PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 ISLAM DAN SYARIAH ISLAM OLEH : SUNARYO,SE, C.MM. Islam dan Syariah Islam - Sunaryo, SE, C.MM

Islam Satu-Satunya Agama Yang Benar

BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM I

Secara bahasa, kata AGAMA berasal dari bahasa sangsekerta yang berarti TIDAK PERGI, tetap di tempat.

Pendidikan Agama Islam

BAB V IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

TERMINOLOGIS KONSEP AGAMA SECARA ETIMOLOGIS DAN

Khatamul Anbiya (Penutup Para Nabi)

ISLAM DAN SYARI AH ISLAM

Berpegang Teguh dengan Alquran dan Sunnah

Kelompok Azizatul Mar ati ( ) 2. Nur Ihsani Rahmawati ( ) 3. Nurul Fitria Febrianti ( )

Tauhid untuk Anak. Tingkat 1. Oleh: Dr. Saleh As-Saleh. Alih bahasa: Ummu Abdullah. Muraja ah: Andy AbuThalib Al-Atsary. Desain Sampul: Ummu Zaidaan

RAMADAN Oleh Nurcholish Madjid

MATAN. Karya Syaikh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab

BAB 2 Iman kepada Kitab-Kitab Allah. Standar Kompetensi : 2. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah

UNIT 5. Kelas Bimbingan Dewasa

Di antaranya pemahaman tersebut adalah:

Kerangka Dasar Agama dan Ajaran Islam

RESUME. MATA KULIAH STUDI ISLAM BAB I s.d. BAB VI. oleh: Muhammad Zidny Naf an ( / TI 1C)

Modul ke: Mengenal Islam. DR. Rais Hidayat. Fakultas: Ilmu komputer. Program studi: Informasitika.

Bab 2 LANDASAN ETIKA DALAM ISLAM

Kewajiban Menunaikan Amanah

Tafsir Depag RI : QS Al Baqarah 285

ASAS-ASAS ISLAM. Agama Islam Iman & Taat Kenabian Pentafsiran Iman Ibadat-ibadat Agama & Syariah Hukum Syariah

BAB 1 PENDAHULUAN. Islam, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah agama yang

Beribadah Kepada Allah Dengan Mentauhidkannya

Keutamaan Kalimat Tauhid dan Syarat-Syaratnya

MENGENAL ISLAM. Disampaikan pada perkuliahan PENDIDIKAN AGAMA ISLAM kelas PKK H. U. ADIL, SS., SHI., MH. Modul ke: Fakultas ILMU KOMPUTER

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sumber Ajaran Islam

Al-Wadud Yang Maha Mencintai Hamba-Hamba-Nya Yang Shaleh

PERSATUAN DAN KERUKUNAN

Secara bahasa kata Islam berasal dari akar kata s-l-m : Penyerahan diri, pasrah, tunduk dan patuh dari makhluk kepada Khaliknya. Damai dan aman.

Pendidikan Tauhid Sejak Dini

Persatuan Dalam al-quran dan Sunnah

Haji adalah wujud ketundukan seorang Muslim kepada Rabb-nya secara sempurna.

Bab 2 Iman Kepada Kitab-kitab Allah

Bab 3 Peran Sentral Guru PAI Dalam Memberdayakan Sekolah Sebagai Pusat Pembangunan Karakter Bangsa

Dr. Munawar Rahmat, M.Pd.

Al-Qur an: Sumber Ajaran Islam Pertama

MODUL 1 KONTRAK PERKULIAHAN RUANG LINGKUP MATA KULIAH AGAMA ISLAM

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK)

NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA

Asas Filsafat Nilai Dasar, Nilai Instrumental, Prinsip-prinsip, dan Faktor-Faktor Ekonomi Islam

??????????????????????????????????:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Bab 4 Belajar Mendirikan Shalat Berlatih Akhlak Mulia Membangun Kesejahteraan Umat

MUQODDIMAH DAN ISI ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH. Pertemuan ke-6

