5. QoS (Quality of Service)

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II TEORI DASAR. Resource Reservation Protocol (RSVP) merupakan protokol pada layer

KUALITAS LAYANAN. Budhi Irawan, S.Si, M.T

Quality of Service. Network Layer. IP Networking. IP Header. Susmini Indriani Lestariningati, M.T

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 4 ANALISA DATA. Gambar 4.1 Tampilan pada Wireshark ketika user melakukan register. 34 Universitas Indonesia

D I S U S U N OLEH : YOHANA ELMATU CHRISTINA ( ) TEKNIK INFORMATIKA / KELAS MALAM SEMESTER

1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

2. Pentingnya QoS Ada beberapa alasan mengapa kita memerlukan QoS, yaitu:

BAB I PENDAHULUAN. gunung berapi, memantau kondisi rumah, dan event penting lainnya (Harmoko,

ANALISA PERFORMANSI APLIKASI VIDEO CONFERENCE PADA JARINGAN MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING [MPLS] ANITA SUSANTI

2

7.1 Karakterisasi Trafik IP

3.2 Differentiated Service (DiffServ)... 23

BAB I PENDAHULUAN. multimedia memasuki dunia internet. Telepon IP, video conference dan game

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI QoS DENGAN KOMBINASI MPLS-INTSERV DAN MPLS-DIFFSERV DI IP MULTIMEDIA SUBSYSTEM

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. mendapat perbandingan unjuk kerja protokol TCP Vegas dan UDP dengan

PERBANDINGAN METODE DIFFERENTIATED SERVICE

BAB I PENDAHULUAN. aplikasi-aplikasi jaringan memerlukan sejumlah node-node sensor terutama untuk

TUGAS BESAR KINERJA TELEKOMUNIKASI NEXT GENERATION NETWORK PERFORMANCE (NGN) QoS ( Quality Of Service ) Dosen Pengampu : Imam MPB, S.T.,M.T.

Performance Analysis of VoIP-SIP using RSVP on a Proxy Server

BAB 4 PERANCANGAN. 4.1 Perancangan dan Analisa Skenario

QoS & PROTOKOL JARINGAN MULTIMEDIA

Quality of Service. Sistem Telekomunikasi Prodi S1 Informatika ST3 Telkom Purwokerto

ANALISIS KINERJA JARINGAN RSVP MENGGUNAKAN SIMULATOR OPNET

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Analisis Pengaruh RSVP Untuk Layanan VoIP Berbasis SIP

MODUL 10 Multi Protocol Label Switching (MPLS)

TRAFFIC MANAGEMENT (Quality of Service & Congestion Control) Definisi Traffic Management

BAB 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu

PENGUKURAN QoS (Quality of Service) pada STREAMING SERVER

HASIL SIMULASI DAN ANALISIS

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Analisis Kinerja Protocol SCTP untuk Layanan Streaming Media pada Mobile WiMAX 3

MODUL 10 Multi Protocol Label Switching (MPLS)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Semua bidang usaha di dunia ini menerapkan teknologi informasi dalam

Bab I PENDAHULUAN. Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu

BAB I PENDAHULUAN. terutama dengan semakin luasnya jangkaun internet hingga ke pelosok-pelosok pedesaan.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

BAB IV ANALISIS PERFORMANSI GPON

IMPLEMENTASI QOS INTEGRATED SERVICE PADA JARINGAN MPLS GUNA PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN PADA PENGIRIMAN PAKET VIDEO TUGAS AKHIR

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Contoh IPTV

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Jaringan Telekomunikasi dan Informasi FEG2E3

BAB IV ANALISA DATA 4.1 Lokasi Test-bed

UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

PENGARUH QUALITY OF SERVICE (QoS) TERHADAP PERFORMANSI JARINGAN VIDEO CONFERENCE PROTOKOL H. 323 PADA JARINGAN IPv6

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

ANALISA APLIKASI VOIP PADA JARINGAN BERBASIS MPLS

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. topologi yang akan dibuat berdasarkan skematik gambar 3.1 berikut:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. yang dikerahkan di daerah pemantauan dengan jumlah besar node sensor mikro.

RANCANG BANGUN DAN ANALISA QOS AUDIO DAN VIDEO STREAMING PADA JARINGAN MPLS VPN

MILIK UKDW BAB I PENDAHULUAN

BAB 3 ANALISA DAN RANCANGAN MODEL TESTBED QOS WIMAX DENGAN OPNET. menjanjikan akses internet yang cepat, bandwidth besar, dan harga yang murah.

