IMPLEMENTASI PERHITUNGAN DETEKSI WAJAH MELALUI FACE RECOGNITION PADA MINIBOARD

dokumen-dokumen yang mirip
PERANCANGAN PENDETEKSI WAJAH DENGAN ALGORITMA LBP (LOCAL BINARY PATTERN) BERBASIS RASPBERRY PI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERANCANGAN dan REALISASI FACETRACKER WEBCAM MENGGUNAKAN METODE HAAR-LIKE FEATURE BERBASIS RASPBERRY PI 2

ABSTRAK REALISASI PENJEJAKAN WAJAH DAN OBJEK BUKAN WAJAH MENGGUNAKAN HAAR-LIKE FEATURES BERBASIS RASPBERRY PI 2

PERANCANGAN PERGERAKAN WEBCAM BERDASARKAN PERUBAHAN POSISI WAJAH MENGGUNAKAN METODE EIGENFACE BERBASIS RASPBERRY PI

Perancangan dan Penerapan Pengenalan Pola Tangan pada Sistem Home Automation Dengan Haar-Cascade Classifier

REALISASI SISTEM DETEKSI RASA KANTUK BERDASARKAN DURASI KEDIPAN MATA SECARA REAL TIME MENGGUNAKAN METODE VIOLA-JONES

REALISASI PERANGKAT LUNAK UNTUK IDENTIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR LOCAL LINE BINARY PATTERN (LLPB)

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II DASAR SISTEM ALAT BANTU SISTEM KEAMANAN PADA KASIR MINIMARKET. 2.1 Gambaran Alat

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Pengujian Pengenalan Wajah Menggunakan Raspberry Pi

VERIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FILTER GABOR ABSTRAK

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI PRINT-OUT BERWARNA MENGGUNAKAN MINI-PC

PERANCANGAN DAN REALISASI PENDETEKSI POSISI KEBERADAAN MANUSIA MENGGUNAKAN METODE DETEKSI GERAK DENGAN SENSOR WEBCAM

Rancang Bangun Prototipe Aplikasi Pengenalan Wajah untuk Sistem Absensi Alternatif dengan Metode Haar Like Feature dan Eigenface

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

IDENTIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN MODIFIED HAUSDORFF DISTANCE ABSTRAK

Elisabeth Patricia Chandra 1, Astri Novianty 2, Agung Nugroho Jati 3. Abstrak

APLIKASI KENDALI PENGAYUN BAYI OTOMATIS BERBASIS RASPBERRY PI

ANALISA DETEKSI KELOMPOK USIA DAN GENDER BERDASARKAN KONTUR WAJAH DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

RANCANG BANGUN SISTEM PELACAKAN OBJEK SECARA REAL TIME BERDASARKAN WARNA

BAB III PERANCANGAN. perancangan mekanik, perancangan hardware dan perancangan software.

REALISASI SISTEM PENJEJAKAN WAJAH DENGAN ALGORITMA FISHERFACE BERBASIS RASPBERRY PI ABSTRAK

ABSTRAK. Kata kunci: pengenalan wajah, perangkat keamanan, sistem benam. vi Universitas Kristen Maranatha

APLIKASI PENGENALAN WAJAH UNTUK VALIDASI PESERTA UJIAN ONLINE MENGGUNAKAN METODE HAAR CASCADE DAN EIGEN FACE VECTOR

BAB I PENDAHULUAN. telinga, wajah, infrared, gaya berjalan, geometri tangan, telapak tangan, retina,

SISTEM INTERAKSI MANUSIA DAN ROBOT MENGGUNAKAN DETEKSI WAJAH REAL TIME DENGAN METODE HAAR CASCADE CLASSIFIER UNTUK SALES PROMOTION ROBOT

SIMULASI DAN ANALISIS SISTEM PENGENALAN WAJAH TAMPAK SAMPING MENGGUNAKAN METODE LOCAL BINARY PATTERN (LBP)

Analisa Perbandingan Algoritma Histogram of Oriented Gradient (HOG) dan Gaussian Mixture Model (GMM) Dalam Mendeteksi Manusia

SISTEM KAMERA DENGAN PAN-TILT TRIPOD OTOMATIS UNTUK APLIKASI FOTOGRAFI

IDENTIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Servis/Media Tujuan. Prototype Sistem Keamanan Rumah. Aplikasi Perpustakaan Digital Online.

PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE TEMPLATE MATCHING SEBAGAI SISTEM STARTER SEPEDA MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16 Oleh : Margito Hermawan

COMPUTER VISION UNTUK PENGHITUNGAN JARAK OBYEK TERHADAP KAMERA

Realisasi Perangkat Color Object Tracking Menggunakan Raspberry Pi

PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN RASPBERRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE HISTOGRAM EQUALIZATION DAN IMAGE MATCHING

RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN DAN PENGENALAN OBJEK DALAM RUANGAN SEBAGAI PENGGANTI CCTV DENGAN MENGGUNAKAN RASPBERRY PI

APLIKASI PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN METODE EIGENFACE DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

REALISASI PERANGKAT LUNAK UNTUK MEMVERIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR LOCALITY PRESERVING PROJECTION

BAB 2 LANDASAN TEORI

SISTEM PELACAKAN WAJAH METODE HAAR

PERBANDINGAN TEKNIK SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM (SIFT)

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS SISTEM PENGENALAN WAJAH DALAM RUANGAN PADA VIDEO MENGGUNAKAN METODE LNMF DAN NMFsc

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGOLAHAN GAMBAR DETEKSI MANUSIA SEBAGAI MONITORING BENCANA BANJIR DENGAN BERBASIS RASPBERRY PI

BAB I PENDAHULUAN. dengan memanfaatkan ciri wajah yang telah tersimpan pada database atau wajah

IDENTIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR LOCAL BINARY PATTERN ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem Pakar (Expert System), Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network), Visi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Jones, kami membuat sebuah aplikasi sederhana, dengan spesifikasi perangkat lunak

BAB 1 PENDAHULUAN. keakuratan dari penglihatan mesin membuka bagian baru dari aplikasi komputer.

PENERAPAN GRABBER PADA OPTICAL FLOW UNTUK MENGGERAKKAN CURSOR MOUSE MENGGUNAKAN BOLPOIN

BAB II DASAR TEORI Gambar 2.1. Cubieboard2

Sistem Pengenal Wajah Manusia untuk Personalisasi Perintah pada Robot

LAPORAN PENELITIAN DOSEN MUDA. Sistem Identifikasi Teroris Dengan Pelacakan Dan Pengenalan Wajah

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

VERIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA PEMBULUH DARAH MENGGUNAKAN METODA PHASE ONLY CORRELATION ABSTRAK

APLIKASI WEBCAM UNTUK MENJEJAK PERGERAKAN MANUSIA DI DALAM RUANGAN

Prototype Pendeteksi Jumlah Orang Dalam Ruangan

Implementasi OpenCV pada Robot Humanoid Pemain Bola Berbasis Single Board Computer

REALISASI PENGUKUR TINGGI BADAN MANUSIA SECARA REALTIME BEBRBASIS WEBCAM

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Written by Mada Jimmy Monday, 24 August :40 - Last Updated Thursday, 18 November :51

MENENTUKAN KEPADATAN LALU LINTAS DENGAN PENGHITUNGAN JUMLAH KENDARAAN BERBASIS VIDEO PROCESSING

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

Pemanfaatan Raspberry Pi Sebagai Home Automation Server Menggunakan Kendali Perangkat Android

PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI RINTANGAN MENGGUNAKAN METODE HAAR-LIKE FEATURE PADA BRAIN-CONTROLLED WHEELCHAIR

PENGHITUNG JUMLAH MOBIL MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN INPUT VIDEO DIGITAL

BAB II LANDASAN TEORI. Kamera web (singkatan dari web dan camera) merupakan sebuah media

BAB II LANDASAN TEORI. Pengolahan Citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

PEMANFAATAAN BIOMETRIKA WAJAH PADA SISTEM PRESENSI MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

FACE TRACKING DAN DISTANCE ESTIMATION PADA REALTIME VIDEO MENGGUNAKAN 3D STEREO VISION CAMERA

BAB I PENDAHULUAN. mampu mengubah manusia, dari cara pandang seseorang atas sesuatu hingga cara

PENGENALAN WAJAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISCRIMINATIVE LOCAL DIFFERENCE PATTERNS

Display LCD. Menggunakan Arduino Uno MinSys

MENGENAL RASPBERRY PI

IDENTIFIKASI SESEORANG BERDASARKAN CITRA TELINGA DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMASI HOUGH ABSTRAK

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. implementasi dan evaluasi yang dilakukan terhadap perangkat keras dan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Pada bab 4 ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap sistem.

