BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

Nama : Nurlita NPM : Pembimbing : Rini Tesniwati,SE.,MM

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

DAFTAR LAMPIRAN. Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku. Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dari tiga variabel independen yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun Pengambilan sampel

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah Perbankan Syariah yang ada di

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR)

ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, BI RATE DAN RETURN ON ASSETS (ROA) TERHADAP PEMBERIAN KREDIT PADA BANK BUMN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA. Tabel 4.1. Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan. PT. Indofood Tbk. Periode

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

LAMPIRAN. 1. Data Bank Umum Syariah. Sukuk Ritel (dalam jutaan) Ukuran Perusahaan DPK. Bagi Hasil (dalam jutaan) Suku Bunga.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun Sektor manufaktur

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN

DAFTAR LAMPIRAN. Kriteria Sampel Nama Provinsi

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang akurat. Berdasarkan statistik deskriptif diperoleh hasil sebagai berikut :

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

PENGARUH FAKTOR - FAKTOR FUNDAMENTAL SAHAM PT. UNILEVER INDONESIA, TBK TAHUN : Faishal Febrian NPM :

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. meliputi analisis kuantitatif yang berupa analisis regresi berganda serta

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

Disusun oleh : Nama : Lonella Dwita NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Widyatmini, SE., MM.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai

Transkripsi:

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabel-variabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif meliputi jumlah data (N), nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata (mean) dan standar deviasi dari dua variabel independen yaitu murabahah dan mudharabah sebagai variabel yang mempengaruhi net profit margin pada Bank Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia. Hasil pengolahan data yaitu sebagai berikut: Tabel 4.1 Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Murabahah 38 158614 1642133 532262,47 386408,135 Mudharabah 38 374 636928 193686,21 180742,952 NPM 38 10 32 18,58 4,084 Valid N (listwise) 38 Sumber : data yang diolah dengan SPSS 20 Berdasarkan Tabel 4.1 diatas dapat dijelaskan dengan uraian sebagai berikut: a. N = 38, berarti jumlah data yang diolah dalam penelitian ini adalah 38 sampel yaitu terdiri dari 3 perbankan syariah yang dijadikan sampel selama 4 tahun, yang terdiri dari data variabel neraca dan laba rugi. 66

b. Murabahah memiliki nilai terendah sebesar 158614 dimiliki oleh Bank Muamalat Indonesia tahun 2009, nilai tertinggi sebesar 1642133 dimiliki oleh Bank Syariah Mandiri tahun 2012, nilai mean sebesar 532262,47 dan nilai standar deviasi sebesar 386408,135. c. Mudharabah memiliki nilai terendah sebesar 374 dimiliki oleh Bank Syariah Mega Indonesia tahun 2010, nilai tertinggi sebesar 636928 Bank Syariah Mandiri tahun 2011, nilai mean sebesar 193686,21 dan nilai standar deviasi sebesar 180742,952. d. Net Profit Margin nilai terendah sebesar 10 dimiliki oleh oleh Bank Syariah Mega Indonesia tahun 2009, nilai tertinggi sebesar 32 dimiliki oleh Bank Muamalat Indonesia tahun 2009, nilai mean sebesar 18,58 dan nilai standar deviasi sebesar 4,084. B. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas ini menggunakan metode One Sample Kolmogorov Smirnov dengan menggunakan taraf signifikansi 0.05. Pengambilan keputusan untuk menentukan data variabel penelitian terdistribusi normal atau tidak adalah sebagai berikut : 1. Nilai Asym.Sig. (2-tailed) > 0,05 maka data berdistribusi normal. 2. Nilai Asym.Sig.(2-tailed) < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal. 67

Berikut dibawah ini Tabel 4.2 adalah output uji normalitas data dengan menggunakan SPSS 20: Tabel 4.2 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 38 Normal Parameters a,b Mean 0E-7 Std. Deviation,07667485 Most Extreme Differences Absolute,128 Positive,074 Negative -,128 Kolmogorov-Smirnov Z,790 Asymp. Sig. (2-tailed),560 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Berdasarkan Tabel 4.2 nilai kolmogorov smirnov sebesar 0,790 dan nilai Asymp. Sig sebesar 0,560, maka data dinyatakan data berdistribusi normal dan regresi layak untuk digunakan, karena tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. 2. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk menguji ada tidaknya hubungan yang linear antara variabel bebas satu dengan variabel bebas yang lainnya. Model regresi yang baik seharusnya tidak mengandung multikolinearitas. Dikatakan tidak terdapat multikolinearitas apabila nilai tolerance > 0.10 dan nilai Variance Inflation Factor(VIF) < 10. 68