UMMI> DALAM AL-QUR AN

yuslimu-islaman. Bukti ketundukan kepada Allah SWT itu harus dinyatakan dengan syahadat sebagai sebuah pengakuan dalam diri secara sadar akan

Islam, Satu-satunya Agama yang Benar

Jihad Palsu, Amalan Yang Menipu

Hikmah dan Pelajaran dari Ibadah Haji

UNIVERSITI TEKNOLOGI MALAYSIA STATUS DAN TANGGUNGJAWAB MANUSIA

MATERI PERTEMUAN II. Kerangka Dasar Agama Islam Dan Ajaran Hukum Islam (Bagian Pertama)

Landasan Sosial Normatif dan Filosofis Akhlak Manusia

Selamat Datang. UNAIR Excelent with Morality unggul, cerdas, mampu bersaing, tangguh, namun tetap bermoral tinggi.

KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM

DAFTAR TERJEMAH. No Hal Kutipan Bab Terjemah

Ketahuilah wahai saudaraku sesungguhnya syariah Islam itu terbagi dua bagian:

BAB I KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM. Tujuan bab : Setelah membaca bab ini anda diharapkan dapat menjelaskan konsep ketuhanan dalam Islam

Dr. Munawar Rahmat, M.Pd.

"Bersegeralah berhaji yakni haji yang wajib, sebab sesungguhnya seseorang tidak mengetahui apa yang akan menimpa kepadanya." (HR Ahmad dan lainnya)

DAHULUKAN BEKERJA IMBALAN KEMUDIAN

TUGAS KITA SEBAGAI HAMBA ALLAH & UMMAT NABI. Tugas sebagai hamba ialah beribadah. QS 51. Adzariyat 56:

Sumber: Islam4Kids.com Berdasarkan Kisah Para Nabi oleh Ibnu Katsir dan Tafsir Ibnu Katsir

Sumber: Islam4Kids.com Berdasarkan Kisah Para Nabi oleh Ibnu Katsir dan Tafsir Ibnu Katsir. Disebarluaskan melalui:

Takwa dan Keutamaannya

Modul ke: Peradaban Islam. Fakultas. Rusmulyadi, M.Si. Program Studi.

1. PENGERTIAN. a. Islam b. Iman c. Ihsan - Hubungan antara Iman, Islam dan Ihsan

mendapatkan syafaat dari Rasulullah pada hari kiamat. 5. Apabila diucapkan setelah dan sebelum doa, akan menyebabkan doa segera naik ke langit, dan

UTS Al-Islam dan Kemuhammadiyahan II Aqidah dan Ibadah

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

Kedudukan Tauhid Bagi Seorang Muslim

Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada (Al-Hajj: 46).

BAB I PENDAHULUAN. diutuslah para Nabi dan Rasul. Semua Rasul tersebut diajarkan melalui wahyu-nya

MANUSIA, AGAMA, DAN ISLAM. Presented By : Saepul Anwar, M.Ag.

BAB 2 PENDAHULUAN PENDAHULUAN PENDAHULUAN DEFINISI AGAMA DEFINISI AGAMA. Manusia dan Agama (IDA 102) 1/10/2013. Maruwiah Ahmat 1

*** Bahaya Vonis Kafir

Sucikan Diri Benahi Hati

Kajian Al-Qur an, Al-Baqarah ayat 26.

Menerima dan Mengamalkan Kebenaran

Melahirkan Pendakwah Yang Berwibawa. Muhammad Haniff Hassan

4/12/2013 RABBANIYYAH RABBANIYYAH 1) PRINSIP RABBANIYYAH

Kedudukan Tauhid Dalam Kehidupan Seorang Muslim

Modul ke: Kesalehan Sosial. Fakultas. Rusmulyadi, M.Si. Program Studi.