BAB IV HASIL SIMULASI DAN KINERJA SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

TUGAS AKHIR. ANALISA QUALITY OF SERVICE (QoS) PADA JARINGAN IPTV DENGAN ROUTING BERBASIS LINK-STATE

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Mikrotik (2005), Mangle adalah sebuah fasilitas yang dapat

Jaringan Komputer I. Materi 9 Protokol WAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Udayana Abstrak

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Sebelum melakukan simulasi dan analisis perbandingan unjuk kerja

BAB III PERENCANAAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 File Trace Input

BAB III ANALISIS METODE DAN PERANCANGAN KASUS UJI

BAB I PENDAHULUAN. teknologi internet, user komputer mulai menggunakan surat elektronik atau

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TEKNOLOGI MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING (MPLS) UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA JARINGAN

BAB 4. Setelah melakukan perancangan topologi untuk merancang sistem simulasi pada

ANALISA PERBANDINGAN PERFORMANSI SKEMA SCHEDULING WFQ (WEIGHTED FAIR QUEUEING) DAN PQ (PRIORITY QUEUEING) PADA JARINGAN IP (INTERNET PROTOCOL)

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS HASIL IMPLEMENTASI

BAB II LANDASAN TEORI

Integrasi Aplikasi Voice Over Internet Protocol (VOIP) Dengan Learning Management System (LMS) Berbasis

pula aplikasi dan manfaat MPLS Traffic engineering pada jaringan IP. Pada bagian penutup disimpulkan bahwa optimasi kinerja jaringan internet

A I S Y A T U L K A R I M A

LAMPIRAN B USULAN TUGAS AKHIR

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB III JARINGAN VPN IP SAAT INI PADA PERUSAHAAN X

diperoleh gambaran yang lebih baik tentang apa yang terjadi di jaringan dan dapat segera diketahui penyebab suatu permasalahan.

BAB IV ANALISIS DAN HASIL DATA

BAB III METODE PENGEMBANGAN

ANALISIS PERBANDINGAN QoS VoIP PADA PROTOKOL IPv4 DAN IPv6 ( STUDI KASUS : LABORATORIUM KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG )

ANALISA PERBANDINGAN METODE ROUTING DISTANCE VECTOR DAN LINK STATE PADA JARINGAN PACKET

Network Layer JARINGAN KOMPUTER. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom

ANALISIS KINERJA JARINGAN MULTIPROTOCOL LABEL SWITCHING (MPLS) UNTUK LAYANAN VIDEO STREAMING

ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QoS) PADA SIMULASI JARINGAN MULTIPROTOCOL LABEL SWITCHING VIRTUAL PRIVATE NETWORK (MPLS VPN)

Transkripsi:

PENGENDALIAN MUTU TELEKOMUNIKASI 5. QoS (Quality of Service)

Latar Belakang QoS

Karakteristik Jaringan IP

Alokasi Sumber Daya

Definisi QoS QoS adalah suatu pengukuran tentang seberapa baik jaringan dan merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari suatu servis, yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan layanan yang berbeda, yang menggunakan infrastruktur yang sama. QoS adalah teknologi untuk mengatur performansi network QoS adalah kemampuan untuk memberikan prioritas yang berbeda untuk berbagai aplikasi, pengguna, atau aliran data, atau untuk menjamin tingkat kinerja tertentu ke aliran data Quality of Service (QoS) mengacu pada mekanisme kontrol reservasi resource terhadap kualitas pelayanan yang ingin dicapai. Jaminan QoS penting jika kapasitas jaringan tidak cukup QoS is a set of performance measurements : Delay, Jitter, packet loss, availability, bandwidth, utilization (throughput) etc IP QoS: QoS for IP service

QoS Goal For service profider : Traffic classes for customers for differential pricing ( Gold, Silver, ) specify rate guarantees, maxrates, priorities, etc Control who gets to use the network(admission control) (maybe, maybe not)

QoS Parameter 1. 2. 3. 4. 5. 6. Network Availability Bandwidth Packet Delay (Latency) Jitter Packet Loss Throughput

QoS Parameter 1. Network Availability Network Availability adalah kemampuan network untuk memberikan layanan yang sesuai dengan standar yang diinginkan Network availability merupakan akumulasi availability seluruh item yang membentuk suatu network, seperti availability perangkat dan availability propagasi. Availability = (uptime)/(total time) = 1-(downtime)/(total time)

QoS Parameter 2. Bandwidth

QoS Parameter 3. Packet Delay/Latency Merupakan waktu yang dibutuhkan suatu paket dikirim disisi pengirim hingga paket diterima disisi penerima. Terdiri dari: Ø Serialization/Transmission Delay : yaitu waktu yang dibutuhkan suatu perangkat untuk mengeluarkan output dengan rate tertentu. Transmission delay sangat tergantung dari ukuran paket dan BW link yang dialokasikan. Ø Propagation delay : merupakan waktu yang dibutuhkan saat paket di transmisikan melalui media transmisi.propagation delay dipengaruhi oleh jenis media transmisi dan jarak. Ø Switching Delay : Waktu yang dibutuhkan suatu perangkat (switching) untuk mentransmisikan kembali paket yang telah diterima, switching delay dipengaruhi oleh kondisi jaringan dan jumlah paket pada hop transit tersebut. Untuk aplikasi real-time, delay yang distandarkan oleh ITU-T adalah sebesar 150200 ms

QoS Parameter 3. Dimana saja delay terjadi pada jaringan

QoS Parameter 4. Jitter Merupakan variasi dari delay pada suatu pengiriman paket yang sama Untuk mengatasi jitter maka paket data yang datang dikumpulkan dulu dalam jitter buffer selama waktu yang telah ditentukan sampai paket dapat diterima pada sisi penerima dengan urutan yang benar.

