BAPPEDA PROVINSI RIAU

dokumen-dokumen yang mirip
POSISI DAN PERAN SIPD DALAM TATA KELOLA DATA DAN INFORMASI PEMBANGUNAN DI DAERAH

URGENSI SIPD DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

Pembangunan Daerah Berbasis Data

TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI RIAU PADA AGUSTUS 2012 SEBESAR 4,30 PERSEN

HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) FORMULIR UNTUK KEPERLUAN PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD TAHUN KOMISI PEMILIHAN 2014 UMUM PROVINSI RIAU

RESUME UMPAN BALIK PELKON dan DALLAP 2013 PERWAKILAN BKKBN PROVINSI RIAU

Perencanaan pembangunan sering tidak tepat sasaran IMPLIKASI HASIL

RINCIAN HARGA PENAWARAN FORMULIR UNTUK KEPERLUAN PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD TAHUN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI RIAU

BAB I PENDAHULUAN. berbagai perubahan mendasar atas seluruh sistem sosial seperti politik, ekonomi,

Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Riau

TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI RIAU PADA AGUSTUS 2014 SEBESAR 6,56 PERSEN

RINCIAN JENIS, SPESIFIKASI, JUMLAH KEBUTUHAN DAN PERUNTUKAN FORMULIR

*11780 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 13 TAHUN 2000 (13/2000)

TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI RIAU PADA AGUSTUS 2010 SEBESAR 8,72 PERSEN

Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dan Satu Data Pembangunan Jawa Barat

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RAPAT KOORDINASI PENANGANAN KONFLIK POLITIK DAN BATAS DAERAH ADMINISTRASI DI PROVINSI RIAU

Potensi Desa (Podes) 2014 Provinsi Riau

Hasil Pendaftaran (Listing) Usaha/Perusahaan Sensus Ekonomi 2016 Provinsi Riau

PENDAHULUAN. Dinas Perkebunan Provinsi Riau Laporan Kinerja A. Tugas Pokok dan Fungsi

PERATURAN BUPATI KARIMUN NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Demikian surat undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

2 PERENCANAAN 3 PENGANGGARAN 4 PROGRES 5 PERMASALAHAN 2

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Gambaran Umum Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)

RIAU PANUTAN 2017 AYO SEKOLAH! PENDIDIKAN BERMUTU RAMAH ANAK BEBAS PUNGUTAN

KAWASAN PESISIR KAWASAN DARATAN. KAB. ROKAN HILIR 30 Pulau, 16 KEC, 183 KEL, Pddk, ,93 Ha

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARIMUN NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) KABUPATEN KARIMUN TAHUN

PENGELOLAAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) MINERAL DAN BATUBARA DI PROVINSI RIAU

GUBERNUR RIAU PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 50 TAHUN 2012 TENTANG

WALIKOTA BATAM PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR : 62 TAHUN 2012

POTENSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KELAPA SAWIT 1 Oleh: Almasdi Syahza Peneliti dan Pengamat Ekonomi Pedesaan Lembaga Penelitian Universitas Riau

A. Luas potensi lahan sumber pakan ternak (Ha) Luas Potensi Hijauan (Ha) No Kabupaten/Kota Tanaman Padang. Pangan Rumput

BUPATI ROKAN HULU PROVINSI RIAU

KEPUTUSAN BUPATI SIAK NOMOR 639/HK/KPTS/2017 TENTANG

Standar Pelayanan Minimal

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2015

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2016 PROVINSI RIAU SEBESAR 71,20

HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI RIAU TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. suatu negara yang sudah menjadi agenda setiap tahunnya dan dilakukan oleh

PRODUKSI CABAI BESAR DAN CABAI RAWIT TAHUN 2013

BUPATI SIAK PROVINSI RIAU PERATURAN BUPATI SIAK NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA PENGARUSUTAMAAN GENDER

TABEL JUMLAH PENDUDUK, DAN PERSENTASE PENDUDUK MENURUT AGAMA PROVINSI RIAU TAHUN 2011

WALIKOTABATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU PERATURAN WALIKOTABATAM NOMOR 5 TAHUN 2017 TENTANG

RAPAT PERSIAPAN RAKORTEK KEGIATAN PENGEMBANGAN WILAYAH PERBATASAN TAHUN ANGGARAN 2018

PENDAHULUAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Penerimaan Riau Dari DBH Sektor Kehutanan

KEBIJAKAN & STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENERAPAN REGULASI DEKONSENTRASI DAN TUGAS PEMBANTUAN PROVINSI RIAU

TINDAK LANJUT KOORDINASI TEKNIS PEMBANGUNAN DAERAH. Ir. Diah Indrajati, M.Sc Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri

Scanned by CamScanner

IV. KONDISI UMUM PROVINSI RIAU

Rumusan. Masalah. Target. Tujuan. eplanning. Sasaran DITJEN BINA PEMBANGUNAN DAERAH KEMENTERIAN DALAM NEGERI

