KERANGKA ACUAN KERJA

dokumen-dokumen yang mirip
KERANGKA ACUAN KERJA

Perawatan Ac Kantor Kcj, Dipo Depok, Stasiun, Griyakarya, Poskes, dan PPK Lintas Jabodetabek

Perawatan Ac Kantor Kcj, Dipo Depok, Stasiun, Griyakarya, Poskes, dan PPK Lintas Jabodetabek

DST-X10 Alarm & Control System

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

USER MANUAL BEL SEKOLAH

BAB III DESKRIPSI DAN PERANCANGAN SISTEM

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : PM. 35 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA DAN STANDAR PEMBUATAN GRAFIK PERJALANAN KERETA API

Pemanfaatan Jaringan GPRS untuk Sistem Pemantauan Jarak Jauh Sensor Koordinat Posisi Patok Perbatasan

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN PENGEMBANGAN SISTEM PERIJINAN DAN SISTEM DATABASE IMPOR

PENGADAAN DAN PENGGANTIAN GEARBOX SAH #2B

BAB 1 PENDAHULUAN. Kemajuan dan kemakmuran suatu negara nampak dari infrastrukturnya.

REKAYASA JALAN REL. MODUL 11 : Stasiun dan operasional KA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. menerapkan Pengontrolan Dan Monitoring Ruang Kelas Dengan Menggunakan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi 2012

Sistem Monitoring Tinggi Muka Air Sungai Terpasang di seluruh Kaltim dengan Pusat Monitor di Samarinda menggunakan komunikasi satelit RTU LOGGER

FLEET MANAGEMENT SOFTWARE & GPS TRACKER PELACAK ONLINE

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

DQI 06 DELTA DATA ACQUISITION INTERFACE V.06

BAB II SISTEM DASAR ADJUSTABLE FUSE

SPESIFIKASI TEKNIS NAMA PROYEK : PERPANJANGAN LISENSI FIREWALL NETWORK SECURITY UNTUK KANTOR PUSAT SKK MIGAS

BAB III PERANCANGAN SISTEM HARDWARE DAN SOFTWARE

PETUNJUK PENGGUNAAN CAR DVR X-3000

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ROADMAP PENINGKATAN KESELAMATAN PERKERETAAPIAN

DT-51 Application Note

Menggunakan Internet untuk peleruan informasi dan komunikasi. Menjelaskan berbagi perangkat keras dan fungsi untuk keperluan akses internet

Gambar II.7 Skema 2 nd Generation (2G) Network. 2) BTS / RBS : Base Transceiver Station / Radio Base Station

BAB IV PEMBAHASAN ALAT

2017, No Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 129, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5048); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Ta

PT. DARMA BAKTI SULTRA SEJAHTERA CV.MALINO KARYA

BAB IV ANALISIS DAN PENGUJIAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengujian terhadap keseluruhan

PERCOBAAN 2 MULTIFREQUENCY RECEIVER UNIT. Tabel 2.1. Kombinasi 2 Frekuensi pada Metode DTMF

ELKAHFI 200 TELEMETRY SYSTEM

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Kecepatan

BAB III PERENCANAAN DAN REALISASI

BAB III PERANCANGAN ALAT

Akuisisi Data Magnetik

PERPANJANGAN PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0831.Pm/612/UPGRK/2015

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

Gambar 2.1 Arduino Uno

TEKNIK REKAM DAN PUTAR SUARA DENGAN MENGGUNAKAN MODUL D VOICE 04

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 PERANCANGAN PEMBUATAN ALAT SENSOR SINYAL BUNYI POLISI TIDUR

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. digunakan di Indonesia karena dimensinya yang kompak sehingga sangat praktis. Sehingga kebutuhan akan sepeda motor semakin besar.

