Pointer (Part 1) Dadang mulyana Alamat dan Pointer Konsep pointer sebenarnya cukup sederhana. Pointer sesungguhnya berisi alamat dari suatu data, bukan data sebagaimana variabel yang telah anda kenal. 1
Alamat dan Pointer Setiap byte di dalam memori komputer memiliki sebuah alamat. Di dalam memori inilah variabel disimpan. Tetapi tentu saja pemrogram tidak perlu menyebutkan alamat dari suatu variabel secara explisit. Pada saat program dimuat di dalam memori, variabel akan diletakkan dengan sendirinya pada alamat tertentu. Alamat dan Pointer Suatu pointer di dalam program dimaksudkan untuk menunjuk suatu alamat memori. Misalnya kalau pint adalah pointer, dan vint adalah variabel yang terletak di memori beralamat 0xfff2,, pointer pint dapat diatur agar menunjuk ke variabel vint. 2
Alamat dan Pointer Mengetahui Alamat Suatu Variabel Alamat suatu variabel dapat diketahui dengan mudah, caranya tambahkan operator alamat, berupa simbol & di depan nama variabel. Dengan mengirimkan ke cout, alamat dari suatu variabel akan ditampilkan ke layar. 3
Mengetahui Alamat Suatu Variabel //program75.cpp int bil1 = 5; float bil2 = 7.5; double bil3 = 17.777; cout<<"isi variabel : "<<endl; cout<<"bil1 = "<<bil1<<endl; cout<<"bil2 = "<<bil2<<endl; cout<<"bil3 = "<<bil3<<endl; cout<<endl; cout<<"alamat variabel : "<<endl; cout<<"bil1 = "<<&bil1<<endl; cout<<"bil2 = "<<&bil2<<endl; cout<<"bil3 = "<<&bil3<<endl; Mengetahui Alamat Suatu Variabel Perlu diketahui, notasi 0x pada hasil program di depan menyatakan notasi heksadesimal. Pada C++, tanda & juga dipakai untuk referensi (alias dari suatu variabel). 4
Mendefinisikan Variabel Pointer Format : tipe_data *nama_variabel tipe_data dapat berupa sembarang tipe data seperti halnya variabel bukan pointer. nama_variabel adalah variabel pointer. Mengisi Variabel Pointer Supaya variabel pointer menunjuk ke variabel lain, mula-mula harus diisi dengan alamat dari variabel yang hendak ditunjuk. Misalnya terdapat pendefinisian seperti berikut : int vint = 55; int *pint; Variabel pint dapat diatur agar menunjuk ke vint dengan cara sebagai berikut : pint = &vint; Pernyataan diatas berarti : pint diisi dengan alamat dari vint. 5
Mengisi Variabel Pointer //program76.cpp int vint = 55; int *pint; pint = &vint; //pointer menunjuk ke vint cout<<"alamat vint = "<<&vint<<endl; cout<<"isi pint = "<<pint<<endl; Mengisi Variabel Pointer Pada contoh di depan : cout<<"pint = "<<pint<<endl; Baris tersebut ternyata menampilkan isi dari pointer itu sendiri, bukan isi dari variabel vint. 6
Mengakses Nilai Yang Ditunjuk Pointer Berdasarkan contoh di depan, nilai dari vint dapat diakses melalui pint setelah pernyataan dibawah ini dijalankan. pint = &vint; Cara mengaksesnya adalah dengan melibatkan operator tak langsung yang berupa simbol * dan diletakkan di depan nama variabel pointer. Contoh : *pint; Berarti nilai yang ditunjuk oleh pint. Mengakses Nilai Yang Ditunjuk Pointer //program77.cpp int vint = 55; int *pint; pint = &vint; //pointer menunjuk ke vint cout<<"isi vint = "<<vint<<endl; cout<<"alamat vint = "<<&vint<<endl; cout<<"isi pint = "<<pint<<endl; cout<<"nilai yang ditunjuk oleh pint : "<<*pint<<endl; 7
Mengakses Nilai Yang Ditunjuk Pointer Program di depan menunjukkan pengaksesan terhadap vint dapat dilakukan melalui *pint. Contoh berikut menunjukkan isi vint diubah melalui *pint. Mengakses Nilai Yang Ditunjuk Pointer //program78.cpp int vint = 55; int *pint; pint = &vint; //pointer menunjuk ke vint cout<<"isi vint semula = "<<vint<<endl; *pint = 77; cout<<"isi vint sekarang = "<<vint<<endl; 8
Pointer Void Pada contoh-contoh program di depan telah ditunjukkan pointer yang menunjuk ke tipe data tertentu. Sebenarnya juga dimungkinkan untuk membuat pointer tak bertipe. Caranya yakni dengan meletakkan kata kunci void di bagian penentu tipe pointer. Contoh : void *ptr; Suatu pointer void seperti contoh diatas dapat digunakan untuk menunjuk ke sembarang tipe data. Pointer Void //program79.cpp int bil1 = 55; float bil2 = 33.45; void *ptr; ptr = &bil1; //bisa menunjuk ke int cout<<"nilai yang ditunjuk ptr : "<<*(int*)ptr<<endl; ptr = &bil2; //bisa menunjuk ke float cout<<"nilai yang ditunjuk ptr : "<<*(float*)ptr<<endl; 9
Pointer Void Pada program di depan, bentuk berikut perlu diberikan : *(int*)ptr *(float*)ptr Ini disebabkan C++ tidak tahu maksud *ptr mengingat ptr adalah pointer void. Cara ini bukan hanya berlaku jika kita bermaksud mengambil nilai yang ditunjuk oleh ptr tapi juga ketika kita mengubahnya. Seperti contoh program berikut : Pointer Void //program80.cpp int bilangan = 55; void *ptr; ptr = &bilangan; cout<<"bilangan semula : "<<bilangan<<endl; *(int*)ptr = 77; //mengubah nilai bilangan melalui ptr cout<<"bilangan sekarang : "<<bilangan<<endl; 10