IMPLEMENTASI FACE IDENTIFICATION DAN FACE RECOGNITION PADA KAMERA PENGAWAS SEBAGAI PENDETEKSI BAHAYA

Secara garis besar, arsitektur sistem Real Time Auto Door-Lock terbagi menjadi 6 bagian, yaitu:

BAB 1 PENDAHULUAN. teknologi yang sangat penting adalah TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

PERANCANGAN PENDETEKSI KEDIPAN MATA UNTUK FUNGSI KLIK PADA MOUSE MELALUI KAMERA WEB ABSTRAK

IMPLEMENTASI PENTERJEMAH KODE ISYARAT TANGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DETEKSI TEPI PADA ARM 11 OK6410B

BAB I PENDAHULUAN. perumusan masalah, tujuan, pembatasan masalah, metodologi, dan sistematika

Pengembangan Sistem Identifikasi Telapak Tangan dengan Menggunakan Metode Filter Bank Gabor

BAB 2 LANDASAN TEORI. metode yang digunakan sebagai pengawasan kendaraan yang menggunakan pengenalan

PROTOTYPE PENGENALAN WAJAH MELALUI WEBCAM DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA PRICIPAL COMPONENT ALAYSIS (PCA) DAN LINIER DISCRIMINANT ANALYSIS (LDA)

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Transkripsi:

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 842 IMPLEMENTASI PERHITUNGAN DETEKSI WAJAH MELALUI FACE RECOGNITION PADA MINIBOARD IMPLEMENTATION OF FACE DETECTION CALCULATION THROUGH FACE RECOGNITION USING MINIBOARD Ahmad Salim Alfauzan 1, Astry Novianty 2, Anton Siswo Raharjo 3 1,2,3 Prodi S1 Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Telkom 1 ahmadalfauzan354@students.telkomuniversity.ac.id, 2 astrinov@telkomuniversity.ac.id, 3 raharjotelu@gmail.com Abstrak Wajah merupakan bagian depan dari kepala manusia yang terdiri dari rambut, dahi, bulu mata, hingga dagu. Wajah biasanya menunjukan ekspresi seseorang sesuai keadaan lingkungan yang ada disekitarnya. Wajah dapat menjadi identitas seseorang, karena tidak ada wajah yang serupa meskipun itu kembar. Hal ini membuat wajah dapat menjadi dasar sistem pendeteksi atau keamanan. Pada tugas akhir ini dibuat sebuah sistem pengenal yang memanfaatkan wajah sebagai inputannya. Sistem pendeteksi wajah ini mengimplementasikan program java pada Miniboard atau biasa disebut dengan single board. Cara kerja sistem deteksi wajah ini yaitu memproses beberapa gambar yang sudah didapat dari kamera secara realtime yang sudah terhubung pada miniboard. Sistem pendeteksi wajah ini bisa digunakan untuk mengumpulkan data trafik perusahaan pada pemasaran papan iklan, sistem presensi, sistem keamanan, penilaian dan lain-lain. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa alat yang digunakan menghasilkan performansi hingga 94% pada Raspberry dan 90% pada Odroid. Kata kunci: java, Miniboard, windows, single board Abstract The face is part of the front of the head human organ consisting of hair, forehead, eyelashes, up to his chin. Facial expressions usually indicate someone suitable environmental conditions around it. The face can be a person's identity because no similar faces even though it was a twin. This makes the face can be the basis of detection systems or security. In this final project created a facial recognition system that utilizes as input. The face detection system implements a Java program on Miniboard or commonly called the single board. How it works the face detection system that is processing some images that have been obtained from the camera in realtime which is already connected to the miniboard. The face detection system can be used to collect traffic data on the company's marketing billboard, presence systems, security systems, assessment, and others. From the test results, it can be concluded that the tool used to produce the performance of up to 94% on Raspberry and 90% in Odroid. Keywords: java, Miniboard, windows, single board 1. Pendahuluan Pada era informasi saat ini, segala aktifitas manusia sering ditangani oleh teknologi informasi. Perusahaan dan para pebisnis juga memanfaatkan perkembangan informasi tersebut dalam masalah pemasaran. Masalah pemasaran yang sering terjadi perusahan seperti kurang efektifnya pemasaran produk yang dikeluarkan dan jumlah orang yang melihat iklan produk tersebut. Teknologi pendeteksi wajah ini bisa memecahkan permasalah yang didapat perusahaan. Pendeteksian wajah (face detection) juga merupakan salah satu tahap awal yang sangat penting sebelum dilakukan proses pengenalan wajah (face recognition) [7]. Dengan teknologi tersebut bisa diterapkan dalam pengaplikasian untuk mendapat feedback yang baik sesuai kebutuhan. Dari hal-hal yang tertera diatas, penulis membuat tugas akhir dengan judul implementasi perhitungan deteksi wajah melalui

