REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016

dokumen-dokumen yang mirip
Status Kejuaraan : KEJUARAAN TINGKAT NASIONAL / NATIONAL SERIES 2013

SUNDAY RACE SPRINT RALLY 2014

Regulasi/Peraturan : - Peraturan Tekhnik & Non Tekhnik IRR Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor (IMI)

Regulasi balap Vespa Balap Indonesia tahun Dibukukan pada tanggal 30, bulan Januari 2016 REV KE 8, Januari 2016 REGULASI BALAP 2016

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Night City Slalom 2014

J S T C JAPAN SUPER TOURING CHAMPIONSHIP

REGULASI BALAP DISUSUN BERSAMA

PERATURAN UMUM SERI Indonesia Extreem Slalom Challenge 2014

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: XX/XX/XXXX

PERATURAN PERLOMBAAN BALAP INDONESIA CBR RACE DAY

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 04/05/2017

BAB III METODE PENELITIAN

1. EMISI GAS BUANG EURO2

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 08/02/2017

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 09/02/2017

CONTOH SOAL TES TORI SIM C (PART 1)

Perda No. 22 / 2001 tentang Retribusi Pemerik Emisi Gas Buang Injection Pump dan Nozzle pada Ranmor Diesel di Kab Mgl

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 03/05/2017

P U P SCO 4X4 INDONESIAN SUPER SPECIAL STAGE COMPETITION 2012

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: 22/03/2017

IKATAN MOTOR INDONESIA Edisi : 2013

BAB III METODE PENGUJIAN

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

SERI KEJUARAAN NASIONAL RC ADVENTURE 2014

BAB III PENGUJIAN MESIN. kemampuan dan pengaruh dari pemakaian busi standart dan pemakaian busi

Tahun: 2004 No. Rangka: PE4ETXXXXXKAXXXXX. Merk: Mazda No. Mesin: YFMXXXXX. Model/Tipe: Tribute 2.0 L Odometer: 76,XXX km

RANGKAIAN KEJUARAAN NASIONAL SPEED OFF ROAD b. Kejuaraan ini memperebutkan gelar :

PERATURAN TEKNIK KESELAMATAN PERLOMBAAN MOBIL

PERATURAN TEKNIK KESELAMATAN PERLOMBAAN MOBIL

PERATURAN TEKNIK KESELAMATAN PERLOMBAAN MOBIL

PERATURAN SPEED OFF ROAD

PERATURAN SPEED OFF ROAD

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

BAB 8 KESIMPULAN DAN SARAN

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI

KUEISONER PENELITIAN PENERAPAN SAFETY RIDING PENGGUNA SEPEDA MOTOR PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN 2016

STANDAR LATIHAN KERJA DAFTAR MODUL

BAB IV PELAKSANAAN PRAKTIK. dilakukan setiap 1000 km (1 bulan), 5000 km (3 bulan), km (6 bulan),

PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN MEKANIKAL JABATAN KERJA OPERATOR BACKHOE LOADER

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL. Pelaksanaan development Mitsubishi Lancer SL ini penulis banyak

BAB II LINGKUP KERJA PRAKTEK

Standard Operating Procedure STANDAR KENDARAAN SARANA (LIGHT VEHICLE)

IKATAN MOTOR INDONESIA EDISI : 2013 PERLOMBAAN SPEED OFF ROAD

: Suzuki Satria F 150 cc. : 150 cc, 4 langkah, DOHC pendingin udara. : Cakram depan belakang

Sabtu dan Minggu, tanggal November 2016 sirkuit Jembatan Anncol Jababeka (Depan Kampus President University ), Cikarang, Jabar.

