TAHUN 2017 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kebijakan Program Pendataan Dapodik PAUD dan Dikmas AGUS PRANOTO BASUKI KEPALA BAGIAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN Disampaikan Dalam Workshop Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan PAUD dan Dikmas Tahun 2017 BALI, 18 Juli 2017
Transisi Demografi Membawa Indonesia pada Windows of Opportunity
SASARAN PROGRAM DAN IKP PAUD-DIKMAS, RENSTRA 2015-2019 NO. SASARAN PROGRAM (SP) IKP 1. Meningkatnya keluasan dan kemetaraan akses PAUD dan Dikmas yang bermutu, berkesetaraan gender, dan berwawasan pendidikan pembangunan berkelanjutan (ESD) di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota; 2. Meningkatnya keluasan dan kemerataan akses kursus dan pelatihan bagi angkatan kerja yang bermutu, berkesetaraan gender, dan berwawasan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) dadn kewarganegaraan global di semua provinsi, kabupaten, dan kota 3. Meningkatnya keluasan dan kemerataan akses pendidikan keaksaraan dan kesetaraan yang berwawasan gender dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) dan kewarganegaraan global di semua provinsi, kabupaten, dan kota Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD 3-6 tahun Jumlah Lembaga PAUD siap diakreditasi dan berstandar nasional Jumlah angkatan kerja muda memiliki pengetahuan dan sikap kecakapan kerja dan kecakapan berwirausaha Jumlah lembaga kursus dan pelatihan memenuhi standar nasional Persentase angka melek aksarapenduduk usia dewasa 15-59 tahun Jumlah lembaga PKBM siap diakreditasi berstandar nasional Jumlah remaja dan orang dewasa yang belum lulus pendidikan menengah memperoleh kualifikasi setara pendidikan dasar dan menengah
NO. SASARAN PROGRAM (SP) IKP 4. Meningkatnya keluasan dan kemerataan akses pendidikan keluarga yang bermutu, berkesetaraan gender, dan berwawasan berkelanjutan (ESD) dan kewarganegaraan global di semua provinsi, kabupaten, dan kota Jumlah orang dewasa mengikuti pendidikan keluarga Jumlah lembaga/satuan pendidikan menyelenggarakan pendidikan keluarga 5. Meningkatnya tata kelola dan partisipasi pemerintah daerah lembaga masyarakat dalam meningkatkan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta akses PAUD dan Dikmas yang bermutu di semua provinsi, kabupaten, dan kota Jumlah model/program PAUD-Dikmas yang dibakukan dan diterapkan
Perlu Revisi Renstra Pembagian kewenangan (Undangundang Nomor 23 tahun 2014 tentang Kewenangan Daerah) Bertambahnya 21 UPT baru Ketertinggalan PAUD Dikmas dalam standar mutu lembaga dan akreditasi Penyesuaian dengan target Prioritas Nasional maupun Prioritas Kementerian Diperlukan perubahan/ revisi Renstra PAUD dan Dikmas untuk mendorong pencapaian Targettarget PAUD- Dikmas
Semua Program PAUD-DIKMAS memiliki Kontribusi dalam Memenangkan Bonus Demografi Target Utama PAUD-Dikmas Memastikan aksespaud yang meratadan bermutu; Meningkatkan tingkatmelekaksara; Meningkatkan angkapartisipasikasar pendudukputus sekolah melaluiprogram pendidikan kesetaraan yang bermutu; Meningkatkan keterampilan/kompetensi pendudukusia produktif; Meningkatkan peran keluarga dalam pendidikan Pendukung PAUD-Dikmas Satuan PAUD-Dikmas yang merata Satuan PAUD-Dikmas yang bermutu Pembelajaran yang kreatif dan inovatif Menghasilkan Bonus Demografi yang benar-benar produktif yang memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan
SATUAN PAUD-DIKMAS PROGRAM PAUD-DIKMAS Pembinaan Satuan dan Program PAUD dan Dikmas dilakukan untuk mencapaistandarnasional Pendidikan (SNP)
PETA SATUAN PAUD DAN DIKMAS, APRIL 2017 NO. Provinsi TK KB TPA SPS LKP PKBM SKB 1 DKI Jakarta 2,423 501 10 1,586 853 309-2 Jawa Barat 8,474 12,328 155 6,151 2,769 1,845 5 3 Jawa Tengah 14,041 9,829 539 2,986 2,182 795 24 4 D.I. Yogyakarta 2,143 1,468 212 1,124 241 278 4 5 Jawa Timur 18,196 14,297 414 4,718 3,047 1,288 11 6 Aceh 2,322 2,027 166 205 407 247 8 7 Sumatera Utara 2,490 5,347 122 494 1,676 545 10 8 Sumatera Barat 2,305 1,944 139 601 358 283 11 9 Riau 2,180 2,053 121 159 370 182 4 10 Jambi 1,236 1,992 64 195 419 195 1 11 Sumatera Selatan 1,889 2,839 27 188 701 274 6 12 Lampung 2,862 2,658 56 343 626 283 7 13 Kalimantan Barat 745 1,587 45 87 284 223 2 14 Kalimantan Tengah 1,735 651 67 415 164 130 1 15 Kalimantan Selatan 2,420 1,275 166 120 338 197 6 16 Kalimantan Timur 1,323 1,166 80 119 338 197 10 17 Sulawesi Utara 1,669 775 28 229 287 127 15