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 843 face recognition pada miniboard yang memanfaatkan sistem pendeteksi wajah. Miniboard atau single board yang digunakan merupakan sebuah mini kit yang dijadikan sebagai komputer mini, dengan adanya prosesor CPU, ARM, dual connector USB, dan miniboard bekerja pada OS linux debian [8]. Miniboard ini pun menggunakan daya listrik yang cukup rendah sekitar 5 volt ataupun setara dengan keluaran dari charger telepon genggam pada umumnya [9]. Penulis menggunakan miniboard yang beredar dikalangan pengguna teknologi, yaitu Raspberry Pi b+ dan Odroid Xu4. Miniboard yang digunakan bertujuan menjalankan proses aplikasi yang dirancang memanfaatkan gambar untuk mengetahui informasi gender. Gambar yang dimaksud pada alat ini yaitu, hasil pengambilan secara otomatis oleh kamera atau webcam dengan terkoneksi pada alat yang telah terpasang dipapan iklan. Sistem pengambilan gambar otomatis ini menggunakan algoritma haar cascade untuk mendeteksi sebuah wajah yang tertangkap oleh kamera. 2. Dasar Teori 2.1 Face Recognition Face recognition merupakan sebuah teknologi dari hasil proses komputer yang digunakan untuk mengidentifikasi wajah seseorang melalui visual yang tertangkap oleh kamera. Sistem ini merupakan sebuah tugas utama dari sistem penglihatan manusia yang dengan mudah dilakukan setiap hari, namun kemudahan ini masih sulit untuk sebuah alat yang ingin menyamai seperti kemudahan pada manusia. Pendeteksi wajah merupakan salah satu bentuk dari teknik pengolahan citra dengan mencocokkan bentuk wajah, tekstur wajah maupun banyak hal yang bisa diidentifikasi. Citra yang diartikan adalah sebuah gambar wajah seseorang yang berasal dari tangkapan webcam atau kamera. Secara matematis, citra merupakan fungsi kontinyu (continue) dengan intensitas cahaya pada bidang dua dimensi [8]. Adapun wajah merupakan bagian penting dari seseorang dan bagaimana seseorang mengenali orang tersebut. Kecuali dalam kasus kembar identik, wajah ini bisa dibilang karakteristik yang paling unik pada fisik seseorang. 2.2 Raspberry Pi Raspberry Pi adalah modul micro komputer yang mempunyai input output (I/O) seperti pada board microcontroller. Pada Raspberry Pi mempunyai port untuk display pada TV atau monitor pc dan port keyboard atau mouse [6]. Raspberry memiliki prosesor yang spesifikasi 700MHz ARM1176jzf-s core CPU. Ada 2 tipe dari Raspberry Pi yakni tipe A dan B. Pada system ini menggunakan Tipe B+ dengan RAM yang dimiliki sebesar 512 MB. Raspberry Pi menggunakan micro SD Card sebagai media penyimpanannya. Selain itu Raspberry juga dilengkapi 4 buah port USB dengan point 2.0, konektor ke monitor menggunakan HDMI, lalu untuk, Raspberry Pi ini dilengkapi dengan port ethernet. Pada Raspberry Pi tidak disediakan switch power. Port micro USB pada Raspberry Pi digunakan sebagai supply power, penggunaan micro USB dikarenakan murah dan mudah didapatkan. Raspberry Pi membutuhkan supply sebesar 5V dengan arus minimal 700mA untuk tipe B dan 500mA untuk tipe A [1]. 2.3 Odroid Pengoperasian sistem juga di jalankan pada Odroid Xu4. Yaitu sebuah mini computer seperti sistem embedded yang terdapat pada Raspberry Pi yang dilengkapi dengan kamera paralel kecepatan tinggi dan berbasis quad core. Pada odroid Xu4 memiliki prosesor yang spesifikasi 600MHz Lengan t628-mp6 Octa [3]. Pada sistem ini menggunakan odroid Xu4 dengan RAM yang dimiliki sebesar 2GB LPDDR3 SDRAM menggunakan micro SD Card atau emmc5.0 sebagai media penyimpanannya. Selain itu odroid Xu4 juga dilengkapi 1 buah port USB dengan point 2.0 dan 2 buah port USB dengan point 3.0, konektor ke monitor menggunakan HDMI, lalu untuk, odroid Xu4 ini dilengkapi dengan port Ethernet dan memiliki GPIO 30+12 GPIo. Pada odroid Xu4 disediakan switch power.