MAKALAH MANAJEMEN BISNIS SYARI AH

MENGENAL ISLAM. Syari ah Islam bertujuan untuk mewujudkan hal-hal berikut:

KESALAHAN DALAM MEMAHAMI HAKEKAT IMAN

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

SUMBER SUMBER HUKUM ISLAM

Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY DAFTAR ISI PRAKATA PENULIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI. menurut Muhammad Abduh dan Muhammad Quthb serta implikasinya

KELOMPOK 1 : AHMAD AHMAD FUAD HASAN DEDDY SHOLIHIN

MENDIDIK ANAK DENGAN NASEHAT. Muzdalifah M Rahman* 1

Adab dan Keutamaan Hari Jumat

AL QURAN SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM

Jika Beragama Mengikuti Kebanyakan Orang

Memahami Akidah Islam

Transkripsi:

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ARTI DAN RUANG LINGKUP AJARAN ISLAM Kelompok 2 : Heksa Tri Juliantara 4312010012 Rizki Okta Krisdianto 4312010044 POLITEKNIK NEGERI JAKARTA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA 2013

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Atas berkah dan rahmat Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang membahas tentang Arti dan Ruang Lingkup Ajaran Islam sebagai tugas penunjang pembelajaran dalam memahami Pendidikan Agama Islam. Makalah ini disusun berdasarkan pokok permasalahan yang membahas Arti dan Ruang Lingkup Ajaran Islam. Dengan harapan agar makalah ini dapat bermanfat untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita dalam belajar Pendidikan Agama Islam. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna, terdapat banyak kekurangan didalamnya. Tetapi penulis tetap berusaha mempersembahkan sebuah karya tulis yang kental dengan informasi. Penulis membutuhkan banyak saran dan komentar agar dikemudian saat penulis dapat mempersembahkan karya tulis yang jauh lebih baik dan mendekati kata sempurna. Depok, 17 Maret 2013 Penulis

BAB I 1.1 APAKAH ITU ISLAM? Dalam konteks pemahaman masyarakat zaman kini, agama islam hanya dipandang sebagai ritual peribadatan sahaja. Namun secara garis besar, kalau kita pelajarin sepenuhnya Islam tidak hanya ritual peribadatan semata, tetapi mencangkup seluruh kehidupan dengan berpatokkan pada Al-Qur an wahyu Allah s.w.t. yang disampaikan kepada rasul-rasul-nya. sebagai penyempurna ajaranajaran sebelumnya. 1.2 PENGERTIAN - Etimologi Berdasarkan ilmu bahasa (Etimologi) kata Islam berasal dari bahasa Arab, yaitu kata salima yang berarti selamat, sentosa dan damai. Dari kata itu terbentuk kata aslama, yuslimu, islaman, yang berarti juga menyerahkan diri, tunduk, patuh, dan taat. Sedangkan muslim yaitu orang yang telah menyatakan dirinya taat, menyerahkan diri, patuh, dan tunduk kepada Allah s.w.t - Terminilogo Secara istilah (terminologi), Islam berarti suatu nama bagi agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Allah kepada manusia melalui seorang rasul. Ajaran-ajaran yang dibawa oleh Islam merupakan ajaran manusia mengenai berbagai segi dari kehidupan manusia. Islam merupakan ajaran yang lengkap, menyeluruh dan sempurna yang mengatur tata cara kehidupan seorang muslim baik ketika beribadah maupun ketika berinteraksi dengan lingkungannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Islam adalah agama yang diturunkan Allah s.w.t. kepada manusia melalui rasul-rasul-nya, berisi hokum-hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah s.w.t., manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam semesta. Agama yang diturunkan Allah s.w.t. ke muka bumi sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w. itu agama Islam. Dalam surat Al-Imran ayat 19 Menjelaskan bahwa agama yang diterima oleh Allah s.w.t. hanyalah Islam. Arti dari ayat tersebut :

Sungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah dating pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-nya. (Q.S al-imran, 19) Agama Islam disetiap zaman mengajarkan aqidah yang sama, yaitu tauhid atau mengesakan Allah s.w.t. Letak perbedaan ajaran Islam dengan wahyu yang diterima Nabi adalah pada syariat yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan budaya dan kecerdasan umat pada saat itu. Hingga akhirnya Islam menjadi nama bagi satu-satunya agama, yaitu agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w. 1.2 KARAKTERISTIK AGAMA ISLAM Memahami karakteristik Islam sangat penting bagi setiap muslim, karena akan dapat menghasilkan pemahaman Islam yang komprehensif. Beberapa karakteristik agama Islam, yakni antara lain : 1. Rabbaniyah (Bersumber langsung dari Allah s.w.t) Islam merupakan manhaj Rabbani (konsep Allah s.w.t), baik dari aspek akidah, ibadah, akhlak, syariat, dan peraturannya semua bersumber dari Allah s.w.t 2. Insaniyah Alamiyah (humanisme yang bersifat universal) Islam merupakan petunjuk bagi seluruh manusia, bukan hanya untuk suatu kaum atau golongan. Hukum Islam bersifat universal, dan dapat diberlakukandi setiap bangsa dan negara. 3. Syamil Mutakamil (Integral menyeluruh dan sempurna) Islam membicarakan seluruh sisi kehidupan manusia, mulai dari yang masalah kecil sampai dengan masalah yang besar. 4. Al-Basathah (elastis, fleksibel, mudah) Islam adalah agama fitrah bagi manusia, oleh karena itu manusia niscaya akan mampu melaksanakan segala perintah-nya tanpa ada kesulitan, tetapi umumnya yang menjadikan sulit adalah manusia itu sendiri. 5. Al- Adalah (keadilan) Islam datang untuk mewujudkan keadilan yang sebenar-benarnya, untuk mewujudkan persaudaraan dan persamaan di

tengah-tengah kehidupan manusia, serta memelihara darah (jiwa), kehormatan, harta, dan akal manusia. 6. Keseimbangan (equilibrium, balans, moderat) Dalam ajaran Islam, terkandung ajaran yang senantiasa menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum, antara kebutuhan material dan spiritua serta antara dunia dan akhirat. 7. Perpaduan antara Keteguhan Prinsip dan Fleksibilitas Ciri khas agama Islam yang dimaksud adalah perpaduan antara hal-hal yang bersifat prinsip (tidak berubah oleh apapun) dan menerima perubahan sepanjang tidak menyimpang dari batas syariat. 8. Graduasi (berangsur-angsur/bertahap) Hukum atau ajaran-ajaran yang diberikan Allah kepada manusia diturunkan secara berangsur-angsur sesuai dengan fitrah manusia. Jadi tidak secara sekaligus atau radikal. 9. Argumentatif Filosofis Ajaran Islam bersifat argumentatif, tidak bersifat doktriner. Dengan demikian Al-Quran dalam menjelaskan setiap persoalan senantiasa diiringi dengan bukti-bukti atau keterangan-keterangan yang argumentatif dan dapat diterima dengan akal pikiran yang sehat (rasional religius). 1.3 FUNGSI, TUJUAN, DAN CITA-CITA Terlaksananya tujuan hidup manusia merupakan perwujudan diberlakukan nya fungsi-fungsi Islam dalam kehidupan manusida dan masyarakat yang beriman dan bertakwa. Oleh karena itu untuk memahami fungsi-fungsi atau kedudukan Islam dalam kehidupan, berikut ini penjelasannya : 1. Islam Sebagai Agama Allah Fungsi Islam sebagai agama Allah dinyatakan dalam predikatnya yaitu dienul haq (agama yang benar), dimana kehadiran dan kebenaran agama Islam nyata sepanjang zaman. Islam juga dinyatakan sebagai dinul khalis yang berarti kesucian dan kemurnian serta keaslian Islam terjaga sepanjang masa. 2. Islam sebagai Panggilan Allah. Allah memanggil orang yang beriman dan bertakwa kepada Islam dengan mengutus Rasul-Nya membawa Islam agar supaya disampaikan dan diajarkan kepada manusia. Oleh karena itu para

