KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB V PEMBAHASAN. verifikasi atau pengecekan data diperoleh jenis-jenis kesalahan yang. prisma dan limas beserta penyebabnya adalah sebagai berikut.

BAB V PEMBAHASAN. A. Pembahasan

MakALAH TEOREMA PYTHAGORAS

TABEL ANALISIS HASIL IMPLEMENTASI DESAIN DIDAKTIS AWAL

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan memiliki peran penting yaitu sebagai proses untuk

BAB V PEMBAHASAN DAN DISKUSI HASIL PENELITIAN. bab ini akan dikemukakan pembahasan dan diskusi hasil penelitian yang menyangkut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Matematika salah satu cabang ilmu pengetahuan yang sudah

09. Mata Pelajaran Matematika A. Latar Belakang B. Tujuan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. cukup menjadi alasan, sebab matematika selalu diajarkan di setiap jenjang

Tugas Matakuliah Pengembangan Pembelajaran Matematika SD. Dosen Pengampu Mohammad Faizal Amir, M.Pd. S-1 PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

KTSP Perangkat Pembelajaran SMP/MTs, KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Mapel Matematika kls VII s/d IX. 1-2

BAB I PENDAHULUAN. diantaranya aljabar, geometri, kalkulus, statistika, dll. Bangun ruang sisi

BAB I PENDAHULUAN. dan kemajuan yang sangat pesat. Para ahli psikologi pendidikan. yang telah melalui bermacam penelitiannya. Para ahli pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu aspek dalam kehidupan yang memegang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Rianti Aprilia, 2015

BAB IV HASIL PENELITIAN. Tabel 4 Hasil Pekerjaan Siswa

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MATERI TRIGONOMETRI

42. Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunanetra (SMPLB A)

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan rumusan masalah dan hasil penelitian yang telah dibahas

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

SILABUS. Standar Kompetensi : 1. Melakukan pengerjaan hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah. 1.2 Menggunakan. pengerjaan hitung bilangan

ANALISIS KESALAHAN LATIHAN SOAL MATEMATIKA MENCARI LUAS BANGUN DATAR SEGITIGA PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR

22. MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)

PANDUAN MATERI UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN

TEKNIK BUKTI: I Drs. C. Jacob, M.Pd

BAB I PENDAHULUAN. kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu pemahaman siswa

BAB 2 KAJIAN PUSTAKA

PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Learning Obstacle pada Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan

43. Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunarungu (SMPLB B)

MENEMUKAN KONSEP LUAS TRAPESIUM DENGAN PENDEKATAN PERSEGI PANJANG DAN SEGITIGA Oleh:

Membaca mengenai berbagai ekspresi yang dapat diubah menjadi persamaan kuadrat, strategi untuk menyelesaikan

PEMBELAJARAN OPERASI PADA BENTUK ALJABAR MENGGUNAKAN MODEL PERSEGI PANJANG DENGAN PENEMUAN TERBIMBING DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Geometri I. Garis m dikatakan sejajar dengan garis k, jika kedua garis terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tidak berpotongan

PENGANTAR KALKULUS PEUBAH BANYAK. 1. Pengertian Vektor pada Bidang Datar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : 2 x 40 menit (satu kali pertemuan)

PENJABARAN KISI-KISI UJIAN NASIONAL BERDASARKAN PERMENDIKNAS NOMOR 75 TAHUN SKL Kemampuan yang diuji Alternatif Indikator SKL

BAB V PEMBAHASAN. Setelah melakukan analisis data hasil penelitian, selanjutnya peneliti dapat

KISI KISI SOAL TES DIAGNOSTIK MATERI PELAJARAN TEOREMA PYTHAGORAS

Titik yang memiliki koordinat (5,7) ditunjukkan oleh huruf...

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PROGRAM TAHUNAN MATA PELAJARAN : MATEMATIKA Kelas : VIII ( Delapan ) Tahun Pelajaran : 2013 / 2014

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Miftahul Hidayah, 2013

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Hasil Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bilangan, (b) aljabar, (c) geometri dan pengukuran, (d) statistika dan peluang

IDENTIFIKASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DI SMA ( STUDI KASUS SMA N. 11 KOTA JAMBI )

KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA GAYA KOGNITIF REFLEKTIF-IMPULSIF DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN-ENDED

MATERI PELAJARAN MATEMATIKA SMA KELAS X BAB I: BENTUK PANGKAT, AKAR, DAN LOGARITMA. 1.1 Pangkat Bulat. A. Pangkat Bulat Positif

PROGRAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR KELAS II SEMESTER 2

DAFTAR ISI PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMAKASIH... ABSTRAK... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

41. Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

PEMANTAPAN MATERI UAN SMP/MTs. Oleh: Dr. Rizky Rosjanuardi, M.Si. Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI Bandung

Pernyataan ini juga di ungkapkan oleh Bambang R (dalam Rbaryans, 2007) yang menyatakan bahwa :

PELATIHAN TES POTENSI AKADEMIK (TPA) Yogyakarta, 11 Maret 2009

BAB IV DESKRPSI DAN ANALISIS DATA. sebelumnya, maka untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut dilakukan

MATEMATIKA untuk SD dan MI Kelas III

PROGRAM TAHUNAN. A. PERHITUNGAN ALOKASI WAKTU I. Banyaknya pekan yang tersedia II. Banyaknya Pekan Yang Tidak Efektif

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Melalui kegiatan ini, aspek-aspek kemampuan pemecahan masalah sangat penting

MAKALAH. GEOMETRI BIDANG Oleh Asmadi STKIP Muhammadiyah Pagaralam

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH

BAB I PENDAHULUAN. dituntut memiliki daya nalar kreatif dan keterampilan tinggi.

BAB II KAJIAN TEORITIK. 1. Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal

BAB IV HASIL PENELITIAN

I. PENDAHULUAN. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang secara pesat sehingga cara berpikir

METODA PEMBUKTIAN DALAM MATEMATIKA

*Keperluan Korespondensi: ,

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dikerjakan untuk menyelesaikannya. Menurut Shadiq (2004) Suatu

POKOK BAHASAN. Matematika Lanjut 2 Sistem Informasi

Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Geometri Analitik Bidang Materi Garis Dan Lingkaran

Kegiatan Belajar 1 HAKIKAT MATEMATIKA

ANALISIS KESULITAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI YANG BERKAITAN DENGAN JARAK

SD kelas 6 - MATEMATIKA BAB 11. BIDANG DATARLatihan Soal 11.1

ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR II (TEORI GELANGGANG)

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Intan Cahyaningrum, 2015

Senada dengan standar isi dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006, The National Council of Teachers of Mathematics

BAB V PENUTUP A. Simpulan

Transkripsi:

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian mengenai kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar yang ditinjau berdasarkan minat belajar siswa, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar ditinjau dari minat belajar, adalah: a. Minat Belajar Rendah ii. Kesalahan menerjemahkan informasi. i iv. Kesalahan manipulasi secara matematis. v. Kesalahan memilih langkah penyelesaian. b. Minat Belajar Sedang iv. Kesalahan dalam operasi hitung. c. Minat Belajar Tinggi i. Kesalahan menerjemahkan informasi. iv. Kesalahan memilih langkah penyelesaian. 84

85 2. Penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar ditinjau dari minat belajar, sebagai berikut: a. Minat Belajar Rendah Siswa tidak memahami apa yang dimaksud di dalam soal, yaitu tidak memahami informasi yang ada dan apa yang ditanyakan. ii. Kesalahan menerjemahkan informasi. 1) Tidak memahami informasi yang ada di soal mengenai tinggi trapesium siku-siku dan perbandingan dua sisi sejajar trapesium. 2) Kurang teliti dalam membaca soal. 3) Terburu-buru dalam menjawab soal. i 1) Tidak memahami penerapan konsep fungsi kuadrat. 2) Hanya asal menjawab. iv. Kesalahan manipulasi secara matematis. 1) Tidak memahami konsep penyelesaikan persamaan kuadrat. 2) Terpaku pada menghafal rumus. v. Kesalahan memilih langkah penyelesaian. 1) Terkecoh dengan nilai perbandingan sisi segitiga siku-siku yang memenuhi Teorema Phytagoras. 2) Hanya asal menjawab. 3) Tidak memahami penerapan konsep fungsi kuadrat.

86 b. Minat Belajar Sedang Subyek tidak memahami konsep perbandingan nilai yang ada di dalam soal, yaitu perbandingan nilai sisi-sisi sejajar trapesium. 1) Bingung dan ragu-ragu ketika menjawab. 2) Kurang teliti dalam menjawab. 3) Tidak memahami penerapan konsep fungsi kuadrat. 1) Tidak memahami konsep pemfaktoran persamaan kuadrat. 2) Tidak memahami konsep penyelesaian persamaan kuadrat. 3) Tidak memahami konsep operasi perkalian bersifat distributif iv. Kesalahan dalam operasi hitung. Kurang teliti saat melakukan operasi hitung perkalian. c. Minat Belajar Tinggi i. Kesalahan menerjemahkan informasi. Tidak memahami konsep perbandingan nilai, yaitu perbandingan nilai dua sisi sejajar trapesium. 1) Tidak memahami konsep fungsi kuadrat. 2) Terpaku pada bentuk umum persamaan kuadrat. Kurang teliti dan ragu-ragu dalam menyelesaikan persamaan kuadrat dan operasi perkalian bersifat commit distributif. to user

