PATOLOGI SERANGGA (BI5225) 1. Pendahuluan tjandra anggraeni 1
Patologi Serangga Adalah ilmu yang mempelajari penyakit karena patogen pada serangga. Mengapa harus dipelajari? Terutama untuk kepentingan manusia : apakah akan menyebabkan kerusakan atau menyebabkan keadaan menjadi tidak normal tjandra anggraeni 2
Secara umum : Penyakit pada Serangga dapat disebabkan oleh infeksi mikroorganisma (patogen) atau bukan oleh infeksi (non-patogen) seperti misalnya ketidakseimbangan metabolisme,abnormal genetika, fetal malformation, kekurangan makan, luka secara fisik maupun kimia, atau luka karena parasit atau predator. tjandra anggraeni 3
Malformation tjandra anggraeni 4
Malformation tjandra anggraeni 5
Abnormal tjandra anggraeni 6
Abnormal tjandra anggraeni 7
Patologi Serangga Berkaitan erat dengan mikrobiologi, awalnya pengamatan terhadap mikroorganisma non-patogen Selanjutnya digunakan untuk aplikasi di pertanian termasuk penelitianpenelitian non-target tjandra anggraeni 8
Hal yang dipelajari dalam Patologi Serangga Penyebab, gejala, gross pathology, histopathology, pathogenesis, epizootiology. tjandra anggraeni 9
Rational untuk Aplikasi Organisma penyebab penyakit yang menyerang serangga adalah organisma yang dapat digunakan sebagai "natural insecticides" untuk mengendalikan serangga hama sebagai pengganti insektisida kimia. tjandra anggraeni 10
Prinsip untuk Aplikasi Penggunaan organisma penyebab penyakit ini adalah alami, spesifik, dan aman bagi manusia, hewan domestik, dan tumbuhan. Selain itu juga aman bagi serangga non target lain seperti lebah, predator, parasitoid, organisma berguna lain. Patogen dapat diperbanyak secara massal dengan tehnik yang mudah dan cocok untuk negara berkembang yang perlu menekan pendanaan. tjandra anggraeni 11
Sejarah Singkat Penyakit pada ulat sutera (2700 SM) - Cina Penyakit pada lebah (384-322 SM) - Cina Laporan ilmiah ttg penyakit pada silkworm (Nysten, 1808) Europa Chapter pada buku ttg penyakit pada serangga (1826) Eksperimen Beauveria bassiana (1835-1836) Antara 1888-1931 banyak studi sukses mengenai jamur patogen pada serangga dsb. tjandra anggraeni 12
Penelitian Pioneer Agostino Bassi (1773-1856) membuktikan jamur parasit alami pada ulat sutera Louis Pasteur metoda praktis dalam memelihara ulat sutera agar tetap sehat Elie Metchnikoff mendemonstrasikan pengendalian serangga hama dengan menggunakan jamur tjandra anggraeni 13
Beberapa Capaian di Abad 20 Faktor Humoral (Attacin; Cecropin) Penemuan jamur patogen, microsporidia Aplikasi Bacillus thuringiensis untuk menghasilkan produk farmasi Mikroskop, komputer, elektroforesis, sekuens DNA tjandra anggraeni 14
Abad ke 21 Spesialisasi ilmu patologi serangga menjadi : biologi molekuler, virologi, bakteriologi, protozoologi, mikologi, nematologi Principles of Insect Pathology E A Steinhaus (1949) buku pertama tjandra anggraeni 15
Hal Penting dalam Patologi Serangga Epizootiology Menekankan studi di level populasi daripada individu Semua aspek yang berkaitan dengan hal tersebut perlu diperhatikan yaitu : agen penyebab infeksi, inang serangga, dan lingkungannya tjandra anggraeni 16
Lingkup Patologi Serangga Keanekaragaman serangga Jumlah serangga yg tidak terkendali Serangga yang menguntungkan dan yang merugikan Dukungan dari Virologi, bakteriologi, mikologi, protozoologi, nematologi, imunologi Patologi ~ latar belakang pengetahuan harus luas tjandra anggraeni 17
Kontribusi dari Patologi Serangga Biologi secara umum Pengobatan transmisi vektor, imuniti, proses infeksi, mutualisme (kesehatan) Pertanian peledakan hama (ekonomi) tjandra anggraeni 18
Kelompok Patogen Virus Bakteri Jamur Nematoda Protozoa tjandra anggraeni 19
Penyakit karena Virus & Nematoda pada Larva Nyamuk tjandra anggraeni 20
Penyakit karena Virus tjandra anggraeni 21
Penyakit karena Jamur Entomopatogen Beauveria bassiana (Ascomycota : Hypocreales) pada Belalang tjandra anggraeni 22
Kematian yang disebabkan oleh jamur Pandora neoaphidis (Zygomycota : Entomophtorales) pada Aphid, Myzus persicae tjandra anggraeni 23
Pengembangan insektisida mikroba meliputi tahapan : Isolasi awal Identifikasi dan evaluasi mikroba sebagai patogen di laboratorium Uji efikasi patogen serangga pada kondisi laboratorium dan lapangan Uji lapangan formulasi pestisida mikroba tjandra anggraeni 24
Sistematika pembelajaran : Anatomi dan fisiologi serangga Sistem pertahanan tubuh serangga Asosiasi serangga dengan mikroorganisma non-patogen Mikroorganisma penyebab penyakit serangga (bakteri, virus,jamur, protozoa, nematoda) Penggunaan mikroba untuk pengendalian serangga hama tjandra anggraeni 25
Minggu depan : Anatomi dan Fisiologi Serangga tjandra anggraeni 26