BAB III PROSES PERANCANGAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP. Perancangan photobook ini bertemakan sosial, yang berjudul Ruang. Perancangan photobook ini menggunakan teknik

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB III KONSEP PERANCANGAN

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Perancangan Visual Branding Pasar Festival Nusukan

KONSEP PERANCANGAN. A. Tataran Lingkungan / Komunitas

Harga Paket Cetak Kalender Dinding 2014 Ukuran Kalender 31 x 48 cm Kertas HVS 100gr Cetak Full Color 1 muka Finishing Klemseng

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP DESAIN. a. Pesan visual dalam perancangan buku foto esai ini menggunakan

BAB IV TEKNIS PERANCANGAN

BAB V STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB V VISUALISASI KARYA


BAB III KONSEP PERANCANGAN. A. Konsep Karya

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB IV TEKNIS PERANCANGAN

BAB III KONSEP PERANCANGAN. A. Konsep Kreatif

BAB IV VISUALISASI KARYA. A. Visualisasi Rancangan Buku Pop-Up

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. pemecahan masalah dengan melakukan promosi. Salah satunya. dengan cara menggugah emosi target sasaran.

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL. Tujuan komunikasi untuk merancang media promosi event BIG MEET

METODE PERANCANGAN. No. Judul dan Nama Penulis Ulasan Novel ini bercerita tentang hal-hal yang mungkin disembuyikan dari

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB IV KONSEP PERANCANGAN. Pemilihan Hewan

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA. 1 Merencanakan Konsep Design. diwujudkan ke dalam buku yang kemudian dari situlah menjadi. 2 Membuat Sketsa Layout

BAB III KONSEP PERANCANGAN

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA. logo hotel dan menggunakan foto menu free breakfast sebagai program promosi

Ukuran Isi : 21cm x 28cm, dengan punggung 0.5cm. Jenis Bahan : Kertas Art Paper 210 grm, 230 grm. Buku setelah di hard cover

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN


BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL

PENGANTAR KARYA TUGAS AKHIR

BAB IV. Teknik Produksi Media. yang digunakan untuk perancangan desain kemasan Bir Pletok Alifah.

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP IKLAN. 3.1 Strategi Promosi

BAB IV PEMBAHASAN. Pada Bab IV akan menitikberatkan pembahasan tentang metode yang

BAB V RINCIAN TUGAS. : Art Paper 210gr

BAB V VISUALISASI KARYA

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA. sebagian efek black and white (BW) dan sebagian lagi berwarna Teknis Pengambilan Gambar (Teknis Fotografi)

kemudian untuk isi buku menggunakan Artpaper 150 gram.

BAB IV KONSEP PERANCANGAN. A. Metode Perancangan. Perancangan Board Game yang diberi nama Gondorukem Petualangan

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA. IV 1. Media film dokumenter

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB III KONSEP PERANCANGAN. A. Konsep Karya

BAB V VISUALISASI KARYA

Bab V Konsep Perancangan

BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Konsep Kreatif

BAB V VISUALISASI KARYA

BAB IV PERANCANGAN VISUAL. A. Bokel (Tokoh Utama Pemandu Buku Panduan)

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA. IV.1 Teknis Media. IV.1.1 Sketsa

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

a) Configuration 11,27 cm 2,86 cm C O L L E C T I O N b) Color Guide C O L L E C T I O N : : : y k : 0 c) Grid C O L L E C T I O N

BAB V VISUALISASI KARYA

Jenis media yang akan diproduksi :

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB V ULASAN KARYA PERANCANGAN

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB 4 METODE PERANCANGAN


BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB III KONSEP PERANCANGAN COFFEE SHOP SEJENAK NGOPI. A. Konsep Kreatif

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. orang lain dalam hubungan sosial. Permasalahan YR Mixing DJ School &

