BAB PENDAHULUAN Latar Belakang

dokumen-dokumen yang mirip
Pemerintah Kota Tangerang

BAB I P E N D A H U L U A N

KATA PENGANTAR. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang. telah memberikan kemudahan sehingga dapat disusun Rencana Kerja

DRAFT BAB I PENDAHULUAN

KATA PENGANTAR. Muaro Sijunjung, Februari 2014 INSPEKTUR KENFILKA, SH, MH PEMBINA UTAMA MUDA NIP

PENDAHULUAN BAB I 1.1. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN RENJA INSPEKTORAT KABUPATEN GRESIK 2018

Pemerintah Kota Pagar Alam Jalan Laskar Wanita Mentarjo Komplek Perkantoran Gunung Gare

Rencana Kerja Tahunan (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN MALANG

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2017

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

BAB I PENDAHULUAN. penentu arah dan pedoman kegiatan organisasi. 2 Tahun 2005 tentang Perencanaan Pembangunan Daerah, Satuan Kerja

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

KATA PENGANTAR. Inspektorat Daerah Kabupaten Barru

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN MALANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

RENCANA KERJA ( RENJA ) Tahun 2015

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA SKPD TAHUN LALU

INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN

PEMERINTAH KOTA BLITAR I N S P E K T O R A T Jl. Merdeka No. 105 Blitar Telp (0342) Pesawat 156 &

I N S P E K T O R A T

KATA PENGANTAR. Pasuruan, Januari 2015 INSPEKTUR KABUPATEN PASURUAN. Ir. DWITONO MINAHANTO Pembina Utama Muda NIP

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH INSPEKTORAT KOTA BLITAR TAHUN 2015

RENCANA KERJA INSPEKTORAT DAERAH KOTA SAMARINDA TAHUN 2018 PEMERINTAH KOTA SAMARINDA I N S P E K T O R A T

KATA PENGANTAR INSPEKTUR, Drs. Zat Zat Munazat, M.Si NIP Inspektorat Kabupaten Garut

RENJA INSPEKTORAT 2013

Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah KATA PENGANTAR

PEMERINTAH KABUPATEN PAMEKASAN INSPEKTORAT DRAFT

Kata Pengantar. Oleh karena itu agar langkah dimaksud dapat menjadi prioritas program lima tahun pembangunan kepegawaian ke depan menyongsong ii

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN INSPEKTORAT KABUPATEN TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2016

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

Governance), baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pada tahap BAB I PENDAHULUAN

LAKIP LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2014 INSPEKTORAT KOTA BANDUNG JL. TERA NO. 20 BANDUNG

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Inspektorat Kabupaten Lombok Barat BAB I PENDAHULUAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP-SKPD) TAHUN 2015

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

KATA PENGANTAR. Muara Beliti, 2014 Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Musi Rawas

INSPEKTORAT KOTA BANDUNG KATA PENGANTAR

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKIP)

RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016

PENERAPAN SAKIP BAGIAN KEUANGAN DAN ASSET SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN LAMONGAN

INSPEKTORAT KOTA BLITAR TAHUN 2016

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH ( LKIP ) TAHUN 2016

BAB I P E N D A H U L U A N

WALIKOTA PROBOLINGG0 PROVINSI JAWA TIMUR

KOTA BANDUNG DOKUMEN RENCANA KINERJA TAHUNAN BAPPEDA KOTA BANDUNG TAHUN 2016

RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017

PEMERINTAH KOTA BLITAR I N S P E K T O R A T Jl. Imam Bonjol No. 09 Telp (0342)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2016 II - 1. Inspektorat Kabupaten Lingga

DAFTAR ISI.. KATA PENGANTAR... i

PEMERINTAH KOTA SOLOK LAPORAN KINERJA TAHUN 2016

BUPATI BLORA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BLORA,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Kegiatan perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah yang diatur

KATA PENGANTAR. Alhamdulillaah,

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang.