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 5 RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN TIME SCHEDULE

PT. MITRA SARANA UTAMA INDONESIA (MITSUI)

PERCOBAAN 3 MULTIPLEXER/DEMULTIPLEXER UNIT 3.3. PENJELASAN SINGKAT TENTANG MODUL

GEOTAGGING+ Acuan Umum Mode Survei dengan E-GNSS (MULTI)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PETUNJUK PENGGUNAAN C555

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN PADA PT. MAKARIZO INDONESIA. tidak akurat dan tidak lengkap merupakan kegiatan audit yang penting dalam

PT Berca Cakra Teknologi. Cambium Networks

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM. 52 TAHUN 2014 TENTANG PERANGKAT SISTEM KESELAMATAN KERETA API OTOMATIS (SKKO)

SST-21 MOVING SIGN CONTROLLER SYSTEM

Alat Pengukur Level Air

KERANGKA ACUAN KERJA PEKERJAAN PENGENDALI HAMA (PEST CONTROL) KRL GARAN 2012

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. memperlihatkan apakah telah layak sebagai user interface.

PENGEMBANGAN ALARM KERETA COMMUTER LINE BERBASIS ANDROID

2017, No Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI. blok diagram dari sistem yang akan di realisasikan.

BAB III PERENCANAAN. 3.1 Perencanaan Secara Blok Diagram

IV : MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER

BAB II LANDASAN TEORI. ACS712 dengan menggunakan Arduino Nano serta cara kerjanya.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB VI MENGENAL TRAINER " BATO - 05 "

DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PROVINCIAL ROAD MANAGEMENT SYSTEM (PRMS)

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB 5 RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN TIME SCHEDULE

BAB I PENDAHULUAN. Acara cerdas cermat atau kuis yang mengadu kecepatan dalam berfikir dan

MANUAL BOOK NAMA PRODUK: BEL SEKOLAH V.4. Goals

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

PENGADAAN MANAGED SERVICE APLIKASI DAN HARDWARE BUKTI TIMBANG BARANG GA CARGO

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 65 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 98 TAHUN 2015

LAPORAN KEMAJUAN PROYEK MINGGU KE - 10

2018, No Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 176, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5086), sebagaimana telah diubah dengan Perat

tidak boleh ditekuk (serat optik), pengirim dan penerima harus berhadapan langsung (line off sight), kompresi data yang dikirim.

BAB 1 PENDAHULUAN. semakin cepat pula informasi tersampaikan. Beberapa teknologi yang populer

BAB III PERANCANGAN. Sebelum membuat suatu alat atau sistem, hal yang paling utama adalah

Proposal Proyek Akhir Program Studi Teknik Listrik. Jurusan Teknik Elektro. Politeknik Negeri Bandung

Bee Bengkel User Manual

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

SYAHIDAL WAHID

HASIL DAN PEMBAHASAN. Mulai. Baca status register. Tulis control register dengan data 00H. Tulis control register dengan data 00H

BAB IV PEMBAHASAN. Papan Penampil Keselamatan Kerja atau Safety Board adalah sebuah

III. METODE PENELITIAN

IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN KERUSAKAN TERHADAP SISTEM DETEKSI KEBAKARAN DI GEDUNG 65 INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Rancangan Tata Letak Jalur Stasiun Lahat

Oleh : Miftahul Kanzil Muhid Irfan Mustofa Dosen Pembimbing : Ir. Josaphat Pramudijanto, M.Eng NIP :

PERCOBAAN 2. MULTIPLEXER/DEMULTIPLEXER UNIT dan SWITCHING NETWORK UNIT

Pelatihan Sistem PLTS Maret PELATIHAN SISTEM PLTS INSPEKSI, PENGUJIAN DAN KOMISIONING SISTEM FOTOVOLTAIK Rabu, 25 Maret 2015

BAB III PERANCANGAN 3.1. PERANCANGAN SISTEM KONTROL

TERM OF REFERENCE / KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENGADAAN JASA KONSULTAN STUDI KELAYAKAN PEMBELIAN SARANA KERETA REL LISTRIK (KRL) BARU PT