BAB V KONSEP. 5.1 Konsep dasar

V. ULASAN KARYA PERANCANGAN

BAB III LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB II METODOLOGI. 2.1 Identifikasi Masalah. 2.2 Rumusan Malasah. 2.3 Batasan dan Ruang Lingkup Masalah

BAB II METODOLOGI. A. Kerangka Berfikir Studi. Fenomena

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

IV. KONSEP PERANCANGAN

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB V ULASAN KARYA PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB III PROSES PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL IKLAN ARTWORKER MOVEMENT

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Identitas Logo

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Penulis akan merancang sebuah metode multimedia interaktif untuk dijadikan

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Konsep Perancangan

BAB II METODOLOGI. Latar Belakang. Rumusan Masalah. Tujuan Perancangan. Riset Bakso. Materi. Data Perancangan. Identifikasi dan Analisa

BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Konsep Kreatif

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV STRATEGI KREATIF

BAB III ANALISA. company profile dari segi bentuk dan desain. Pemilihan konsep ataupun ide ini pun juga konsultasi dari pihak

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Poster Infografis Are You Stupid Enough To Hike

- cover dalam: kolase poster film, cuplikan film, foto tokoh perfilman, semua digabung menjadi satu dan dijadikan hitam putih.

BAB III KONSEP PERANCANGAN

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Perancangan Cergam dan Flashcard Olin Suka Makan Sayur

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI. Aplikasi media yang digunakan adalah dengan menggunakan media buku

Transkripsi:

BAB III PROSES PERANCANGAN A. Konsep Kreatif 1. Konsep Kreatif Perancangan Konsep kreatif adalah proses berpikir dan bertindak untuk menciptakan atau menyusun gagasan baru, baik yang benar-benar baru (belum ada sebelumnya) ataupun yang merupakan kombinasi dari unsur/elemen yang sudah ada sehingga menghasilkan sesuatu yang baru, dapat berupa ide pemikiran maupun produk, yang bersifat unik, orisinil, berbeda dari sebelumnya sehingga dapat dijadikan sebagai pemecahan masalah ataupun dirasakan, dilihat, dinikmati dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan atau orang lain. (Parnes : 1963) Konsep perancangan yang dilakukan yaitu me-layout menggunakan software Adobe InDesign. Coffee Table Book ini berisi 100 halaman isi dengan 1 halaman cover dan back cover. Dilengkapi lebih banyak ilustrasi berupa foto essay yang diambil penulis selama berada di Pabrik Gula Tasikmadu. Gaya layout yang dilakukan penulis untuk mendesain Coffee Table Book ini adalah dengan gaya natural menggunakan dominasi foto berwarna, karena ini akan lebih menonjolkan ilustrasi foto essay didalamnya dengan caption. Dalam penyampaian pesan juga sangat diperlukan gaya desain dan layout yang tepat serta ditunjang dengan penempatkan setiap elemen cerita ke dalam setiap foto yang diambil. Ukuran yang digunakan dalam pembuatan buku ini adalah 20 cm x 20 cm. Dengan menggunakan bahan hard cover yang langsung menempatkan ilustrasi foto beserta judulnya dibagian cover. 10

11 Gambar 2: Ilustrasi dan judul yang langsung menjadi satu dengan cover buku Untuk pembuatan judul buku, penulis memilih warna keemasan. Penulis memilih warna tersebut dikarenakan dapat menambah kesan elegan pada buku. Untuk penjabaran warna judul buku tersebut adalah: Gambar 3: Ilustrasi judul coffe table book Tambang Gula Mangkunegaran Penggunaan warna ini menggunakan warna gold. Yang dilaminasi beserta seluruh cover buku.

