Modul ke: Perkembangan Sepanjang Hayat Memahami Masa Perkembangan Dewasa Awal dalam Aspek Psikososial Fakultas PSIKOLOGI Hanifah, M.Psi, Psikolog Program Studi Psikologi http://mercubuana.ac.id
Masa Dewasa Bagi kebanyakan individu, menjadi orang dewasa melibatkan periode transisi yang panjang dan setiap fase perkembangannya menampilkan perubahan fisik, kognitif dan sosio-emosional
Masa Dewasa Pada masa dewasa awal, sebagian besar individu memperlihatkan lebih sedikit perubahan suasana hati dibandingkan ketika remaja ; mereka juga lebih bertanggung jawab dan lebih jarang berperilaku yang mengandung resiko
INTIMACY VERSUS ISOLATION Persoalan perkembangan yang penting perihal keintiman, menurut Erikson yang dibutuhkan adalah hubungan yang matang karena hal yang tidak mungkin apabila tidak ada hubungan tersebut Jenis hubungan yang dilihat dan dirasakan sebagai pengalaman pada masa kanak-kanak (termasuk didalamnya adalah pengalaman kekerasan) dapat memengaruhi individu untuk mendeskripsikan dan bersikap dalam suatu hubungan yang dikembangkan saat memasuki usia dewasa
INTIMACY VERSUS ISOLATION Erikson juga menyatakan bahwa perkembangan identitas yang sehat selama masa remaja merupakan perintis dari keintiman dalam hubungan yang romantis selama masa tumbuh dewasa Memiliki kemampuan untuk membangun keintiman sebenarnya merupakan tugas perkembangan dari dewasa awal akan tetapi hal tersebut mungkin tidak dapat terjadi apabila identitas tidak dapat dicapai pada usia remaja akhir
INTIMACY VERSUS ISOLATION Menurut Erikson, di awal masa dewasa, setelah individu berhasil mencapai identitas yang stabil, mereka memasuki tahap keenam yaitu intimacy versus isolation Keintiman atau kedekatan untuk berbagi dengan orang lain menjadi dasar yang kuat pada tahap perkembangan usia dewasa awal, sedangkan isolasi bisa menjadi bagian dari patologis
INTIMACY VERSUS ISOLATION Intimacy (keintiman) sebagai proses menemukan diri sendiri sekaligus peleburan diri sendiri di dalam diri orang lain ; keintiman juga membutuhkan komitmen terhadap orang lain Individu pada usia dewasa awal merupakan fase dimana individu menemukan teman dekat dan memasuki hubungan serius untuk menjalin komitmen Apabila seseorang gagal mengembangkan relasi yang intim di masa dewasa awal, maka ia akan mengalami isolasi
TAHAPAN USIA DESKRIPSI Mengeksplorasi hubungan secara personal dan siap berkomitmen dengan orang lain. Dewasa muda akan membangun keintiman Intimacy vs Isolation 20 hingga 40 tahun dengan dengan orang lain. Namun, apabila mengalami kekecewaan, individu tidak dapat menjalin hubungan dekat dengan orang lain bahkan merasa terisolasi
INTIMACY VERSUS ISOLATION Keintiman adalah perasaan emosi yang mengandung kehangatan, kedekatan dan berbagi dalam sebuah relasi Keintiman juga dapat diartikan kemampuan untuk berhubungan dengan seseorang (biasanya pada jenis kelamin yang berbeda) untuk saling memberi dan menerima dengan rasa bahagia dan peduli Komitmen berarti penilaian kognitif mengenai relasi meskipun relasi itu menghadapi masalah
Terkait dengan tahapan intimacy versus isolation, Erikson mempertanyakan bagaimana individu memilih teman hidupnya, bagaimana rasa cinta yang dimiliki dapat berkembang, dan bagaimana model dari kemampuan internal diri sendiri maupun dari orang lain yang sudah terbentuk sejak lahir dapat memengaruhi hubungan yang romantis Laki-laki lebih menekankan pada ketertarikan fisik dibandingkan perempuan Perempuan lebih menekankan pada potensi sumber daya dan status sosial pasangannya dibandingkan laki-laki
Pada awal perkenalan, status sosial-ekonomi, agama, dan hal yang paling disukai merupakan langkah pertama untuk melakukan seleksi dan menjadi dasar untuk memulai hubungan Individu akan lebih terbuka mengenai dirinya sendiri dan melihat kesamaan kualitas dalam diri pasangannya seperti nilai-nilai hidup, perilaku, keyakinan, dan sifat kepribadian Apabila melanjutkan hubungan untuk mencari kecocokan satu sama lain maka hubungan akan bertahan, apabila tidak ada lagi kecocokan hubungan akan berakhir
FRIENDSHIP Persahabatan sebagai hubungan timbal balik yang dapat berpengaruh terhadap keyakinan dan perilaku seseorang dengan yang lainnya dan kualitas persahabatan sebagai suatu kepuasan berasal dari hubungan tersebut Peran dan pengaruh dari teman-teman pada masa dewasa awal merupakan hal yang penting dari remaja akhir menuju pertengahan usia 20-an dan berlanjut menjadi sumber daya dukungan terbesar untuk melewati masa dewasa
FRIENDSHIP Persahabatan didominasi atas dasar perasaan dan juga berasaskan hubungan timbal balik serta keputusan Persahabatan berbeda dengan hubungan percintaan dimana mereka tidak melibatkan hubungan emosional secara intens dan melibatkan energi untuk melakukan kontak fisik secara langsung Memiliki hubungan persahabatan yang baik dapat membantu meningkatkan harga diri dan juga dapat membantu individu lebih mudah bersosialisasi ke dalam peran-peran baru ketika memasuki usia dewasa
FRIENDSHIP Individu cenderung memiliki banyak teman dan berkenalan dengan orang baru pada usia dewasa awal dibandingkan dengan periode usia setelahnya
FRIENDSHIP Perempuan cenderung menempatkan persahabatan pada posisi terbaik dibandingkan laki-laki dalam hubungan pertemanan yang lebih akrab
FRIENDSHIP Dibandingkan pria, wanita memiliki lebih banyak teman akrab dan persahabatan, lebih banyak membuka diri dan saling memberikan dukungan satu sama lain Dibandingkan wanita, pria cenderung kurang suka menceritakan kelemahannya ; pria juga menginginkan solusi praktis terhadap masalah yang mereka hadapi dibandingkan simpati Sahabat wanita cenderung tidak hanya bersifat luas namun juga dalam ; wanita menceritakan berbagai pengalaman, pikiran dan perasaan mereka Persahabatan pria cenderung lebih bersifat kompetitif dibandingkan wanita Ketika teman-teman wanita berkumpul bersama, mereka senang untuk bercerita Teman-teman pria lebih senang terlibat dalam satu aktivitas khususnya aktivitas di luar ruangan
FRIENDSHIP Persahabatan Antar Gender Keuntungan Masalah Memberikan lebih banyak kesempatan untuk mempelajari berbagai perasaan dan minat yang umum Terdapat perbedaan ekspektasi Memberikan kesempatan untuk mempelajari karakteristik yang dimiliki bersama maupun memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai keyakinan dan aktivitas yang bersifat tipikal untuk salah satu gender Adanya ketidakjelasan sehubungan dengan batasanbatasan seksual, dimana hal ini dapat menimbulkan ketegangan dan kebingungan
Terima Kasih Hanifah M.Psi, Psikolog