Transkripsi:

Lampiran Addendum II Nomor : 468/LL/KCJ/BA/II/2015, tanggal 23 Februari 2015 SEBELUMNYA I. Latar Belakang KERANGKA ACUAN KERJA TERM OF REFERENCE Untuk memenuhi standar Peraturan Menteri NO KM 42 Tahun 2010, PT. KCJ berupaya untuk memberikan kehandalan sesuai dengan standar keselamatan dan kenyamanan KRL. Upaya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KRL adalah dengan memasang perangkat speedometer berbasis GPS. Dengan adanya speedometer GPS, Perangkat ini bisa sebagai back up speedometer asli yang terdapat di KRL dan bisa digunakan untuk monitoring posisi beserta kecepatan KRL oleh traffic monitoring atau pihak yang berkopeten lainnya. II. Ruang Lingkup Pekerjaan Ruang lingkup pelaksanaan pekerjaan meliputi: Menyediakan perangkat speedometer berbasis GPS sesuai spesifikasi Installasi perangkat speedometer Dokumentasi Garansi. III. Spesifikasi Teknik 1. Speedometer GPS termasuk: - Active antenna GPS & cable coax 3 m - Power Supply 12 V/2A, 230 V 100 V - Display 3 digit, 4 inch 2. Speedometer bisa digunakan di cabin yang terdapat GPS announcer maupun tidak. IV. Waktu Pelaksanaan Pekerjaan 1. Batas waktu penyelesaian seluruh pekerjaan adalah 1,5 bulan sejak ditandatanganinya kontrak sampai dengan berita acara penyelesaian pekerjaan. 2. Waktu pelaksanaan pekerjaan dikoordinasikan dengan bagian yang terkait. V. Syarat Khusus 1. Pelaksana pekerjaan adalah perusahaan yang memiliki keahlian/kompetensi di bidang GPS untuk alat transportasi. 2. Mempunyai pegawai yang telah berpengalaman di bidang perangkat GPS dengan menunjukan keterangan dan kompetensinya.

VI. Laporan Hasil Pekerjaan 1. Laporan penyelesaian pekerjaan dituangkan dalam check list yang ditandatangani bersama oleh pelaksana pekerjaan dan pemilik pekerjaan. 2. Laporan penyelesaian pekerjaan secara berkala yang dituangkan dalam berita acara laporan pekerjaan bulanan disetujui oleh supervisor perawatan dan Kepala Dipo 3. Laporan pekerjaan dilampiri dokumen foto saat pelaksanaan pekerjaan.

Lampiran Addendum II Nomor : 468/LL/KCJ/BA/II/2015, tanggal 23 Februari 2015 MENJADI I. Latar Belakang KERANGKA ACUAN KERJA TERM OF REFERENCE Dalam pengoperasian KRL maka diperlukan informasi kecepatan ( speedometer ) untuk menjaga kecepatan KRL sesuai dengan batas kecepatan yang sudah ditentukan. Untuk memberikan peringatan terhadap masinis maka diperlukan alarm bahwa batas kecepatan sudah terlampaui. Jalur KRL di Jabodetabek mmepunyai batas kecepatan yang berbeda-beda hal ini dikarenakan kondisi rel dan lingkungan yang berbeda pula, sehingga alarm batas kecepatan juga berbeda ditiap jalur KRL. Misalnya di jalur layang ( stasiun cikini Stasiun Jayakarta ) kecepatan yang diperbolehkan yaitu 30 km/jam sedangkan jalur lainnya kecepatan maksimum yaitu 70 km/ jam. Sensor kecepatan menggunakan GPS ( Global Positioning System ) sehingga hanya memerlukan antena untuk menangkap sinyal GPS dan mengubahnya menjadi informasi kecepatan dalam satuan km/ jam. II. Ruang Lingkup Pekerjaan Ruang lingkup pelaksanaan pekerjaan meliputi: Menyediakan perangkat speedometer berbasis GPS sesuai spesifikasi ; Installasi perangkat speedometer ; Dokumentasi ; Garansi/ aftersales service. III. Spesifikasi Teknik Adapun spesifikasi teknik tersebut adalah : - Display Speed : 4 digit 1,5 inch - Display Tripmeter : 4 digit 0,36 inch with reset - Display Odometer : 8 digit 0,36 inch - GPS Format : NMEA0183 - GPS Sensivity : -165 dbm - Speed Limit : Auto, based on location/ route - Alarm : Audible - Power supply : DC 5 Volt, 3 A IV. Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Batas waktu penyelesaian seluruh pekerjaan adalah 90 hari untuk menyerahkan perangkat ( tidak termasuk instalasi )kerja sejak ditandatanganinya kontrak sampai dengan berita acara penyelesaian

