1. PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang masalah Pencatatan dan pengelolaan nilai siswa pada SMAN 1 Margahayu Bandung sampai saat ini masih dilakukan dengan cara mencatat semua nilai pada sebuah buku oleh masing- masing guru mata pelajaran. Setiap guru mata pelajaran mempunyai buku nilai siswa yang diajarnya. Kemudian di akhir semester nilainilai tersebut diolah atau dihitung untuk mendapatkan nilai akhir yang akan diberikan kepada wali kelas siswa yang bersangkutan, yang kemudian wali kelas akan mengumpulkan semua nilai mata pelajaran dari setiap guru mata pelajaran untuk mengisi raport siswa. Setelah semua nilai terkumpul wali kelas mengisi rapor masing- masing siswa. Dan kemudian rapor tersebut diserahkan kepada murid untuk diperlihatkan kepada orang tua masing- masing. Kenyataan yang terjadi, pengelolaan nilai dengan sistem seperti itu memiliki beberapa kekurangan dan permasalahan. Contohnya, guru-guru memerlukan banyak waktu dan tenaga untuk menghitung nilai akhir siswa, dan akan semakin sulit jika nilai baru terkumpul diujung semester dan harus secepatnya menghitung nilai akhir dari siswa, sedangkan nilai akhir harus segera diserahkan secara langsung kepada wali kelas, dan wali kelas akan menunggu nilai tersebut untuk dimasukkan ke dalam raport. Nilai yang dihitungpun banyak, seperti nilai harian, nilai UTS, dan nilai UAS, belum lagi jumlah siswa banyak yang ditangani oleh masing- masing guru mata pelajaran. Selain itu siswa juga hanya bisa melihat nilai akhir pada buku raport. Raport tersebut dimaksudkan untuk memberikan laporan hasil belajar siswa setiap satu semester, dan akan diperlihatkan kepada orang tua siswa. SMAN 1 Margahayu mempunyai sebuah website portal siswa yang dikelola oleh pihak sekolah, namun pada portal tersebut masih belum ada fitur nilai siswa, oleh karena itu pihak sekolah menginginkan aplikasi pengelolaan nilai ini bisa diterapkan pada sekolah mereka. 13
Untuk itu, kehadiran suatu aplikasi yang dapat membantu pancatatan dan pengelolaan data nilai siswa diperlukan pada SMAN 1 Margahayu Bandung. Aplikasi pengelolaan nilai siswa ini diharapkan dapat mengelola data nilai siswa dengan akurat, cepat, dan terdokumentasi dengan baik, sehingga permasalahan yang telah dipaparkan di atas dapat teratasi dan diminimalisasi. 1.2. Perumusan masalah Berdasarkan latar belakang penyusunan Proyek Akhir yang telah diuraikan sebelumnya, permasalahan yang dihadapi dirumuskan sebagai berikut : a) Belum tersedianya suatu aplikasi yang dapat menyimpan data nilai para siswa agar terkelola dengan baik. b) Belum tersedianya suatu aplikasi yang dapat mengelola nilai siswa. c) Belum tersedianya suatu aplikasi yang dapat memberikan informasi mengenai nilai siswa. d) Belum tersedianya suatu aplikasi yang bisa mengumpulkan data nilai dari guru- guru mata pelajaran. 1.3. Tujuan Tujuan dari pembuatan proyek akhir ini adalah membangun suatu aplikasi yang mampu: a) Menyimpan data nilai siswa SMAN 1 Margahayu. b) Mengelola nilai Harian, UTS, UAS, nilai Ekstrakurikuler, dan nilai Kepribadian siswa SMAN 1 Margahayu Bandung. c) Mengelola data siswa, data guru, data pengajar, wali kelas, dan penempatan siswa. d) Memberikan informas i nila i s is wa kepada siswa, orang tua, gur u, dan kepala sekolah. e) Mencetak laporan nila i s iswa SMAN 1 Margahayu 14