JURNAL EKONOMI Volume 22, Nomor 2 Juni 2014

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PELALAWAN,

BUPATI SIAK PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIAK NOMOR 4 TAHUN 2012 TENTANG PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Disajikan dalam Acara Pertemuan Tahunan EEP- Indonesia Tahun 2013, di Hotel Le Meridien Jakarta, 27 November 2013

GUBERNUR RIAU PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 37 TAHUN 2012 TENTANG NILAI PEROLEHAN AIR PERMUKAAN SEBAGAI DASAR PENGENAAN PAJAK

RAPAT KOORDINASI GUBERNUR DENGAN BUPATI/WALIKOTA, FORKOPIMDA SE-PROVINSI RIAU

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI RIAU

RESUME UMPAN BALIK PELKON dan DALLAP 2014 PERWAKILAN BKKBN PROVINSI RIAU

DESA MENATA KOTA DALAM SEBUAH KAWASAN STRATEGI PEMBANGUNAN ROKAN HULU.

PENJELASAN TEKNIS SUBSTANTIF RAKORTEK K/L DENGAN PEMDA DALAM PENYUSUNAN RKP 2018 DAN TATA KELOLA PEMBAHASAN

BUPATI ROKAN HILIR KEPUTUSAN BUPATI ROKAN HILIR NOMOR 353 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA SANITASI KABUPATEN ROKAN HILIR

KATA PENGANTAR. Pekanbaru, 2015 Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau. Drs. Widiyatmantoro NIP

BERITA ACARA HASIL REVIU RENSTRA DAN IKU BAPPEDA KOTA BANJAR TAHUN Nomor : 050/367.1/Bappeda VISI

Disampaikan pada Annual Forum EEP Indonesia 2012 di Provinsi Riau Pekanbaru, Oktober 2012

HASIL PENCACAHAN LENGKAP SENSUS PERTANIAN 2013 DAN SURVEI PENDAPATAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN 2013

BUPATI KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU

PROVINSI KEPULAUAN RIAU PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARIMUN NOMOR 3 TAHUN 2015

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARIMUN NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN. A. Deskripsi Provinsi. Raja Bawahan Johor di Pulau Penyengat. Wilayah tersebut kemudian menjadi

PERATURAN BUPATI SIAK NOMOR TAHUN 2015 TENTANG LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK KABUPATEN SIAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIAK,

GUBERNUR RIAU. b. bahwa untuk meningkatkan kemampuan petani dalam penerapan pemupukan berimbang diperlukan subsidi pupuk;

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

MEWUJUDKAN PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN YANG SINERGIS ANTARA PUSAT DAN DAERAH MELALUI NSPK PENYELENGGARAAN URUSAN

WALIKOTA BATAM PERATURAN DAERAH KOTA BATAM NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG

PERAN STRATEGIS BPJS KESEHATAN DALAM PENINGKATAN CAKUPAN DAN KUALITAS JAMINAN KESEHATAN BPJS KESEHATAN PROPINSI RIAU

Transkripsi:

Oleh: BAPPEDA PROVINSI RIAU Taluk Kuantan, 16 Agustus 2017

AMANAT UU 23/2014 Pasal 274: Perencanaan pembangunan Daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah Pasal 391: Pemda wajib menyediakan informasi Pemerintahan Daerah (informasi pembangunan dan keuangan Daerah) yang dikelola dalam suatu sistem informasi Pasal 394: Kepala daerah yang tidak mengumumkan informasi pembangunan Daerah dikenai sanksi SIPD menjadi satu kesatuan dalam proses perencanaan pembangunan daerah

PASCA UU 23/2014 Pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional; dan Perubahan nomenklatur kelembagaan di daerah yang diatur dalam PP 18/2016 IMPLIKASI Dalam perencanaan dibutuhkan data yang diklasifikasikan berbasis urusan

SINKRONISASI PUSAT DAN DAERAH Pasal 258 & Pasal 259 UU23/20 14 Sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah dalam rangka mencapai target nasional yang dilakukan melalui koordinasi teknis pembangunan Perlu dukungan data dan informasi yang akurat, update, dan akuntabel SIPD Rapat Koordinasi Teknis Wilayah I dan Wilayah II Sinkronisasi data Pusat dan Daerah untuk terwujudnya single database nasional Pengawalan usulan daerah dalam Musrenbangnas 2017 efektivitas dan efisiensi sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah

Pengertian : Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah Tujuan : 1. Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, melalui dukungan ketersediaan data dan informasi pembangunan daerah yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan 2. Mengoptimalkan pengumpulan, pengisian, evaluasi serta pemanfaatan data dan informasi pembangunan daerah 3. Membangun rumah legal database pembangunan untuk seluruh daerah, sebagai dasar input untuk perencanaan pembangunan baik pusat maupun daerah

PERAN SIPD DALAM PERENCANAAN Input Perencanaan Perumusan kebijakan Penyusunan dokumen rencana pembangunan Data dan Informasi pembangunan daerah yang valid, update dan akuntabel Analisis pembangunan daerah Proses Perencanaan Output Perencanaan Dokumen rencana pembangunan Menjawab permasalahan & kebutuhan pembangunan Pencapaian target pembangunan

