PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY DENGAN MODEL PROBLEM SOLVING

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian pengembangan atau disebut juga Research and Development

E-journal Prodi Edisi 1

PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TEMA PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP/MTs

IPA TEMA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY

BAB III METODE PENELITIAN. Research and Development. Model Research and Development yang digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah Lembar Kegiatan

PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS VII

Abstrak. : Desi Hartinah, Dr. Insih Wilujeng, dan Purwanti Widhy H, M. Pd, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta

BAB III METODE PENELITIAN. Development). Penelitian ini berjudul Pengembangan LKPD IPA tema

BAB III METODE PENELITIAN. adalah Research and Development (R&D) sesuai dengan Thiagarajan, et. all.,

PENGEMBANGAN INTERESTING HANDOUT BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini disusun berdasarkan model penelitian Research and

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKDP) BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PRACTICAL SKILLS DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA PESERTA DIDIK SMP

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Negeri Yogyakarta 2)

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & menggunakan model penelitian R & D yaitu melalui 4-D model.

BAB III METODE PENELITIAN

HALAMAN JUDUL ARTIKEL E-JOURNAL

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN LKPD IPA MATERI TEKANAN ZAT BERPENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Maksud

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian dan pengembangan atau disebut juga Research and Development

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan untuk mengkaji keefektifan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengembangkan suatu produk (Paidi, 2010: 57). Produk R&D dalam

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berupa

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian dan pengembangan adalah langkah langkah untuk mengembangkan

BAB III METODE PENELITIAN. adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/ R&D).

BAB III METODE PENELITIAN. modul IPA ini menggunakan metode Research and Development. (R&D). Penelitian R&D menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2012:

PENGEMBANGAN MODUL IPA YANG DAPAT MENANAMKAN SIKAP SPIRITUAL DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA SMP ARTIKEL SKRIPSI

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK IPA DENGAN PENDEKATAN GUIDED INQUIRY

PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP PADA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP KELAS VII ARTIKEL SKRIPSI

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) IPA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VII JURNAL

BAB III METODE PENELITIAN. berpendekatan aunthentic inquiry learning ini merupakan desain Research

BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk. Penelitian ini

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D).

Oleh: Maryunia Siwi Utami, Asri Widowati, M.Pd., dan Sabar Nurohman, M.Pd., FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta,

BAB III METODE PENELITIAN. Sugiyono (2010: 297) menyatakan bahwa R&D adalah penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. tersebut, maka desain dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan

BAB III METODE PENELITIAN. diuji kelayakannya dahulu sebelum diberikan kepada peserta didik.

PENGEMBANGAN SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY

PENGEMBANGAN E-MODULE IPA BERBASIS SERVICE LEARNING DENGAN TEMA PENCEMARAN UDARA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VII

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul IPA bermuatan Nature of

BAB III METODE PENELITIAN. produk berupa bahan ajar berbasis scientific method untuk meningkatkan. materi Struktur Bumi dan Bencana.

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan metode Research and Development (R&D). Sugiyono

THE DEVELOPMENT STUDENT WORKSHEETS ON THEME ENVIRONTMENTAL (SOIL) POLLUTION" WITH THE PROJECT BASED LEARNING (PjBL) WHICH SCIENCE PROCESS SKILL

PERWUJUDAN KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGEMBANGKAN KNOWLEDGE, SKILL, DAN ATTITUDE PESERTA DIDIK SMA

BAB III METODE PENELITIAN. didik pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan

Pengembangan Multimedia Interaktif pada Materi Sistem Saraf untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMA Kelas XI

Kata Kunci: mobile learning berbasis android, hasil belajar ranah kognitif, minat belajar

PENGEMBANGAN MEDIA WORKSHEET

BAB III METODE PENELITIAN. perangkat pembelajaran. Model ini dikembangkan oleh S. Thiagarajan,

PENGEMBANGAN LKPD IPA BERMUATAN NATURE OF SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA.

PENGEMBANGAN E-MODULE PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LECTORA SEBAGAI BAHAN BELAJAR MANDIRI SISWA SMP KELAS VII ARTIKEL SKRIPSI

Kata Kunci: perangkat pembelajaran, webbed, kemampuan kognitif, sikap peduli lingkungan, keterampilan generik

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS6

PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU TEMA PEMANASAN GLOBAL BERBASIS KOMIK DI SMPN 4 DELANGGU TESIS

BAB III METODE PENELITIAN. Realistik (PMR) bagi siswa SMP kelas VIII sesuai Kurikulum 2013.