12 2. Strategi Kreatif Perancangan Strategi kreatif dari pembuatan Coffee Table Book Tambang Gula Mangkunegaran adalah menciptakan perancangan Coffee Table Book Tambang Gula Mangkunegaran dengan lebih menonjolkan ilustrasi foto essay didalamnya. Gaya desain layout minimalis yang dipilih. Dengan desain dan elemen pendukung desain yang pas untuk mengilustrasikan Coffee Table book ini, menjadikan masyarakat dapat lebih tertarik untuk membeli dan membaca buku ini. a. Tujuan: Untuk mengenalkan pabrik gula kepada masyarakat serta mengenalkan pabrik gula dalam sudut yang lebih sempit. Pabrik gula tidak hanya bertugas menyediakan pasokan gula saja. Namun, masih ada tradisi unik yang melekat didalamnya dengan banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya. b. Pesan: Menyampaikan arsitektur dan terutama tradisi melalui ilustrasi foto essay dalam Coffe Table Book. c. Dampak: Mampu membuat audien lebih mengenal pabrik gula, khususnya Pabrik Gula Tasikmadu sehingga audien tertarik untuk membeli dan membaca Coffee Table Book Tambang Gula Mangkunegaran. Selain itu juga sebagai sarana mempromosikan wahana wisata Sandakara milik pabrik gula untuk menarik wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh Pabrik Gula Tasikmadu. Strategi kreatif yang digunakan penulis, antara lain menggunakan beberapa merchandise untuk digunakan sebagai media pendukung. Media pendukung tersebut, antara lain:

13 a. Boxset b. Kaos c. Gantungan kunci d. Bolpoin e. Stiker f. Pembatas buku g. Tottebag h. CD (Buku Tambang Gula Mangkunegaran dalam bentuk PDF) Semua media pendukung tersebut dimasukan kedalam boxset yang akan dijual belikan secara terbatas. Dengan media pendukung tersebut, dapat menjadi strategi kreatif yang baik dikarenakan dapat dimiliki segala kalangan usia. Dari muda hingga yang sudah tua. Selain media pendukung, penulis juga membuat media promosi. Media promosi yang digunakan penulis adalah poster dan website. Tujuan poster ini digunakan pada saat acara launching buku. Dan untuk website, digunakan untuk promosi buku melalui media online. Website tersebut juga dapat digunakan untuk keperluan pemesanan buku secara online. 3. Referensi Pembuatan Karya Perancangan coffee table book Tambang Gula Mangkunegaran penulis menggunakan beberapa referensi perancangan guna menjadi acuan untuk penulis. Berikut ini beberapa referensi perancangan yang diambil oleh penulis :

14 Gambar 4: Referensi Boxset Sumber: www.belialbumfisik.com Gambar diatas merupakan referensi untuk ukuran boxset. Perancangan boxset ini bertujuan untuk menunjang media promosi serta media pendukung yang dijadikan dalam satu paket khusus. Gambar 5 : Referensi ukuran buku Sumber: www.hipsubscription.com Penulis mengambil contoh referensi diatas untuk referensi ukuran buku. Dengan ukuran 20cm X 20cm dan dibagian cover dibuat menjadi hardcover, menjadikan buku ini lebih terkesan elegant.

15 4. Prediksi Biaya a. Kalkulasi Biaya Cetak 1) Spesifikasi Pekerjaan a) Jenis pekerjaan : Cetak offset coffee table book Tambang Gula Mangkunegaran b) Ukuran : 20cm x 20cm c) Halaman isi : 100 halaman, dicetak fullcolor d) Halaman cover : 2, dicetak fullcolor laminasi doff e) Kertas isi : Art paper 120 gram f) Kertas cover : Art carton 260 gram g) Jumlah cetak : 1000 Eksemplar 2) Perhitungan Biaya Cetak dan Pasca Cetak a) Cetak Offset coffee table book (sudah termasuk plat) (1) Biaya kertas art paper ukuran A2 120 gram = @ Rp. 250,00 Untuk pembuatan isi buku, kertas ukuran 20 cm x 20 cm art paper 120gram menjadi 2 lembar isi buku atau 4 halaman. Ukuran 1 kertas art paper ukuran A2 berukuran 42 cm x 59, 4 cm. Jumlah kertas A2 yang dibutuhkan untuk pembuatan 1 buku dengan 100 halaman adalah 25 lembar art paper ukuran A2. Dalam pencetakan 1000 eksemplar buku membutuhkan 25.000 lembar art paper ukuran A2. Untuk cover buku membutuhkan 500 lembar art carton ukuran A2.