SIPD DALAM PROSES PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN 1 2 3 4 5 6 PERSIAPAN RANCANGAN AWAL RANCANGAN MUSRENBANG RANCANGAN AKHIR PERATURAN DAERAH Instrumen untuk: Pengolahan data dan informasi SIPD Evaluasi Capaian Periode sebelumnya Analisis Isu-Isu Strategis Analisis Gambaran Umum Kondisi Daerah Analisis Ekonomi dan Keuangan Daerah

INTEGRASI DATABASE SIPD DAN SDDKN/SDDKD Pusat Data Nasional Integrasi Database SIPD SDDKN Sistem Informasi K/L Lain Dalam rangka mewujudkan Single Entry & Single Database Integrasi antar sistem informasi dapat dilakukan jika terdapat kesamaan karakter database

KONSEP SIPD SIPD LAMA SIPD BARU Proses pengumpulan data yang belum terfokus untuk perencanaan Konsep keterisian data adalah hal yang utama, belum kepada tujuan penggunaan data sehingga berdampak pada rendahnya komitmen Pemda dalam pengelolaan SIPD Dalam kelompok data, jenis data, dan elemen data masih tercampur antara data dan informasi Fokus kepada data untuk perencanaan pembangunan daerah Data berbasis urusan SIPD sebagai intrumen evaluasi pembangunan daerah Pengembangan SIPD menjadi 4 bagian (e- Database, e-planning, e-budgeting, dan e-monev)

BAPPEDA Kabupaten 1. Mengkoordinir pembentukan tim dengan mengikutsertakan seluruh OPD 2. Mengkoordinir rapat koordinasi 3. Melakukan pembinaan, evaluasi dan fasilitasi pengumpulan data 4. Berkoodinasi dengan tim SIPD Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota 5. Melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis penginputan data bagi OPD berbasis urusan OPD Kabupaten 1. Melakukan pengumpulan dan pengisian data sesuai kesepakatan pada rapat koordinasi 2. Berkoordinasi dengan Bappeda selaku ketua Tim

Existing 8 Kelompok data 31 Jenis data 2.691 Elemen data Saat ini 3 Kelompok data (Urusan wajib, urusan pilihan dan data umum) 32+2 Jenis data (data kumulatif dan data olahan/analisis) 3.077 elemen data Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang mencakup : a. Kondisi geografis daerah b. Demografi; c. Potensi sumber daya daerah; d. Ekonomi dan keuangan daerah; e. Aspek kesejahteraan masyarakat; f. Aspek pelayanan umum; dan g. Aspek daya saing Daerah.

EVALUASI KETERISIAN DATA SIPD No Kab/Kota 2013 (%) 2014 (%) 2015 (%) 2016 (%) 2017 (%) Rata-rata 1 Kabupaten Siak 92.55 89.06 90.26 94.18 2.26 73.66 2 Kota Pekanbaru 79.85 68.23 85.95 86.77 0 64.16 3 Kabupaten Indragiri Hulu 58.64 58.66 58.62 63.52 1.49 48.19 4 Kabupaten Kampar 53.44 58.57 63.34 51.13 1.04 45.50 5 Kabupaten Rokan Hulu 83.89 56.76 37.74 47.07 0 45.09 6 Kabupaten Kuantan Singingi 80.31 66.58 50.03 13.02 0 41.99 7 Kabupaten Kepulauan Meranti 36.49 40.48 40.03 36.81 0 30.76 8 Kota Dumai 41.65 45.81 30.34 24.51 11.09 30.68 9 Kabupaten Pelalawan 33.25 18.06 14.48 12.77 2.99 16.31 10 Kabupaten Bengkalis 28.35 9.35 9.15 9.15 0 11.20 11 Kabupten Indragiri Hilir 13.01 13.88 20.83 3.44 0 10.23 12 Kabupaten Rokan Hilir 0.81 0.22 0 16.54 0 3.51

Tahun 2016 Bappeda Provinsi Bappeda Kab/Kota Input Data Dokumen SIPD (Bappeda) Dokumen Perencanaan Tahun 2017 OPD Provinsi OPD Kab/Kota Input Data Dokumen SIPD (Bappeda) Dokumen Perencanaan

Tampilan Dashboard SIPD Tahun 2013 Tampilan Dashboard SIPD Tahun 2017

Tampilan Utama SIPD Tahun 2013 Tampilan Utama SIPD Tahun 2017

Adanya dukungan dan komitmen Perangkat Daerah dalam penggunaan SIPD sebagai legal database dalam perencanaan pembangunan daerah dan nasional Peran Bappeda kepada Perangkat Daerah dalam mensosialisasikan elemen data pada aplikasi SIPD yang baru Masukan dari Perangkat Daerah terkait elemen data SIPD dalam rangka penyempurnaan elemen data