Bab 5 Kesimpulan dan Saran 5.1. Kesimpulan 1. Setelah diketahui rata-rata jumlah penduduk Nasional periode 2010-2018 sebanyak 251,739,392 jiwa, laju pertumbuhan penduduk nasional pertahun minimum sebesar 1.34% pertahun, jumlah penduduk rata-rata di Papua periode 2010-2018 sebanyak 3,274,496 jiwa, laju pertumbuhan penduduk Papua pertahun sebesar3.58% pertahun, jumlah penduduk di Kabupaten Biak 4.9% dari Papua dan Manokwari sebesar 1.7% dari Papua Luas wilayah Biak sebesar 2540 km2 dan Manokwaari sebesar 1448 km2. Data pertumbuhan minimum AMDK pertahun sebesar5% pertahun dan dikurangi dengan 26% penduduk miskin, maka pada tahun 2012-2018 proyeksi banyaknya permintaan air di Biak adalah 9.88-11.18 juta liter dan Manokwari 3.43-3.88 juta liter. Berdasarkan data penjualan Puroxa periode 2008-2012 dan proyeksi tingkat produksi Puroxa periode 2013-2018 sebesar10% untuk masingmasing Biak dan Manokwari,maka proyeksi tingkat penjualan 0.3-0.39 juta liter. 2. Analisis 5 Porter yang dapat dilihat pada tabel 4.12 (Ringkasan Analisis 5 Kekuatan Porter) menunjukkan bahwa analisis persaingan tinggi (kuat). CV. Dilatama Karya berbadan hukum Commanditaire Vennotschap (CV) dan sudah memiliki izin SIUP, SITU dan dokumen-dokumen penting lainnya untuk Jayapura, untuk pembukaan cabang di luar Jayapura (Biak dan Manokwari) tidak perlu mengurus SIUP karena berlaku disetiap daerah di seluruh Indonesia. Aspek Hukum layak dengan catatan CV. Dilatama Karya 127
128 harus mengurus SITU dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pembukaan cabang Biak dan Manokwari. CV. Dilatama Karya saat ini hanya mempunyai AMDAL untuk Jayapura, karena pembukaan cabang hanya bersifat distributor (tidak ada proses produksi yang menimbulkan polusi) jadi tidak perlu mengurus AMDAL untuk Biak dan Manokwari. Pada aspek politik, CV. Dilatama Karya ingin memanfaatkan keadaan politik yang terjadi dimana pada tahun 2015 mendatangakan ada kebijakan perdagangan bebas yang mengikut sertakan seluruh negara di ASEAN dan China, negara-negara luar dapat membuka bisnis di Indonesia namun dengan pajak yang lebih tinggi atau dengan kata lain akan sangat menguntungkan CV. Dilatama Karya selaku perusahaan lokal karena memiliki beban pajak yang lebih rendah, sehingga yang ditawarkan CV. Dilatama Karya pun akan lebih murah dibanding perusahaan sejenis dari luar negara Indonesia. 3. Analisis kelayakan aspek Keuangan dengan skenario pesimis, moderat dan optimis untuk cabang Biak dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp 3,488,797,138 Rp 7,875,725,882, nilai yang dihasilakan positif maka layak untuk semua skenario,internal Rate of Return(IRR) 53.92% - 75.71%, nilai yang dihasilkan diatas 12% atau IRR>12% (5% untuk tingkat pengembalian bunga dan 7% untuk prediksi inflasi) maka IRR kuat atau layak untuk semuas kenario, Profitability Indeks (PI) 2.85 kali 6.45 kali, hasil PI tersebut lebih besar dari 1 atau PI>1 maka layak untuk semua skenario, Payback Period (PP) rata-rata 3 tahun 40 bulan dan lama Payback Period di bawah lima tahun, maka layak untuk semua skenario
129 Analisis kelayakan keuangan dengan skenario pesimis, moderat, optimis untuk cabang Manokwari dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp 678,501,778 Rp 2,171,017,388 nilai yang dihasilakn positif maka NPV layak untuk semua skenario, Internal Rate of Return (IRR) 26.45% -- 42.27%, nilai yang dihasilkan diatas 12% atau IRR>12% (5% untuk tingkat pengembalian bunga dan 7% untuk prediksi inflasi) maka IRR kuat atau layak untuk semuas kenario, Profitability Index ( PI ) 0.58 kali 1.85 kali dimana saat menggunakan scenario pesimis hasil PI kurang dari 1 atau PI<1 tetapi menggunakan scenario moderat dan optimis hasilnya layak (PI>1) maka Profitbility Index di Manokwari layak dengan catatan. Payback period (PP) rata-rata 4 tahun 40 bulan di mana lamanya balik modal atau untung masih di bawah 5 tahun atau (PP<5) maka layak untuk semua skenario. 5.2. Saran Saran-saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (juga sebagai tambahan standarisasi bagi pembukaan cabang baru): 1. Disarankan produksi air di pabrik Jayapura untuk pengiriman ke Biak sebaiknya ditingkatkan karena jumlah penduduk di Biak lebih banyak dan luas wilayah Biak lebih besar disbanding Manokwari, sebaliknya untuk pengiriman ke Manokwari sebaiknya diturunkan karena jumlah penduduknya lebih sedikit dan luas wilayah lebih kecil. 2. Di sarankan apabila ingin menaikan harga sebaiknya melihat harga pesaing Rp-8,000 - Rp14,000 untuk galon 19 l, Puroxa masih aman di harga Rp 10,000.
130 Rp 17,000 RpRp 33,000 untuk harga kemasan gelas 240 ml perkarton, Puroxa masih aman di harga Rp 20,000. Rp 27,000 Rp 52,000, untuk harga kemasan botol 600 ml, Puroxa masih aman di harga Rp 32,000. Analaisis 5 Porter menunjukkan analisis Persaingan tinggi (kuat) maka untuk menghadapi hal tersebut harga jual AMDK Puroxa di Biak dan Manokwari gelas, botol, gallon, disamakan dengan harga Puroxa di Jayapura, gallon : sebesar 8.000/botol gallon 19L (disamakan dengan harga terendah pesaing di Biak dan Manokwari), sedangkan botol 29.000/karton 600 ml dan gelas : Rp18.000/karton 240 ml (mengikuti harga terendah ke dua di antara pesaing) karena penjualannya memprioritaskan eceran, gelas 240 ml dan botol 600 ml yang lebih sering dibeli oleh konsumen. Agar layak secara operasional CV. Dilatama Karya harus merekrut 15 orang untuk Biak dan 13 orang untuk Manokwari. Agar lebih efisien, sebaiknya menggunakan kapal kontainer karena bahan bakar lebih murah disbanding pesawat terbang sehingga biaya disribusi lebih murah. CV. Dilatama Karya sebaiknya menyiapkan tempat penyimpanan barang di Biak dan Manokwari berupa gudang penyimpanan dan fasilitas tertentu senilai Rp1,162,100,000 dengan biaya operasional pertahun 479,2000,000 pada tahun pertama. 3. Disarankan apabila ingin memilih sebaiknya dari rencana pembukaan cabang Biak dan Manokwari ini, CV Dilatama Karya memilih Biak untuk melakukan ekspansi, karena dari perhitungan scenario pesimis, moderat dan optimis menunjukkan bahwa nilai Net Present Value (NPV), Internal
131 Rate of Return (IRR), Profitability Index (PP), Payback Period (PP) di Biak lebih baik atau tingkat kelayakannya berada jauh diatas Manokwari (berdasarkan skenario). Maka expansi ke Biak lebih di rekomendasikan.