16 Kertas Art Paper ukuran A2 Rp. 250,00 x 25.000 = Rp. 6.250.000,- Kertas Art Carton ukuran A2 Rp. 325,00 x 500 = Rp. 162.500,00 (2) Cetak cover satu muka + laminasi doff @ Rp. 350,00 Cetak cover coffee table book Rp. 350,00 x 500 = Rp. 175.000,00 (3) Cetak dua muka art Paper 120gr @ Rp. 250,00 Cetak isi coffee table book 4 x 25.000 x Rp.250,00 = Rp. 25.000.000,00 (4) Finishing (Potong + Jilid jahit): @ Rp. 250.000,00 minimal order 500pcs finishing 1000psc Coffee table book: Rp. 250.000,00 x 2 = Rp. 500.000,00 (5) Cetak Karya Pendukung (a) Boxset (b) T-Shirt (c) Sticker (d) Bolpoin (e) Gantungan kunci (f) CD-R (g) Pembatas buku (h) Tottebag

17 b) Total Seluruh Biaya Produksi (1) Produksi 1000pcs coffee table book: Biaya Kertas: Rp. 6.250.000,00 + Rp. 175.000,00 = Rp.6.425.000,00 Cetak isi: 4 x 25.000 x Rp.250,00 = Rp. 25.000.000,00 Cetak cover: Rp. 350,00 x 500 = Rp 175.000,00 Finishing: Rp. 250.000,00 x 2 = Rp. 500.000,00 Ppn 10% (10%) x Rp. 32.100.000,00 = Rp. 3.210.000, 00 (2) Total Biaya Produksi Total Pembuatan 1000 Eksemplar buku = Rp. 32.100.000,00 Fee desainer 30% total biaya produksi = Rp. 9.630.000,00 Ppn 10% = Rp. 3.210.000,00 Rp. 44.940.000,00 (3) Harga Jual Coffee Table Book: Harga asli perbuku: Rp. 44.940.000,00 : 1000 = Rp 44.940,00 Dibulatkan menjadi Rp. 45.000,00. Coffee table book ini dijual dengan harga Rp. 100.000,00. Maka keuntungan yang diperoleh adalah: Rp. 100.000,00 - Rp. 45.000,00 = Rp. 55.000,00 Keuntungan jika memproduksi 1000pcs buku adalah: Rp. 55.000,00 x 1000 = Rp. 55.000.000,00

18 c) Hak Cipta Penerbit (1) Secara Royalti Besaran royalti buku secara umum sama yaitu 10% dari harga jual buku. Coffe table book Tambang Gula Tasikmadu dijual dengan harga satuan Rp. 100.000,00. Penulis akan mendapatkan 10% dari Rp. 100.000,00 adalah Rp. 10.000,00. Maka jika Rp. 10.000,00 x 1000 eksemplar, penulis akan mendapatkan Rp. 10.000.000,00 sekali buku tersebut terbit. Uang royalti ini dibayarkan 20-25% pada saat buku terbit, dan sisanya setelah semua buku laku. Penulis akan terus menerus mendapatkan royalti, sepanjang bukunya laku dan dicetak ulang. (2) Secara lepas Penulis menjual keseluruhan isi buku kepada penerbit. Seluruh hak atas naskah (baik hak cipta maupun hak terbit) dipegang sepenuhnya oleh penerbit. Penulis tidak punya hak apapun atas naskahnya. Dan besaran harga naskah keseluruhan tersebut sesuai dengan kesepakatan antara penulis dan penerbit. Harga jual naskah pada umumnya sekitar Rp. 35.000.000,00. Harga tersebut sudah meliputi penjual karya fotografi dalam buku. d) Produksi Karya Pendukung: Sticker Rp. 2.000,00 x 50pcs = Rp. 100.000,00 T-Shirt Rp.43.000,00 x 50pcs = Rp. 2.150.000,00 Bolpoin Rp. 2.000,00 x 50pcs = Rp. 100.000,00

