PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

dokumen-dokumen yang mirip
2) Dosen Teknik Elektro UNDIP. 1) Mahasiswa Teknik Elektro UNDIP

BAB II DASAR TEORI 2.1. Pengenalan Sistem Operasi Linux 2.2. Dasar Sistem Cluster

Bab 2 Tinjauan Pustaka

Bab 4 Hasil dan Pembahasan

Perancangan Mysql Cluster Menggunakan Mikrotik Rb750 Sebagai Node Database Management

IMPLEMENTASI MySQL CLUSTER PADA BASIS DATA TERDISTRIBUSI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

IMPLEMENTASI MYSQL CLUSTER PADA OPENSOLARIS. Henri Hendrata Dosen Pembimbing: Dr. Isa Irawan, MT

CLUSTERING MYSQL SERVER SISTEM PADA PT.SINAR PRIMA LESTARI

Bab 3 Metode Perancangan 3.1 Tahapan Penelitian

IMPLEMENTASI CLUSTERING DATABASE SERVER MENGGUNAKAN PGCLUSTER UNTUK OPTIMALISASI KINERJA SISTEM BASIS DATA

PERANCANGAN HIGH AVAILABILITY SYSTEM PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG BERBASIS MYSQL CLUSTER

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 6 REPLIKASI NATIF (ONE-WAY) MYSQL. Oleh: ANISA ISTIQOMAH ABDURRACHMAN KELAS 6C

MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL

CLUSTER DATABASE. Clustering

BAB 2 LANDASAN TEORI. menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Bab II Landasan Teori

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Bab V Pengujian (Testing)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penghubung tersebut dapat berupa kabel atau nirkabel sehingga memungkinkan

Oracle Case Study HIGH AVAILABILITY. Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Pemrograman Web Lanjut 2017

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha

PENGEMBANGAN SERVER SIAKAD UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU MENGGUNAKAN HIGH AVAILABILITY CLUSTERING DAN MYSQL DATABASE REPLICATION

LAPORAN TUGAS BASIS DATA I

PENGEMBANGAN SISTEM REPLIKASI DAN REDUNDANSI UNTUK MENINGKATKAN KEHANDALAN BASISDATA MYSQL

IMPLEMENTASI EYE OS MENGGUNAKAN METODE LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA JARINGAN PRIVATE CLOUD COMPUTING DENGAN LAYANAN IAAS DAN SAAS

Parallel Database. by: Ahmad Syauqi Ahsan

LANGKAH-LANGKAH BACKUP & RECOVERY PADA DATABASE MYSQL

LANGKAH-LANGKAH BACKUP & RECOVERY PADA DATABASE MYSQL

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. 1.2 Rumusan Masalah

Basis Data Adalah.. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis

FILE SERVICE DI DALAM SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Tahap implementasi akan dipersiapkan bagaimana RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK BANTU PENDAFTARAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Perancangan dan Pembangunan Sistem Failover Pada MySQL Menggunakan Heartbeat dan MySQL Native Replication untuk Menunjang Ketersediaan Data Online

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

TUTORIAL JOOMLA Untuk Pemula

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang

Perbandingan Unjuk Kerja MySQL Cluster Versus. MySQL Konvensional

ANALISA DAN PERANCANGAN

FAILOVER CLUSTER SERVER DAN TUNNELING EOIP UNTUK SISTEM DISASTER RECOVERY

Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

PENGEMBANGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN GAMMU. Budi Maryanto. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung 40132

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

DISTRIBUTED FILE SYSTEMS

[PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI D3 TI UNS]

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Sistem Jaringan Terdistribusi

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

MANUAL PENGOPERASIAN JSTOCKINVENTORY Twitter

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III PERANCANGAN SISTEM

4. BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

Pemrograman Basis Data dan SQL

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI PADA MANAJEMEN INVENTARISASI PERALATAN LABORATORIUM


INFRASTRUKTUR WAREHOUSE KATEGORI INFRASTRUKTUR DW

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

STUDI DAN EKSPLORASI TEKNIK FAILOVER CLUSTER UNTUK MEMINIMALKAN DOWNTIME PADA WEB SERVER

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

Sistem Basis Data. Sebuah sistem yang memiliki fungsi utama untuk mengelola data dan menyediakan data tersebut jika dibutuhkan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB 3 LANDASAN TEORI

MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI

BAB III PERANCANGAN SISTEM

MODUL INSTALASI XAMPP PADA SISTEM OPERASI LINUX

ANALISA KEEFEKTIFAN MYSQL CLUSTER DAN NON-CLUSTER DALAM MEMPROSES DATA AKADEMIK

Kontrak Kuliah. Arsitektur Sistem Basis Data. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Muhammad Adri. Pendahuluan. Instalasi Xampp

Pembandingan Metode Backup Database MySQL antara Replikasi dan MySQLDump

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer dapat diartikan sebagai mesin yang melakukan tugas-tugas tertentu yang

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dan perangkat lunak yang digunakan. hasil rancangan yang ada. Halaman web dibuat dengan basis php

