1 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilakukan terhadap pelanggan Mimoza TV yang berada di wilayah Kota Gorontalo. Waktu yang dialokasikan dalam pelaksanaan penelitian ini kurang lebih selama 1 bulan yakni pada bulan Desember 01 hingga Januari 013. 3.. Jenis dan Sumber Data Jenis dan sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah: 1. Data Primer adalah data yang langsung diperoleh dari daftar pertanyaan dan wawancara pada responden dan wawancara langsung kepada pelanggan Mimoza TV.. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari dokumen-dokumen PT. Mimoza, perpustakaan dan data lain yang mendukung penelitian ini. 3.3. Operasionalisasi Variabel Untuk memudahkan dalam menguji hipotesis, maka ditetapkan variabel penelitian sebagai berikut: a. Variabel Independen atau variabel bebas (X) adalah konsumen terhadap harga. b. Variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah kepuasan pelanggan
3.4. Populasi dan Sampel Dalam penelitian ini yang menjadi populasinya adalah pelanggan Mimoza TV yang berada di wilayah Kota Gorontalo. Adapun jumlah pelanggan Mimoza TV secara pasti tidak diketahui karena belum tersedianya sistem pencatatan yang baik di Mimoza TV. Berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan dan staf kolektor, jumlah pelanggan Mimoza TV sejumlah 13.000 orang. Untuk menentukan besarnya jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sebagai berikut (Supramono dan Haryanto, 005:119) : Dimana : N n 1 Nd n : ukuran sampel N : ukuran populasi e : persen kelonggaran, ketidaktelitian karena kesalahan pangambilan sampel yang masih dapat ditolerir atau diinginkan. Dengan rumus tersebut, maka jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini dengan tingkat kesalahan sebesar 10% adalah sejumlah : N n 1 Nd 13.000 1 13.000 0.1 13.000 1 130 99, 3 100orang
3 3.5. Teknik Pengumpulan Data Untuk mendapatkan data yang diperlukan metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah sebagai berikut: 1. Wawancara kepada yang berhak dan berwenang memberikan data yang berhubungan dengan penelitian dari PT.Mimoza Cabang Gorontalo.. Daftar pertanyaan (questioner), teknik pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden pengguna jasa pengiriman yang menjadi sampel, yang memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut. 3. Studi dokumentasi yaitu dengan mengumpulkan dan mempelajari data-data yang relevan dan mendukung penelitian antara lain yang diperoleh dari PT. Mimoza Cabang Gorontalo, perpustakaan dan data lain yang mendukung penelitian. 3.6. Pengujian Instrumen Penelitian Kesimpulan penelitian yang berupa jawaban atau pemecahan masalah penelitian, dibuat berdasarkan hasil proses pengujian data yang meliputi : pemilihan, pengumpulan dan analisis data. Kesimpulan, oleh karena itu tergantung pada kualitas data yang dianalisis dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Ada dua konsep untuk mcngukur kualitas data, yaitu : realibilitas dan validitas. Artinya, suatu penelitian akan menghasilkan kesimpulan yang bisa jika datanya kurang reliable dan kurang valid. Sedang, kualitas data penelitian ditentukan oleh kualitas instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data.
4 3.6.1. Pengujian Validitas Kuesioner Validitas menunjukkan sejauh mana relevansi pertanyaan terhadap apa yang ditanyakan atau apa yang ingin diukur dalam penelitian. Tingkat validitas kuesioner diukur berdasarkan koefisien validitas yang dalam hal ini menggunakan koefisien korelasi Product Moment. Suatu pertanyaan dikatakan valid dan dapat mengukur variabel penelitian yang dimaksud jika nilai koefisien validitasnya lebih dari atau sama dengan 0,3 ( Saifuddin Azwar, Reliabilitas dan Validitas, 001: hal. 158 ). Uji validitas dilakukan dengan cara mengkorelasikan masing-masing skor item pernyataan setiap variabel dengan skor total variabel yang bersangkutan dengan menggunakan Rumus Product moment (Pearson correlation). Dengan penggunaan rumus ini, maka diperoleh r hitung. Rumus Product moment (Pearson correlation), adalah sebagai berikut : r xy 1 (n x nxy xy ( x) )(n y ( y) ) (Azwar,001:19) Keterangan : r xy : korelasi antara instrumen pertanyaan secara keseluruhan y :Jumlah jawaban responden untuk keseluruhan instrumen yang dikuadratkan. x : Jumlah jawaban responden untuk instrumen ke i yang dikuadratkan
5 3.6.. Pengujian Reliabilitas Kuesioner Reliabilitas menunjukkan sejauh mana tingkat kekonsistenan pengukuran dari suatu responden ke responden yang lain atau dengan kata lain sejauh mana pertanyaan dapat dipahami sehingga tidak menyebabkan beda interpretasi dalam pemahaman pertanyaan tersebut. Sekumpulan pertanyaan untuk mengukur suatu variabel dikatakan reliabel dan berhasil mengukur variabel yang kita ukur jika koefisien reliabilitasnya lebih dari atau sama dengan 0,5 atau 0,6 (Nunnaly dalam Fandy Tjiptono, Marketing Scale, hal 19; 004). Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan pendekatan koefesien-alpha Cronbach dengan rumus : j x k 1 k 1 S S x j (Azwar, 001 : 78) k = Banyaknya belahan tes S S Varians belahan j; j = 1,, & k Varians skor test. 3.7. Method of Successive Interval (MSI) Data mengenai variabel-variabel penelitian yang terkumpul melalui kuesioner adalah data yang berskala ordinal, sedangkan syarat data untuk dapat digunakannya statistik parametrik (analisis regresi) sebagai analisis utama dalam pengujian hipotesis pada penelitian ini adalah sekurang-kurangnya data yang bersekala interval. Sebelum dilakukan analisis lebih lanjut, data ordinal yang dikumpulkan melalui instrumen kuesioner selanjutnya dijadikan data interval melalui method successive intervals (MSI). Adapun langkah kerja metode suksesive interval adalah sebagai berikut :
