6 BAB IV DISKRIPSI WILAYAH PENELITIAN.. Sejarah Singkat Kabupaten Kampar Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, yang terbentuk pada tahun. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Militer Sumatera Tengah Nomor: 0/GM/STE/ tanggal Nopember, Kabupaten Kampar merupakan salah satu Daerah Tingkat II di Riau yang terdiri dari Kewedanaan Pasir Pengaraian, Bangkinang dan Pekanbaru Luar Kota dengan ibukota nya di Pekanbaru. Kemudian berdasarkan Undangundang No. tahun 6 ibukota Kabupaten Kampar dipindah ke Bangkinang, dan baru terlaksana pada tanggal 6 Juni 6. Pada awalnya Kabupaten Kampar terdiri dari kecamatan dengan dua Pembantu Bupati sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau Nomor: KPTS /VII/ tanggal Juli. Pembantu Bupati Wilayah I berkedudukan di Pasir Pengaraian dan Pembantu Bupati Wilayah II berkedudukan di Pangkalan Kerinci. Pembantu Bupati Wilayah I mengkoordinir wilayah Kecamatan Rambah, Tandun, Rokan VI Koto, Kunto Darussalam, Kepenuhan dan Tambusai. Pembantu Bupati Wilayah II mengkoordinir wilayah Kecamatan Langgam, Pangkalan Kuras, Bunut dan Kuala Kampar. Sedangkan kecamatan lainnya yang tidak termasuk wilayah pembantu Bupati I dan II yaitu Kecamatan XIII Koto Kampar, Bangkinang, Kampar dan Siak Hulu berada langsung di bawah koordinitor Bupati Kampar. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.0 tahun dan PP No. tahun dan Peraturan Daerah Tingkat I Riau No. 06 tahun, Kabupaten Kampar ditetapkan sebagai salah satu proyek percontohan otonomi. Guna kelancaran roda pemerintahan berdasarkaan Permendagri No.0 tahun di Kabupaten Kampar dibentuk dinasdinas daerah, sedangkan berdasarkan Undangundang No.6 tahun hanya terdapat dinas (Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian, Dinas/Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum).
6 Dengan diberlakukannya Undangundang nomor Tahun Juncto Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor Tahun Tanggal Desember, maka Kabupaten Kampar resmi dimekarkan menjadi Kabupaten, yaitu Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Rokan Hulu. Masingmasing Kabupaten terdiri dari kecamatan, desa dan kelurahan sebagai berikut: ) Kabupaten Kampar, terdiri dari kecamatan yang meliputi desa dan kelurahan dengan Ibukota Bangkinang. ) Kabupaten Pelalawan, terdiri dari kecamatan yang meliputi desa dan kelurahan dengan Ibukota Pangkalan Kerinci. ) Kabupaten Rokan Hulu terdiri dari kecamatan yang meliputi desa dan 6 kelurahan dengan Ibukota Pasir Pengaraian. Pada tahun 00, Kabupaten Kampar terdiri dari 0 kecamatan dan desa/kelurahan. Dari desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kampar tersebut, sebanyak 6 desa (,0%) merupakan desa non tertinggal dan 6 desa (,0%) merupakan desa tertinggal, dan desa (6,0%) merupakan desa sangat tertinggal... Letak Geografis dan Batas Administrasi... Letak Geografis Kabupaten Kampar mempunyai luas wilayah lebih kurang., Km (.0.6 ha). Kabupaten Kampar terletak di antara.00 0 Lintang Utara 00. 00 Lintang Selatan, 00 0 0 0 Bujur Timur. Batasbatas daerah Kabupaten Kampar adalah sebagai berikut: Sebelah Utara dengan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak Sebelah Selatan dengan Kabupaten Kuantan Singingi. Sebelah Barat dengan Kabupaten Rokan Hulu dan Provinsi Sumatera Barat. Sebelah Timur dengan Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan.