rasul dan para pengikut nya yang setia hanya mengajak manusia kepada Islam. 3. Islam sebagai Rumah yang Dibangun oleh Allah.Allah menjadikan Islam sebagai rumah yang disediakan bagi hamba-nya yang beriman dan bertakwa agar mereka hidup sebagai keluarga muslim. Dengan demikian Islam merupakan wadah yang mempersatukan orang yang beriman dan bertakwa dalam melaksanakan dan menegakkan agama Allah dalam kehidupan manusia dan masyarakat. 4. Islam Sebagai Jalan yang Lurus Orang yang beriman dan bertakwa yang memenuhi panggilan Allah kepada Islam, tetap dalam Islam melaksanakan ajaran Islam, karena mereka tahu dan mengerti bahwa Islam itu agama Allah. Merekalah yang sedang berjalan pada jalan Allah yaitu sirathal Mustaqim(jalan yang lurus). 5. Islam Sebagai Tali Allah Sebagai tali Allah, Islam merupakan pengikat yang mempersa- tukan orang yang beriman dan bertakwa dalam melaksanakan dan menegakkan agama Allah. 6. Islam Sebagai Sibgah Allah. Sibgah atau celupan yaitu zat pewarna yang memberikan warna bagi sesuatu yang dicelupkan. Dengan Islam, Allah bermaksud memberkan warna atau corak kepadapa manusia. Untuk mendapatkan corak atau warna tersebut adalah dengan jihad, mengerahkan segala kemampuan nya dalam melaksanakan agama Allah. Muslim yang tersibghah adalah Allah tetapkan sebagai saksi atas manusia dan yang sadar akan identitasnya serta tahu akan harga dirinya sebagai hamba Allah yang beriman dan bertakwa. 7. Islam Sebagai Bendera Allah. Islam sebagai bendera Allah di bumi. Bendera tersebut mesti dikibarkan setinggi tingginya, sehingga tampak berkibar menjulang tinggi di angkasa. Untuk mengibarkan atau menampakkan Islam, Allah mengutus Rasul-Nya dengan Alquran dan Islam, sehingga dengan demikian kekafiran dan kemusrikan akan dapat diatasi.

BAB II 2.1 KEDUDUKAN AGAMA ISLAM Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. adalah wahyu Allah s.w.t. yang terakhir untuk manusia. Agama islam yang diturunkan kepada nabinabi sebelumnya tidak selengkap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. Wahyu yang turun pada saati itu bersifat local untuk satu atau dua suku bangsa saja. Misalnya, wahyu yang turun kepada Nabi Musa hanya untuk Bani Israil saja. Sedangkan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w. bersifat universal, tidak hanya untuk orang Arab saja, tetapi untuk seluruh mausia dan alam semesta, sebagaimana firman Allah s.w.t. dalam surat Anbiya ayat 107 yang artinya : Tidaklah Kami utus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmatan bagi sekalian alam. (QS. Anbiya, 107) Wilfred Cantwell Smith mengatakan bahwa dibandingkan dengan agamaagama lain, terutama dengan agama wahyu sebelumnya yakni agama Yahudi dan Nasrani, agama Islam adalah sui generis (sesuai dengan wataknya, mempunyai corak dan sifat sendiri dalam jenisnya), karena dalam banyak hal agama Islam berbeda dengan agama lain (Ali, 2000:53). Kesempurnaan wahyu terakhir tersebut Allah s.w.t jelaskan di dalam surat Al-Maidah ayat 3 yang artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-ku dan telah Ku-ridhai Islam jadi agamamu. Originalitas agama Islam disbanding agama wahyu yang lain telah dibuktikan oleh Charles Adam yang mengatakan bawha Yahudi dan Nasrani tidak lagi dipandang sebagai agama wahyu murni karena telah mengalami perubahan, yaitu terdapatnya intervensi pemikiran manusia ke dalam kitab suci mereka. Dari sudut ketuhananya pun kedua agama tersebut ternyata tidak lagi menganut monoteisme mutlak, misalnya mnurut agama Nasrani Tuhan yang satu terdiri dari tiga oknum yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Roh kudus yang disebut trinitas. Sedangkan konsep keutuhan dalam Islam adalah tauhid atau monoteisme mutlak

