INFRASTRUKTUR WAREHOUSE

dokumen-dokumen yang mirip
INFRASTRUKTUR WAREHOUSE KATEGORI INFRASTRUKTUR DW

Tugas. Data Warehouse. Arsitektur Data Warehouse

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Parallel Database. by: Ahmad Syauqi Ahsan

Disusun Oleh: Agenda. Terminologi Klasifikasi Flynn Komputer MIMD. Time Sharing Kesimpulan

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

Bab I Pengenalan Sistem Operasi. Apa yang dimaksud Sistem Operasi?

MEMBANGUN DATA WAREHOUSE

SISTEM OPERASI. Belajar SO?

BAB II LANDASAN TEORI

Bab 2 Tinjauan Pustaka

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dirancang maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan data. tahapan implementasi dan waktu yang dibutuhkan:

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C

[Data Warehouse] [6/C2 & 6/D2]

Middleware Sebagai Jembatan Platform yang berbeda. Budi Susanto

Bermain dengan Infrastruktur Virtual : VMware vsphere (Tulisan Pertama)

BAB 2 LANDASAN TEORI. menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat

PERANGKAT LUNAK KOMPUTER

ARSITEKTUR NETWORKING CLIENT

PAPER MULTIPROCESSOR

Bermain dengan Infrastruktur Virtual : VMware vsphere (Tulisan Pertama)

BAB II LANDASAN TEORI. Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple,

Arsitektur Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

Sistem terdistribusi. Albertus dwi yoga widiantoro, M.Kom

Sistem Basis Data. Sebuah sistem yang memiliki fungsi utama untuk mengelola data dan menyediakan data tersebut jika dibutuhkan

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

PENGENALAN MySQL. Riana Sepriyanti. Abstrak. Pendahuluan.

Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan

Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

Pengantar Sistem Terdistribusi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

ARSITEKTUR KOMPUTER. Satu CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau menyimpan data satu persatu.

Urutan instruksi yang akan dieksekusi oleh hardware untuk melakukan tugas tertentu

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Arsitektur Komputer. Dua element utama pd sistem komputer konvensional: Memory Processor

BAB II DASAR TEORI 2.1. Pengenalan Sistem Operasi Linux 2.2. Dasar Sistem Cluster

DATA WAREHOUSING AND ONLINE ANALYTICAL PROCESSING (OLAP)

KAPITA SELEKTA. SensorBus: Middleware for Internet of Things OLEH : EKA FASILAH PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER

BAB I PENDAHULUAN. seiring perkembangan teknologi mikroprosesor, proses komputasi kini dapat

perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Firewall : Suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan atau organisasi dalam menentukan kebijakan-kebijakan strategis

DATABASE MANAGEMENT SYSTEM

Selayang pandang ORACLE. Budi S

ANALISIS UNJUK KERJA KOMPUTASI DISTRIBUTED SHARED MEMORY PADA SISTEM CLUSTER KOMPUTER PERSONAL

Penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Tujuan Utama Untuk meningkatkan performa komputasi.

Model arsitektur Terdistribusi

CLUSTER. Kategori Cluster Computing

Kontrak Kuliah. Arsitektur Sistem Basis Data. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Pemrosesan Paralel. Haddad Sammir, M.Kom. Arsitektur Memori Komputer Paralel. March 4, 2015

TUGAS SITEM OPERASI. Nama dan N.P.M: 1.Frahma Yayang Hangga Putra

Praktikum Sistem Basis Data. MySQL. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom

Beberapa Bentuk Konfigurasi Sistem

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2005/ 2006

Pengenalan Komunikasi Data

Sumber Daya Informatika Kesehatan. Surahyo Sumarsono

Model Pemrograman Paralel

Cloud Computing Windows Azure

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

Kebutuhan pengolahan paralel

Data Warehouse, Data Mart, OLAP, dan Data Mining CHAPTER 6

Big Data dengan Hadoop Oleh : Agus Priyanto, M.Kom

Sistem Terdistribusi. Sistem Operasi Terdistribusi oleh : Musayyanah, S.ST, MT

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

BAB 1 PENDAHULUAN. kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan

Thread, SMP, dan Microkernel (P ( e P rtemuan ua ke-6) 6 Agustus 2014

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

FILE SERVICE DAN NAME SERVICE

Dasar Dasar Intelijen Bisnis: Database dan Manajemen Informasi

Pengenalan Basis Data (lanjutan)

Analisis Perbandingan Performansi Server VoIP. berbasis Parallel Processing

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

CLUSTER COMPUTING. Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

Heru Lestiawan, M.Kom

Contoh diatas merupakan aplikasi yang menggunakan server sebagai temapat penyimpanannya dan client sebagai tempat input data atau proses lainnya.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Pemahaman mengenai Model arsitektur SisTer Mengetahui Sudut pandang logis Arsitektur Sistem Tersebar. Memahami model Arsitektur sistem

M. Choirul Amri

PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA

TEKNOLOGI KOMPUTER. Pendahuluan. Perangkat Keras Komputer

PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER

IT Infrastructure and Emerging Technologies

PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER

TUGAS TELEMATIKA KOLABORASI DAN ARSITEKTUR CLIENT SERVER KELOMPOK 4: Amal Fajrin ( ) Suhartini ( ) Tri Fitriah ( )

Bab II Landasan Teori

PROSES EXTRACT, TRANSFORM DAN LOAD PADA DATA WAREHOUSE

Sistem Terdistribusi Penanganan Proses

PENGENALAN DB2. 1. PENGERTIAN DB2 RDBMS yang memungkinkan user menggunakan perintah-perintah SQL terhadap basis data relasional.