Gambar. Peta Kabupaten Kampar Provinsi Riau 0
Kabupaten Kampar terdiri dari 0 kecamatan dan desa/kelurahan, seperti Tabel di bawah ini. Tabel. Luas Wilayah dan Jumlah Kelurahan/Desa Menurut Kecamatan di Kabupaten Kampar Tahun 00 No. 6 0 6 0 Kecamatan Kampar Kiri XIII Koto Kampar Bangkinang Seberang Siak Hulu Kampar Tapung Tambang Bangkinang Barat Kampar Kiri Hulu Kampar Kiri Hilir Tapung Hulu Tapung Hilir Bangkinang Salo Rumbio Jaya Kampar Utara Kampar Timur Kampar Kiri Tengah Gunung Sahilan Perhentian Raja Luas Wilayah (Km).,., 0,.000,,,00 66,0 0, 0,00,0.6,,, 6,,0,6,66, 6,6, Jumlah Kecamatan Jumlah Desa 6 6 0 Kabupaten Kampar 0.,6 Sumber: Kampar dalam angka, 00 Dari desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kampar pada tahun 00, sebanyak 6 desa (,0%) merupakan desa non tertinggal, 6 desa (,0%) merupakan desa tertinggal, dan desa (6,0%) merupakan desa sangat tertinggal.
Tabel. Jumlah Desa Sangat Tertinggal, Tertinggal dan Non Tertinggal di Kabupaten Kampar pada Tahun 00 No. Kecamatan Sangat Terting gal 6 0 6 0 Kampar Kiri Kampar Kiri Hulu Kampar Kiri Hilir Kampar KiriTengah Gunung Sahilan XIII Koto Kampar Bangkinang Barat Salo Tapung Tapung Hulu Tapung Hilir Bangkinang Bangkinang Seberang Kampar Kampar Timur Rumbio Jaya Kampar Utara Tambang Siak Hulu Perhentian Raja Tertinggal Non Tertinggal 0 6 6 Jumlah Jumlah 6 6 Sumber: Kampar dalam angka, 00 Di Kabupaten Kampar terdapat dua buah sungai besar dan beberapa sungai kecil, yaitu Sungai Kampar yang panjangnya, Km dengan kedalalaman ratarata, meter dan lebar ratarata meter. Sungai Kampar ini melintasi (lima) kecamatan di Kabupaten Kampar, yaitu XIII Koto Kampar, Bangkinang, Bangkinang Barat, Kampar, Siak Hulu dan Kampar Kiri. Sungai Siak bagian hulu yaitu panjangnya 0 Km dengan kedalaman ratarata meter yang melintasi Kecamatan Tapung. Sungaisungai besar yang terdapat di Kabupaten Kampar ini sebagian masih berfungsi baik sebagai prasarana perhubungan, sumber air bersih, budidaya ikan maupun sebagai sumber energi listrik (PLTA Koto Panjang). 0 6 6
... Iklim dan Curah Hujan Kabupaten Kampar pada umumnya beriklim tropis dengan temperatur berkisar antara C C dan kelembaban % dengan lama penyinaran tertinggi pada bulan Agustus yaitu selama 6 jam dan yang terendah pada bulan Oktober yaitu selama jam. Ratarata curah hujan di Kabupaten Kampar pada tahun 006 adalah mm setiap bulannya. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember yaitu mm dan yang terendah pada bulan Juli yaitu 6 mm. Sedangkan ratarata hari hujan setiap bulannya adalah hari, dimana hari hujan terbanyak pada bulan Desember yaitu 0 hari dan paling sedikit pada bulan Juli yaitu (lima) hari. Musim kemarau berlangsung antara bulan MaretAgustus, sementara musim hujan berlangsung antara bulan SeptemberFebruari.... Potensi Sumber Daya Lahan Potensi sumber daya lahan sawah di Kabupaten Kampar tahun 006 adalah seluas. ha, sedangkan lahan sawah baru dimanfaatkan seluas 6. ha, atau sekitar %. Potensi sumberdaya lahan kering di Kabupaten Kampar tahun 006 adalah seluas 6.6 ha, dan baru dimanfaatkan seluas.0 ha atau sebesar 6,%. Potensi sumberdaya lahan per kecamatan di Kabupaten Kampar pada tahun 00 dapat dilihat pada Tabel.