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

1. OVERLOADING ( MUATAN BERLEBIH )

Urutan pedal : Kopling (selalu kaki kiri yang menginjaknya), Rem dan Gas (pakai kaki kanan secara bergantian)

PERATURAN PELENGKAP PERLOMBAAN

REGULASI INDONESIA GRAVITY SERIES KLANGON RELOAD ) Jenis lomba : Individual Downhill - DHI. 2) Kategori peserta : No Kategori Tahun lahir Umur

Material : Stainless Steel AISI 304; Besi karbon yang dicat (penutup depan & belakang)

BAB III METODE PENELITIAN

PERUBAHAN PERATURAN BALAP MOTOR TAHUN 2017

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi Pustaka. Persiapan Dan Pengesetan Mesin. Kondisi Baik. Persiapan Pengujian. Pemasangan Alat Ukur

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN MEKANIKAL JABATAN KERJA OPERATOR BACKHOE LOADER

Smart Driving - Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien

CASIS GEOMETRI RODA. Sistem starter, pengapian, sistem penerangan, sistem tanda dan sistem kelengkapan tambahan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Manusia dalam perkembangannya semakin membutuhkan teknologi.

KATALOG.

15. Teknik Pengoperasian Kendaraan Rapid Intervention Vehicle Type IV / Rescue Tender

BAB III METODE PENELITIAN

REGULASI SOUND FIGHTER 2015 ATURAN UMUM

BAB III METODE PENELITIAN

Aspek Perancangan Kendaraan

PERATURAN RALLY SPRINT RALLY

KATALOG.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Indonesia Electric Vehicle Competition 2009 (IEVC 2009) ini mengangkat tema : Green Energy for Better Life.

BAB III METODOLOGI PENGUJIAN

Standar Keselamatan Sepeda Motor Roda Dua

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2012 TENTANG KENDARAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Yamaha Aerox 155. Spesifikasi Yamaha Aerox 155

MODUL PRAKTEK SISTEM KELISTRIKAN BODI

14. Teknis Pengoperasian Kendaraan Pendukung SUBSTANSI MATERI

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 30 TAHUN 2000 TENTANG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KABUPATEN GRESIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Berlatih Pengoperasian Forklift Oleh Operator

New Mitsubishi Fuso Tractor Head FV51 JH

BAB III PERAWATAN BERKALA PADA MOBIL MAZDA

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Cara menguasai kopling saat mengemudi mobil transmisi manual

Gambar 3.1 Diagram alir metodologi pengujian

PERATURAN DAERAH KOTA PRABUMULIH NOMOR 9 TAHUN 2003 TENTANG RETRIBUSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR 11 TAHUN 2002 TENTANG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TARAKAN,

NO. NOMOR HS URAIAN BARANG BM NOMOR HS URAIAN BARANG BM Rantai dan bagiannya, dari besi atau Rantai dan bagiannya, dari besi atau

3.2. Prosedur pengujian Untuk mengetahui pengaruhnya perbanding diameter roller CVT Yamaha mio Soul, maka perlu melakukan suatu percobaan. Dalam hal i

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2012 TENTANG KENDARAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

"CAP COMBI 2600 CL" (10,000 L tangki lumpur L air, total 15,250 L)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 9 MENGIDENTIFIKASI MESIN PENGGERAK UTAMA

BAB III PROSEDUR PENGUJIAN

Bahan Sistem. Umum. Sistem. 2level

BAB III METODE PENELITIAN

MAKALAH DASAR-DASAR mesin

I. PENDAHULUAN. Modifikasi kendaraan bermotor di Indonesia sering dilakukan, baik kendaraan

Pengaruh Variasi Konstanta Pegas dan Massa Roller CVT Terhadap Performa Honda Vario 150 cc

Transkripsi:

REGULASI OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2016

KATEGORI KENDARAAN Kategori Kendaraan yang diperbolehkan untuk mengikuti OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2015 adalah kendaraan yang sudah berumur 37 tahun dengan tahun produksi maksimal tahun 1978 Tipe (tahun pembuatan ) mesin harus sesuai dengan mesin yang digunakan/diproduksi untuk tipe kendaraan itu sendiri.

