Modul ke: MARKETING PUBLIC RELATIONS Public Relations Work Closely With Marketing I Fakultas ILMU KOMUNIKASI Enjang Pera Irawan, S.Sos, M.I.Kom Program Studi HUMAS www.mercubuana.ac.id Pendahuluan Pembahasan Daftar Pustaka
Introduction
Brand Valuation Menurut ISO 10668, brand valuation merupakan "Aset tidak berwujud yang diakui sebagai properti sangat dihargai atau berharga. Bisa dibilang aset tidak berwujud yang paling berharga, namun paling sedikit dipahami. Aset itu adalah merek. Istilah 'merek' didefinisikan sebagai sesuatu yang tidak bisa diraba (intangible), misalnya nama, istilah, dan logo yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang dan membuat gambar khas dan asosiasi di benak pemangku kepentingan, sehingga menciptakan manfaat ekonomi bagi pemilik
Mempertahankan Valuation Brand 1 Optimisme dari Manajemen dalam meningkatkan reputasi serta kualitas produk dan perusahaan dimata konsumen 2 Manajemen isu dan Marketing support
Corporate Brand Corporate brand yaitu menggunakan nama perusahaan (baik perusahaan induk maupun anak perusahaan atau kantor cabang) sebagai brand produk
Corporate Brand PR Meminimalisir resiko melalui pengadopsian pendekatan lowprofile seperti permasalahan pada public goodwill, tekanan konsumen, serta hubungan industrial dan parlemen PR MENDORONG Perusahaan untuk konsisten pada aktivitas organisasi yang baik, serta responsive menghadapi kritikan dan cenderung beroperasi dengan dukungan public yang lebih besar BRAND BESAR Toyota Honda Intel Apple Dll Perusahaan-perusahaan yang memiliki orientasi pemasaran yang kuat, menempatkan posisi public relation branda tepat dibelakang brand mereka
Corporate Brand 1 2 Kekuatan brand tidaklah tetap, tetapi bisa naik dan turun Strategi, pemasaran dan promosi yang tepat, dapat mengubah suatu nama yang tidak disukai menjadi brand dengan ekuitas yang nyata 3 Brand harus didukung oleh reputasi Merek besar seperti Ford merupakan nama keluarga pendiri perusahaan, kemudian General Motors merupakan nama perusahaan. Keduanya dapat bekerja jika ada nilainilai brand dibalik sebuah nama, yang didukung dengan pemasaran dan promosi yang tepat serta penekanan yang tepat pada reputasi
Using The Corporate Brand to Build Confidence Kualitas produk/jasa Kepercayaan diri pada sebuah perusahaan salah satunya didukung oleh corporate brand yang kuat. Namun mengandalkan corporate brand saja tidaklah cukup. Maka harus didukung: Integritas /reputasi perusahaan Leadership Tidak hanya memikirkan keuntungan semata, tetapi memutuskan berbagai kebijakan yang memikirkan kesejahteraan pelanggan dan stakeholder nya dalam jangka panjang
Linking Corporate Values at Brand and Corporate Level Perusahaan yang memiliki reputasi baik, maka produk dan brand yang diproduksi akan lebih dipercaya oleh konsumen Produk dan brand yang berkualitas baik akan mempengaruhi reputasi perusahaan Reputasi perusahaan dan reputasi brand harus saling berbagi dan memperkuat. Hal ini dikarenakan keduanya saling mempengaruhi dan dipengaruhi
Linking Corporate Values at Brand and Corporate Level Contoh Kasus Reputasi dan brand perusahaan tentu tidak statis Reputasi dan brand perusahaan akan mengalami kenaikan dan penurunan Manajemen harus mengontrol kualitas dirinya, serta senantiasa meningkatkan kepuasan konsumen, oleh sebab itu reputasi harus dapat dikembangkan dari waktu ke waktu Reputasi dan brand tergantung pada kinerja perusahaan Tesco, sebuah grup supermarket, tumbuh dari kios pasar yang sederhana. Setelah lepas dari pendiri yang asli, Jack Cohen, perubahan kompetitif terjadi dengan strategi baru, melalui slogan (tagline) toko kelontong yang murah dan ceria. Seiring waktu, para manajer memindahkan Tesco secara perlahan dari toko kelontongan menjadi perusahaan grosir yang tidak hanya menjual dengan murah, tetapi juga mengedepankan kualitas dan nilai. Penelitian menunjukkan bahwa Tesco memiliki reputasi yang baik, dan dapat menyusul banyak pesaingnya. Reputasi ini sebagai faktor kunci dalam pergeseran pelanggan dari satu supermarket ke supermarket lainnya.
Linking Corporate Values at Brand and Corporate Level Pertimbangan konsumen dalam memilih Brand BRAND Didasarkan pada nilai tambah yang diberikan, janji yang dibuat, harapan konsumen terhadap penampilan brand tersebut, nilai ataupun perangkat tambahan lainnya yang menambah kualitas brand tersebut REPUTASI Tanggung jawab sosial perusahaan, kebijakan lingkungan, catatan kesehatan, keselamatan kerja dan sebagainya Ini merupakan bagian dari aspek reputasi perusahaan yang kadang kala juga berada di tingkat reputasi brand
Linking Corporate Values at Brand and Corporate Level Corporate Level ditentukan oleh PENINGKATAN Kualitas Brand dan Reputasi Perusahaan Kualitas Brand dan Reputasi Perusahaan PENURUNAN
Bibliography Fandy, Tjiptono. Brand Management & Strategy. Yogyakarta: Penerbit ANDI. 2005 Roger Haywood, Corporate Reputation, The Brand & The Bottom Line, 3 rd Edition, British Library Cataloguing-in-Publication Data, 2005 http://brandfinance.com/images/upload/is o_10668_overview.pdf
Terima Kasih Enjang Pera Irawan, S.Sos, M.I.Kom