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

BERITA DAERAH KOTA SAMARINDA SALINAN

User [Pick the date]

RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) INSPEKTORAT KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2017

DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH

RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS

RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN BAB I PENDAHULUAN

PEMERINTAH KOTA TANGERANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

Renstra Inspektorat Provinsi Bali merupakan penjabaran dari RPJMD

Bab I PENDAHULUAN. Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun Latar Belakang. B a b I P e n d a h u l u a n 1

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI

INSPEKTORAT SEKRETARIAT KABINET REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perencanaan Pemb

INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN MAROS TAHUN

INDIKATOR KINERJA UTAMA INSPEKTORAT KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN

KATA PENGANTAR. Tebing Tinggi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Empat Lawang,

Bab I. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

Perencanaan dan Perjanjian Kinerja EKSEKUTIF SUMMARY

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 19 TAHUN 2012 TENTANG KEBIJAKAN PENGAWASAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KOTA BANJAR TAHUN 2012

Rencana Kerja (RENJA ) 2015

RENCANA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN GARUT TAHUN 2015

BAB I PENDAHULUAN. Renstra BPM, KB dan Ketahanan Pangan Kota Madiun I - 1

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

BAB I REVIEW RENSTRA SETDA KALTIM

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKj IP) INSPEKTORAT KABUPATEN BLORA TAHUN 2014

Pada hakekatnya reformasi birokrasi pemerintah merupakan proses

REFORMASI BIROKRASI. Pengantar

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini kinerja Pemerintah Daerah semakin mendapat sorotan masyarakat. Pemerintah dituntut mampu untuk menunjukan akuntabilitas kinerjanya kepada masyarakat sebagai stakeholders. Dalam pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah, Perencanaan Strategis merupakan langkah awal untuk pengukuran Kinerja Instansi Pemerintah Daerah. Perencanaan Strategis merupakan Integrasi atas semua sumber daya yang dimiliki dalam menjawab perkembangan dan perubahan lingkungan strategis. Salah satu perubahan lingkungan strategis dimaksud adalah penerapan paradigma Kepemerintahan Yang Baik atau yang lebih dikenal dengan Good Governance yang memberikan nuansa peran dan fungsi yang seimbang antara pemerintah, swasta dan masyarakat, sesuai dengan prinsip-prinsip yang mendasarinya, yaitu : transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Apabila keseimbangan peran dari ketiga pilar tersebut dapat diterapkan, maka prinsip dasar dari Good Governance dapat dirasakan oleh pihak-pihak yang terkait. Hal ini juga memudahkan Institusi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pemerintahan dan mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada masyarakat. Terselenggaranya Kepemerintahan yang baik (Good Governance) merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan tujuan serta cita-cita bangsa. 1

Dalam rangka itu diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, dan terukur sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berlangsung secara berdayaguna, berhasilguna, bersih dan bertanggungjawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. 1.2. Landasan Hukum 1. Undang undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; 2. Undang undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah; 3. PP No. 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; 4. Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP no. 08 Tahun 2008; 5. Perda Provinsi Kepri No. 02 Tahun 2009 tentang RPJP Prov Kepri Tahun 2005 2025; 6. Peraturan Daerah Kabupaten Karimun Nomor 06 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Karimun Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Karimun Tahun 2005 Nomor 07) ; 7. Peraturan Daerah Kabupaten Karimun Nomor 08 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun Tahun 20011-2016; 8. Keputusan Inspektur Daerah Nomor 4.b Tahun 2012 tentang Rencana Strategis (RENSTRA) Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun Tahun 20011 2016. 2