6.2 Pendekatan Database Untuk Pengelolaan Data

Transkripsi:

INFRASTRUKTUR WAREHOUSE

KATEGORI INFRASTRUKTUR Infrastruktur opersional Infrastruktur fisik

Infrastruktur Operasional Orang-orang Prosedur Pelatihan Manajemen perangkat lunak

Infrastruktur Fisik Hardware Operating sistem DBMS Network Software

Hardware dan sistem operasi Perangkas keras dan sistem operasi menyusun lingkungan untuk datawarehouse Semua penyaringan data, transformasi, integrasi, dan penjadwalan kerja yang dijalankan pada hardware yang terpilih dibawah sistem operasi pilihan

Point Penting dalam memilih Hardware Skalabilitas Support Vendor reference Stabilitas vendor Keaman Keandalan/realiability Availability/ketersediaan Preemptive multitasking Gunakan pendekatan multithreaded Protection memori

Pilihan Umum Hardware Mainframe Server Open System NT Server

Mainframe Hardware teruji kemampuannya Dirancnag untuk OLTP dan bukan untuk aplikasi pendukung keputusan Tidak hemat biaya untuk datawarehouse

Server open Sytem Server UNIX, pilihan medium untk kebanyakan data warehouse Biasanya sempurna Sesuai untuk pengolahan paralel

NT Server Mendukung data warehouse ukuran menegah Kemampuan proses paralel yang terbatas Hemat biaya untuk data warehouse kecil dan ukuran menengah

Pilihan Platform Suatu platform komputasi adalah satuan komponen perangkat keras, sistem operasi, jaringan, dan jaringan perangkat lunak

Single Platform Ini merupakan pilihan yang paling paling sederhana dan secara langsung untuk implementasi arsitektur data warehouse. Dalam pilihan ini, semua fungsi dari backend penyaringan data pada front- end pengolahan query dilakukan pada komputasi platform tunggal

Hybrid Platform Pilihan Platform selain Single Platform Option

PERANGKAT KERAS SERVER

Ciri ciri : Symmetric Multiprocessing suatu arsitektur yang shared-everything, Mesin olah paralel yang paling sederhana Masing-Masing processor mempunyai akses penuh kepada memori secara bersama melalui suatu umum bus. Komunikasi antara processor terjadi melalui memori umum Disk dapat dikontrol oleh semua procesor

Clusters Ciri ciri : Masing-Masing node terdiri dari satu atau lebih processor dan berhubungan dengan memori Memori tidak shared di antara node tapi shared hanya di dalam masing-masing node Komunikasi terjadi dalam kecepatan tinggi Masing-Masing node mempunyai akses umum ke setiap disk Arsitektur ini adalah suatu cluster dari node

Ciri ciri : Massively Parallel Processing Ini adalah suatu arsitektur yang shared-nothing Arsitektur ini lebih terkait dengan mengakses disk dibanding akses memori Bekerja secara baik dengan suatu sistem operasi yang mendukung akses disk transparan Jika suatu table database ditempatkan pada disk tertentu, akses ke disk itu tergantung seluruhnya pada processor yang memiliki disk Internode komunikasi adalah dengan koneksi antar processor ke processor lainnya

Cache-coherent Nonuniform Memory Ciri ciri : Architecture Ini adalah arsitektur yang paling baru; dikembangkan pada awal 1990s. NUMA arsitektur seperti suatu SMP besar mematahkan SMPs yang lebih kecil. Dimana yang lebih mudah untuk dibangun. Perangkat keras pertimbangkan semua unit memori sebagai suatu raksasa memori. Sistem mempunyai memori nyata tunggal menunjuk pada keseluruhan alamat memori mesin dimulai dengan 1 pada tangkai / node yang pertama dan berllanjut ke tangkai / node berikutnya. Masing-Masing tangkai / node berisi suatu direktori alamat memori di dalam tangkai / node tersebut. Di dalam arsitektur ini, jumlah waktu yang diperlukan untuk mendapatkan kembali suatu nilai memori bervariasi sebab tangkai / node yang pertama mungkin memerlukan nilai yang berada di memori dari tangkai / node ketiga. Hal inilah yang merupakan alasan mengapa arsitektur ini disebut arsitektur akses memori non uniform

SOFTWARE DATABASE Parallel Processing Options Pemilihan DBMS Collection Tools

Paralel Processing Options Interquery Parallelization Intraquery Parallelization

Intraquery Parallelization Horizontal Parallelism Vertical Parallelism Hybrid Method

Pemilihan DBMS Query optimizer Query management Load utility Metadata management Scalability Extensibility Portability Query tool APIs Administration

Data Warehouse Management Membantu administrasi data warehouse di dalam manajemen sehari-hari. Beberapa alat memusatkan pada proses loading dan history proses loading. Memonitor kapasitas jaringan dan jumlah pemakai query

Middleware dan Connectivity Akses transparan ke source sistem di dalam lingkungan yang heterogen. Akses transparan ke database dari jenis yang berbeda pada berbagai platform. Alat memang mahal tetapi membuktikan mempunyai hal yang tidak ternilai untuk menyediakan interoperabilitas di antara berbagai komponen data warehouse