Pengembangan Modul Pembelajaran IPA dengan Tema Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII

Oleh : Indri Frastiyanti dan Sukardiyono ABSTRAK ABSTRACT

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS WEB PADA MATERI BIOLOGI SEMESTER GENAP UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BATU

BAB III METODE PENELITIAN. Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing yang

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERBASIS SERVICE LEARNING MATERI SISTEM PENCERNAAN UNTUK MENINGKATKAN REFLECTIVE THINKING

Ernita Vika Aulia dan Ismono Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

BENDA.BENDA DI SEKITAR KITA UNTUK MEI{TIMBT]HKAII. April 2016,, r ::r r,. I

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan atau Research and Development (R&D). Menurut Sugiyono

BAB III METODE PENELITIAN. atau Research and Development (R&D), yang bertujuan untuk

PENGEMBANGAN LKS DENGAN PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian pada skripsi ini adalah penelitian pengembangan, model yang

PEMBEKALAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH

PENGEMBANGAN E-MODULE

BAB III METODE PENELITIAN. and Development (R&D). Menurut Sugiono (2009: 297) penelitian R&D

Oleh: Asri Setyaningrum dan Yusman Wiyatmo, Prodi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta,

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF BERBASIS LECTORA INSPIRE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan (R&D). Produk yang disusun dalam penelitian ini adalah bahan

BAB III METODE PENELITIAN. Peserta Didik (LKPD) IPA pada siswa kelas VIII SMP Negeri 15

BAB III METODE PENELITIAN. Kegiatan Peserta Didik (LKPD) IPA Modified Free Inquiry. Menurut

BAB III METODE PENELITIAN. dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). Menurut Wina

Pengembangan Modul Dasar (Muhammad Firda Husain) 1

Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran, outbound, mata pelajaran fisika SMA/MA, penguasaan materi, kreativitas

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING

Pengemabangan LKPD (Bayu Setiaji) 46

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA SMP/MTs BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TEKANAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA

BAB III METODE PENELITIAN. merupakan penelitian pengembangan dengan model Research and

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) Vol. 06 No. 03, September 2017, ISSN:

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. mengatasi tantangan dan persaingan global tersebut. Adanya sumber daya. masyarakat luas, khususnya di dunia pekerjaan.

PENGEMBANGAN LKS IPA KALOR DAN PEMBUATAN GARAM BERPENDEKATAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA

BAB III METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN. penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D).

PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LAJU REAKSI DAN KESETIMBANGAN KIMIA

UNESA Journal of Chemical Education Vol.4, No.2, pp , May 2015

Unesa Journal of Chemistry Education Vol. 2, No. 2, pp May 2013 ISSN:

Kata Kunci: Curious Note Program, LKS, Inquiry Activity, Keterampilan Porses, Suhu dan Kalor

DESAIN PENGEMBANGAN MODEL PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN SCIENTIFIC INQUIRY DAN KOGNISI MAHASISWA

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and

Transkripsi:

Pengembangan LKPD IPA... (Duwi Katon Rahayu) 1 PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY DENGAN MODEL PROBLEM SOLVING TEMA GLOBAL WARMING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK THE DEVELOPMENT SCIENCE STUDENT WORKSHEET BASED ON PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY WITH PROBLEM SOLVING MODEL THEME GLOBAL WARMING TO IMPROVE CREATIVE THINKING SKILL OF STUDENTS Oleh: Duwi Katon Rahayu, Sabar Nurohman, M.Pd., Susilowati, M.Pd.Si., FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta duwi.katonrahayu@gmail.com Abstrak Tujuan dari penelitan ini 1) Menghasilkan LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan model problem solving yang layak berdasarkan penilaian validator dan respon peserta didik, 2) Mengetahui karateristik LKPD hasil pengembangan, 3) Mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik setelah menggunakan LKPD yang dikembangkan. Desain penelitian ini yaitu R&D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Hasil penelitian ini adalah: 1) LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan model problem solving yang layak berdasarkan penilaian validator dan respon peserta didik dengan kategori sangat baik (A), 2) LKPD yang dihasilkan berbasis pedagogy for sustainability dengan empat kompetensi yaitu system thinking and understanding of interconnectedness; longterm, foresighted reasoning, and strategizing; stakeholder engangement and group collaboration; action orientation and change agent skill, dengan model problem solving yang memiliki sintaks merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, menarik kesimpulan dan aplikasi. LKPD ditekankan pada peningkatan keterampilan berpikir kreatif yang meliputi berpikir lancar, luwes, asli dan terperinci, 3) LKPD IPA yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dibuktikan dengan perolehan gain score sebesar 0,67 katagori sedang. Kata kunci: LKPD IPA, pedagogy for sustainability, problem solving, berpikir kreatif. Abstract The aim of this research were 1) to produce a science student worksheet based pedagogy for sustainability with problem solving model reasonable according, 2) to know characteristics of development results of science worksheet, 3) to know improving creative thinking skills after using a science student worksheet that developed. Design of this research was categorized as R & D research with 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The results of this research of 1) science student worksheet based pedagogy for sustainability with problem solving model theme global warming according to lecture expert, science student and students responses categorized excellent, 2)The characteristic of science student worksheet theme global warming are this student worksheet is developed based pedagogy for sustainability with four competence that is system thinking and understanding of interconnectedness; longterm, foresighted reasoning, and strategizing; stakeholder engangement and group collaboration; action orientation and change agent skill, this student worksheet is using problem solving models with sintaks this is problem formulate, hypothesis formulate, data collect, hypothesis examine, to conclude and to make application, 3) Science student worksheet developed placed emphasis on creative thinking skill. Average the improvement creative thinking skill that was tested is 0,67 and categorized medium. Keywords: science student worksheet, pedagogy for sustainability, problem solving, creative thinking skill PENDAHULUAN Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) telah berkembang pesat. Hal ini erat kaitannya dengan perkembangan teknologi sebagai wahana yang memungkinkan menggugah pendidik untuk merancang dan melaksanakan pendidikan yang lebih terarah pada penguasaan konsep IPA. Untk dapat menyesuaikan kreativitas sumber daya manusia merupakan syarat yang mutlak ditingkatkan. Terdapat 18 macam 21st Century Skills yang perlu dibekalkan pada