KATEGORI KELAS Kategori kelas yang diperlombakan : Kelas : OSRC 1 ; 4 Cylinder 1 1300cc OSRC 2 ; 4 Cylinder 1301 1600cc OSRC 3 ; 4 Cylinder 1601 2000cc OSRC 4 ; 6 Cylinder 1 3000cc OSRC 5 ; 6 Cylinder 3001 5000cc OSRC 6 ; 8 Cylinder Small Blok Max. 5700cc (FIA)

OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP OSRC 1 ; 4 Cylinder 1 1300cc : Morris Minor Morris Mini Datsun 1100 - Corola KE20 VW Beetle OSRC 2 ; 4 Cylinder 1301 1600cc : Fiat 124 - Mazda Capela - Corolla Datsun 1600 OSRC 3 ; 4 Cylinder 1601 2000cc : Peugeot Mercy Mini 200 Opel Manta VW Beetle Corona Fiat 125 OSRC 4 ; 6 Cylinder MAX 4000cc (max tahun pembuatan 1975) : Chevrolate Belair Mercy Mini 280 Mercy Kebo Mercy Batman - Holden OSRC 5 ; 6 Cylinder MAX 5000cc + SPORT CAR : Alfaromeo GTM Alfaromeo Guilia BMW Classic 2002 Mercy Tiger Fiat 124 S OSRC 6 ; 8 Cylinder Small Blok Max. 5700cc ( ffa ) : Chevrolate Belair V8 VW Beetle VW Karmann Ghia

PENDAFTARAN Alamat Sekretariat Jl. Cirendeu Indah I No. 56 Cirendeu,Ciputat-Tangerang Selatan (15419) Telp. 021 29313682 / Email info@gazpoll.co.id Biaya pendaftaran : - Sebesar Rp. 1.000.000 (asuransi,t-shirt,sticker) /mobil/event - Waktu pendaftaran akan diumumkan oleh panitia, tetapi apabila jumlah pendaftar melebihi kuota, akan diberlakukan penyaringan dengan melihat hasil QTT (masing-masing kelas) - Apabila mendaftar lewat dari waktu yang telah ditentukan oleh panitia maka akan dikenakan denda administrasi sebesar Rp. 500.000,-

POINT Setiap peserta yang keluar menjadi juara akan mendapatkan point sesuai : Juara 1 : 10 point Juara 2 : 8 point Juara 3 : 6 point Berikutnya dengan ponit 5, 4, 3, 2, 1

PERALATAN DAN KESELAMATAN Setiap kendaraan diwajibkan memasang Rollbar minimum 6 (enam) titik dengan pipa berbahan Seamless. Ukuran pipa dan skema, sesuai dengan buku peraturan balap mobil IMI 2015, dan wajib menggunakan side bar di pintu kanan & kiri depan. WAJIB memasang safety belt berukuran 3 inch minimum 4 (empat) titik. WAJIB menggunakan kelengkapan Balap seperti, Helm Fullface (sertifikasi Snell/Setara) Baju Balap, Sarung Tangan WAJIB menggunakan HANS Sertifikasi Snell/setara WAJIB memasang tabung Pemadam Kebakaran tipe BCF/BTM min. 2,5 kg Seluruh perlengkapan keamanan harus lolos scruteneering Tiap kendaraan diwajibkan menggunakan Oil Presure Meter Jok harus bucket, Penggunaan Sliding Rel pada backet seat dilarang Tunel Box (Tutup Gear Box) harus terbuat dari plat

MESIN OLD SKOOL RACING CHAMPIONSHIP Mesin harus sesuai dengan keaslian mobil. Penggunaan komponen Racing dikelas OSRC 1 s/d OSRC 4 Contoh : Penggantian/modifikasi (Bubut),CAMSHAFT, karburator Racing DILARANG Penggunaan Dry Sump, Elektrik water pump dilarang WAJIB memasang engine Cut Off didalam kabin dan dapat Dicapai dengan mudah oleh Pembalap dalam keadaan masih Terikat Safety Belt ditempat duduknya, serta harus memasang Tambahan Tuas pemutus Engine Cut Off diluar Kabin. Type (tahun pembuatan) mesin harus harus sesuai dengan mesin yang digunakan/diproduksi untuk type kendaraan itu sendiri Pengapian BEBAS (Busi, Kabel, Koil) Distributor Less dan timing Programbale dilarang Saluran Gas buang bebas (boleh Modififkasi)