1.3. Maksud dan Tujuan Rencana Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun Tahun 2015 disusun dengan berpedoman kepada Renstra Inspektorat dan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD), memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Rencana Kerja ( Renja ) Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun tahun 2015 disusun dengan maksud menyediakan acuan resmi dalam menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA) Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun tahun anggaran 2015. Renja juga merupakan acuan dalam penentuan pilihan - pilihan program kegiatan tahunan. Dokumen Renja ini juga disusun dengan tujuan sebagai barometer untuk mengukur dan melakukan evaluasi terhadap kinerja tahunan. Selain itu juga bertujuan untuk memudahkan dalam mencapai tujuan dengan cara menyusun program dan kegiatan secara terpadu, terarah, dan terukur. 1.4. Sistematika Penyusunan Renja Sistimatika penulisan Renja Tahun 2015 disusun ke dalam bab - bab sebagai berkut : Bab I Pendahuluan Memuat rumusan tentang latar belakang, Tugas Pokok dan Fungsi Inspektorat Daerah, Maksud dan Tujuan, Proses dan Sistimatika Penyusunan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun Tahun 2015. Bab II Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu Memuat kajian (reviu) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu dan perkiraan tahun berjalan. 3

Bab III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan Memuat Kebijakan Inspektorat Daerah Tahun 2011 2016 dan Memuat Program Utama dan Kegiatan Prioritas Inspektorat. Bab IV Penutup Memuat kesimpulan, berbagai harapan dan tindak lanjut pelaksanaan Renja Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun tahun 2015. 4

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Evaluasi terhadap jalannya RENSTRA 2011-2016 dapat dilihat melalui perkembangan pencapaian kinerja Inspektorat Daerah selama satu tahun kedua tahun 2013 dan dikaitkan dengan pencapaian target Renstra Inspektorat Daerah berdasarkan program dan kegiatan pelaksanaan Renja tahun sebelumnya. Bab ini memuat kajian (reviu) terhadap hasil evaluasi Renja tahun lalu 2013 dan perkiraan capaian tahun berjalan 2014. Secara garis besar dapat dilihat dari table berikut ini : 5

Tabel 2.1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD s/d Tahun 2014 Kabupaten Karimun Inspektorat Daerah Lembar :... Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcomes)/ Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program Tahun 2016 (Akhir priode Renstra SKPD) Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d dengan tahun 2012 Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu (n-2) Target Renja SKPD tahun 2013 Realisasi Renja SKPD tahun 2013 Tingkat Realisasi (%) Target program dan kegiatan (Renja SKPD tahun 2014 Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD s/d tahun berjalan Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (tahun 2014) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4) 1 Urusan Wajib 1 01 Bidang Urusan Pemerintahan 1 01 01 1 01 01 01 1 01 01 02 1 01 01 03 1 01 01 04 1 01 01 05 Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH Pelaksanaan Pemeriksaan Jumlah Laporan Hasil Reguler dilingkungan Pemkab Pemriksaan Karimun 160 laporan 95 120 120 100% 135 135 100% Audit Pengadaan Barang dan Jumlah Laporan Hasil 25 Laporan - - - - - - - Jasa di lingkungan Pemkab. Audit Karimun Monitoring TLHP Eksternal dan Internal Persentase temuan hasil 95% 90 90 100% 100% 90% 90% 100% pemeriksaan tahun lalu yang telah ditindaklanjuti dalam waktu yang telah ditentukan Review Pengadaan Barang Jasa Jumlah Laporan Hasil 12 laporan 12 laporan 12 laporan 12 laporan 100% 9 laporan 9 laporan 100% dilingkungan Pemerintah Review Kabupaten Karimun Gelar Pengawasan Daerah Kabupaten Karimun Persentase unit kerja 95% - - - - 95% 95% 100% yang merasa puas tentang penanganan dan penyelesaian TLHP 6