2 Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Edisi... Tahun..ke.. 20... setiap individu, diantaranya keterampilan abad 21 ialah Learning and Innovation Skills yang terdiri dari 4 aspek, yaitu critical thinking, communication, collaboration dan creativity. Learning and Innovation Skills dapat dikuasai salah satunya melalui pendidikan. National Education Association (2002) Penting keterampilan berpikir kreatif yaitu diharapkan peserta didik dapat melakukan tindakan yang tidak berdampak negatif pada generasi yang akan datang (pedagogy for sustaiability). berpendapat bahwa cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dilihat dari segi proses yaitu dengan model pemecahan masalah (problem solving) Adun (2014:117). Berdasarkan hasil observasi pembelajaran yang dilakukan di SMP N 2 Playen, keterampilan berpikir kreatif peserta didik masih endah hal ini dibuktikan dengan kekurang aktifan peserta didik dalam memberikan pertanyaan maupun pendapat didalam pembelajaran. Selain itu fasilitas bahan ajar yang digunakan berupa buku pegangan peserta didik dan LKPD yang berisi ringkasan materi dan soal soal latihan yang berada pada ranah C1 dan C2 sehingga belum memfasilitasi peserta didik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti memandang perlunya penelitian untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik salah satunya dengan mengembangkan bahan ajar yang digunakan peserta didik. Oleh Karena itu peneliti bermaksud melakukan penelitian yang berjudul Pegembangan LKPD IPA Berbasis Pedagogy for Sustainability dengan Model Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIB SMP N 2 Playen yang berjumlah 28 anak. Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan model problem solving tema global warming untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik Prosedur Penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu tahap define, design, develop, dan disseminate. Tahap define dalam penelitian ini tediri dari analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan analisis tujuan pembelajaran. Tahap design terdiri dari pemilihan media, pemilihan format, penyusunan tes acuan patokan, dan desain awal LKPD (draft 1). Tahap develop terdiri dari peninjauan dosen pembimbing, validasi oleh dosen ahli dan guru, kemudian diakhiri uji coba pengembangan. Tahap disseminate hanya terbatas pada guru IPA di SMP N 2 Playen dan peserta didik kelas VIIB SMP N 2 Playen Data, Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data Terdapat beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, seperti lembar validasi LKPD IPA, lembar keterlaksanaan pembelajaran berorientasi pedagogy for sustainability dan model problem solving, soal pretest-posttest keterampilan berpikir kreatif, dan lembar respon peserta didik terhadap LKPD IPA yang dikembangkan METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menerapkan 4D models sesuai dengan Thiagarajan, et.al. (1974: 6-9). Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2017 di SMP N 2 Playen Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Analisis Kelayakan LKPD Data yoang diperoleh dari hasil validasi dianalisis untuk mengetahui kelayakan LKPD dengan berpedoman pada Tabel 1.