Tabel 4.3 Uji Multikolinearitas Coefficients a Model Unstandardized Standardized t Sig. Collinearity Statistics Coefficients Coefficients 1 B Std. Error Beta Tolerance VIF (Constant) 1,573,247 6,361,000 LGmurabahah -,111,045 -,336-2,458,019,941 1,063 LGMudarabah,064,014,608 4,440,000,941 1,063 a. Dependent Variable: LGNPM Dari Tabel 4.3 dapat dilihat nilai tolerance dari variabel murabahah dan mudharabah adalah sebesar 0,941, nilai ini berada diatas 0,01 dan nilai VIF sebesar 1,063 yang berarti tidak terjadi multikolonieritas dalam penelitian ini. 3. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan t- 1 atau sebelumnya (Gozali, 2006:99), sehingga diperoleh hasil regresi yang valid dan dapat digunakan untuk melakukan pengujian terhadap hipotesis yang diajukan. Jika terjadi autokorelasi dalam model regresi linear berarti koefisien korelasi yang diperoleh menjadi tidak akurat, sehingga model regresi yang baik adalah yang bebas dari autokorelasi. Salah satu cara mendeteksi bahwa 69

data tersebut terkena autokorelasi atau tidak adalah dengan menggunakan Durbin Watson (DW-test). Tabel 4.4 Uji Autokorelasi Model Summary b Model Change Statistics Durbin- R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change Watson 1,383 10,868 2 35,000 1,443 a. Predictors: (Constant), LGMudarabah, LGmurabahah b. Dependent Variable: LGNPM Berdasarkan Tabel 4.4 dan berdasarkan hasil analisis dengan SPSS diketahui nilai DW sebesar 1.975, nilai ini berada diatas -2 dan dibawah 2, yang berarti bahwa tidak terjadi autokorelasi dalam penelitian ini. 4. Uji Heteroskedastisitas Deteksi ada tidaknya heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola-pola tertentu pada grafik scatterplot antara SRESID dan ZPRED, nilai residual adalah Y dan nilai yang diprediksi X. Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk mengetahui adanya penyimpangan dari syarat-syarat asumsi klasik pada model regresi. 70

Model regresi yang baik adalah yang tidak terjadi heteroskedastisitas. Gambar 4.1 menunjukkan hasil pengujian heteroskedastisitas dengan grafik scatterplot sebagai berikut: Gambar 4.1 Dari grafik scatterplot pada Gambar 4.1 diatas terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi Heteroskedastisitas pada model regresi. 71

C. Analisis Linear Berganda Analisis linear berganda digunakan dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Perhitungan statistik dalam analisis linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan SPSS 20. Ringkasan hasil pengolahan data dengan menggunakan program SPSS tersebut adalah sebagai berikut: Tabel 4.5 Analisis Linear Berganda Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients 1 B Std. Error Beta (Constant) 1,573,247 LGmuraba hah LGMudara bah -,111,045 -,336,064,014,608 a. Dependent Variable: LGNPM Dari hasil regresi linear berganda, dapat disusun dalam bentuk persamaan regresi sebagai berikut: NPM = 1,573 0,111 Murabahah + 0,064 Mudharabah 72

Persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Konstanta sebesar 1,573 artinya jika Murabahah (X 1 ), Mudharabah (X 2 ) perusahaan nilainya 0, maka Net Profit Margin (Y) nilainya adalah sebesar 1,573. b. Koefisien regresi Murabahah (X 1 ) sebesar -0,111 artinya pada variabel murabahah terdapat pengaruh negatif dengan Net Profit Margin. Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1 persen dari murabahah akan menyebabkan penurunan net profit margin sebesar -0,111. c. Koefisien regresi Mudharabah (X 2 ) sebesar 0,064 artinya pada variabel mudharabah terdapat pengaruh positif dengan net profit margin. Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1 persen dari murabahah akan menyebabkan kenaikan net profit margin sebesar 0,064. D. Uji Hipotesis 1. Koefisien Determinasi Tabel 4.6 Koefisien Determinasi Model Summary b Mod el R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1,619 a,383,348,07884 a. Predictors: (Constant), LGMudarabah, LGmurabahah b. Dependent Variable: LGNPM 73

Berdasarkan Tabel 4.6 diatas diketahui bahwa nilai Adjusted R Square diperoleh sebesar 0,348 atau 34,8 %. Sedangkan sisanya yaitu (100% - 34,8% = 65,2%), dipengaruhi oleh variabel lain atau diluar variabel yang diteliti. 2. Uji F (Uji Simultan) Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama variabel independen (murabahah dan mudharabah) terhadap net profit margin seperti ditunjukkan sebagai berikut: Tabel 4.7 Uji F ANOVA a Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. Regression,135 2,068 10,868,000 b 1 Residual,218 35,006 Total,353 37 a. Dependent Variable: LGNPM b. Predictors: (Constant), LGMudarabah, Lgmurabahah Dari uji ANOVA atau F Test pada tampilan Tabel 4.7 didapat nilai probabilitasnya sebesar 0,000 dengan tingkat signifikansi 5% sehingga nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi atau p < 5% yaitu 0.000 < 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat pengaruh signifikansi murabahah (X 1 ) dan mudharabah (X 2 ) secara simultan atau bersama-sama terhadap net profit margin (Y) pada perbankan syariah. 74

