Dr. Siane Nursianti T, MKM 1
Adalah proses untuk meningkatkan ke mampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Selain itu untuk mencapai derajat kesehatan yang sempurna, baik fisik, mental dan sosial, maka masyarakat harus mampu mengenal dan mewujudkan aspirasinya, kebutuhannya dan mampu mengubah atau mengatasi lingkungannya (fisik, sosial, budaya, dsb) 2
Program kesehatan yang dirancang untuk membawa perubahan (perbaikan) baik di dalam masyarakat sendiri, maupun dalam organisasi dan lingungannya (fisik, sosial, budaya, politik, dsb 3
Promosi Kesehatan tidak hanya mengaitkan diri pada peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek kesehatan saja, tetapi juga meningkatkan atau memperbaiki lingkungan (fisik & non fisik) dalam rangka memelihara & meningkatkan kesehatan mereka 4
Meningkatkan kemampuan masy unt memelihara & meningkatkan derajat kesehatan (fisik, mental, sosial) sehingga produktif secara ekonomi maupun sosial yang bermuara pada pada kemampuan pemeliharaan & peningkatan kesehatan individu, kelompok atau masyarakat 5
Advokat (Advocate) Menjembatani (Mediate) Memampukan (Enable) 6
Startegi Global: (Global Strategy) Advokasi (Advocacy) Dukungan Sosial (Social support) Pemberdayaan Masyarakat (Enpowerment) Strategi berdasarkan Piagam Ottawa (strategy based on the charter OTTAWA) Kebijakan berwawasan Kesehatan (Healthy public policy) Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment) Reorientasi pelayanan kesehatan (Reorient health servise) Keterampilan individu (Individual Skill) Gerakan masyarakat (Community action) 7
1. Sasaran Primer Kepala Keluarga Kesehatan secara umum Ibu hamil/menyusui Kesehatan Ibu & Anak (KIA) Anak sekolah Kesehatan remaja, dll 2. Sasaran Secunder Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dll 3. Sasaran Tertiary Para pembuat keputusan atau penentu kebijakan baik di tingkat pusat maupun daerah 8
1. Ruang lingkup aspek kesehatan: Promotif, Preventif, Kuratif & Rehabilitatif - Sasaran promosi kesehatan pada aspek promotif adalah kelompok orang sehat (80-85% populasi) - Promosi kesehatan pada aspek pencega han & penyembuhan meliputi 3 aspek yaitu: 1. Primary prevention populasi yang beresiko tinggi (contoh: Ibu hamil dan ibu menyusui, Obesitas, Pekerja Sex, Perokok) tujuannya agar mereka tidak terkena penyakit 9
2. Secondary prevention sasaran para penderita penyakit kronis (TBC, Asma, Diabetes, Rematik, Tekanan Darah Tinggi, dll) tujuannya agar penderita mampu mencegah penyakitnya menjadi lebih parah 3. Tertiary prevention sasaran pada kelompok pasien yang baru sembuh (recovery), tujuan menolong yang baru sembuh agar tidak menjadi cacat, atau mengurangi cacat seminimal mungkin (rehabilitasi) 10
2. Ruang Lingkup Promkes berdasarkan Tatanan Pelaksanaan - Promkes pada tatanan keluarga - Promkes pada tatanan sekolah - Promkes di tempat kerja - Promkes di tempat umum - Promkes di Fasilitas pelayanan kesehatan 11
3. Ruang Lingkup Promkes berdasarkan tingkat pelayanan a. Promosi Kesehatan (Health Promotion) b. Perlindungan Khusus ( Specifik Protection) c. Diagnosa Dini & Pengobatan segera (Early Diagnosis & prompt treatment) d. Pembatasan Cacat (Disability Limitation) e. Rehabilitas (Rehabilitation) 12
Komunikasi Dinamika Kelompok Pengembangan & Pengorganisasian Masyarakat Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa Pemasaran Sosial Pengembangan Organisasi Pendidikan & Pelatihan Pengembangan Media Perencanaan & Evaluasi Promkes Antropologi Kesehatan Sosiologi Kesehatan Psikologi Sosial 13
14