19 Gantungan kunci Rp. 8000,00 x 50pcs = Rp. 400.000,00 CD-R Rp. 100.000 x 50pcs = Rp. 5.000.000,00 Pembatas buku Rp. 500,00 x 1000pcs = Rp. 500.000,00 Tottebag Rp. 45.000,00 x 50pcs = Rp. 4.500.000,00 Harga 1 boxset yang berisi buku, T-Shirt, bolpoin, gantungan kunci, DVD PDF, pembatas buku, dan tottebag adalah Rp. 350.000,00. Harga tersebut berasal dari penjumlahan harga satuan isi boxset tersebut dan di tambahkan laba masingmasing Rp. 15.000,00. Total harga isi box adalah Rp. 275.500,00 ditambah harga perbuku yang mendapat potongan harga menjadirp. 80.000,00. Harga boxset secara keseluruhan adalah Rp. 350.000,00 5. Pra Produksi dan Pasca Produksi Perancangan coffee table book ini, penulis melakukan proses pra produksi dengan memakan waktu 3 Minggu. Mulai dari mencari koneksi, hingga perijinan pada Badan Usaha Milik Negara yang membawahi Pabrik Gula Tasikmadu. Perijinan tersebut diserahkan penulis kepada PTP. Nusantara IX pada tanggal 3 Maret 2016. Dan surat ijin tersebut keluar pada tanggal 21 Maret 2016. Perijinan yang sudah keluar tersebut, langsung diserahkan oleh penulis kepada pihak SDM di Pabrik Gula Tasikmadu. Setelah melakukan perijinan, penulis melalui beberapa tahapan proses pra produksi hingga pasca produksi, sebagai berikut : a. Pengambilan Gambar Gambar atau foto merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah coffee table book. Pengambilan gambar dilakukan dengan jenis kamera DSLR Nikon D5100. Untuk spesifikasi lensa, penulis menggunakan lensa wide 18-

20 55mm dan lensa fix 50mm. Dalam pengambilan gambar ini, merupakan tahap paling awal yang dilakukan dalam pembuatan coffee table book Tambang Gula Mangkunegaran sebelum menentukan storyline coffee table book. Pengambilan gambar dilakukan selama 1,5 bulan. Mulai dari pengambilan gambar arsitektur, hingga tradisi yang dilakukan saat akan melakukan penggilingan tebu pertama kali. b. Mendesain Layout Dalam penataan layout, penulis coffee table book Tambang Gula Mangkunegaran menggunakan software Adobe In Design dan CorelDraw X7. Berikut adalah proses pra produksi pembuatan Coffee Table Book Tambang Gula Mangkunegaran : 1) Menentukan Storyline Storyline adalah jalan cerita yang akan ditampilkan dalam sebuah perancangan. Untuk perancangan Coffee Table Book Tambang Gula Mangkunegaran ini penulis bercerita tentang sejarah berdirinya Pabrik Gula Tasikmadu, ziarah penghormatan untuk raja-raja Mangkunegaran, Tradisi Tebu Temanten, hingga wahana wisata Sandakara milik Pabrik Gula Tasikmadu. 2) Pemilihan Gambar dan Desain Penataan diawali dengan mempersiapkan data dan gambar ilustrasi foto essay yang akan digunakan dalam mengisi layout coffee table book Tambang Gula Mangkunegaran. Selanjutnya gambar ilutrasi foto essay tersebut disusun dalam sebuah Coffee Table Book. Dalam me-