Tabel. Potensi Lahan Sawah dan Lahan Kering di Kabupaten Kampar Tahun 00 No...... 6.... 0...... 6.... 0. Kecamatan Kampar Kiri XIIIKoto Kampar Bangkinang Seberang Siak Hulu Kampar Tapung Tambang Bangkinang Barat Tapung Hulu Tapung Hilir Kampar Kiri Hulu Kampar Kiri Hilir Bangkinang Salo Rumbio Jaya Kampar Utara Kampar Timur Kampar Kiri Tengah Gunung Sahilan Perhentian Raja Potensi 0 6 6.6 0..0 0 6. 6 Lahan Sawah Pemanfaatan 0 0 6.6 0. 6 6 66 Belum di manfaatkan 0 60.0 0 0 Potensi.66...6.0....0 6.0,0..0..00...6 6.. Lahan Kering Pemanfaatan.....6...06..6...0....66.66.. Belum di manfaatkan 6.6.00.00. 0..0.0... 60. Jumlah 0.0 6,.6 6.6 0. 6. Sumber: Kampar dalam angka 00.. Potensi Sumber Daya Manusia... Penduduk dan Ketenagakerjaan a. Jumlah Penduduk Jumlah penduduk Kabupaten Kampar berdasarkan hasil registrasi penduduk tahun 00 tercatat 6. orang yang terdiri dari penduduk lakilaki.60 jiwa (,%) dan wanita.0 jiwa (,%). Rasio jenis kelamin perbandingan penduduk lakilaki dengan penduduk perempuan adalah 0. Kepadatan penduduk di Kabupaten Kampar pada tahun 00 adalah jiwa/km. Kecamatan yang paling padat penduduknya adalah Kecamatan Kampar yaitu 0 jiwa/km, diikuti oleh Kecamatan Rumbio Jaya sebesar jiwa/km. selain itu, (lima) kecamatan yang agak padat penduduknya berada di Kecamatan Kampar Utara, Bangkinang, Bangkinang Barat, Perhentian Raja dan Kampar
Timur, masingmasing jiwa/km, jiwa/km, jiwa/km, jiwa/km dan 0 jiwa/km. Sedangkan 6 (enam) kecamatan yang relatif jarang penduduknya yaitu Kecamatan Kampar Kiri Hulu ( jiwa/km ) dan Kampar Kiri Hilir ( jiwa/km ), Kampar Kiri Tengah ( jiwa/km ), XIII Koto Kampar ( jiwa/km ), Kampar Kiri ( jiiwa/km ), dan Tapung Hilir (6 jiwa/km ). Tabel 0. Luas Wilayah Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk di Kabupaten Kampar Tahun 00 No. Kecamatan Luas (Km) 6 0 6 0 Kampar Kiri Kampar Kiri Hulu KamparKiri Hilir Kampar KiriTengah Gunung Sahilan XIII Koto Kampar Bangkinang Barat Salo Tapung Tapung Hulu Tapung Hilir Bangkinang Bangkinang Seberang Kampar Kampar Timur Rumbio Jaya Kampar Utara Tambang Siak Hulu Perhentian Raja,.0,, 0,,.06,0, 0,.6,.6,.0,6,,0 6,,0 6,,, 6,0, Jumlah Penduduk (jiwa).0.0.0.0...66. 6.6 6. 6.6.66..0 0..6..6 6..6 Kepadatan Penduduk ( jiwa/km) 6 0 6 0 0 0 0 Kabupaten Kampar., 6. Sumber: Kampar dalam angka 00. b. Ketenagakerjaan Jumlah pencari kerja di Kabupaten Kampar pada tahun 00 tercatat sebanyak 6.6 orang yang terdiri dari.6 orang lakilaki (,%) dan.0 orang perempuan (,6%). Jumlah pencari kerja pada tahun 006 meningkat,% dibandingkan tahun 006, yaitu dari. orang pada tahun 006 menjadi 6.6 pada tahun 00.