PASOKAN BAHAN BAKAR DAN SARINGAN UDARA Pasokan bahan bakar menggunakan karburator atau system injection / semi injection dengan ketentuan sesuai keaslian / standard mesin dari merk kendaraan yang dipakai, dan system saringan udara bebas. Fuel Pump tidak boleh berada diruang kabin pengemudi. Fuel Line yang berada di dalam kabin harus menggunakan bahan braded steel tanpa sambungan, sedangkan Fuel Line yang diluar kabin harus terbuat dari bahan pipa. Tangki bahan bakar tidak boleh satu ruangan dengan pembalap, boleh dipindah ke dalam bagasi tetapi harus dibuatkan separator. Untuk karburator / semi injection yang berada diatas header dan alternator WAJIB memakai tatakan yang terbuat dari bahan metal/plat. Bahan Bakar Maksimum 97 (setara pertamax plus)

TRANSMISI DAN KOPLING Transmisi harus sesuai dengan Merk/Type Kendaraan Transmisi Automatic diperbolehkan asalkan sesuai dengan keaslian merk kendaraan Penggunaan Transmisi Close Ratio DILARANG Gardan harus sesuai dengan keaslian merk kendaraan REM DIANJURKAN menggunakan Disc Brake minimal pada bagian Roda Depan penggunaan Sistem Pengereman ABS DILARANG

SUSPENSI Komponen Suspensi bebas, tapi system tidak boleh dirubah BAN DAN VELG Ban boleh menggunakan produk dalam / luar negri, atau Yang diwajibkan oleh Organizing Committee OSRC 2015. Ban tidak boleh keluar dari spakboard / harus dalam body. Menggunakan Ban Slick DILARANG Velg WAJIB menggunakan bahan dasar ALOY (velg racing) sesuai

EXTERIOR Kendaraan yang menggunakan Soft Top DILARANG Bodi secara keseluruhan harus tampak asli. Kaca Spion dalam, luar kiri dan kanan harus ada, namun bentuk boleh dirubah. Penambahan peralatan aerodinamis DIBOLEHKAN. Lampu depan dan belakang wajib terpasang. Khusus lampu depan disarankan untuk memasang plester dengan bentuk huruf X. Lampu sen, lampu besar, lampu kecil dan lampu bahaya (HAZARD) harus ada dan berfungsi sebagaimana mestinya. Wiper wajib terpasang dan berfungsi dengan baik. Bodi dan chasis harus dalam kondisi baik, tidak ada bagian yang keropos dan bersifat membahayakan. WAJIB memasang Towing eye di bagian depan dan belakang kendaraan serta diberi tanda bentuk anak panah.

PROTES Protes yang diajukan harus tertulis dengan jelas kepada Penyelanggara OSRC 2015 Setiap protes yang diajukan selambat-lambatnya 30 menit setelah Perlombaan berakhir Setiap protes dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta Rupiah) Bila protes diterima maka biaya tersebut akan dikembalikan Peserta yang tidak mengikuti Brefing tidak diperkenankan Protes

START & FINISH Cara start ditentukan kemudian, posisi start akan ditentukan dari hasil QTT Pada saat Start, peserta dilarang mendahului sebelum melewati garis Start Apabila terjadi hujan pada saat Start, maka Start akan dilakukan dengan sistem Rolling Start yang dipandu oleh Safety Car Pada saat beriringan mengikuti Safety Car DILARANG MENDAHULU Safety Car akan mematikan lampu Roteter pada saat memasuki tikungan terakhir menjelang Track lurus sebagai tanda jalanya perlombaan akan segera mulai. Setiap protes dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta Rupiah) PESERTA BARU DIPERKENANKAN MENDAHULUI PESERTA YAN BERADA DIDEPANYA, SETELAH MELEWATI GARIS FINISH, bila melanggar akan dikena sangsi sebesar Rp. 1.000.000, Dilarang melintasi Garis Finish lebih dari 1 X atau akan dikenakan sangsi oleh Pimpinan/Pengawas Perlombaan

CATATAN Pihak penyelenggara/organizing Committee dapat menambahkan/merubah peraturan dengan pemberitahuan melalui Assendum atau Bulletin kepada selutuh peserta bila dianggap perlu selama Kejuaraan berlangsung. Segala Peraturan yang belum tercantum dalam regulasiold SKOOL RACING CHAMPIONSHIP 2015, Otomatis mengikuti peraturan IMI untuk Kelas Non - Kejurnas.