewat 157, 163, 169 Nomor-nomor ini akan dihitung dalam memperoleh skor

Hitung jumlah huruf A yang dilingkari pada kolom pertama dan seterusnya. Dari arah kanan ke kiri. Jumlahnya ditulis di kolom r Hitung jumlah huruf B yang dilingkari dari kolom pertama dan seterusnya dari atas ke bawah. Jumlahnya ditulis di kolom c

Setelah dihitung semua, jumlahkan angka di kolom r dan c Hasilnya ditulis di kolom s (jumlah yang benar jika total s adalah 210) Angka tertinggi pd kolom s adlh 28 Konsistensi jawaban perlu dilihat. 0-9 : TDK VALID 10-15 : dpt diinterpretasi lebih lanjut

> 90 sangat tinggi 70 90 tinggi 45 69 sedang 21 44 kurang <21 kurang sekali