Promosi kesehatan merupakan proses pendidikan Pendidikan kesehatan tidak lepas dari proses belajar Di dalam belajar akan tercakup hal sbb: a. Latihan b. Manambah/memperoleh tingkah laku baru 15
Ciri-ciri kegiatan belajar: 1. Belajar adalah kegiatan yang menghasilkan perubahan 2. Perubahan terjadi karena kemampuan baru yang berlaku untuk waktu yang relatif lama 3. Perubahan-perubahan terjadi karena usaha bukan karena proses kematangan. 16
1. Metode Pendidikan Individual (perorangan) - Bimbingan & penyuluhan - Wawancara 2. Metode Pendidikan kelompok a. Kelompok besar - Ceramah - Seminar b. Kelompok kecil - Diskusi Kelompok (Group Disscusion) - Curah Pendapat (Brain Storming) - Bola Salju (Snow Ball) - Kelompok-2 kecil (Buzz Group) - Memainkan peranan (Role Play) - Permainan Simulasi (Simulation Game) 20
3. Metode Pendidikan Massa a. Ceramah Umum (Public Speaking) b. Pidato-pidato/diskusi c. Simulasi d. Sinetron e. Tulisan-tulisan di majalah atau koran f. Billboard 21
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 KERUCUT EDGAR DALE 1. Kata-kata 2. Tulisan 3. Rekaman, Radio 4. Film 5. Televisi 6. Pameran 7. Field Trip 8. Demonstrasi 9. Sandiwara 10. Benda Tiruan 11. Benda Asli 22
a. Menimbulkan minat sasaran pendidikan b. Mencapai sasaran lebih banyak c. Membantu dalam mengatasi banyak hambatan dalam pemahaman d. Merangsang sasaran pendidikan untuk meneruskan pesan yang diterima pada orang lain e. Mempermudah penyampaian bahan pendidikan f. Mempermudah penerimaan informasi oleh sasaran pendidik g. Mendorong keinginan orang untuk mengetahui h. Membantu menegakan pengertian yang diperoleh 23
1. Alat bantu Lihat (Visual Aids) - alat yg diproyeksikan (slide, film) - alat yg tak diproyeksikan ( dua dimensi gambar peta, bagan, dll; tiga dimensi bola dunia, boneka) 2. Alat bantu dengar (Audio Aids) piring hitam, pita suara, radio 3. Alat bantu lihar dengar (Audio Visual Aids) Televisi, video cassete 24
1. Alat peraga yang rumit (Complicated) film, film strip, slide yg perlu listrik & proyektor 2. Alat peraga sederhana a. Contoh alat peraga sederhana: leaflet, buku gambar, alat peraga langsung buah, sayur, poster, spanduk b. Ciri alat peraga sederhana: mudah dibuat, bahan lokal, ditulis/digambar dg sederhana, memenuhi kebutuhan petugas kes & masyarakat 25
o Individu atau kelompok o Kategori sasaran seperti kelompok umur, pendidikan, pekerjaan, dll o Bahasa yang mereka gunakan o Adat istiadat serta kebiasaan o Minat dan perhatian o Pengetahuan & pengalaman mereka tentang pesan yang akan diterima 26
Di dalam keluarga, pada saat kunjungan rumah, waktu menolong persalinan/orang sakit, merawat bayi, dll Di masyarakat, pada saat perayaan2, arisan, pengajian, dll Di instansi, di puskesmas, rs, kantor, sekolah Alat peraga sedapat mungkin digunakan 1. Petugas puskesmas/kesehatan 2. Kader kesehatan 3. Guru sekolah, tokoh masyarakat, pamong desa 27
A. Media cetak - Booklet - Leaflet - Flyer - Flif Chart - Rubrik atau tulisan di surat kabar/majalah - Poster - Foto B. Media Elektronik: TV, Radio, Video, Slide, Film Strip C. Media papan (Billboard) 28
TERIMAKASIH 29
DEVELOPT HEALTH PROMOTION PROJECT FOR SCHOOL CHILDREN regarding following issue: Nutrition at school Children or Personal Hygiene, Hand wash promotion or Drug Abuse, etc. Out-line Proposal Pendahuluan Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Manfaat Metode & Media Metode Promkes Sasaran Alat bantu/peraga/media Promosi Kesehatan Biaya Pelaksanaan Lokasi/Tempat Waktu Petugas / tanggung jawab (pengorganisasian) 30