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 844 2.4 Haar Like Cascade Haar like Feature merupakan metode yang lazim digunakan dalam pendeteksian obyek. Nama Haar sendiri mengacu pada Haar Wavelet, sebuah fungsi matematika yang berbentuk kotak dan memiliki prinsip seperti pada fungsi Fourier [5]. Haar-like features merupakan rectangular features (fungsi persegi), yang memberikan indikasi secara spesifik pada sebuah gambar atau image. Prinsip Haar-like features adalah mengenali obyek berdasarkan nilai sederhana dari fitur tetapi bukan merupakan nilai piksel dari image obyek tersebut. Metode ini memiliki kelebihan yaitu komputasinya sangat cepat, karena hanya bergantung pada jumlah piksel dalam persegi bukan setiap nilai piksel dari sebuah image [4]. 2.5 OpenCV OpenCV adalah program open source berbasis c++ dan bisa juga berbasis python yang banyak digunakan sebagai program computer vision. Penerapan yang di lakukan dengan open source ini banyak terdapat di dunia robot atau dunia image processing. Seperti wajah manusia yang di deteksi oleh kamera atau webcam dan di lanjutkan dengan pemrosesan pada computer. Proses deteksi dan pengenalan wajah membutuhkan OpenCV sebagai program utama antara webcam dan pengolahnya, yaitu computer [2]. 3. Pembahasan 3.1 Deskripsi Sistem Pada penelitian tugas akhir mengikuti alur sistem seperti gambar berikut: Pengambilan Processing gambar secara gambar 1. dengan real time aplikasi Analisa performa hasil proses aplikasi Gambar 3.1 gambaran umum Sistem Pada Gambar 3.1 diatas merupakan gambaran umum sistem yang diimplementasikan pada alat. gambar diambil dari sebuah kamera atau webcam yang dipasang pada alat, dengan mengambil gambar seseorang yang mengidentifikasikan wajah sebagai indikasi alat untuk mengambil gambar secara langsung. hasil gambar dari sistem pengambilan digunakan sebagai input proses aplikasi yang sudah diimplementasikan pada alat. berfungsi menyimpulkan performa alat dari proses yang sudah dijalankan dan sudah terimplementasi. 3.2 Gambar Secara Real-time Pada bagian ini, gambar di ambil dari sebuah kamera atau webcame yang dipasang di alat dengan memfoto seseorang yang mengobjekkan pada wajah sebagai indikasi alat untuk memfoto secara langsung 3.3 Proses Pengambilan dengan Sistem Pada bagian ini, hasil gambar dari sistem pengambilan di gunakan sebagai input proses aplikasi yang sudah di implementasikan pada alat. proses ini berfungsi untuk mengetahui gender seseorang yang terdapat pada gambar tersebut.

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 845 start Gambar Proses haar cascade Terdeteksi wajah Gambar end Gambar 3.2 Flowchart pengambilan gambar 3.4 Analisis hasil proses Pada bagian ini, berfungsi menyimpulkan performa alat pada hasil dan proses yang sudah di jalankan dari aplikasi yang di implementasi pada alat. 4. Analisis Pada penelitian tugas akhir ini untuk mengukur seberapa akurat sistem deteksi yang dibuat dalam mengelompokkan dan mengklasifikasikan sekumpulan data yang belum memiliki label atau kelas akan menggunakan confusion matrix untuk menghitung tingkat accuracy, false positive rate, dan detection rate. Data yang diuji yaitu 295.722 data yang diuji menggunakan beberapa skenario. Hasil dapat dilihat pada grafik dibawah ini. Proses dilakukan dengan me-generated data dari ns-3 dan dipreprocessing dengan acuan fitur dari dataset KDDCup1999. Pada tahap pertama dalam pendeteksian adalah proses clustering, dan selanjutnya tahap klasifikasi dan pelabelan. Hasil akurasi yang didapat digambarkan oleh gambar 4.1 dan 4.2. Gambar 4.1 Grafik performansi Raspberry Pi

