1 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN N. Tri Suswanto Saptadi 2 Definisi Sistem 1 dari 2 Kadir, A. (2008) Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan 1
3 Definisi Sistem 2 dari 2 Menurut Turban (2005) Sistem adalah koleksi dari objek-objek, seperti: manusia, sumber daya, konsep, dan prosedur yang diharapkan dapat: membentuk fungsi yang dapat dikenali, atau menyediakan maksud (tujuan) tertentu. 4 Elemen Sistem Department Website tujuan, masukan, keluaran, proses, mekanisme pengendalian, dan umpan balik. BLOG Business Owner Kadir (2008) 2
5 Interaksi pada Sistem Lingkungan dan Memiliki batas sistem Kadir (2008) 6 Karakteristik Sistem environment Weather conditions Customers INPUTS PROCESSES OUTPUS Government Raw materials Costs Resources Procedures Programs Tools Activities Decisions Performances Consequences Finished products Services delivered Vendors Decision maker feedback Stockholders Banks Competitors System boundary Turban (2005) 3
7 Kinerja Sistem Efektivitas, derajat yang mana suatu tujuan dapat dicapai (difokuskan pada hasil akhir). Melakukan sesuatu yang tepat Efisiensi, ukuran penggunaan input (sumber daya) untuk mencapai output. Melakukan sesuatu dengan tepat 8 Tujuan Sistem 1 dari 2 Setiap sistem memiliki tujuan (goal) Tujuan berfungsi sebagai pengarah sistem Tiga tujuan utama SI (Hall, 2000): untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen, untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen, untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan 4
9 Tujuan Sistem 2 dari 2 Secara lebih spesifik, tujuan sistem informasi bergantung pada kegiatan yang ditangani Bank? Pasar Swalayan? Toko Buku Online? 10 Definisi SPK 1 dari 6 Raymond McLeod, Jr. (1998): Sebuah sistem yang menyediakan kemampuan untuk penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi-terstruktur. 5
11 Computer Solution Manager + Computer (DSS) Solution Manager Solution Terstruktur Semiterstruktur Tidak Terstruktur Derajat struktur permasalahan Raymond McLeod, Jr (1998) 12 RENDAH Derajat kompleksitas Problem Solving System TINGGI Temu kembali elemen informasi Menganalisis file-file yang ada Menyiapkan laporan dari beberapa file yang ada Mengestimasi elemenelemen keputusan Mengusulkan keputusan Membuat keputusan Degree of problem solving support Raymond McLeod, Jr (1998) 6
13 Definisi SPK 2 dari 6 Bonczek, dkk. (1980): Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem komputer yang berisi 3 komponen interaksi, yaitu: sistem bahasa (mekanisme komunikasi antara pengguna dengan komponen lain dalam DSS), sistem pengetahuan (gudang pengetahuan dari domain permasalahan yang berupa data atau prosedur), dan sistem pemrosesan masalah (hubungan antara 2 komponen yang berisi 1 atau lebih kapabilitas dalam memanipulasi masalah yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan). 14 Definisi SPK 3 dari 6 Little (1970): Sistem pendukung keputusan adalah sekumpulan prosedur berbasis model untuk memproses data dan memberikan pertimbangan kepada seorang manajer dalam membuat keputusan. 7
15 Definisi SPK 4 dari 6 Alter (1980), memberikan definisi terhadap DSS dengan membandingkannya dengan electronics data processing (EDP): Dimensi DSS EDP Penggunaan Aktif Pasif Pengguna Setiap level manajemen Yang berhub dgn administrasi Tujuan Efektivitas Efisiensi Waktu Sekarang & akan datang Yang lalu Sasaran Fleksibilitas Konsistensi 16 Definisi SPK 5 dari 6 Moore & Chang (1980): Sistem pendukung keputusan adalah sistem yang memiliki kemampuan dalam mendukung analisis data dan pemodelan keputusan dengan berorientasi pada perencanaan masa depan dan digunakan dalam jangka waktu yang tak tentu. 8
Kompleksitas (jumlah kriteria) 17 Definisi SPK 6 dari 6 Keen (1980): Sistem pendukung keputusan diaplikasikan pada situasi dimana sistem dikembangkan hanya melalui proses adaptasi selama pembelajaran atau evolusi. 18 z sedikit banyak bebas y terikat derajat ketidakpastian deterministik resiko ketidakpastian x 9
19 Metode yang digunakan 1. Masalah optimasi pada perancangan teknik. Linear programming Quadratic programming Generalized Reduced Gradient method Sequential Quadratic Programming Augmented Lagrangian Method Genetic Algorithms Simulated Annealing 20 2. Masalah pengambilan keputusan dibawah resiko, seperti: Tipe resiko & ketidakpastian Manufaktur Desain/analisis Ekonomi/pemasaran Contoh Macam-macam manufaktur Macam-macam properti material Evaluasi kinerja produk Translasi nilai kinerja Perubahan lokasi pemasaran Aksi kompetitif Perubahan preferensi customers Harga material Faktor ekonomi eksogen 10
21 Perancangan probabilitas dengan metode statistik: Statistical Interval Estimation (Confidence Interval, Tolerance Interval, and Prediction Interval, dll); Analysis of Variance (ANOVA); Factorial and Fractional; Factorial Design of Experiments (DOE) dan Regression Analysis. Utility analysis & risk profile (Von Neumann & Morgenstern utility method) Robust design (Taguchi method) 22 3. Pengambilan keputusan di bawah ketidakpastian: Menggunakan pertimbangan subyektif dan atau menghimpun data baru (teorema Bayes) 4. Multicriteria decision making di bawah kepastian: Multi Attribute Decision Making (MADM): Pugh s selection method, Quality Function Deployment (QFD), Analytic Hierarchy Process (AHP). Multi Objective Decision Making (MODM) 11
23 5&6 Multicriteria decision making di bawah resiko dan ketidakpastian: Teori himpunan fuzzy Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Decision tree Bayesian method 24 7,8,9Pengambilan keputusan terdistribusi, dilakukan melalui tahap-tahap: Definition phase Conceptual phase Embodiment phase Detail phase 12