6.. Prasarana Pendukung... Transportasi Transportasi secara umum dapat diperlancar dengan menggunakan jalan yang sudah ada sepanjang.6, km yang terdiri dari, km jalan aspal,, km jalan kerikil, dan,0 km jalan tanah. Bagaimanapun juga transportasi sungai tetap memegang peranan penting untuk menghubugkan desadesa. Transportasi udara untuk mesyarakat Kampar biasanya melalui Bandara Udara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru yang berjarak 60 km dari Bangkinang.... Listrik Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri, perkantoran, sekolah, dan Pertokoan. Kapasitas air yang disediakan oleh PDAM tersebut tercatat sebanyak. m. Suplai kebutuhan listrik di Kabupaten Kampar disediakan oleh PLN cabang Bangkinang dengan (empat) mesin diesel dengan menggunakan Pembangkit Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang dengan kapasitas,0 Kwh pada tahun 00.... Telekomunikasi Layanan telekomunikasi di Kabupaten Kampar disediakan oleh PT. Telkom yang disediakan untuk sambungan local dan interlokal, serta telepon selular.... Air Bersih Suplai Air Bersih di distribusi oleh PDAM Tirta Kampar, yang sampai dengan tahun 00 baru dapat melayani penduduk di kecamatan seperti pada Tabel.
Tabel. Jumlah Unit Pelayanan dan Sambungan Rumah PDAM Tirta Kampar Tahun 00 No Unit Pelayanan Sambungan Rumah Awal Tahun Sambungan Rumah Awal Tahun Pemutusan Tutup Sementara Tutup Sementara Sambungan Rumah Akhir Tahun Bangkinang.6 06 0 Air Tiris. Kuok Tambang 6 Teratak Buluh Jumlah.6. Sumber: Kampar dalam angka 00... Fasilitas Pendukung Lainnya Terdapat beberapa bank komersial yang beroperasi di Bangkinang dan beberapa kota lainnya, yaitu BRI, BNI, Bank Riau dan BPR. Disamping itu terdapat rumah sakit umum dan swasta di Bangkinang... Visi Dan Misi Kabupaten Kampar A. Visi Visi Kabupaten Kampar adalah Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya dalam lingkungan Masyarakat yang Agamis Tahun 00, makna yang terkandung dalam visi ini adalah: ) Seluruh komponen Kabupaten Kampar berkomitmen untuk menjadikan masyarakat yang berbudaya, dimana segala perilaku seluruh komponen masyarakat haruslah berlandaskan pemikiran logis yang berakal budi, dan menghormati serta menjunjung tinggi nilainilai adat istiadat yang dianut dan berlaku dalam masyarakat Kabupaten Kampar. ) Seluruh komponen Kabupaten Kampar memiliki kesungguhan hati untuk menjadikan masyarakat yang berdaya yaitu dapat menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan guna menjadikan dirinya pesaing yang tangguh menghadapi persaingan global dan terpenuhinya kebutuhan manusia yang layak serta diperlakukan secara adil. ) Seluruh komponen Kabupaten Kampar bertekad untuk menjadikan masyarakat yang agamis dimana dalam segala aspek kehidupan yang dijalankan selalu dilandasi nilainilai keagamaan dengan harapan Kabupaten Kampar dapat menjadi Serambi Mekah di Provinsi Riau. B. Misi Untuk merealisasikan visi tersebut, ditetapkan 6 (enam) misi Kabupaten Kampar, yaitu: MisiI Mewujudkan pembangunan nilai budaya masyarakat Kampar yang menjamin sistem bermasyarakat dan bernegara untuk menghadapi tantangan global. Misi ini bermaksud: ) Menumbuh kembangkan nilainilai budaya Kampar yang agamis ke dalam etika bermasyarakat dan bernegara di Kabupaten Kampar. ) Meningkatkan etos kerja, kreativitas dan memberdayakan nilainilai gotongroyong (batobo) serta usahausaha antisipatif menghadapi pengaruh global. ) Menguatkan nilainilai musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan konflik yang timbul dalam hidup bermasyarakat dan bernegara di Kabupaten Kampar. MisiII Meningkatkan manajemen dan kemampuan aparatur dalam mengelola aset daerah dan pelayanan masyarakat. Misi ini bermaksud: ) Membangun egovernment berbasis good governance yang amanah dan berkeadilan untuk mensejahterakan masyarakat Kampar. ) Mengembangkan system manajemen dan kemampuan aparatur dalam mengelola kekayaan yang dimiliki daerah, baik sumberdaya alam,