pekerjaan. Penyerahan barang dimaksud dilaksanakan dalam 4 termin dan sistem pembayaran dilaksanakan sesuai termin penyerahan barang, rincian jadual (base line schedule) tertuang dalam lampiran kontrak disertai rincian setiap milestone-nya. Termin 1 : 40 unit paling lambat 30 hari sejak kontrak/ SPK. Termin 2 : 40 unit paling lambat 60 hari sejak kontrak/ SPK. Termin 3 : 40 unit paling lambat 75 hari sejak kontrak/ SPK. Termin 4 : 34 unit paling lambat 90 hari sejak kontrak/ spk. - Catatan : pemasangan perangkat menyesuaikan dengan jadwal yang ditentukan pihak KCJ ( tidak mempengaruhi pada kelambatan pekerjaan ). Seluruh perubahan jadual dari base line schedule yang tertera dalam kontrak, yang diakibatkan oleh hal-hal tidak terduga harus mendapat persetujuan dari Pemilik Pekerjaan. V. Syarat Khusus 1. Perangkat GPS speedometer dipasang pada kabin KRL dengan aman dan terlihat dengan jelas oleh masinis. 2. Perangkat GPS speedometer harus berbasis Global Posistioning System ( GPS ) untuk penentuan kecepatan. 3. Alarm batas kecepatan berupa bunyi/ bip yang bisa terdengar dengan jelas. 4. Batas kecepatan akan secara otomatis menyesuaikan dengan batas jalur saat KRL melintas. Batas kecepatan setiap jalur akan ditentukan oleh KCJ. 5. Batas kecepatan normal adalah 70 km/ jam, sedangkan untuk jalur khusus maka kecepatan maksimum 30, 40 dan 50 km/ jam yang akan disesuaikan dengan otomatis. 6. Display kecepatan menggunakan seven segment dengan 1,5 inch terdiri dari 4 digit, dengan 1 digit dibelakang koma ( resolusi display kecepatan adalah 0,1 km/ jam ). 7. Perangkat dilengkapi dengan display tripmeter 4 digit yang bisa di reset dengan odometer 8 digit yang akan tersimpan di memory saat power off. 8. Perangkat secara periodik akan mengeluarkan data odometer melalui port data dengan format serial dan kecapatan transfer 9600 bps. 9. Perangkat harus ringkas dan solid ( compact ), modul-modul dengan masing-masing fungsi disatukan dalam satu casing dengan interface terdiri dari : - Kabel power supply ( dilengkapi fuse ). - Kabel antena GPS. - Kabel koneksi data. 10. Power supply untuk perangkat mengambil dari sumber power eksisting di kanin KRL.

11. Seluruh instalasi di kabin KRL harus rapih, aman dan tidak mengganggu perangkat eksisting. Pelaksana pekerjaan diharuskan berkoordinasi dengan pihak KCJ pada saat pelaksanaan instalasi perangkat. 12. Garansi pekerjaan diberikan berupa fungsi alat selama 1 tahun sejak serah terima pekerjaan, jaminan garansi diatur dalam kontrak.