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 846 Dari gambar 4.5 disimpulkan bahwa semakin banyak gambar yang diposes pada raspberry semakin tinggi pemakaian perangkat pada alat mencapai 94%. Gambar 4.2 Grafik performansi Odroid Dari gambar 4.6 disimpulkan bahwa semakin banyak gambar yang diposes pada odroid semakin tinggi pemakaian perangkat pada alat mencapai 90%.Dari hasil diatas dapat diambil kesimpulan bahwa banyaknya data gambar mempengaruhi performa dari semua spesifikasi alat. Semakin banyak gambar yang dijalankan pada alat maka performa alat seperti CPU dan memori yang terpakai semakin meningkat walaupun hasilnya tidak stabil. Pada kondisi tertentu data gambar yang memiliki kecerahan yang kurang akan mengalami waktu yang lama untuk di olah dan performa yang dipakai lebih besar. 5. Kesimpulan dan Saran 5.1 Kesimpulan Dari hasil yang didapatkan pada penelitian ini, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : a) Alat yang diimplementasi sesuai spesifikassi untuk diimplementasikan pada program pendeteksian. b) Ketika pencahayaan tidak bisa diterima oleh kamera atau yg di sebut dengan backlight. Kamera tidak bisa mendeteksi apakah itu wajah atau bukan. Dibutuhkan tempat pemasangan yang sesuai agar kamera bisa menangkap gambar. c) Tingkat performansi alat yang sedang dijalankan program semakin lama berjalan maka semakin besar CPU yang dicapai sebesar 84% pada Raspberry dan 78% pada Odroid. 5.2 Saran Saran untuk penelitian selanjutnya adalah : a) Penelitian lebih lanjut pengambilan gambar wajah secara realtime dilakukan pada alat yang menggunakan spesifikasi lebih tinggi yaitu ram 2GB. b) Penelitian lanjutan melalui wajah bukan hanya penerapan untuk mengenali jenis kelamin, tetapi dapat diterapkan pada pendeteksian lain seperti golongan darah, terdapat gejala apa saja yang dialami dan hal yang lainnya. c) Penelitian lebih lanjut dapat digunakan pada perangkat mobile yang sering digunakan oleh masyarakat umum.

ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 847 d) Penelitian selanjutnya dilakukan pengambilan secara realtime dengan adanya database yang bertujuan untuk tidak ada pengambilan yang sama diwaktu yang sama. DAFTAR PUSTAKA [1] Decy, Iqbal, Galih, System monitoring parkir menggunakan Sensor Infrared berbasis Raspberry Pi, Indonesia: Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung, 2014. [2] Djoko Budiharto and Djoko Purwanto, Robot Vision Teknik membangun Robot Cerdas masa depan, Penerbit Andi, 2015. [3] Hardkernel. (2016, juni). Product. Diperoleh 20 Desember 2016, dari http: //www.hardkernel.com/main/products/prdt_info.php?g_code=g143452239825. [4] Haruno. (2015, September). Deteksi Obyek menggunakan Haar like Cascade Classifier. Diperoleh 20 desember 2016, dari http://jati.stta.ac.id/2015/09 /deteksi-obyekmenggunakan-haar-cascade.html. [5] Miky Kurniadi, Tracking Wajah Dengan Metode Haar Like Feature Menggunakan Webcam Statis, Indonesia: Sistem Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas, 2013. [6] Roxana, Perancangan Pendeteksi Wajah dengan Algoritma LBP (Local Binary Pattern) Berbasis Raspberry Pi - The Design of Face Detection with LBP (Local Binary Pattern) Based on Rasberry Pi, Indonesia: Universitas Kristen Maranatha, 2014. [7] Setyo and Agus, Sistem pendeteksi wajah manusia pada citra digital, Indonesia: pasca sarjana universitas gadjah mada, 2005. [8] Wahyu and Bon Maria, face tracker menggunakan metode Haar like Feature dan PID pada model simulasi, Indonesia: Teknik Elektro.Universitas Internasional Batam, 2012. [9] Wiranta and I made. (2014, Januari). Rancang Bangun Sistem Pengawas Ruangan Berbasis Mini Komputer Raspberry pi. Diperoleh 20 Desember 2016, dari http://digilib.its.ac.id/its- Undergraduate51101150007034/37383/ pendeteksi-wajah-pada-raspberry-pi.