dimana Tuhan itu Esa yang tidak terbagi-bagi. Jadi agama yang samawo murni sekarang ini hanyalah Islam (Ali, 2000: 73). Agama Islam adalah agama wahyu yang berdasarkan tauhid, berbeda dengan monoteisme. Tauhid atau keesaan Tuhan diketahui manusia berdasarkan kabar dari Tuhan sendiri melalui firman yang disampaikan kepada Rasul-Nya. Sedangkan monoteisme lahir dari perkembangan kepercayaan manusia terhadap Tuhan setelah melalui proses panjang pengalaman manusia dari dinamisme, animism, politisme dan akhirnya monoteisme. 2.2 RUANG LINGKUP ISLAM Ruang lingkup ajaran islam meliputi tiga bidang yaitu aqidah, syari ah dan akhlak a. Aqidah Aqidah arti bahasanya ikatan atau sangkutan. Bentuk jamaknya ialah aqa id. Arti aqidah menurut istilah ialah keyakinan hidup atau lebih khas lagi iman. Sesuai dengan maknanya ini yang disebut aqidah ialah bidang keimanan dalam islam dengan meliputi semua hal yang harus diyakini oleh seorang muslim/mukmin. Terutama sekali yang termasuk bidang aqidah ialah rukun iman yang enam, yaitu iman kepada Allah, kepada malaikat-malaikat-nya, kepada kitab-kitab-nya, kepada Rasul-rasul-Nya, kepada hari Akhir dan kepada qada dan qadar. b. Syari ah Syari ah arti bahasanya jalan, sedang arti istilahnya ialah peraturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan tiga pihak Tuhan, sesama manusia dan alam seluruhnya, peraturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan tuhan disebut ibadah, dan yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia dan alam seluruhnya disebut Muamalah. Rukun Islam yang lima yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji termasuk ibadah, yaitu ibadah dalam artinya yang khusus yang materi dan tata caranya telah ditentukan secara parmanen dan rinci dalam al-qur an dan sunnah Rasululah Saw. Selanjutnya muamalah dapat dirinci lagi, sehingga terdiri dari Munakahat (perkawinan), termasuk di dalamnya soal harta waris (faraidh) dan wasiat

Tijarah (hukum niaga) termasuk di dalamnya soal sewa-menyewa, utangpiutang, wakaf. Hudud dan jinayat keduanya merupakan hukum pidana islam Hudud ialah hukum bagi tindak kejahatan zina, tuduhan zina, merampok, mencuri dan minum-minuman keras. Sedangkan jinayat adalah hukum bagi tindakan kejahatan pembunuhan, melukai orang, memotong anggota, dan menghilangkan manfaat badan, dalam tinayat berlaku qishas yaitu hukum balas Khilafat (pemerintahan/politik islam) Jihad (perang), termasuk juga soal ghanimah (harta rampasan perang) dan tawanan). c. Akhlak/etika Akhlak adalah berasal dari bahasa Arab jamat dari khuluq yang artinya perangai atau tabiat. Sesuai dengan arti bahasa ini, maka akhlak adalah bagian ajaran islam yang mengatur tingkahlaku perangai manusia. Ibnu Maskawaih mendefenisikan akhlak dengan keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan fikiran.

BAB III 3.1 KESIMPULAN Dari penjelasan sebelumnya kita dapat menyimpulkan bahwa Islam merupakan agama yang palingp sempurna, seluruh tatanan kehidupan diatur didalamnya dengan berpedoman pada Al-Qur an dan ajarannya mencangkup 3 bidang yaitu aqidah, syari ah dan akhlak. Aqidah merupakan landasan bagi tegak berdirinya syariah dan akhlak adalah perilaku nyata pelaksanaan syariah

DAFTAR PUSTAKA Dosen Agama Islam Politeknik Negeri Jakarta. 2010. Pendidikan Agama Islam Untuk Politeknik Negeri Jakarta. Depok : Politeknik Negeri Jakarta http://www.scribd.com/doc/26513974/ruang-lingkup-ajaran-islam (16 Maret 2013, 14.30) http://fitriarahmana.blogspot.com/2011/03/pengertian-agama-islam-danruang.html (17 Maret 2013, 09.00) http://www.sarjanaku.com/2011/09/pendidikan-agama-islam-pengertian.html (17 Maret 2013, 09.15)