Inspektorat Daerah Lembar :... Kode 1 01 01 06 1 01 01 07 1 01 01 08 1 01 01 09 Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcomes)/ Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program Tahun 2016 (Akhir priode Renstra SKPD) Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d dengan tahun 2012 Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu (n-2) Target Renja SKPD tahun 2013 Realisasi Renja SKPD tahun 2013 Tingkat Realisasi (%) Target program dan kegiatan (Renja SKPD tahun 2014 Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD s/d tahun berjalan Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (tahun 2014) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4) Rapat Koordinasi Pengawasan (RAKORWAS) Persentase 90% NA permasalahan yang selesai ditindaklanjuti Montoring & Evaluasi Jumlah Laporan Hasil 2 laporan 1 1 pelaksanaan Inpres No. 5 Monev dan Ikhtisar LHP Tahun 2004 dan Ikhtisar LHP Pemantauan Penyelenggaraan SPIP di lingkungan Pemkab Karimun Jumlah unit kerja yang diidentifikasi 5 Uk 5 Uk 5 Uk Evaluasi LAKIP Dinas, Kantor Jumlah Laporan Hasil 24 laporan 24 24 dan Instansi di lingkungan Evaluasi Pemkab Karimun 1 01 01 10 Monitoring Proyek Jumlah Laporan Hasil Pembangunan Kabupaten Monitoring Karimun Tahun 2014 1 laporan - - - - 1 laporan 1 laporan 100% 1 01 01 11 Tindaklanjut Percepatan Penyelesaian Kerugian Daerah Persentse Hasil Laporan yang selesai ditindaklanjuti 70% - - - - 70% 70% 100% 1 01 02 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 1 01 02 01 Penyusunan LAKIP Kabupaten Karimun Jumlah LAKIP yang siap dicetak 15 buah 15 buah 15 buah 15 buah 100% 15 buah 15 buah 100% 7

Inspektorat Daerah Lembar :... 1 1 Kode 01 02 01 02 Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcomes)/ Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program Tahun 2016 (Akhir priode Renstra SKPD) Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d dengan tahun 2012 Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu (n-2) Target Renja SKPD tahun 2013 Realisasi Renja SKPD tahun 2013 Tingkat Realisasi (%) Target program dan kegiatan (Renja SKPD tahun 2014 Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD s/d tahun berjalan Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (tahun 2014) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4) 02 03 Review Laporan Keuangan Jumlah Laporan Hasil 1 laporan 1 1 1 100% 1 1 100% Pemerintah Daerah Kabupaten review Karimun Penyusunan LAKIP Inspektorat Jumlah LAKIP yang siap 4 buah 4 4 4 100% 4 4 100% Daerah dicetak 1 1 1 01 01 01 03 03 01 03 02 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur Forum Fasilitasi Penataan Jumlah pejabat yang Akuntabilitas Kinerja hadir Pemerintah Kab. Karimun 100 orang - - - - - - - Diklat system Pengendalian Persentase tingkat 90% - - - - - - - Interen Pemerintah (SPIP) di kehadiran eselon lingkungan Pemkab. Karimun 1 1 01 01 05 05 01 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan Pendidikan dan Pelatihan Jumlah Yang mengikuti 31 orang 11 10 10 100% 15 15 100% Pengembangan Tenaga Pelatihan Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan 1 1 01 01 06 06 01 Program Perencanaan Pembangunan Daerah Penyusunan RENJA Inspektorat Jumlah RENJA yang siap 4 buah 4 4 4 100% 4 4 100% Daerah dicetak 8