21 layout cover buku dengan dominasi warna hitam dan layout isi dengan dominasi warna putih dengan gaya minimalis. Dikarenakan, penulis lebih ingin menonjolkan ilustrasi foto essay yang ada dalam coffee table book ini, maka penulis memutuskan tidak banyak menggunakan warna, hanya hitam dan putih sehingga ilustrasi foto essay akan lebih menonjol. 3) Pemilihan Caption dan Font Caption merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah coffe table book penambahan caption pada suatu halaman bertujuan untuk memperjelas ilustrasi foto essay yang ada. Caption merupakan tulisan yang memberikan informasi ataupun keterangan penjelas pada ilustrasi foto essay. Pemilihan font yang digunakan untuk cover coffe table book Tambang Gula Mangkunegaran adalah Modernking. Font jenis ini sangat cocok digunakan sebagai font cover dan judul pada coffe table book ini. Font lain yang digunakan dalam ini coffe table book Tambang Gula Mangkunegaran adalah Calibri karena kesan yang ditimbulkan dari font ini cenderung lebih tegas dan jelas digunakan untuk isi pada setiap ilustrasi foto essay. Penulis juga menggunakan beberapa font penunjang yang berkarakter untuk bagian caption yaitu font philosopher. Berikut adalah contoh font yang digunakan : a) Modernking Alasan memilih font ini karena font ini dimana huruf ini tidak memiliki kait dan tingkat keterbacaannya yang jelas. Bentuk yang lebih tegas,jelas, dan kesan vintage dalam font ini sangat

22 kuat. Penulis ingin memberikan kesan vintage kepada bembaca saat pertama kali melihat judul buku. Gambar 6 : Font Modernking Sumber : Penulis, 2016 b) Philosopher Tidak berbeda jauh dengan font Modernking, alasan penulis memilih font ini karena font ini dimana huruf ini tidak memiliki kait dan tingkat keterbacaannya yang jelas. Bentuk yang lebih tegas, jelas, dan kesan vintage dalam font ini sangat kuat. Font ini akan ditempatkan pada judul dari setiap caption. Gambar 7 : Font philosopher Sumber : Penulis, 2016 c) Calibri Alasan memilih font ini karena font ini termasuk kategori San Serif dimana font ini tidak memiliki kait. Bentuk yang ramping dan tidak terlalu melebar menjadi alasan pemilihan font calibri

23 sebagai font isi caption Coffee Table Book, sehingga isi Coffee Table Book dapat tersampaikan dengan jelas dan mudah terbaca oleh audien. Gambar 8 : Font Calibri Sumber : Penulis, 2016 B. Target Audiens Target Audience adalah sasaran yang nantinya berpengaruh atau mengambil keputusan dalam pembelian/penggunaan produk. Dalam hal ini, yang menjadi target audience dapat dilihat dari : 1. Audience Target a. Secara Demografi 1) Jenis Kelamin : Laki-laki dan Perempuan 2) Daerah : Wilayah Indonesia 3) Sekolah : Pelajar dan Mahasiswa 4) Usia : 17 50 tahun 5) Status ekonomi : Menengah dan atas 6) Agama : Semua kepercayaan

24 b. Secara Geografis Di seluruh wilayah Indonesia. c. Secara Psikografi Masyarakat pecinta Lokomotif tua, Pecinta Arsitektur bangunan tua pabrik gula, dan masyarakat Indonesia. C. Visualisasi Karya Media adalah segala sesuatu untuk menyampaikan atau mengaplikasikan iklan atau pesan yang disampaikan melalui alat atau sarana komunikasi, misalnya melalui media cetak maupun media elektronik. Strategi media diperlukan agar pesan-pesan yang akan disampaikan dapat dirancang dan dilakukan dengan baik serta dapat diterima masyarakat luas. 1. Media Utama a. Coffee table book Coffee table book digunakan sebagai media utama untuk mempromosikan foto essay dengan konsep natural. Hal ini dikarenakan, dengan media coffee table book dapat memuat beberapa karya fotografi dalam satu buku. 1) Desain media Coffee table book ini di berisi tentang berbagai konsep natural yang memadukan warna alami. Pada cover depan terdapat judul buku, sub judul dan nama penulisproses finishing buku ini menggunakan penjilitan jahit. Selanjutnya buku akan dicetak offset, dijilid dengan hardcover.