Tabel 1. Konversi Skor Aktual menjadi Nilai Skala Empat No Rentang Skor Nilai Katego ri 1 + 1.SBx A Sangat Baik 2 B Baik 3 C Cukup 4 D Kurang (Djemari, 2008: 123) Keterangan: X = skor aktual yang dicapai = ½ (skor maks ideal+skor min ideal) SBx = simpangan baku skor ideal = 1/6 (skor maks ideal-skor min ideal) Skor maksimal ideal = butir kriteria x skor tertinggi Skor minimal ideal = butir kriteria x skor terendah 2. Analisis Data Respon Peserta Didik Hasil respon peserta didik juga dianalisis menggunakan pedoman konversi skor aktual menjadi nilai skala empat. 3. Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Pesera Didik Data peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik didapatkan dari hasil pretest dan posttest. Skor pretes postes dianalisis menggunakan persamaan berikut. Kriteria pengembangan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dapat ditentukan sesuai dengan kriteria pada Tabel 2. Tabel 2. Kriteria Pengembangan keterampilan berpikir kreatif Batasan Kategori g > 0,7 Tinggi 0,3 g 0,7 Sedang g < 0,3 Rendah (Hake, 1999: 1) 4. Analisis Keterlaksanaan Pembelajaran Berorientasi Pedagogy for Sustainability dan Model Problem Solving. Analisis keterlaksanaan pembelajaran berorientasi pedagogy for sustainability dan model problem solving menggunakan persamaan sebagai berikut. Pengembangan LKPD IPA... (Duwi Katon Rahayu) 3 %keterlaksanaan= x 100% Kemudian hasil analisis dikonversi menjadi skala kualitatif sesuai Tabel 3. Tabel 3. Persentase Keterlaksanaan Pembelajaran No Persentase (%) Kategori 1 80 < X 100 Sangat baik 2 60 < X 80 Baik 3 40 < X 60 Cukup 4 20 < X 40 Kurang 5 0 X 20 Sangat kurang (Eko, 2009: 242) HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Kelayakan Produk LKPD IPA Hasil Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) di validasi oleh dua dosen ahli dan dua guru mata pelajaran IPA, ditinjau dari aspek materi, bahasa, penyajian, dan kegrafisan. Berdasarkan hasil penilaian dari keseluruhan validator didapatkan hasil bahwa skor yang diperoleh menunjukkan LKPD layak digunakan untuk uji coba dengan kategori sangat baik (A). Selain penilaian dari validator kelayakan LKPD juga dapat dibuktikan dengan angket respon peserta didik setelah menggunakan LKPD IPA hasil pengembangan pada proses pembelajaran Respon peserta didik pada LKPD hasil pengembangan masuk dalam kategori sangat baik (A) yang artinya LKPD layak untuk digunakan. Berikut disajikan diagram hasil penilaian dosen dan guru IPA, serta respon peserta didik terhadap LKPD hasil pengembangan. Dapat dilihat pada Gambar 1. 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 Materi Penyajian Nilai maksimal Guru IPA Dosen Ahli Gambar 1. Diagram Hasil Penilaian LKPD IPA Pengembangan

4 Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Edisi... Tahun..ke.. 20... Berdasarkan penilaian dari validator LKPD yang dikembangkan memiliki materi yang sesuai dengan KI dan KD, memiliki tujuan pembelajaran yang jelas, materi mudah ntk dipahami, sesuai dengan karakteistik peserta didik, telah menekankan pada model pembelajaran problem solving, LKPD yang dikembangkan memfasilitasi pembelajaran yang berbasis pedagogy for sustainability, dan soal soal diskusi yang ada dalam LKPD juga memfasilitasi peserta didik untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Dan berikut ini disajikan data respon peserta didik terhadap LKPD IPA hasil pengembangan. Dapat dilihat pada Gambar 2. 20 15 10 5 0 Materi Penyajian Skor Maksimum Respon Peserta Didik Gambar 2. Diagram Hasil Respon Peserta Didik. 2. Karakteristik LKPD Hasil Pengembangan LKPD IPA yang dikembangkan yaitu LKPD yang berpatokan pada kurikulum 2013 revisi, LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan memiliki empat kompetensi yang akan dicapai yaitu: system thinking and understanding of interconnectedness yang muncul pada lembar kegiatan 1 disajikan sebuah gambar permasalahan dan peserta didik diminta untuk mengidentifkasi penyebab terjadinya masalah tersebut; longterm, foresighted reasoning, and strategizing yang muncul dalam kegiatan 2 peserta didik diminta untk memprediksikan dampak yang terjadi akibat peningkatan karbondioksida tanpa adanya upaya penanggulangan global warming; stakeholder engangement and group collaboration; action orientation and change-agent skills yang dimunculkan pada kegiatan 3, peserta didik. diminta untuk membuat rancangan ide upaya penanggulangan pemanasan global dan melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai upaya penanggulangan pemanasan global. Menggunakan model problem solving dengan sintak- sintak: merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, menarik kesimpulan, dan aplikasi yang muncul pada setiap kegiatan. LKPD IPA ditekankan pada keterampilan berpikir kreatif yang meliputi berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir asli, dan berpikir terperinci yang dimunculkan pada soal soal diskusi. 3. Peningkatan Keterampilan Bepikir Kreatif Peserta Didik Hasil pretes posttest digunakan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan setelah menggunakan LKPD IPA hasil pengembangan. Tabel 6. Data Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Melalui Tes Rerata Gain Tes Kategori Skor Skor Pretes 7,71 0,67 Sedang Posttest 15,96 Berdasarkan analisis gain score peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik mengalami peningkatan namun pada kategori sedang. Peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik tidak bisa langsung signifikan hanya dengan tiga kali pertemuan, hal tersebut dikemukakan chen dalam Ridwan, artikel tersebut menyatakan bahwa chen melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreatifitas peserta didik yang signifikan setelah 2 tahun penelitian Ridwan (2008). Meskipun demikian, setelah tiga kali pertemuan keterampilan berpikir kreatif peserta didik mengalami peningkatan meskipun dalam kategori sedang. Berikut diagam Peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dapat dilihat pada Gambar 3.