2.2. Analisis Kinerja Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Inspektorat Daerah dalam menentukan tolok ukur dan indikator kinerja perlu dilakukan analisis pencapaian kinerja. Capaian Kinerja Inspektorat Daerah di nilai berdasarkan Indikator Kinerja sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Bupati Karimun no. 172.c tahun 2012. Analisis pencapaian kinerja tersebut disajikan dengan format sebagai berikut : Tabel 2.2. Pencapaian Kinerja Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun NO Indikator SPM/standar nasional IKK Tahun 2013 (thn n-2) Target Renstra SKPD Realisasi Capaian Proyeksi Tahun 2014 (thn n-1) Tahun 2015 (tnn n) Tahun Tahun 2013 2016 (thn n-2) (thn n+1) Tahun 2014 (thn n-1) Tahun 2015 (tnn n) Tahun 2016 (thn n+1) Catatan Analisis Tahun 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) 1. Persentase Penyelewengan dan penyalahgunaan - kewenangan dari total nilai APBD sekitar 1,5% pertahun. 2. Menurunnya angka kewajiban setor kepada Negara dengan tidak lebih dari Rp. 200.000.000,- 3. Persentase Pejabat yang membuat LHKPN 4. Persentase SKPD yang telah melaksanakan SPIP 5. Persentase LAKIP SKPD sesuai dengan SAKIP pertahun. 6. Persentase SKPD yang IKU nya relevan dengan sasaran yang akan dicapai pertahun. 7. Persentase SKPD yang akuntabilitasnya baik yaitu persentase SKPD yang dari hasil evaluasi mendapatkan nilai > 50. 1,5% 1,5% 1,5% 1,5% 0,38% 1,5% 1,5% 1,5% Relisasi capaian target mencapai 176% pencapaian dihitung berdasarkan dari total nilai APBD tahun 2013 < Rp.200 JT < Rp. 200 JT < Rp. 200 JT < Rp. 200 JT Rp.158 JT < Rp. 200 JT < Rp. 200 JT < Rp. 200 JT Reliasai capaian target sebesar 121%, masih terdapat kewajiban stor kepada negara yang melebihi Rp. 200 juta dari total APBD tahun 2013 35% 60% 70% 80% 53,5% 40% 40% 40% Realisasi capaian target hanya mencapai 152,8% dengan jumlah pejabat sebanyak 99 org dan yang membuat LHKPN hanya 53 orang,. 5% 10% 10% 10% 0% 10% 5% 10% Target belum tercapai (0%) karena setiap SKPD yang diindetifikasi belum memenuhi 5 kriteria yang ditetapkan. 70% 70% 75% 80% 66% 70% 70% 75% Realisasi capaian target mencapai 94,28%, yaitu dari target yang ditetapkan 70% atau sebanyak 24 SKPD yang menjadi target dengan realisasi sebanyak 16 SKPD yang LAKIP nya sesuai dengan SAKIP 60% 70% 75% 80% 45,58% 70% 70% 75% Realisasi capaian taregt hanya mencapai 75,97%, yaitu dari 24 SKPD (60%) yang ditergetkan hanya 16 SKPD (45,58%) yang IKU nya selaras dengan sasaran yang ada. 20% 30% 35% 40% 66,6% 30% 40% 35% Capaian target mencapai 66,6%, atau sebanyak 4 SKPD yang dalam penilaian evlak nya mendapat nilai > 50% dari 24 SKPD yang 9

NO Indikator 8. Persentase pengawas yang sudah bersertifikasi JFA. 9. Persentase pegawai yang kompeten melakukan evaluasi AKIP. 10. Persentase pegawai yang menguasai SPIP. 11. Jumlah Hasil Laporan Pemeriksaan Tepat waktu pertahun. 12. Persentase Pemeriksaan yang dilaksanakan sesuai dengan Perencanaan. 13. Persentase penyelesaian tindaklanjut hasil pengawasan dalam periode tertentu. SPM/standar nasional IKK Tahun 2013 (thn n-2) Target Renstra SKPD Realisasi Capaian Proyeksi Tahun 2014 (thn n-1) Tahun 2015 (tnn n) Tahun Tahun 2013 2016 (thn n-2) (thn n+1) Tahun 2014 (thn n-1) Tahun 2015 (tnn n) Tahun 2016 (thn n+1) Catatan Analisis Tahun 2013 dievaluasi. 70% 90% 95% 100% 86,36% 65% 70% 75% Realisasi capaian sebesar 84,81% dengan capaian target sebesar 59,37% atau sebanyak 19 orang pengawas yang sudah bersertifikasi JFA dari 70% yang ditargetkan 30% 30% 35% 35% 22,58% 30% 35% 35% Realisasi capaian hanya mencapai 75,25%, dengan capaian target sebesar 22,58% atau sebanyak 7 orang dari target yang ditetapkan sebesar 30% 20% 25% 30% 30% 12,9% 20% 30% 30% Realisasi capaian hanya mencapai 129% dengan capaian target sebesar 12,9 atau sebanyak 4 orang pegawai yang menguasai SPIP dari target yang ditetapkan sebesar 10%. 120 Laporan 135 Laporan 145 Laporan 160 Laporan 120 Laporan 135 Laporan 145 Laporan 169 Laporan Realisasi mencapai target 100% 80% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Capaian target mencapaian 100% atau capai sebesar 125% dari target yang ditetapkan sebesar 80% 80% 85% 90% 95% 59,09% 85% 90% 95% Capaian target hanya mencapai 59,09% atau capaian sebesar 73,86% dari target yang ditetapkan sebesar 80%. 10