NO. Provinsi TK KB TPA SPS LKP PKBM SKB 18 Sulawesi Tengah 1,966 1,217 26 168 407 175 7 19 Sulawesi Selatan 4,079 1,929 83 317 584 564 9 20 Sulawesi Tenggara 1,835 572 23 27 205 294 12 21 Maluku 632 669 6 164 109 61 5 22 Bali 1,574 816 88 88 582 102 1 23 Nusa Tenggara Barat 1,720 2,128 39 268 552 496 4 24 Nusa Tenggara Timur 1,531 2,958 28 306 461 194 10 25 Papua 610 470 10 186 59 376 2 26 Bengkulu 985 854 130 80 322 272 2 27 Maluku Utara 566 483 5 63 140 113 2 28 Banten 2,157 2,983 29 638 466 329-29 Bangka Belitung 355 466 58 76 146 54 3 30 Gorontalo 829 773 16 116 129 92 8 31 Kepulauan Riau 626 469 36 132 321 133 1 32 Papua Barat 345 440 20 48 29 81 3 33 Sulawesi Barat 774 814 23 44 173 201 3 34 Kalimantan Utara 164 350 20 10 36 66 1 35 Luar Negeri 3 TOTAL 228.691 89,204 81,128 3,051 22,451 19,781 11,001 198 Jumlah SKB sebagai UPTD 409 dan sudah menjadi Satuan Pendidikan 232 SKB
Kekuatan Di era berlakunya UU no 23 tahun 2014 dimana PAUD dan Dikmas menjadikewenangan daerah maka dukungan anggarandan pembinaan semakin meningkat Sebagian besar satuan pendidikan didirikanoleh kelompok masyarakat dari menengah ke atas (LKP, Rumpin, dan sebagian Lembaga PAUD) sehingga memungkinkan dapat membina pencapaian SNP secara mandiri Sudah disiapkan perangkatpenjaminan mutu PAUD dan Dikmas serta UPT Pusat PAUD Dikmas sebagai pusat pengembanganmutu Semua Satuan PAUD dan Dikmas sudah memiliki NomorPokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN) Kelemahan 99 % Satuan Pendidikan PAUD dan Dikmas dari oleh dan untuk masyarakat sehingga tidak semua memiliki kemampuan memenuhi SNP Kemampuan pusat dan daerah untuk meningkatkan kompetensi PTK dan pemenuhan Sarpras terbatas Banyak satuan Pendidikan di daerah 3T yang belum tersentuh pembinaan Keterbatasan kuantitas dan kualitas Penilik sebagai pembina (supervisi) satuan pendidikan terbatas (hanya memiliki 62 % penilikdari jumlah kecamatan se Indonesia)
TARGET CAPAIAN SNP/AKREDITASI SATUAN PAUD-DIKMAS TAHUN 2017-2021 Kemampuan maksium tahun 2021 mencapai 72,50 karena masih banyak PAUD di desa-desa yang membutuhkan pembinaan secara ekstra, Satuan Pendidikan lainnya mencapai 100%
Latar Belakang Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 02
Skema Kebijakan Pendidikan Nasional Acuan Kebijakan pengembangan pendidikan nasional adalah terpenuhinya SPM dan SNP dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Program pembangunan/pembinaan pendidikan Untuk mewujudkan program pembangunan pendidikan dibutuhkan 4 entitas data, yaitu: 1. Satuan Pendidikan 2. PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) 3. Peserta Didik, dan 4. Substansi Pendidikan. Implementasi kebijakan harus didukung oleh tersedianya Data Pokok Pendidikan dari sumber yang sama. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 03
Permendikbud No. 79 Tahun 2015 Tentang Dapodik Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 04
Kebijakan Pendataan Dapodik Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 05
Roadmap Kualitas Data Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 07
Pemanfaatan Data Dapodik Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 08
Pemanfaatan Dapodik Pendataan ATS Sekolah Aman Bencana Bantuan Sarpras Banper Binsuslat Banper Diktara PIP BOP PAUD Ujian Nasional Kesetaraan Satuan Pendidikan Peserta Didik Peningkatan Mutu Pembinaan Perencanaan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Substansi Pendidikan Beban mengajar Rasio Guru Tunjangan Guru Pemetaan Mutu Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 09