1.4. Batasan masalah Batasan masalah yang akan dibahas dalam penyusunan Proyek Akhir ini adalah sebagai berikut : a) Aplikasi yang dibangun berbasis web. b) Hanya menangani pengelolaan nilai siswa SMAN 1 Margahayu Bandung. c) User orang tua menggunakan username siswa. d) Tidak menangani pengolahan nilai Ujian Akhir Nasional dan penjurusan. e) Hanya mengolah nilai siswa kelas reguler. a) Keamanan aplikasi ini ditangani hanya sebatas penggunaan username dan password untuk melindungi data pengguna serta data sekolah. 1.5. Metodologi penyelesaian masalah Metodologi penyelesaian masalah dari pengerjaan aplikasi ini adalah sebagai berikut: a. Observasi data dan identiifikasi masalah Pada tahap ini akan melakukan pengumpulan data dan informasi dari SMAN 1 Margahayu Bandung yang akan digunakan pada tahap pengembangan aplikasi. Adapun tujuan dilakukan survey yaitu mengetahui sistem kerja, proses bisnis, serta kesulitan kesulitan yang dihadapi SMAN 1 Margahayu Bandung. Tahapan ini dilakukan dengan mempelajari dan memahami data yang terlibat dan terkait dengan pengelolaan nilai siswa. b. Studi Literatur Pada tahap ini dilakukan pengumpulan literatur- literatur dan kajiankajian yang berkaitan dengan masalah- masalah yang terdapat pada Proyek Akhir ini. Literatur tersebut berupa artikel, buku referensi, internet, dan sumber lain yang berhubungan dengan masalah Proyek Akhir ini. Seperti mempelajari buku-buku dan referensi mengenai pembuatan website dan database MySQL agar dapat membantu dalam pembuatan proyek akhir ini sekaligus konsultasi dengan dosen pembimbing dan pihak instansi yang berkepentingan 15
c. Pengembangan Perangkat Lunak Pada tahapan ini, sistem akan dibangun menggunakan metode waterfall model yaitu : 1) Analisa Kebutuhan Pada tahapan ini akan didefinisikan kebutuhan user secara intensif dan fokus khususnya perangkat lunak. Pada tahap ini juga akan mempelajari dan menganalisis data guru dan data penilaian siswa SMAN 1 Margahayu, serta mempelajari kekurangannya, sehingga aplikasi yang dibangun akan sesuai dengan kebutuhan. 2) Program desain Pada tahap ini akan dilakukan perancangan aplikasi menggunakan ER Diagram yang disesuaikan dengan kebutuhan yang dapat dilihat dari fungsionalitas aplikasi. 3) Pengkodean Hasil dari perancangan tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam suatu aplikasi dengan menggunakan software-software tertentu seperti Adobe PhotoshopCS3 untuk membuat desain interface, menggunakan MySQL sebagai databasenya, coding program menggunakan PHP, Jquery, Ajax, CSS dan javascript untuk tampilan pada web aplikasi tersebut, dan menggunakan web browser seperti Mozila Firefox untuk pengimplementasian aplikasi. 4) Pengujian Setelah tahap perancangan dan pembangunan aplikasi, tahap selanjutnya adalah melakukan pengujian terhadap aplikasi tersebut. Tahap pengujian ini dilakukan secara black box, yaitu pengujian yang berfokus pada fungsionalitas- fungsionalitas yang terdapat dalam aplikasi ini. Pengujian secara black box ini dilakukan untuk melihat keluaran yang dihasilkan dari inputan, sehingga dapat diketahui kinerja dari aplikasi tersebut. 16
Sistem akan diuji secara menyeluruh dan berfokus pada logik internal perangkat lunak dan eksternal fungsionalitas, sehingga bisa ditemukan kekurangan baik dari program maupun kesesuaian kebutuhan yang telah didefinisikan untuk bisa diperbaiki kembali. Pada tahap ini juga akan melakukan test apakah sesuai dengan kebutuhan antara lain mengujikan aplikasi ini secara langsung kepada user. Setelah tahap perancangan dan pembangunan aplikasi, tahap selanjutnya adalah melakukan pengujian terhadap aplikasi tersebut. d. Pembuatan Dokumentasi Setelah menyelesaikan semua tahap tersebut di atas, langkah terakhir adalah pembuatan laporan akhir dan dokumentasi secara keseluruhan untuk menyimpan data-data yang telah digunakan selama proses pembangunan aplikasi dari awal hingga akhir secara lengkap pada aplikasi tersebut dalam bentuk buku Proyek Akhir. 17