20 15 10 5 0 Skor Maksimum Pretest Posttest Gambar 3. Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Dilihat dari Tes. Grafik tersebut menunjukkan peningkatan keseluruhan empat indikator keterampilan berpikir kreatif. Persentase peningkatan keterampilan berpikir kreatif sebelum dan sesudah menggunakan LKPD IPA hasil pengembangan, keterampilan berpikir kreatif indikator berpikir lancar (fluency) mengalai peningkatan sebesar 24,1 %, indikator berpikir luwes (flexibility) mengalami peningkatan sebesar 57,5, indikator berpikir asli (originality) mengalami peningkatan sebesar 8,03% dan indikator berpikir terperinci (elaborasi) mengalami peningkatan sebesar 62,5%. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan 1. LKPD IPA yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan penilaian validator dan respon peserta didik. Berdasarkan penilaian keduanya LKPD masuk dalam kategori sangat baik 2. Karakteristik LKPD IPA yang dikembangkan ini yaitu : LKPD IPA yang dikembangkan yaitu LKPD yang berpatokan pada kurikulum 2013 revisi, LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan memiliki empat kompetensi yang akan dicapai yaitu: system thinking and understanding of interconnectedness; longterm, foresighted reasoning, and strategizing; stakeholder engangement and Pengembangan LKPD IPA... (Duwi Katon Rahayu) 5 group collaboration; action orientation and change-agent skills. Menggunaan model problem solving dengan sintak- sintak: merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, menarik kesimpulan, dan aplikasi.lkpd IPA ditekankan pada keterampilan berpikir kreatif yang meliputi berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir asli, dan berpikir terperinci. 3. LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability dengan model problem solving pada tema global warming dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Saran Berdasarkan keterbatasan yang ada dalam penelitian ini, maka disusunlah saran sebagai berikut. 1. LKPD IPA hasil pengembangan diuji coba pada beberapa sekolah sehingga data yang didapatkan lebih valid. 2. LKPD IPA dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi lebih dari satu tema, tidak hanya terbatas pada satu tema. 3. Perlu adanya tahap pendesiminasian (dessiminate) untuk menyebarluaskan produk yang telah dikembangkan. DAFTAR PUSTAKA Adun Rusyna. (2014). Keterampilan Berpikir, Pedoman Praktis Para Peneliti, Keterampilan Berpikir. Yogyakarta: Penerbit Ombak. Djemari Mardapi. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press. Eko Putro Widoyoko. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hake, Richard R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A sixthousandstudent survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics (Volume 66). National Education Association. 2002. Preparing 21st Century Students for a Global Society: An Educator s Guide to the Four Cs. 215 https://www.nea.org/assets/docs/a-guideto-four-cs.pdf. Diakses 20 Juni 2017.

6 Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Edisi... Tahun..ke.. 20... Ridwan Saptopo. (2008). Bagaimana Mengajari Siswa Agar Kreaif?. Di Akses dari http://ridwan-psy.staff.ugm.ac.id/h- 1/bagaimana-megajari-agar-siswakreatif.html pada tanggal 23 Desember 2016, Pukul 13.20. Thiagarajan, S., Semmel, D. S. & Semmel, M. I. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Expectional Children. Minneapolis, Minnesota: Leadership Training Institute / Special Education, University of Minnesota.