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. hasil analisis ini digambarkan dan didokumentasiakan dengan metodologi

BAB IV. IMPLEMENTASI dan PENGUJIAN

GhaidaKoperasi Software Koperasi Berbasis Web

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 7 REPLIKASI MULTI MASTER (TWO-WAY) MYSQL. Oleh: ANISA ISTIQOMAH ABDURRACHMAN KELAS 6C

Modul Praktikum Basis Data 4 Relasi Table

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BASIS DATA

Modul 8 Instalasi Joomla

Model Sistem Terdistribusi

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah perangkat keras, perangkat lunak,

Transkripsi:

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

I. TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mahasiswa mengetahui tentang Failover Cluster pada DBMS. 2. Mahasiswa mampu mempersiapkan kebutuhan untuk Failover Cluster. (Mengacu pada modul sebelumnya dan percobaan praktikum pada modul ini) 3. Mahasiswa mampu menerapkan teknologi Failover Cluster. II. ALAT DAN BAHAN 1. Komputer Set (memory>=1gb, CPU>=PIV) 2. Web Sever Apache (Xampp / Wamp Server ) 3. Mysql Cluster 4. Mysql Server III. DASAR TEORI 1. Database Clustering Database clustering adalah kumpulan dari beberapa server yang berdiri sendiri yang kemudian bekerjasama sebagai suatu sistem tunggal (Hodges, 2007). Saat ini aplikasi database semakin berkembang, baik dalam hal kegunaan, ukuran, maupun kompleksitas. Hal ini secara langsung berdampakpada server database sebagai penyedia layanan terhadap akses database, konsekuensi dari semua itu adalah beban database server akan semakin bertambah berat dan mengakibatkan kurang optimalnya kinerja dari server tersebut. Oleh karena itu diperlukan perancangan yang tepat dan handal dalam membangun database server. Database pada masa sekarang ini dituntut agar dapat berjalan dengan cepat, mempunyai kehandalan dan keseterdiaan yang tinggi, dengan clustering database yang disimpan dapat terbagi kebeberapa mesin dan pada saat

aplikasi berjalan, semuamesin yang menyimpan data tersebut dianggap sebagai satu kesatuan. Metode clustering seperti ini sangat baik untuk load-balancing dan penanganan system failure karena kemampuan tiap mesin akan digunakan dan jika ada salah satu mesin yang mengalami failure maka system tidak akan langsung terganggu karena mesin lain akan tetap berfungsi. Kemampuan clustering memungkinkan sebuah database tetap hidup dalam waktu yang lama. Berikut adalah contoh arsitektur dari database cluster itu sendiri. a. Shared Disk Clusters Arsitektur shared disk clusters menggunakan server-server independent dan berbagi sebuah system penyimpanan tunggal. Setiap server mempunyai prosesor dan memori sendiri, tetapi berbagi disk resources. Implementasi utama dari shared-disk clustering adalah bukan untuk scalability. Shared-disk clustering ini diimplementasikan untuk availability dan menambah node cadangan sebagai failover node. b. Shared Nothing Cluster Dalam arsitetur shared nothing cluster, tiapserver dalam cluster menangani prosesor, memori, storage, record locks dan transaksi yang terpisah dan melakukan koordinasi dengan server lain melalui jaringan dengan menggunakan high speed low-latency interconnect technology. Dalam proses permintaan data suatu node harus mengirimkan pesan ke node yang lain yang memiliki data yang diakses. Hal ini juga dilakukan saat koordinasi data yang dilakukan pada node yang lain seperti insert, select, update dan delete. Berbeda dengan shared disk, sharednothing didisain untuk high availability dan scalability. 2. MySQL Cluster MySQL Cluster merupakan sebuah tipe basis data (database) yang dapat beroperasi dalam ukuran data yang besar. MySQL Cluster adalah sebuah teknologi baru untuk memungkinkan clustering di dalam memory database dalam sebuah