25 Visualisasi Karya coffe table book Gambar 9 : Cover depan dan cover belakang Gambar 10 : Layout Coffee Table Book halaman i

26 Gambar 11 : Layout Coffee Table Book halaman ii dan iii Gambar 12 : Layout Coffee Table Book halaman iv dan v

27 Gambar 13 : Layout Coffee Table Book halaman vi dan vii Gambar 14 : Layout Coffee Table Book halaman viii dan 1

28 Gambar 15 : Layout Coffee Table Book halaman 2 dan 3 Gambar 16 : Layout Coffee Table Book halaman 4 dan 5

29 Gambar 17 : Layout Coffee Table Book halaman 6 dan 7 Gambar 18 : Layout Coffee Table Book halaman 8 dan 9

30 Gambar 19 : Layout Coffee Table Book halaman 10 dan 11 Gambar 20 : Layout Coffee Table Book halaman 12 dan 15

31 Gambar 21 : Layout Coffee Table Book halaman 14 dan 15 Gambar 22 : Layout Coffee Table Book halaman 16 dan 17

32 Gambar 23 : Layout Coffee Table Book halaman 18 dan 19 Gambar 24 : Layout Coffee Table Book halaman 20 dan 21

33 Gambar 25 : Layout Coffee Table Book halaman 22 dan 23 Gambar 26 : Layout Coffee Table Book halaman 24 dan 25

34 Gambar 27 : Layout Coffee Table Book halaman 26 dan 27 Gambar 28 : Layout Coffee Table Book halaman 28 dan 29

35 Gambar 29 : Layout Coffee Table Book halaman 30 dan 31 Gambar 30 : Layout Coffee Table Book halaman 32 dan 33

36 Gambar 31 : Layout Coffee Table Book halaman 34 dan 35 Gambar 32 : Layout Coffee Table Book halaman 36 dan 37

37 Gambar 33 : Layout Coffee Table Book halaman 38 dan 39 Gambar 34 : Layout Coffee Table Book halaman 40 dan 41

38 Gambar 35 : Layout Coffee Table Book halaman 42 dan 43 Gambar 36 : Layout Coffee Table Book halaman 44 dan 45

39 Gambar 37 : Layout Coffee Table Book halaman 46 dan 47 Gambar 38 : Layout Coffee Table Book halaman 48 dan 49

40 Gambar 39 : Layout Coffee Table Book halaman 50 dan 51 Gambar 40 : Layout Coffee Table Book halaman 52 dan 55

41 Gambar 41 : Layout Coffee Table Book halaman 54 dan 55 Gambar 42 : Layout Coffee Table Book halaman 56 dan 57

42 Gambar 43: Layout Coffee Table Book halaman 58dan 59 Gambar 44 : Layout Coffee Table Book halaman 60 dan 61

43 Gambar 45 : Layout Coffee Table Book halaman 62 dan 63 Gambar 46 : Layout Coffee Table Book halaman 64 dan 65

44 Gambar 47 : Layout Coffee Table Book halaman 66 dan 67 Gambar 48: Layout Coffee Table Book halaman 68 dan 69

45 Gambar 49 : Layout Coffee Table Book halaman 70 dan 71 Gambar 50: Layout Coffee Table Book halaman 72 dan 75

46 Gambar 51 : Layout Coffee Table Book halaman 74 dan 75 Gambar 52 : Layout Coffee Table Book halaman 76 dan 77

47 Gambar 53 : Layout Coffee Table Book halaman 78 dan 79 Gambar 54 : Layout Coffee Table Book halaman 80 dan 81

48 Gambar 55 : Layout Coffee Table Book halaman 82 dan 83 Gambar 56 : Layout Coffee Table Book halaman 84 dan 85

49 Gambar 57 : Layout Coffee Table Book halaman 86 dan 87 Gambar 58 : Layout Coffee Table Book halaman 88 dan 89

50 Gambar 60 : Layout Coffee Table Book halaman 90 dan 91 Gambar 61: Layout Coffee Table Book halaman 92

