DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vi DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR LAMPIRAN... x ABSTRAK... xi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Batasan Masalah... 6 1.3. Tujuan... 6 1.4. Manfaat... 6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengendalian... 8 2.2. Mutu... 9 2.3. Pengendalian Mutu... 10 2.4 Statistical Processing Control (SPC)... 12 2.4.1 Diagram Pareto... 16 2.4.2 Diagram Ishikawa... 18 2.4.3 Peta Proses Operasi (PPO)... 21 2.4.4 Lembar Pemeriksaan (Check Sheet)... 22 2.5 Produk... 23 2.6 Proses Produksi... 24 2.7 Sosis... 25 2.8 Perkembangan Sosis Di Indonesia... 27 BAB III METODOLOGI 3.1 Tempat dan Waktu Tugas Akhir... 30 3.2 Ruang Lingkup Kajian... 30 vi
3.3 Tahap Pelaksanaan... 31 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Produksi Sosis Ayam/Sapi Bernadi PT Eloda Mitra... 34 4.2 Pengawasan Mutu Terhadap Spesifikasi Bahan Baku... 34 4.3 Identifikasi Proses Pengendalian Mutu Menggunakan Diagram Pareto... 43 4.4 Identifikasi Proses Pengendalian Mutu Menggunakan Diagram Ishikawa... 49 4.5 Identifikasi Proses Pengendalian Mutu Menggunakan Peta Proses Operasi (PPO)... 58 4.6 Identifikasi Proses Pengendalian Mutu Menggunakan Check Sheet... 61 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan... 63 5.2 Saran... 64 DAFTAR PUSTAKA... 65 LAMPIRAN... 67 vii
DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 : Alat Bantu Pengendalian Mutu... 15 Gambar 3.1 : Diagram Alir Pelaksanaan Tugas Akhir... 31 Gambar 4.1 : Diagram Pareto Kerusakan Mesin... 46 Gambar 4.2 : Diagram Ishikawa Penyebab Kecacatan Sosis... 49 Gambar 4.4 : Peta Proses Operasi Pembuatan Sosis Bernardi... 60 viii
DAFTAR TABEL Tabel 4.1 : Persyaratan Mutu Fisik Karkas... 37 Tabel 4.2 : Persyaratan Maksimum Mutu Mikrobiologis... 38 Tabel 4.3 : Parameter Fisik... 38 Tabel 4.4 : Pati Tapioka Termodifikasi... 38 Tabel 4.5 : Protein Kedelai... 39 Tabel 4.6 : Syarat Mutu Garam Konsumsi Beryodium... 39 Tabel 4.7 : Penguat Rasa Monoatrium Glutamat... 39 Tabel 4.8 : Spesifikasi Persyaratan Mutu Merica... 40 Tabel 4.9 : Pengawet Natrium Nitrit... 40 Tabel 4.10 : Oleoresin Paprika... 40 Tabel 4.11 : Tingkatan Mutu Daging Sapi Secara Fisik... 40 Tabel 4.12 : Persyaratan Mutu Mikrobiologis Daging Sapi... 41 Tabel 4.13 : Parameter Fisik... 41 Tabel 4.14 : Pati Tapioka Termodifikasi... 41 Tabel 4.15: Protein Kedelai... 41 Tabel 4.16 : Garam... 42 Tabel 4.17 : Penguat Rasa Mononatrium Glumat... 42 Tabel 4.18 : Merica (Lada Putih)... 42 Tabel 4.19 : Pengawet Natrium Nitrit... 43 Tabel 4.20 : Stratifikasi Berdasarkan Jenis Kerusakan Karena Mesin... 44 Tabel 4.21 : Frekuensi Penyebab Kecacatan... 46 Tabel 4.22 : Rekap Hasil Cause And Effect Diagram (CEDAC)... 52 Tabel 4.23 : Desain Laporan Hasil Produksi PT Eloda Mitra... 61 ix
DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : Laporan Analisa Mikrobiologi... 67 Lampiran 2 : Laporan Analisa Logam Berat... 68 Lampiran 3 : Informasi Nilai Gizi... 69 Lampiran 4 : Surat Keterangan Kerja Praktek di PT Eloda Mitra... 70 Lampiran 5 : Tata Letak Industri... 71 x
PENGENDALIAN MUTU MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS TERHADAP KUALITAS PRODUKSI SOSIS BERNARDI DI PT ELODA MITRA SIDOARJO - JAWA TIMUR Oleh : Laily Immawati Ratnasari 1, Wahyu Supartono 2, Darmawan Ari Nugroho 3 INTISARI PT. Eloda Mitra merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan daging dan produk olahannya yang paling terkenal adalah Sosis Bernardi. Sosis Bernardi merupakan salah satu produk olahan daging sapi yang cukup digemari masyarakat. Kandungan gizi tinggi serta cita rasanya yang khas menjadi alasan masyarakat untuk memilih produk ini menjadi menu makanan sehari-hari. Sebagai salah satu perusahaan besar yang mengutamakan dan menjaga konsistensi mutu produk yang dihasilkan. Dalam kegiatan kerja praktek ini dilakukan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi sepanjang proses produksi sosis bernardi terkait dengan tindakan pengendalian mutu proses yang selama ini terus ditingkatkan perusahaan. Pengendalian mutu yang dilakukan ini difokuskan pada penerapan teknikteknik statistik menggunakan diagram Pareto, diagram Ishikawa, peta proses operasi (PPO), dan check sheet. Selanjutnya diagram tersebut berguna untuk menyajikan data agar supaya memudahkan dalam memahami data untuk keperluan analisia. Peta kendali mutu berguna untuk memonitoring produk yang rusak, dalam arti apakah masih dalam kendali statistik atau tidak. Selanjutnya dilakukan identifikasi jenis-jenis cacat yang dominan dan memprioritaskan perbaikan menggunakan diagram Pareto. Mencari penyebab terjadinya tingkat kerusakan suatu produk dan dilakukan analisa menggunakan diagram Ishikawa. Menggunakan peta proses operasi (PPO) sebagai alat untuk mengetahui proses produksi, dan menganalisis dengan menggunakan check sheet. Melalui analisa diagram Pareto, diagram Ishikawa, peta proses operasi, dan check sheet diharapkan perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta melakukan perbaikan dalam menekan kerusakan dan meningkatkan kualitas. Kata Kunci : Pengendalian Mutu, Diagram Pareto, Diagram Ishikawa, Peta Proses Operasi (PPO), Check Sheet 1 Mahasiswa Diploma III Agroindustri 2 Dosen Pembimbing Tugas Akhir/ Penguji II 3 Dosen Penguji I xi