6 a) Menentukan frekuensi responden yang memberikan respon terhadap setiap item kuisioner. b) Membuat proporsi untuk setiap bilangan frekwensi. c) Menjumlahkan proporsi secara berurutan untuk setiap respon, sehingga diperoleh nilai proporsi kumulatif. d) Menentukan nilai Z untuk setiap kategori, dengan asumsi bahwa proporsi kumulatif dianggap mengikuti distribusi normal baku. e) Menentukan nilai density untuk setiap nilai z f) Menghitung SV (scale value) dengan rumus : SV Density at lower lim it Density at upper lim it Area under lower lim it Area under lower lim it g) SV (scale value) yang nilainya terkecil (yang memiliki harga negatif terbesar), diubah menjadi sama dengan satu (=1). h) Mentransformasikan nilai skala dengan menggunakan rumus : Transformed ScaleValue : Y SV SV min 3.8. Analisis Regresi Setelah data penelitian dinaikkan skala ukurnya menjadi skala interval/ratio, maka tahap selanjutnya adalah melakukan analisis data dengan menggunakan pendekatan analisis regresi. Karena dalam penelitian ini hanya digunakan satu variabel terikat (Kepuasan Pelanggan) dan satu variable bebas ( Harga), maka analisis regresi yang diguanakan adalah analisis regresi linear sederhana. Model yang akan dibentuk sesuai dengan tujuan penelitian adalah : Y X 0 1
7 Y X 0 : variabel dependen (Kepuasan Pelanggan) : variabel independen ( Harga) : intercept /konstanta regresi 0 : slope : residual 3.8.1. Pengujian Normalitas Data Salah satu asumsi yang harus dipenuhi dalam melakukan analisis regresi linear baik sederhana maupun berganda adalah data variable dependen (terikat) harus berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Untuk itu sebelum diolah lebih lanjut, dilakukan pengujian asumsi normalitas tersebut dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis sebagai berikut : H 0 H 1 : Data variable dependen berdistribusi normal : Data variable dependen tidak berdistribusi normal : 5% Kriteria uji : Tolak Ho jika nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari, terima dalam hal lainnya. 3.8.. Uji Model Regresi dengan F Analisis regresi selain digunakan untuk melihat pengaruh juga digunakan untuk membuat model prediksi dari variabel-variabel yang diamati. Untuk itu sebelum digunakan dalam pengambilan keputusan, model yang diperoleh terlebih dahulu harus diuji kebaikannya (goodness of fit). Tahapan pengujian kebaikan model regresi adalah sebagai berikut :
8 1. Penentuan Hipotesis Ho : seluruh koefisien regresi tidak signifikan (model regresi tidak signfikan) H1 : minimal satu koefisien regresi signifikan (model regresi signfikan). Penentuan tingkat signifikansi Tingkat kepercayaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 95% atau dengan kata lain tingkat signfikansinya (alpha) sebesar 5% 3. Penentuan Statistik Uji Dalam melakukan uji kebaikan model digunakan uji F. 4. Penentuan Kriteria uji Penentuan kriteria uji didasarkan pada perbandingan antara nilai F-hitung yang diperoleh dengan F-tabel. Jika nilai F-hitung lebih besar dari F-tabel maka Ho ditolak, dan jika nilai F-hitung lebih kecil dari nilai F-tabel maka Ho diterima 5. Kesimpulan 3.8.3. Uji Pengaruh Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Setlah diketahui bahwa model regresi yang dibangun telah sesuai, maka selanjutnya akan dilakukan pengujian pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan. Adapun pengujian yang akan dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Penentuan Hipotesis
9 Ho : i 0 (tidak terdapat pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan Mimoza TV) H1 : i 0 (terdapat pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan Mimoza TV). Penentuan tingkat signifikansi Tingkat kepercayaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 95% atau dengan kata lain tingkat signfikansinya (alpha) sebesar 5% 3. Penentuan Statistik Uji Dalam melakukan uji signfikansi pengaruh dalam model regresi akan digunakan uji t. 4. Penentuan Kriteria uji Penentuan kriteria uji didasarkan pada perbandingan antara nilai t-hitung yang diperoleh dengan t-tabel. Jika nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel maka Ho ditolak. Selebihnya diterima 5. Kesimpulan 3.8.4. Koefisien Determinasi Tujuan utama dari analisis regresi adalah untuk mengetahui bentuk serta besarnya pengaruh satu atau lebih variabel bebas terhadap variabel tak bebasnya. Indikator yang digunakan dalam melihat besarnya pengaruh variabel bebas adalah koefisien determinasi. Nilai koefisien determinasi mencerminkan besarnya pengaruh perubahan variabel bebas dalam menjalankan perubahan pada variabel tidak bebas secara bersama-sama, dengan tujuan untuk mengukur kebenaran dan
30 kebaikan hubungan antar variable dalam model yang digunakan. Besarnya nilai R berkisar antara 0< R <1. Jika nilai R semakin mendekati satu maka model yang diusulkan dikatakan baik karena semakin tinggi variasi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen. Untuk mencari nilai koefisien determinasi dilakukan dengan menggunakan rumusan sebagai berikut : KD r s 100%