sistem share-nothing. Arsitektur share-nothing mengijinkan system dapat bekerja dengan hardware/perangkat keras yang sangat murah, dan tidak membutuhkan perangkat keras dan lunak dengan spesifikasi khusus. Arsitektur tersebut juga handal karena masing-masing komponen mempunyai memory dan disk tersendiri. MySQL Cluster menggabungkan MySQL Server biasa dengan sebuah mesin penyimpanan in-memory tercluster yang dinamakan NDB. NDB berarti bagian dari suatu rangkaian yang dikhususkan sebagai mesin penyimpanan, sedangkan MySQL Cluster diartikan sebagai kombinasi atau gabungan dari MySQL dan mesin penyimpanan yang baru tersebut. Sebuah MySQL Cluster terdiri dari sekumpulan komputer, masing-masing menjalankan sejumlah proses mencakup beberapa MySQL server, node-node penyimpanan untuk cluster NDB, server-server manajemendan program-program pengakses data yang khusus. Semua programprogram tersebut bekerja bersama-sama untuk membentuk MySQL Cluster. Ketika data disimpan di dalam mesin penyimpan media NDB cluster, tabel-tabel disimpan di dalam node-node penyimpanan pada NDB Cluster. Tabel-tabel seperti itu dapat diakses secara langsung dari semua MySQL server yang lain di dalam cluster tersebut. Data yang disimpan di dalam node-node penyimpanan pada MySQL Cluster dapat di mirror (dicerminkan), cluster tersebut dapat menangani kegagalan dari node-node penyimpanan individual dengan tidak ada dampak lain dari sejumlah transaksi dihentikan karena kegagalan proses transaksi. Di dalam konfigurasi mysql cluster itu sendiri terdapat tiga node cluster, ketiga node clusterituadalah: a. Management node(ndb_mgmd process) b. Data node(ndbd process) c. SQL node (mysqld process) 3. Pengaturan Node Sepertireplikasi yang ada di MySQL, clustering menawarkan banyak fleksibilitas. MySQL cluster sendiri menyertakan beberapa contoh pengaturan untuk memberi anda beberapa ide tentang bagaimana cara untuk mengatur node. Pengaturan node yang akan dilakukan itu sendiri berdasarkan dari adanya

ketersedian data, danapa hardware yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan system anda. Ketika kita telah memutuskan bahwa MySQL Cluster dapat memenuhi keinginan kita, kita perlu menentukan berapa banyak mesin yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dari sistem yang akan kita rancang dan memberikan jumlah yang tepat untuk redundansi. Berikut adalah contoh dari beberapa pengaturan node. a. Simple Arrangement b. Robust Arrangement c. Minimalist Arrangement 4. Arsitektur MySQL Cluster MySQL Cluster merupakan sebuah database yang menggunakan arsitektur shared-nothing dan antar muka SQL yang telah umum digunakan. Sistem database ini terdiri dari beberapa node yang dapat didistribusikan ke beberapa perangkat keras dan ke beberapa wilayah/zona yang berbeda sekaligus untuk tetap menjaga ketersediaan data meskipun jaringan ataupun salah satu node sedang mengalami kegagalan (failure).

IV. PROSEDUR PRAKTIKUM 1. Mahasiswa mengerjakan percobaan praktikum dan tugas praktikum. 2. Mahasiswa mendemonstrasikan hasil praktikum pada dosen dan asisten. 3. Mahasiswa membuat laporan praktikum. V. PERCOBAAN PRAKTIKUM 1. Pastikan percobaan-percobaan anda pada modul sebelumnya telah berhasil! 2. Apa yang anda ketahui tentang Failover Cluster? 3. Apa saja yang dibutuhkan untuk menerapkan suatu skema Failover Cluster? Jelaskan juga masing-masing fungsinya! 4. Buat rancangan skema Failover Clustering yang akan anda terapkan! Beri penjelasan apa saja yang terdapat dalam skema tersebut dan mengapa anda memilih skema tersebut! VI. LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM Download terlebih dahulu MySQL Cluster untuk linux di http://dev.mysql.com/downloads/cluster/ Rancangan Sistem Management Node 192.168.244.128 Database Node 1 192.168.244.129 Database Node 2 192.168.244.130

Management Node 1. Buat direktori di /usr/src dan pindah ke direktori tersebut 2. Copy hasil download ke /usr/src/mysql-mgm dan ekstrak file tersebut 3. Setelah diekstrak masuk ke direktori tersebut dan copy ke bin 4. Ganti hak akses folder dan hapus folder hasil download (opsional) 5. Buat file konfigurasi untuk cluster

6. Start management node dengan menuliskan perintah berikut 7. Masukkan ndb_mgmd ke init.d dengan perintah berikut Database Node 1. Prosesnya hampir sama dengan management node, pertama buat grup mysql dan tambahkan user ke grup tersebut 2. Arahkan ke /usr/local dan copy mysql cluster ke folder tersebut, jika sudah ekstrak file tersebut 3. Buat symbolic link yang mengarah ke folder hasil ekstrak, setelah itu install database 4. Ganti kepemilikan grup mysql 5. Masukkan database engine ke init.d 6. Copy file bin ke /usr/bin dan buat symbolic link 7. Buat file konfigurasi untuk MySQL di /etc/ dan beri nama my.cnf

8. Buat data folder untuk MySQL dan jalankan ndbd, ndbd --initial hanya dijalankan untuk pertama kali dan jika config.ini mengalami perubahan 9. Seperti biasa, masukkan ke init.d dengan sintaks Tes dan Verifikasi 1. Pada management node ketikkan perintah ndb_mgm 2. Setelah masuk menu Management Client ketikkan show 3. Pada database node 1 masuk ke mysql, buat database baru dan buat table dengan engine ndbcluster 4. Isikan data dengan sintaks

5. Tampilkan data pada table 6. Cek pada database node 2 7. Masukkan data lagi pada tabeltes 8. Cek pada database node 1, data di node 2 akan tereplikasi otomatis ke node 1 VII. VIII. TUGAS PRAKTIKUM KESIMPULAN