87 iv. Kesalahan memilih langkah penyelesaian. 1) Tidak membaca soal dengan teliti. 2) Terpaku pada rumus luas trapesium. 3. Alternatif solusi yang dapat digunakan untuk meminimalisasi kesalahankesalahan yang dikukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar ditinjau dari minat belajar siswa, antara lain: a. Aspek Matematis i. Peningkatan intensitas latihan mengerjakan soal pada materi penerapan persamaan dan fungsi kuadrat. ii. Pendalaman materi pokok dalam hal ini materi persamaan dan fungsi kuadrat serta materi prasyarat seperti aljabar dan geometri. b. Aspek Pembelajaran Penerapan metode pembelajaran partisipatif, salah satunya dengan metode True False. c. Aspek Minat Belajar Peningkatan minat belajar setiap siswa terhadap matematika dan pembelajaran. B. Implikasi Berdasarkan hasil penelitian yang telah disebutkan pada bab lima bagian kesimpulan, diperoleh jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar ditinjau dari minat belajar matematika serta penyebab-penyebabnya. Kesalahan-kesalahan dan penyebabnya tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi guru untuk mengupayakan pemecahan masalah yang dialami siswa, terutama dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar. Dengan hasil penelitian yang diperoleh juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi guru untuk merencanakan kegiatan pembelajaran untuk mengantisipasi

88 permasalahan yang ada sehingga dapat meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang kemungkinan akan dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan fungsi kuadrat yang berkaitan dengan bangun datar serta untuk meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran matematika dengan pembelajaran yang lebih partisipatif. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa juga dapat dijadikan gambaran seberapa jauh tingkat pemahaman dan kemampuan siswa terhadap materi penerapan persamaan dan fungsi kuadrat. Dengan diketahuinya tingkat pemahaman dan kemampuan siswa, guru dapat mengetahui pula apa saja yang dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan yang dialami siswa khususnya pada materi penerapan persamaan dan fungsi kuadrat. Kesalaha-kesalahan yang dilakukan siswa juga dapat dijadikan bahan belajar bagi siswa sehingga dapat meminimalisasi kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan matematika, khususnya pada materi penerapan persamaan dan fungsi kuadrat. Terkait minat belajar siswa, dengan hasil penelitian yang diperoleh tersebut dapat dijadikan pemicu siswa untuk dapat meningkatkan minat belajarnya terhadap matematika. C. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah disebutkan pada bagian kesimpulan, dapat dikemukakan saran dalam mengatasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan fungsi kuadrat sebagai berikut: 1. Bagi Siswa a. Siswa sebaiknya tidak hanya menghafal rumus tetapi juga memahami konsep penggunaannya. b. Siswa sebaiknya rutin melakukan latihan mengerjakan soal dengan berulang-ulang membaca soal untuk memahami apa yang dimaksud dalam soal.

89 c. Siswa sebaiknya terus meningkatkan minat belajar dengan rutin belajar untuk dapat menguasai materi pendukung dan materi pokok yang dipelajari. 2. Bagi Guru a. Guru sebaiknya tidak hanya mengajarkan siswa untuk menyelesaikan soal sesuai prosedur yang ada tetapi juga mengajarkan siswa untuk memahami konsep dari materi yang dipelajari sehingga kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal dapat dikurangi. b. Guru sebaiknya selalu mengingatkan siswa untuk lebih teliti dan tidak tergesa-gesa dalam mengerjakan soal sehingga siswa bisa lebih fokus dan lebih berkurang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. c. Guru sebaiknya menyampaikan materi dengan penyajian materi yang lebih menarik sehingga mahasiswa dapat termotivasi untuk memperhatikan proses pembelajaran. 3. Bagi Peneliti Penelitian ini masih bisa dikembangkan dan diperdalam lagi dengan memperbanyak referensi teori, memperpanjang waktu pelaksanaan penelitian, menggunakan metode-metode penelitian yang baru dan bervariasi, dan juga menambah jumlah subyek penelitian sehingga hasil yang didapat bisa lebih baik dan mengena sasaran. Selain itu, bisa juga dipilih materi matematika lainnya untuk dianalisis kesalahan-kesalahannya.