2.3. Isu isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Inspektorat Daerah. Berdasarkan analisis gambaran pelayanan, kajian hasil evaluasi serta kajian terhadap pencapaian kinerja Renstra Inspektorat, maka dapat dirumuskan isu isu penting yang terkait dengan penyelenggaraan tugas dan fungsi Inspektorat. Perumusan isu isu penting penyelengaraan tugas dan fungsi Inspektorat, dimaksudkan untuk menentukan permasalahan, hambatan atas pelaksanaan program dan kegiatan penyelenggaraan tugas dan fungsi Inspektorat Daerah berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Renja Inspektorat Daerah tahun sebelumnya, serta capaian kinerja Renstra Inspektorat. Isu isu strategis yang dihadapi dilihat dari faktor internal adalah terbatasnya kualitas SDM yang memadai, sedangkan dari faktor eksternal adalah masih lemahnya pengendalian intern dari masing masing unit kerja. 11

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 TELAAH TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL Sebagai tahun kedua dari pelaksanaan Visi dan Misi Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun periode 2011 2016, kebijakan yang diarahkan untuk mendorong upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, kondisi ini sejalan dengan kebijakan nasional dan provinsi. Kebijakan merupakan ketentuan ketentuan yang ditetapkan oleh yeng berwenang untuk menjadi pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pelaksanaan program atau kegiatan agar tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam upaya mencapai sasaran, tujuan, misi, visi organisasi dan terangkum dalam uraian sebagai berikut: Peningkatan pengawasan dan akuntabilitas kinerja pemerintah; Penerapan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance) pada semua tingkat dan lini pemerintahan pada semua kegiatan; Peningkatan kinerja dan mutu layanan di semua aspek layanan public service ; Tertib administrasi pemerintahan. 12

3.2 TUJUAN DAN SASARAN A. TUJUAN Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi, yang dapat menggambarkan hasil akhir yang dicapai dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Tujuan merupakan target kualitatif yang dalam penetapannya mempertimbangkan sumberdaya dan kemampuan yang dimiliki. Tingkat pencapaian tujuan merupakan indikator untuk melihat keberhasilan pelaksanaan kepemerintahan (perfomance indicator). Tujuan dapat menggambarkan arah strategi dan perbaikan perbaikan yang ingin dicapai ke depan untuk lebih mempertajam fokus pelaksanaan misi, sekaligus meletakkan kerangka prioritas dalam memfokuskan arah semua program dan kegiatan. Untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi, Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun menetapkan 2 (dua) tujuan untuk priode 2011-2016, yaitu : 1). Mewujudkan Pelaksanaan Kepemerintahan yang bersih, efesien, efektif, transparan, profesional dan akuntabel; 2). Meningkatkan Peran Inspektorat Dearah sebagai pelaksana Pemerintah Daerah di Bidang Pengawasan. B. SASARAN Sasaran yang dimaksud di sini adalah hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu tertentu, yang merupakan penjabaran dari tujuan. Penetapan sasaran didasari atas isu- 13

isu strategis, analisis lingkungan internal dan eksternal, untuk menentukan faktor kunci keberhasilan, sejalan dengan proses perencanaan strategis. Fokus utama penentuan sasaran adalah tindakan dan alokasi dana dan sumber daya ke dalam kegiatan atau operasional untuk pencapaian kinerja yang diinginkan. Dalam penetapan sasaran juga dirancang dan diidentifikasikan indikator pencapaiannya, yaitu suatu ukuran tingkat keberhasilan perwujudan pencapaiannya pada priode tahun tertentu. Setiap indikator pencapaian sasaran disertai dengan targetnya masing-masing. Adapun sasaran yang dapat diidentifikasikan untuk diwujudkan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun dalam kurun waktu 2011 2016 sebagaimana dinyatakan dalam Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun dan sasaran yang dapat diidentifikasikan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun sebagaimana tercantum dalam Rencana Kinerja Tahunan Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun Tahun 2015, adalah sebagai berikut : 14