Dukungan Dapodik untuk Pendataan ATS ATS Data Dapodikmas (Satuan Pendidikan Masyarakat) Penyisiran dan Pengisian data ATS oleh Satuan Pendidikan dan Dinas Pendidikan Perencanaan dan Penganggaran Ringkasan Data ATS 2017 Penyaluran Bantuan Pendataan Satuan Pendidikan Jumlah LKP 22,813 PKBM 240,837 SKB 14,594 Total 278,244 Sumber: Aplikasi Pendataan ATS 2017 per-5 Juli 2017 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk Prog. Sekolah Aman Bencana Data Dapodik PAUD dan Dikmas (Satuan Pendidikan dan Koordinat Lokasi) Penggabungan dengan Layer Kerawanan Bencana INARISK (BNPB) Peta Satuan Pendidikan Rawan Bencana Pelatihan Persiapan Bencana Persiapan Sarpras Sumber: http://sekolah.data.kemdikbud.go.id Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk Bantuan Sarpras Data Dapodik (Sarana dan Prasarana) Verifikasi dan Validasi oleh Direktorat untuk Penentuan Sasaran Bantuan Sarpras Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 14
Dukungan Dapodik untuk Banper Binsuslat & Bindiktara Data Dapodik PAUD dan Dikmas (Satuan Pendidikan, Sarpras, Program, Peserta Didik, PTK) Verifikasi, Validasi dengan Proposal dari Satuan Pendidikan Penyaluran Bantuan Pemerintah pada Direktorat Binsuslat dan Direktorat Bindiktara Sumber: http://banper.binsuslat.kemdikbud.go.id Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk PIP KIP 2017 Data Dapodikmas (Individu Peserta Didik, Penghasilan Orangtua) Pengolahan dan Pemilahan data oleh Ditjen PAUD-Dikmas Peserta Didik Kesetaraan yg. di SK-kan untuk menerima KIP tahun 2017 Pencetakan KIP Penyaluran Bantuan PIP No. Jenis Paket Jumlah 1 Paket A 26,754 2 Paket B 81,212 3 Paket C 129,138 Jumlah 237,104 Sumber: Pengolahan data Dapodikmas untuk KIP tahun 2017 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk BOP PAUD BOP PAUD 2017 Data Dapodik (Individu Peserta Didik) BOP PAUD 2017 (Dalam Ribuan) Pengolahan, Pemilahan dan Rekapitulasi data oleh Ditjen PAUD-Dikmas Perencanaan DAK Non-Fisik PAUD Penyaluran BOP PAUD Regional Sumber: Lampiran PMK Nomor 187/PMK.07/2016 BOP PAUD Sumatera 10,847,742,800 Jawa 22,726,113,400 Kalimantan 2,882,800,800 Sulawesi 3,882,989,400 Bali, Nusa Tenggara 2,966,959,600 Maluku, Papua 1,457,238,200 Dana Cadangan 356,155,400 Total 45,119,999,600 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk Ujian Nasional Kesetaraan DNT UNPK Data Dapodikmas (Individu Peserta Didik Tingkat Akhir) Aplikasi PDUN (PDSP) Peserta Ujian Nasional Kesetaraan 2017 Gelombang I Aplikasi BioUN (Puspendik) Perencanaan Penyelenggaraan dan Logistik UN Penerbitan Daftar Nominatif Tetap Peserta UN Jenis Paket Jumlah Paket B 114,862 Paket C 240,083 Total 354,945 Sumber: Pengolahan data Ujian Nasional Kesetaraan 2017 Gelombang 1 berdasar Dapodikmas Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10
Dukungan Dapodik untuk Tunjangan Guru..(1) Dasar Hukum : Surat Edaran Dirjen GTK No. 16588/B/PTK/2015 terkait Penggunaan data Dapodik sebagai data utama di Direktorat Jendral GTK Data Dapodik (Individu PTK dan Pembelajaran) Verifikasi dan Validasi Oleh Ditjen GTK Penerbitan SK Tunjangan Penyaluran Dana Tunjangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 16
Dukungan Dapodik untuk Tunjangan Guru..(2) Aplikasi Info GTK aplikasi informasi hasil validasi data Tunjangan Profesi dengan sumber data dari Dapodik. http://info.gtk.kemdikbud.go.id Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 17
Dukungan Dapodik untuk Pemetaan Mutu..(1) LANGKAH Pemetaan mutu kondisi awal Supervisi kekurangan/ kelemahannya Pengukuran kondisi setelah disupervisi untuk memastikan ketercapaian setiap indikator standar SNP STANDAR > SNP TERAKREDITASI A ATAU B SATUAN PENDIDIKAN Upaya peningkatan mutu harus memiliki makna dan sesuai dengan kebutuhan sekolah dalam menuju sekolah dengan kualitas layanan minimal SNP Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 18
Dukungan Dapodik untuk Pengembangan Mutu..(2) PEMETAAN MUTU PAUD DAN DIKMAS HASIL EVALUASI BADAN AKREDITASI NASIONAL DAPODIK PAUD & DIKMAS PEMETAAN MUTU PP/BP PAUD DIKMAS PENGEMBANGAN MUTU EVALUASI OLEH PEGAWAS & PENILIK DATA HASIL UN SUPERVISI PP/BP PAUD DIKMAS Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 19
Dukungan Dapodik untuk Pengembangan Mutu..(3) Aplikasi Pemetaan Mutu PAUD dan Dikmas Aplikasi pemetaan data mutu pendidikan yang terintegrasi dengan Aplikasi Dapodik (http://pemetaanmutu.paud-dikmas.kemdikbud.go.id) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 20
Terima Kasih Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia