MENULIS OPINI DI MEDIA MASSA The pen is the tongue of the mind -Miguel de Cervantes- oleh : Rusli Abdulah Peneliti INDEF
Menulis adalah bagian hidup dari mereka
MENGAPA MENULIS? Verba volant, scripta manent. Words fly, writings remain. Umur tulisan melebihi umur penggoresnya. Tulisan tidak sekedar rangkaian kata tetapi adalah buah dari proses berfikir. Terlebih lagi bagi seorang akademisi, berfikir-menuangkan pemikiran dalam tulisan-adalah esensi utama dari profesi yang digeluti dan bahkan adalah salah satu bukti eksistensi diri. Banyak tokoh-tokoh besar dikenang karena tulisannya : Bukhari dan Muslim, Imam Ghozali, Cak Nun, Pramudya, Hatta, Soekarno, Hatta, Sjahrir dll
MENGAPA MENULIS? -Aku berfikir, maka aku ada-, (Descrates, Filsuf Prancis) MANUSIA BERFIKIR EKSISTENSI KARYA (TULISAN, SENI, TEKNOLOGI, DLL)
MULAI MENULIS -Sebagian pembaca menulis, semua penulis pasti membaca- Menulis adalah lanjutan dari membaca dan mendengar, Membaca : membaca tulisan membaca fenomene Luangkan waktu untuk menulis, minimal 15 menit/hari dan jadikan kebiasaan. Bawa block note kecil untuk mencatat ide yang terlintas di benak kita,
PRINSIP MENULIS (Goldberg) Keep your hand moving! (Gerakan terus tanganmu!!). Jangan mencoret dan jangan mengedit waktu menulis. Jangan khawatir soal ejaan, tanda baca dan bahasa. Lepaskan kontrol, biarkan ide mengalir. Jangan berfikir, tidak mesti logis. Carilah urat nadinya.
TIPS MENULIS BAGI PEMULA (Patricia L. Fry) Tulislah hal yang kamu tahu. Tulis hal yang ingin kamu ketahui. Berbagi pengalaman Ceritakan atau tulis pengalaman orang lain. Diam, perhatikan, dan dengarkan. Akrab dengan berita Minta bantuan mbah Google. Tulislah dengan jujur.
APA ITU OPINI? Opini Merupakan salah satu bentuk tulisan non fiksi, tetapi pendapat pribadi (pemikiran) penulis lebih diutamakan, meski tetap boleh mencantumkan data atau fakta sebagai bahan tulisan Data atau fakta yang dijadikan bahan tulisan itu akan dibantahnya dengan data atau fakta tandingan yang dimiliki atau dipikirkannya (gagasan). Dengan adanya analisis serta data atau fakta tandingan itu, pembaca diharapkan bisa mengambil kesimpulan sendiri.
GAYA PENULISAN Narasi Explain what happen.. Contoh : tulisan tentang krisis 2008, Eksposisi Mengklarifikasi, menjelaskan, mendidik, mengevaluasi sebuah persoalan Contoh : Liberal vs Nonliberal Deskripsi gambaran ttg objek, data+argumentasi+solusi Contoh : Investment climate Indonesia Argumentasi proof atas sesuatu yang kita yakini.. Contoh : UMKM sebagai bumper perekonomian Indonesia.
OUTLINE PERMASALAHAN/ IDE UTAMA DATA DAN FAKTA GAGASAN PENULIS, PROBLEM SOLVING ATAS SEBUAH MASALAH
TAHAPAN PENULISAN MENENTUKAN TEMA MEMBUAT SKETSA ARTIKEL/ POIN-POIN ARTIKEL MENGEMBANGKAN SKETSA BACA ULANG DAN KOREKSI TULISAN KIRIM
STRUKTUR TULISAN Judul Lead (kepala tulisan) Body (inti atau tubuh artikel) Penutup
JUDUL Persyaratan: Atraktif dan baru (belum pernah dipakai penulis lain). Tidak panjang, sebaiknya terdiri atas subjek dan predikat saja. Apabila terpaksa judulnya panjang, pilahlah menjadi judul utama dan subjudul. Mempunyai relevansi dengan isi artikel, sekaligus mencerminkan gagasan inti.
Ragam Judul Artikel: Judul dari titik pandang isi (contoh: Reformasi Setengah Hati) Judul bertanya (contoh: Apa yang Mesti Dilanjutkan?; Benarkah Lebih Cepat Lebih Baik?) Judul provokatif (contoh: Perbaikan Ketimpangan Semu)
MEMBUAT LEAD YANG JOSSS Fungsi lead dalam penulisan artikel berbeda dari penulisan berita. Lead berita harus memuat semua informasi (5W + 1H) dalam satu atau dua alinea pertama. Pembaca sudah dapat memperoleh informasi awal hanya dengan membaca judul dan lead. Lead pada artikel berfungsi membuat pembaca tidak berhenti membaca sebelum tulisan selesai. Jadi ini untuk memberikan daya tarik, meski harus dibatasi hingga tidak semua informasi tuntas dalam sebuah lead. Untuk meningkatkan daya tarik, Anda bisa membuat lead berupa anekdot, ilustrasi, kutipan ayat suci, atau pertanyaan yang merangsang.
MENJAGA BODY ARTIKEL Body merupakan inti tulisan, sehingga Anda mesti menjaganya dengan sebaik-baiknya, supaya pembaca tidak mudah bosan. Beberapa teknik menjaga body artikel: Menyisipkan human interest sebagai contoh kasus. Menyisipkan kutipan, yang mewakili artikulasi keahlian orang tertentu yang kapabel. Mempertentangkan data dari dua orang/instansi atau lebih Satu argument, diikuti dengan data
JANGAN ABAIKAN BAGIAN PENUTUP Meski hanya 1-2 alinea, bagian penutup jangan diabaikan. Penutup merupakan kesimpulan dan saran sekaligus, sehingga berikanlah kesan yang kuat melekat pada pikiran pembaca. Di bagian akhir dari penutup, Anda bisa menyelipkan kalimat yang menantang (Apakah pemerintah masih membutakan mata melihat kemiskinan di Jateng?), harapan (Semoga pemerintah lebih bijak di masa mendatang), memparodikan (Ini namanya republik benar-benar mimpi), dan sebagainya.
PENGALAMAN PRIBADI Rajin membaca artikel/opini/esai dari beberapa penulis media. Rutin mengikuti artikel/opini/esai yang ditulis oleh kolumnis tertentu, khususnya yang kamu idolakan. Meluangkan waktu u/ membaca buku Sering berdiskusi dengan orang lain (untuk menambah wawasan dan memperkaya sudut pandang akan sebuah permasalahan) Seringlah menulis sebagai awalan untuk menimbulkan habit, usahakan menulis apa saja. Buku harian, curahan hati, kisah perjalanan, dll Tulis..tulis tulis..tulis tulis.
SEMOGA BERMANFAAT Rusli Abdulah Mobile : 081226934144 E-mail : rusii_abdulah@indef.or.id rusli.abdulah@gmail.com Twitter : @rabdulah Blog : www.rabdulah.net