Oleh: BAPPEDA PROVINSI RIAU Taluk Kuantan, 16 Agustus 2017
AMANAT UU 23/2014 Pasal 274: Perencanaan pembangunan Daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah Pasal 391: Pemda wajib menyediakan informasi Pemerintahan Daerah (informasi pembangunan dan keuangan Daerah) yang dikelola dalam suatu sistem informasi Pasal 394: Kepala daerah yang tidak mengumumkan informasi pembangunan Daerah dikenai sanksi SIPD menjadi satu kesatuan dalam proses perencanaan pembangunan daerah
PASCA UU 23/2014 Pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional; dan Perubahan nomenklatur kelembagaan di daerah yang diatur dalam PP 18/2016 IMPLIKASI Dalam perencanaan dibutuhkan data yang diklasifikasikan berbasis urusan
SINKRONISASI PUSAT DAN DAERAH Pasal 258 & Pasal 259 UU23/20 14 Sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah dalam rangka mencapai target nasional yang dilakukan melalui koordinasi teknis pembangunan Perlu dukungan data dan informasi yang akurat, update, dan akuntabel SIPD Rapat Koordinasi Teknis Wilayah I dan Wilayah II Sinkronisasi data Pusat dan Daerah untuk terwujudnya single database nasional Pengawalan usulan daerah dalam Musrenbangnas 2017 efektivitas dan efisiensi sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah
Pengertian : Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah Tujuan : 1. Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, melalui dukungan ketersediaan data dan informasi pembangunan daerah yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan 2. Mengoptimalkan pengumpulan, pengisian, evaluasi serta pemanfaatan data dan informasi pembangunan daerah 3. Membangun rumah legal database pembangunan untuk seluruh daerah, sebagai dasar input untuk perencanaan pembangunan baik pusat maupun daerah
PERAN SIPD DALAM PERENCANAAN Input Perencanaan Perumusan kebijakan Penyusunan dokumen rencana pembangunan Data dan Informasi pembangunan daerah yang valid, update dan akuntabel Analisis pembangunan daerah Proses Perencanaan Output Perencanaan Dokumen rencana pembangunan Menjawab permasalahan & kebutuhan pembangunan Pencapaian target pembangunan
SIPD DALAM PROSES PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN 1 2 3 4 5 6 PERSIAPAN RANCANGAN AWAL RANCANGAN MUSRENBANG RANCANGAN AKHIR PERATURAN DAERAH Instrumen untuk: Pengolahan data dan informasi SIPD Evaluasi Capaian Periode sebelumnya Analisis Isu-Isu Strategis Analisis Gambaran Umum Kondisi Daerah Analisis Ekonomi dan Keuangan Daerah
INTEGRASI DATABASE SIPD DAN SDDKN/SDDKD Pusat Data Nasional Integrasi Database SIPD SDDKN Sistem Informasi K/L Lain Dalam rangka mewujudkan Single Entry & Single Database Integrasi antar sistem informasi dapat dilakukan jika terdapat kesamaan karakter database
KONSEP SIPD SIPD LAMA SIPD BARU Proses pengumpulan data yang belum terfokus untuk perencanaan Konsep keterisian data adalah hal yang utama, belum kepada tujuan penggunaan data sehingga berdampak pada rendahnya komitmen Pemda dalam pengelolaan SIPD Dalam kelompok data, jenis data, dan elemen data masih tercampur antara data dan informasi Fokus kepada data untuk perencanaan pembangunan daerah Data berbasis urusan SIPD sebagai intrumen evaluasi pembangunan daerah Pengembangan SIPD menjadi 4 bagian (e- Database, e-planning, e-budgeting, dan e-monev)
BAPPEDA Kabupaten 1. Mengkoordinir pembentukan tim dengan mengikutsertakan seluruh OPD 2. Mengkoordinir rapat koordinasi 3. Melakukan pembinaan, evaluasi dan fasilitasi pengumpulan data 4. Berkoodinasi dengan tim SIPD Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota 5. Melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis penginputan data bagi OPD berbasis urusan OPD Kabupaten 1. Melakukan pengumpulan dan pengisian data sesuai kesepakatan pada rapat koordinasi 2. Berkoordinasi dengan Bappeda selaku ketua Tim
Existing 8 Kelompok data 31 Jenis data 2.691 Elemen data Saat ini 3 Kelompok data (Urusan wajib, urusan pilihan dan data umum) 32+2 Jenis data (data kumulatif dan data olahan/analisis) 3.077 elemen data Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang mencakup : a. Kondisi geografis daerah b. Demografi; c. Potensi sumber daya daerah; d. Ekonomi dan keuangan daerah; e. Aspek kesejahteraan masyarakat; f. Aspek pelayanan umum; dan g. Aspek daya saing Daerah.
EVALUASI KETERISIAN DATA SIPD No Kab/Kota 2013 (%) 2014 (%) 2015 (%) 2016 (%) 2017 (%) Rata-rata 1 Kabupaten Siak 92.55 89.06 90.26 94.18 2.26 73.66 2 Kota Pekanbaru 79.85 68.23 85.95 86.77 0 64.16 3 Kabupaten Indragiri Hulu 58.64 58.66 58.62 63.52 1.49 48.19 4 Kabupaten Kampar 53.44 58.57 63.34 51.13 1.04 45.50 5 Kabupaten Rokan Hulu 83.89 56.76 37.74 47.07 0 45.09 6 Kabupaten Kuantan Singingi 80.31 66.58 50.03 13.02 0 41.99 7 Kabupaten Kepulauan Meranti 36.49 40.48 40.03 36.81 0 30.76 8 Kota Dumai 41.65 45.81 30.34 24.51 11.09 30.68 9 Kabupaten Pelalawan 33.25 18.06 14.48 12.77 2.99 16.31 10 Kabupaten Bengkalis 28.35 9.35 9.15 9.15 0 11.20 11 Kabupten Indragiri Hilir 13.01 13.88 20.83 3.44 0 10.23 12 Kabupaten Rokan Hilir 0.81 0.22 0 16.54 0 3.51
Tahun 2016 Bappeda Provinsi Bappeda Kab/Kota Input Data Dokumen SIPD (Bappeda) Dokumen Perencanaan Tahun 2017 OPD Provinsi OPD Kab/Kota Input Data Dokumen SIPD (Bappeda) Dokumen Perencanaan
Tampilan Dashboard SIPD Tahun 2013 Tampilan Dashboard SIPD Tahun 2017
Tampilan Utama SIPD Tahun 2013 Tampilan Utama SIPD Tahun 2017
Adanya dukungan dan komitmen Perangkat Daerah dalam penggunaan SIPD sebagai legal database dalam perencanaan pembangunan daerah dan nasional Peran Bappeda kepada Perangkat Daerah dalam mensosialisasikan elemen data pada aplikasi SIPD yang baru Masukan dari Perangkat Daerah terkait elemen data SIPD dalam rangka penyempurnaan elemen data