TABEL. 3.2 TUJUAN DAN SASARAN NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA TARGET KINERJA 2015 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Mewujudkan pelaksanaan Kepemerintahan yang bersih, efesien, efektif, transparan, professional dan akuntabel. Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih dari unsur KKN - Persentase Penyelewengan dan penyalahgunaan kewenangan dari total nilai APBD sekitar 1,5% pertahun. - Menurunnya angka kewajiban setor kepada Negara dengan tidak lebih dari Rp. 200.000.000,- 1,5% < Rp. 200 JT - Persentase Pejabat yang membuat LHKPN 70% Meningkatnya akuntabilitas kinerja unit kerja - Persentase SKPD yang telah melaksanakan SPIP - Persentase LAKIP SKPD sesuai dengan SAKIP pertahun. - Persentase SKPD yang IKU nya relevan dengan sasaran yang akan dicapai pertahun. 10% 75% 75% - Persentase SKPD yang akuntabilitasnya baik yaitu persentase SKPD yang dari hasil evaluasi mendapatkan nilai > 50. 35% 15

(1) (2) (3) (4) (5) 2. Meningkatkan Peran Meningkatnya kompentensi SDM - Persentase pengawas yang sudah 95% Inspektorat Daerah sebagai Inspektorat bersertifikasi JFA. pelaksana Pemerintah Daerah di Bidang Pengawasan - Persentase pegawai yang kompeten melakukan evaluasi AKIP. 35% - Persentase pegawai yang menguasai SPIP. 30% Meningkatnya kualitas tugas pokok dan fungsi - Jumlah Hasil Laporan Pemeriksaan Tepat waktu pertahun. 145 Laporan - Persentase Pemeriksaan yang dilaksanakan sesuai dengan Perencanaan. 100% - Persentase penyelesaian tindaklanjut hasil pengawasan dalam periode tertentu. 90% 16

3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN A. PROGRAM. Program merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terintegrasi yang dilaksanakan oleh organisasi guna mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui kebijakan organisasi. kebijakan organisasi tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk program yang terangkum dalam uraian sebagai berikut : 1. Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah Program ini ditujukan guna peningkatan kualitas pengawasan Aparat Pengawasan Fungsional Internal Pemerintah Daerah dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik. 2. Program Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan Keuangan. Program ini ditujukan guna peningkatan kualitas pengawasan Aparat Pengawasan Fungsional Internal Pemerintah Daerah dalam mewujudkan akuntabilitas pemerintahan daerah. 3. Program peningkatan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumberdaya Aparat Pengawasan Internal Pemerintah Daerah. 17

B. KEGIATAN. Kegiatan merupakan tindakan nyata Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun dalam jangka waktu tertentu yang dilaksanakan sesuai dengan rencana strategis organisasi dan tertuang dalam formulir : Rencana Kerja Program Tahunan (RKPT 2011-2016). Adapun yang merupakan Kegiatan Prioritas Tahun 2015 adalah sbb: 1. Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah a. Pelaksanaan pemeriksaan regular; b. Rapat Koordinasi Pengawasan (RAKORWAS) dalam rangka Peningkatan Mutu Hasil Pengawasan dan Pemuktahiran Data Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dan Pembahasan PKPT; c. Monitoring Tidaklanjut Hasil Pemeriksaan eksternal dan Internal; d. Review Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Pemkab. Karimun; e. Gelar Pengawasan Daerah; f. Pemantauan Penyelenggaran SPIP; g. Penyelenggaraan Forum Penataan Akuntabilitas Kinerja di lingkungan Pemkab. Karimun; h. Evaluasi LAKIP SKPD di lingkungan Pemkab. Karimun; i. Asistensi Tim Penyusun LAKIP Kabupaten Karimun; j. Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi k. Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Hasil Pengawasan; l. Tindaklanjut Percepatan Penyelesaian Kerugian Daerah; m. Audit Operasional Penerimaan Daerah; n. Intensifikasi dan monitoring penyampaian LHKPN Kab. Karimun. 18