teknologi, budaya, dan adat istiadatnya secara ekonomis, efisien, dan efektif, dalam upaya mewujudkaan pelayanan kepada masyarakat secara mudah, cepat, terjangkau, tepat waktu, transparan, tepat sasaran dan memenuhi kepastian hukum. ) Untuk mewujudkan maksud di atas, perlu didukung oleh kemampuan individu aparatur pemerintah yang punya motivasi, kepercayaan diri, jujur, dan inovatif melalui pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan tuntutan tugas pokok dan fungsinya dalam organisasi pemerintahan. MisiIII Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan ke depan. Misi ini bermaksud mewujudkan: ) Sehat jasmani dan rohani yang memiliki mentalitas dan kemampuan dalam mengembangkan diri, dan berperan dalam membangun daerahnya. ) Dapat menguasai dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan perkembangan zaman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam tuntutan pembangunan daerah. ) Berpikiran maju untuk mengembangkan diri dan memiliki wawasan ke depan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memajukan daerah. Misi IV Mengembangkan ekonomi rakyat yang berbasis sumber daya lokal dengan orientasi pada agrobisnis, agroindustri dan pariwisata serta mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat, dan pemerintah baik berskala lokal, regional, nasional maupun internasional. Misi ini bermaksud mewujudkan: ) Pengembangan usaha produksi barang dan jasa yang dilakukan oleh masyarakat berskala kecil dan menengah yang berorientasi pasar dan industri pengolahan hasil pertanian untuk mendapatkan nilai tambah. ) Menguatkan lembaga dan organisasi ekonomi masyarakat yang berorientasi pasar yang dikembangkan agar tercipta kemampuan bersaing
0 dan bermitra dengan pesaing pasar lainnya untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. ) Mengembangkan sistem dan jaringan data dan informasi serta promosi potensi unggulan daerah. ) Membangun sentra perdagangan dan industri serta pariwisata yang berbasis teknologi. ) Mendorong pertumbuhan investasi melalui pola kemitraan yang sejajar dan proporsional antar swasta, masyarakat, dan pemerintah dalam bentuk kerjasama yang harmonis dan saling menguntungkan. Untuk itu perlu diciptakan iklim investasi yang kondusif dalam memacu laju pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasilnya. MisiV Mewujudkan pembangunan kawasan seimbang yang dapat menjamin kualitas hidup secara berkesinambungan. Misi ini bermaksud: ) Melakukan penataan ruang atau kawasan sesuai dengan peruntukkannya secara serasi, harmonis, terpadu, dan seimbang diselaraskan dengan daya dukung lingkungannya. ) Penataan ruang atau kawasan dalam mengantisipasi perkembangan dan kemajuan daerah harus selalu dalam kendali pemerintah agar keserasian, keharmonisan, keterpaduan, dan keseimbangan dalam kehidupan social bermasyarakat dapat terjaga dan terpelihara sehingga tidak berdampak terhadap kerusakan lingkungan. MisiVI Mewujudkan sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa, serta taat terhadap aturan yang berlaku, menuju masyarakat agamis yang tercermin dalam kerukunan hidup beragama. Misi ini bermaksud: ) Taat melaksanakan dan mengamalkan ajaran dan aturan agama dan menjadikannya landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
) Menjamin keamanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Kabupaten Kampar. ) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia baik aparat maupun masyarakat yang berlandaskan iman dan taqwa melalui jalur pendidikan, pelatihan, dan pembinaan. ) Menegakkan supremasi hukum yang berkeadilan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. ) Terciptanya kedamaian hidup umat beragama baik intern umat beragama, antar umat beragama maupun antar umat beragama dengan pemerintah. 6) Menciptakan lingkungan kehidupan yang bernuansa agamis dalam berbagai aspek pembangunan.