3. Uji t (Uji Parsial) Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah pengaruh masing-masing variabel independen yang terdiri atas murabahah dan mudarabah terhadap NPM. Berdasarkan tingkat signifikansi, masing-masing variabel independen mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen, jika mempunyai tingkat signifikansi < 0.05. Tabel 4.8 Uji t (Uji Parsial) Coefficients a Model Unstandardized Standardized t Sig. Coefficients Coefficients B Std. Error Beta (Constant) 1,573,247 6,361,000 1 LGmurabahah -,111,045 -,336-2,458,019 LGMudarabah,064,014,608 4,440,000 a. Dependent Variable: LGNPM Berdasarkan data output SPSS tersebut maka di peroleh: a. Variabel murabahahmemiliki nilai signifikansi sebesar 0.019 yaitu lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau (0.019 < 0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial mudharabahberpengaruh terhadap net profit margin. b. Variabel mudharabahmemiliki nilai signifikansi sebesar 0.000 yaitu lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau (0.000 < 0.05), maka Ho ditolak dan 75

Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial mudharabah berpengaruh terhadap net profit margin. F. Pembahasan Hasil Penelitian Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh murabahah dan mudharabah terhadap net profit margin. Dari hasil pengujian secara parsial (individu) diketahui bahwa variabel murabahah berpengaruh signifikan terhadap variabel net profit margin karena nilai signifikansi 0.019< 0.05, sedangkan mudharabah berpengaruh signifikan terhadap net profit margin karena nilai signifikansi 0.000 > 0.05. Nilai Adjusted R Square diperoleh sebesar 0,348 atau 34,8 %. Sedangkan sisanya yaitu (100% - 34,8% = 65,2%), dipengaruhi oleh variabel lain atau diluar variabel yang diteliti. Dari uji ANOVA atau F Test pada tampilan Tabel 4.7 didapat nilai signifikansinya sebesar 0,000 dengan tingkat signifikansi 5% sehingga nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat signifikansi atau p < 5% yaitu 0.000 < 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat pengaruh signifikansi murabahah (X 1 ) dan mudharabah (X 2 ) secara simultan atau bersama-sama terhadap net profit margin (Y) pada perbankan syariah. Variabel murabahah memiliki nilai signifikansi sebesar 0.019 yaitu lebih kecil dari nilai signifikansi 0.05 atau (0.019 < 0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial mudharabah 76

berpengaruh terhadap net profit margin. Penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian (Muhammad Ziqri, 2009) yang menyatakan bahwa murabahah tidak berpengaruh terhadap ROE. Variabel mudharabah memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000 yaitu lebih kecil dari nilai signifikansi 0.05 atau (0.000 < 0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial mudharabah berpengaruh terhadap net profit margin. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Muhammad Ziqri, 2009) yang menyatakan bahwa variabel mudharabah mempunyai pengaruh terhadap ROE. Variabel mudharabah berpengaruh signifikan terhadap ROE, berarti diperoleh bahwa pendapatan yang dihasilkan Mudhrabah memang mempengaruhi tingkat profitabilitas (ROE) bank. Tingkat pembiayaan mudharabah yang disalurkan bank menghasilkan pendapatan yang akan mempengaruhi tingkat profitabilitas (ROE) bank (Efrida : 2007). Mudharabah adalah akad kerjasama antara bank selakushahibul maaldengan nasabah selaku mudharib,kemudian bank mempercayakan nasabahnya untuk mengelola hartanya dengan kesepakatan pembagian keuntungan berdasarkan porsi yang telah disepakati. Dalam perbankan konvensional sama halnya dengan pemberian kredit. Pemberian kredit yang diberikan bank akan menghasilkan pendapatan bunga dan akan mempengaruhi tingkat profitabilitas (Dewi : 2008).. Mudharabah juga merupakan akad yang paling banyak diminati oleh nasabah, berarti semakin tinggi terjadinya akad mudhrabah yang dilakukan 77

bank dengan nasabah, semakin tinggi pula pendapatan yang diperoleh dan akan mempengaruhi tingkat profitabilitas (ROE) yang dihasilkan (Abu Bakar : 2009). 78