Modul ke: 01Fakultas Sekolah Pascasarjana MATA KULIAH : ENTREPRENEURSHIP AND INNOVATION MANAGEMENT BAHASAN - 1 : INTRODUCTION TO ENTREPRENEUR & ENTREPRENEURSHIP Dr. Singmin Johanes Lo, B.Sc.,M.Sc. Program Studi Magister Manajemen - Program Kelas Karyawan (PKK)
Asal kata ENTREPRENEURSHIP Kata ENTREPRENEURSHIP berasal dari Bahasa Perancis entrepreneur, yang dalam bahasa Inggris berarti go between, yaitu : Orang yang berani berusaha di antara, artinya sebagai agen yang mentransformasi sumberdaya ekonomi dan bisnis yang ada melalui proses pengambilan keputusan yang mendatangkan manfaat dan keuntungan - meskipun memiliki risiko rugi atau gagal. Hal. 2/20
Asal kata KEWIRAUSAHAAN Dalam Bahasa Indonesia kata Entrepreneurship diterjemahkan menjadi KEWIRAUSAHAN, berasal dari kata WIRA (Berani) dan USAHA (Bisnis). Jadi, secara singkat, arti : KEWIRAUSAHAAN = KEBERANIAN MENGELOLA BISNIS Hal. 3/20
Entrepreneur Operational Definition (Hisrich, et al. 2013) Entrepreneur An individual who takes initiative to bundle resources in innovative ways and is willing to bear the risk and/or uncertainty to act. Being an entrepreneur today : - Involves creation process. - Requires devotion of time and effort. - Involves rewards of being an entrepreneur. - Requires assumption of necessary risks. Hal. 4/20
Definisi Operasional Entrepreneur Adalah seni dan ilmu mengelola peluang-peluang ekonomi dan bisnis yang ada (atau yang diadakan) hingga memberikan manfaat dan nilai bagi : - diri-nya - para pemangku-kepentingan (stakeholders) - lingkungan (environment), - bangsa dan negara (people and nation), serta - kemanusiaan (humanity). Konsekuensinya : Jika tidak dapat memenuhi kriteria definisi di atas maka lebih tepat disebut sebagai : Opportunist (aji mumpung), Spekulator, Pemburu rente, dlsb., bukan Entrepreneur. E-Learning MM-UMB. Prepared by : Dr. Singmin Johanes Lo, B.Sc., M.Sc. Hal. 5/20
KONSEP DASAR ENTREPRENEURSHIP PELUANG KEBERANIAN PROSES (Metode, Modal, Manusia) OUTPUT (Manfaat & Nilai) Hal. 6/20
Contoh-Contoh Entrepreneur Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) misal, Pengusaha Bakso, Nasi Goreng, dll. Pengusaha Salon, Jahit, Sablon, dll. Pengusaha Toko Sembako, Kursus Keterampilan, Bengkel Las, Reparasi, dll. Perusahaan PD, NV, CV, PT., PT.(Tbk.). Perusahaan besar: Multinasional (MNC), Transnasional (TNC) KESAMAAN : ADA PELUANG, MULAI DARI KECIL, BERANI MENGAMBIL RISIKO, ULET DALAM BERPROSES, KEMUDIAN BERHASIL, BERKEMBANG, DAN BERLANJUT MENJADI BESAR DAN LANGGENG... Hal. 7/20
Asal Usul Entrepreneur A p a k a h E N T R E P R E N E U R D I L A H I R K A N? (M e m i I i k i B A K A T) a t a u D I B E N T U K? (M e l a l u i B E L A JA R) Hal. 8/20
Benarkah Entrepreneur Sukses (Mitos vs. Realitas) Karena : 1. Faktor nasib? 2. Faktor keturunan? 3. Adanya peluang yang bagus? 4. Memiliki modal (uang) besar? 5. Faktor bakat/telenta? Hal. 9/20
Entrepreneur perlu memiliki Modal : 1. Pengalaman 2. Ilmu & pengetahuan 3. Keterampilan 4. Keberanian bertindak 5. Jaringan relasi/kenalan 6. Dukungan keluarga & kerabat 7. Kreatifitas, inovasi, modifikasi 8. Ekuitas (uang/aset) Hal. 10/20
4 Unsur Entrepreneur Sukses (Lambing, P.A. & Kuehl, C.R.,1999) 1. Memiliki Kemampuan dalam : - mengenali peluang, kesempatan - mengelola bisnis, input, proses, output - menjual, memasarkan, merawat, dan membesarkan 2. Memiliki Keberanian dalam : - mengatasi ketakutan menjadi kekuatan - mengambil risiko dan mengatasinya - keluar dari daerah nyaman (the comfort zone) Hal. 11/20
4 Unsur Entrepreneur Sukses (Lambing, P.A. & Kuehl, C.R.,1999) 3. Memiliki Keteguhan hati : - Ulet, pantang menyerah, keimanan 4. Memiliki Kreatifitas, Inovasi, Modifikasi - Kreativitasi sebagai kemampuan untuk mencipta/mengadakan/membuat/menghasilkan sesuatu yang baru, yang tidak pernah ada sebelumnya. - Inovasi sebagai kemampuan untuk membuat sesuatu yang sudah ada menjadi baru dan memiliki nilai tambah (added value), tidak usang atau biasa-biasa saja. - Modifikasi sebagai kemampuan mengubah sesuatu yang ada menjadi sesuatu yang berbeda/berubah dari aslinya. Hal. 12/20
Entrepreneur perlu Membangun : Keterampilan : (Mintzberg H., 1980) - Teknis (Pengetahuan Produk/Jasa, Marketing, Produksi, Mutu, Keuangan, SDM, Bisnis, dll.) - Hubungan Manusia (Komunikasi, Sosial, Jaringan) - Konseptual (Manajemen, Strategi, Sistem ) Hal. 13/20
Entrepreneur perlu Membangun : Sikap Mental : (Winardi J., 2003) - Berani mengambil keputusan dan tindakan nyata. - Teguh, ulet, dan pantang menyerah. - Berinisiatif, kreatif, dan inovatif, - Terbuka, terus-menerus meningkatkan diri. Hal. 14/20
Daftar Pustaka: 1) Winardi, J. 2003. Enterpreneur & Enterpreneurship. Kencana, Jakarta 2) Hendro & Chandra, 2006. Handbook of Entrepreneurship. CLA Publishing, Bekasi. 3) Minkof, M. 2001. MBA Lecture on Entreprenurial. Hal. 15/20
Terima Kasih End of Lecture 1