QoS Parameter 5. Packet Loss Merupakan jumlah paket yang hilang pada saat transmisi Packet loss bisa disebabkan karena Corruption pada media transmisi, bisa juga disebabkan karena memang paket di Drop karena jaringan yang padat (congestion) dan buffer kakurangan space untuk menampung.

QoS Parameter Kapan paket di drop di jaringan??

QoS Parameter 6. Throughput Throughput adalah jumlah bit yang diterima dengan sukses perdetik melalui sebuah sistem atau media komunikasi (kemampuan sebenarnya suatu jaringan dalam melakukan pengiriman data). Aspek utama yang mempengaruhi throughput adalah ketersediaan bandwidth yang cukup untuk menjalankan aplikasi

QoS VoIP End to end delay Packet Loss Jitter

QoS Video Interactive Video (Video Conference) Streaming Video

QoS Evolution Model 1. 2. 3. Best Effort Service Integrated Services Differentiated Services

QoS Model Best Effort 1. 2. 3. 4. 5. Tanpa ada pengaturan/mekanisme QoS Tidak memberi jaminan bahwa paket yang dikirim sampai pada tujuan. Setiap pengiriman data (untuk sebuah servis) bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan ukuran data, kondisi jaringan (kapan saja bisa dikirim) tanpa meminta izin atau pemberitahuan ke jaringan. FTP dan HTTP merupakan contoh aplikasi yang tidak berkendala dengan menerapkan model best efford. Best Efford model tidak cocok diterapkan untuk aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap delay dan perubahan kondisi jaringan.

QoS Model Integrated Services 1. 2. 3. 4. para pengguna atau aplikasi dalam sebuah jaringan akan melakukan request terlebih dahulu mengenai servis dan QoS jenis apa yang mereka butuhkan sebelum mereka mengirimkan data. Request tersebut biasanya dilakukan dengan menggunakan sinyal-sinyal yang jelas dalam proses komunikasinya. Dalam request tersebut, pengguna jaringan atau sebuah aplikasi akan mengirimkan informasi mengenai profile traffic mereka ke perangkat QoS. Profile traffic tersebut akan menentukan hak-hak apa yang akan mereka dapatkan seperti misalnya berapa bandwidth dan delay yang akan mereka terima dan gunakan. Setelah mendapatkan konfirmasi dari perangkat QoS dalam jaringannya, maka pengguna dan aplikasi tersebut baru diijinkan untuk melakukan transaksi pengiriman dan penerimaan data

QoS Model Integrated Services 5. 6. 7. Sebuah perangkat QoS biasanya akan bertindak sebagai pengontrol hakhak yang akan diterima oleh pengguna. Setelah hak-hak pengguna jaringan jelas, perangkat QoS akan memenuhi komitmen yang telah dijanjikannya dengan cara mempertahankan status semua pengguna dan kemudian melakukan proses-proses QoS untuk memenuhinya. Proses-proses tersebut adalah Packet Classification, Policing, Queing,dll Resource Reservation Protocol (RSVP) merupakan suatu protokol sinyaling yang bertugas untuk mengirimkan profile dan request suatu service ke perangkat QoS

QoS Model Integrated Services? Pengirim mengirimkan PATH message ke penerima yang berisi spesifikasi karakteristik trafik Setiap router perantara yang dilalui mem-forward PATH message ke hop berikutnya yang ditentukan oleh protokol routing? Ketika menerima PATH message, penerima menanggapi dengan suatu RESV message untuk meminta resources untuk flow tersebut Setiap node perantara yang dilalui dapat menolak atau menerima permintaan dari RESV message tersebut Jika permintaan ditolak, router akan mengirimkan pesan error ke penerima, dan proses signaling akan terhenti Jika permintaan diterima, link bandwidth dan buffer space dialokasikan untuk flow tersebut. Informasi keadaan (state) flow akan disimpan di dalam router

QoS Model Integrated Services Forward paket berdasarkan kelas-kelas service Menentukan apakah request QoS akan dipenuhi Memetakan paket pada service clas Melakukan resource reservation (BW,buffer space)

QoS Model Differentiated Services

QoS Model Differentiated Services Skenario Differentiated Services

QoS Model Differentiated Services IP Precendence

QoS Model Differentiated Services Mekanisme Packet Forwarding

QoS Model Differentiated Services Mekanisme Packet Forwarding

QoS Model Differentiated Services Mekanisme Packet Forwarding

QoS Model Differentiated Services Link Fragmentation and Interleaving (LFI)

QoS Model Differentiated Services Link Fragmentation and Interleaving (LFI)

QoS Model Differentiated Services Proses LFI

Question???