51 2. Merchandise a. T-Shirt 1) Alasan pemilihan media Karena daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat digunakan di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah. 2) Konsep Konsep dari T-shirt ini adalah lebih menonjolkan dari head line yang akan disampaikan kepada masyarakat. 3) Distribusi Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : M : Kain Cotton Combat : Sablon

52 b. Bolpoin 1) Alasan pemilihan media Benda yang sering digunakan setiap hari untuk tulis menulis. 2) Konsep Menuliskan identitas Coffee Table Book foto essay yang sama dengan stiker. 3) Fungsi media Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : 5cm x 8cm : Art paper : print digital

53 c. Blocknotes 1) Alasan pemilihan media Blocknotes digunakan mencatat pada saat menghadiri launching. 2) Konsep Desain simple dengan cover hampir mirip cover buku. 3) Fungsi media Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : 10cm x 15,5cm : Art carton dan kertas HVS : print digital

54 d. Pembatas buku(bookmarks) 1) Alasan pemilihan media Digunakan untuk diberikan pada buku sebagai media pendukung 2) Konsep Gambar ilustrasi cover buku 3) Palacement di dalam Buku Ukuran Media Cetak : 15cm x 4cm : Art carton : print digital

55 e. Tottebag 1) Alasan pemilihan media Seperti halnya stiker, tottebag daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat digunakan di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah. 2) Konsep Sablon printing menggunakan headline. 3) Fungsi media Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : A4 : Kain kanvas : Sablon

56 f. Sticker 1) Alasan pemilihan media Karena daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat dipasangkan di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah. 2) Konsep Konsep dari sticker ini adalah lebih menonjolkan dari head line yang akan disampaikan kepada masyarakat. 3) Distribusi Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : 15cm x 4cm : sticker vinyl : print digital

57 g. Gantungan kunci 1) Alasan pemilihan media Seperti halnya stiker, tottebag, dan t-shirt, gantungan kunci memiliki daya jangkauan yang cukup luas, fleksibel, dan dapat digunakan di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah. 2) Konsep Sablon printing menggunakan headline. 3) Fungsi media Ditempatkan pada satu paket penjualan dalam boxset. Ukuran Media Cetak : 10cm x 1cm : kulit sintetis : print grafir

58 3. Media Promosi a. Website 1) Alasan pemilihan media Alasan melilih media website karena, memiliki daya jangkauan yang cukup luas dan dapat diakses di mana saja. Semua golongan dapat mengaksesnya dan dapat memesan buku dengan mudah. Pesan buku melalui website, pembeli akan mendapatkan potongan harga dan bebas ongkos kirim. 2) Konsep Desain sesuai dengan headline buku, dan terdapat dengan mock up buku. 3) Fungsi media Dapat melakukan pemesanan buku dengan cepat, mudah dan murah. Media : internet

59 b. Poster 1) Alasan pemilihan media Alasan melilih media poster karena, memiliki daya jangkauan yang cukup luas dan dapat ditempatkan di mana saja. Selain itu juga dapat dilihat dengan mudah oleh siapapun. 2) Konsep Desain sesuai dengan headline buku. 3) Fungsi media Digunakan sebagai media promosi saat akan launching buku. Ukuran Media Cetak : 33cm x 48cm : Art paper : print digital