2. Program Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan Keuangan. a. Review Laporan Keuangan daerah Kabupaten Karimun; b. Penyusunan LAKIP Kabupaten Karimun; c. Penyusunan LAKIP Inspektorat; d. Pemeriksaan Fisik Kas (kas opname) SKPD dalam rangka Penutupan Tahun Anggaran; e. Review RKA SKPD. 3. Program peningkatan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan a. Pelatihan Teknis Pengawasan dan Penilaian Akuntabilitas Kinerja; b. Pelatihan penjenjangan aparatur pengawasan; c. Pelatihan pengembangan tenaga pemeriksa & aparatur pengawasan; d. Pembuatan Buku Saku Auditor; e. Penyusunan Pedoman Pengawasan /Kebijakan Pedoman Teknis di Bidang Pengawasan. Program - program dan kegiatan - kegiatan yang menjadi prioritas sebagaimana dijelaskan di atas diharapkan dapat menjawab tantangan dan tanggung jawab Inspektorat Kabupaten Karimun dalam memberikan keyakinan yang memadai (assurance activities), memberikan peringatan dini (anti corruption activities), meningkatkan kualitas (consulting activities) penyelengaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah. Dibawah ini, disajikan Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun dengan target kinerja yang akan dicapai pada tahun 2015. 19

20

BAB IV PENUTUP 1. Kesimpulan Untuk menjamin agar kegiatan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran maka sebuah sistem perencanaan yang baik merupakan syarat mutlak untuk tercapainya tujuan. Rencana Kerja (Renja) Inspektorat Daerah merupakan bagian dari rencana kerja tahunan yang menggambarkan prioritas pembangunan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Daerah dan dijabarkan ke dalam program dan kegiatan pokok pembangunan untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan. Adapun prioritas pembangunan tahunan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Daerah adalah berdasarkan kritieria sebagai berikut : 1. Memiliki dampak yang besar terhadap pencapaian sasaran - sasaran pembangunan. 2. Memiliki sasaran - sasaran dan indikator kinerja yang terukur sehingga langsung dapat dirasakan manfaatnya. 3. Kegiatan tersebut sifatnya mendesak dan penting untuk segera dilaksanakan. 4. Realistis untuk dilaksanakan dan diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun. Renja tahun 2015 merupakan pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA- SKPD) yang selanjutnya menjadi Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. 24

Beberapa harapan dengan adanya Renja 2015, sebagai berikut : 1. Pelaksanaan Program dan kegiatan dapat berjalan dengan efektif dan efisien serta terkordinasi sesuai dengan tujuan dan sasaran berikut berbagai indikator yang telah ditetapkan. 2. Mampu memberikan arahan bagi pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan Program dan Kegiatan di Inspektorat Daerah. 3. Mengakomodasikan berbagai aspirasi, perkembangan maupun perubahan yang terjadi, yang belum terprediksi dalam Renstra Inspektorat Daerah Kabupaten Karimun tahun 2011-2016. Akhirnya, indikator keberhasilan pelaksanaan Renja akan sangat tergantung kepada komitmen dan konsistensi para pelaksana program dan kegiatan sehingga sasaran organisasi yang telah ditetapkan bersama dapat dicapai dengan sebaikbaiknya. Tanjung Balai Karimun, 05 Mei 2014 INSPEKTUR DAERAH KABUPATEN KARIMUN DEDI HARDIMAN, SE Pembina Tk. I NIP. 19611010 199303 1 001 25