BAB IV D. KONSEP PERANCANGAN A. Ide / Gagasan Perancangan Ide/Gagasan ini timbul, karena ingin pribadi saya ingin memajukan pariwisata di kota saya sendiri dengan cara pembuatan media promosi cetak seperti membuat brosur,poster,baliho,stiker,roll bannersebagai penunjuk arah /map guide tempat wisata yang ada di kabupaten ngawi. 1. Ide Desain Hal yang mendorong munculnya gagasan untuk membuat Media Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Bentuk Print Ad, sematamata wujud kecintaan saya terhadap daerah asal saya dan didorong oleh keinginan untuk memperkenalkan apa saja yang ada dingawi terutama tempat-tempat bersejarah dan pariwisata didaerah Ngawi yang sampai saat ini blm ada langakah untuk memajukan pariwisata kabupaten ngawi dari pemerintah daerah kabupaten ngawi. Dalam kesempatan ini saya mencoba mengangkat pariwisata kabupaten ngawi melalui media print ad /cetak dengan konsep nuansa alam dan lebih menekankan promo ini menggunakan map guide /tempat pariwisata yang ada di kabupaten ngawi.pada dasarnya pembuatan desain ini berfungsi sebagai penunjuk arah lokasi dimana tempat-tempat wisata yang ada di Ngawi, yang selama ini belum adapromosinya. 2. Inovasi Desain Setelah Ide Desain muncul saya berfikir untuk membuat media promosi cetak seperti,brosur,poster,roll Banner, Baliho, Stiker,Penutup sandaran kursi,kaos,pin dan Mug sebagai media promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Media Cetak 37
B. Sasaran Desain Segmentasi dari perancangan ini di bagai menjadi 1.Demografi : secarademografi karya ini di utamakan bagi wisatawan lokal indonesia karena media yang saya buat hanya berupa print ad jadi cukup lama dalam distribusi atau promosinya ke manca Negara,tapi tidak menutup kemungkinan wisatawan manca negara yang datang ke Indonesia dan melintasi kota ngawi 2. Sosiografi : Jenis kelamin : Laki laki dan Perempuan Umur Pendidikan Ekonomi :17-35 tahun : Semua pendidikan : Menengah bawah Menengah atas 1. Psikogarfi : Wisatawan yang hobi dengan petualang, Pelajar yang ingin tau tentang sejarah kepurbakalaan dan sejarah dari monument suryo 2. Sosial Ekonomi Status (SES) Masyarakat yang berpendapatan minimal 1 juta per bualan Bekerja semua bidang pekerjaan tidak memandang jabatan dalam suatu tempat dia tinggal atau bekerja C. Pendekatan Estetis Desain Pendekatan Estetis, dalam pembuatan karya saya konsepnya nuansa alam dan map guaide jadi saya menggabungkan anatara elemen elemen rumput,tanah,dan bunga dengan lup atau alat pembesar gamabar dengan unsur warna hijau muda yang fress dan segar menambaha desain saya lebih menguatkan konsep dan menggambarkan kondisi alam dari kabupaten ngawi sendiri yang sejuk asri dan nyaman. Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Media Cetak 38
D. Muatan Lokal dalam Perancangan Karya Desain Karya desain yang dibuat mengandung unsur pembelajaran untuk pengembangan pendidikan, terutama untuk anak-anak sekolah yang disertakan dalam pendidikan sejarah, dimana disini menjelaskan nilai-nilai luhur tentang kajadian-kejadian dimasa penjajahan atau pada masa perjuangan.dan penemuan benda-benda kepurbakalaan. Sangat erat terkait dengan pelestarian seni dan budaya yang ada diindonesia terutama pengenalan daerah Ngawi yang begitu banyak peninggalan bersejarah dan tempat wisata yang kurang begitu dikenal oleh wisatawan. E. Proses Perancangan (strategi Desain) 1. Strategi Desain 1. Desain Brief: Dalam proses desain, karya ini saya membutuhkan data data foto tentang wisata kabupaten Ngawi dimana foto-foto itu nantinya aka di olah menjadi suatu elemen yang terkandung dalam media promosi tersebut 2. Scanning : Pada proses ini saya melakukan pengumpulan data dengan cara memilih foto-foto yang akan di masuk ke dalam media promosi sebagi elemen desian atau sebagi informasi 3. Formulasi : Pada proses ini saya dating langsung ke lokasi wisata untuk memperoleh data data yang di perlukan untuk kebutuhan pembuatan media promosi 4. Rumusan : Secara teknis dalam desain pembuatan karya ini saya menggunakan program editing adobe illustrator dan adobe photoshop, dimana hasil akhir dalam proses desain atau final artwork nya menggunakan program photoshop dengan file siap cetak. Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Media Cetak 39
5. Implementasi Desain : Proses Implmentasi desain disini saya menggunakan icon lup dan gamabar obyek wisata untuk memberi tanda lokasi wisata yang berada dalam peta wisata 6. ImplementasiMedia : Pada proses ini semua media menggunakan proses cetak setelah selesai diproduksi atau di cetak media ini akan di pasang sesuai dengan fungsi dari media itu sendiri seperti contoh stiker akan di pasang di kaca belakang mobil dan troli bandara sesuai dengan ukuran dan proporsi dari media yang akan di tempel setiker 2. Rincian Proses Perancangan Dalam mendesain karaya juga ada tahap di setiap desain hingga menjadi suatu desain karya seperti brosur,poster,baliho,stiker dan lain-lain Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Media Cetak 40
3. Rencana anggaran biaya Merupakan estimasi (perkiraan) kebutuhan biaya yang diperlukan dalam perancangan TA. A KEBUTUHAN BIAYA TA Banyak Satuan Harga Satuan JUMLAH SUB JUMLAH TOTAL (IDR) Desain Perancangan Pembelian sket book 1 25.000 25.000 25.000 B. Produksi Karya TA Cetak brosur 25 7000 175.000 175.000 Cetak roll banner 1 190.000 190.000 190.000 Cetak poster 6 14000 84.000 84.000 Cetak backdrop 3x3 1 25.000/m 100.000 100.000 Kaos 2 60000 120.000 120.000 Mug 6 7000 42.000 42.000 Pin 10 3000 30.000 30.000 Gantungan kunci 10 3000 30.000 30.000 C. Pameran Pra-TA Pembelian perlengkapan bahan doubel tipe dan lakban Satuan 100.000 100.000 100.000 Sewa booth 650.000 650.000 perangkat display 2 Item satuan 160.000.,- 320.000 320.000 JUMLAH TOTAL 1.936.000 TERBILANG : Satu Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah Promosi Pariwisata Kabupaten Ngawi Dalam Media Cetak 41