OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015

dokumen-dokumen yang mirip
SOAL UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014

OLIMPIADE SAINS NASIONAL Medan, 1-7 Agustus 2010 BIDANG KIMIA. Ujian Praktikum KIMIA ORGANIK. Waktu 150 menit. Kementerian Pendidikan Nasional

SOAL UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014

PERCOBAAN 2 KONDENSASI SENYAWA KARBONIL DAN REAKSI CANNIZARO

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Waktu dan Tempat Penelitian. November Pengambilan sampel Phaeoceros laevis (L.) Prosk.

Laporan Praktikum Kimia Organik Polifungsi Percobaan 9 Sintesis Dihidro 1,3 Benzoksazin Tersubstitusi

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan Agustus 2009 sampai dengan bulan

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan April Januari 2013, bertempat di

BAB III METODE PENELITIAN Lokasi Pengambilan Sampel, Waktu dan Tempat Penelitian

REAKSI KURKUMIN DAN ETIL AMIN DENGAN ADANYA ASAM

BAB III METODE PENELITIAN. menjadi 5-Hydroxymethylfurfural dilaksanakan di Laboratorium Riset Kimia

3 Percobaan. Garis Besar Pengerjaan

Basic laboratory skills terampil menggunakan alat dasar

Reaksi Kupling Diazonium : Sintesis Kombinatorial Azo Dyes

MODUL I Pembuatan Larutan

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 Jakarta 2-7 September Bidang Kimia SOAL. Ujian Praktikum. Waktu: 240 menit

Pulp dan kayu - Cara uji kadar lignin - Metode Klason

5012 Sintesis asetilsalisilat (aspirin) dari asam salisilat dan asetat anhidrida

I. ISOLASI EUGENOL DARI BUNGA CENGKEH

BAB V METODOLOGI. digester, kertas ph secukupnya, cawan porselin 3 buah, kurs porselen 3 buah,

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III BAHAN DAN METODE. Lokasi pengambilan sampel diambil dibeberapa toko di kota Medan dan

BAB 3 METODOLOGI. 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental.

BAB III METODE PENELITIAN. selulosa Nata de Cassava terhadap pereaksi asetat anhidrida yaitu 1:4 dan 1:8

LAMPIRAN A PROSEDUR ANALISIS

BAB III METODE PENELITIAN

Bab III Metodologi Penelitian

3 METODOLOGI 3.1 Waktu dan Tempat 3.2 Bahan dan Alat

BABffl METODOLOGIPENELITIAN

Kondensasi Senyawa Karbonil dan Reaksi Cannizaro

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Waktu dan Tempat Penelitian. Pengambilan sampel buah Debregeasia longifolia dilakukan di Gunung

BAB V METODOLOGI. 5.1 Alat yang digunakan: Tabel 3. Alat yang digunakan pada penelitian

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA LAMPIRAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset Kimia dan Laboratorium

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset Kimia Lingkungan Jurusan

III. BAHAN DAN METODA

1. Werthein E, A Laboratory Guide for Organic Chemistry, University of Arkansas, 3 rd edition, London 1953, page 51 52

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April sampai September 2015 dengan

4002 Sintesis benzil dari benzoin

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Lokasi Pengambilan Sampel, Waktu dan Tempat Penelitian. Lokasi pengambilan sampel bertempat di sepanjang jalan Lembang-

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. kering, dengan hasil sebagai berikut: Table 2. Hasil Uji Pendahuluan

Lampiran 1. Tatacara karakterisasi limbah tanaman jagung

OLIMPIADE SAINS NASIONAL Ke III. Olimpiade Kimia Indonesia. Kimia UJIAN PRAKTEK

BAB V METODOLOGI. 5.1 Alat dan Bahan yang Digunakan Alat yang Digunakan

BAB V METODELOGI. 5.1 Pengujian Kinerja Alat. Produk yang dihasilkan dari alat pres hidrolik, dilakukan analisa kualitas hasil meliputi:

BAB III METODA PENELITIAN. Secara umum, proses penelitian ini terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama

III. METODOLOGI. 1. Analisis Kualitatif Natrium Benzoat (AOAC B 1999) Persiapan Sampel

3 Metodologi Penelitian

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental

5009 Sintesis tembaga ftalosianin

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 Juli 2015, bertempat di

BAB III METODE PENELITIAN

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Alat dan Bahan Prosedur Penelitian

4028 Sintesis 1-bromododekana dari 1-dodekanol

4014 Resolusi enantiomer (R)- dan (S)-2,2'-dihidroksi-1,1'- binaftil ((R)- dan (S)-1,1-bi-2-naftol)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi pengambilan sampel bertempat di daerah Cihideung Lembang Kab

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai Juni 2010 di Laboratorium

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Instrumen Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FARMASI ORGANIK DAN FISIK FA2212

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Objek atau bahan penelitian ini adalah daging buah paria (Momordica charantia

4027 Sintesis 11-kloroundek-1-ena dari 10-undeken-1-ol

BAB IV PROSEDUR PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2014, yang

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2011 di

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Objek atau bahan penelitian ini adalah daun pohon suren (Toona sinensis

METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan pada bulan September 2013 sampai bulan Maret 2014

BAB 3 METODE PERCOBAAN. Yang dilakukan mulai 26 Januari sampai 26 Februari Pemanas listrik. 3. Chamber. 4. Kertas kromatografi No.

BAB III METODE PENELITIAN. Chlorella sp. tiap perlakuan. Data di analisa menggunakan statistik One Way

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - November 2011 :

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan selama ± 2 bulan (Mei - Juni) bertempat di

BAB III METODE PENELITIAN

4024 Sintesis enantioselektif pada etil (1R,2S)-cishidroksisiklopentana

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang diperoleh dari daerah Soreang dan Sumedang. Tempat penelitian menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN

LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM ANORGANIK PERCOBAAN 1 TOPIK : SINTESIS DAN KARAKTERISTIK NATRIUM TIOSULFAT

BAB III METODE PENELITIAN. Rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu:

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei 2015 sampai bulan Oktober 2015

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. - Beaker glass 1000 ml Pyrex. - Erlenmeyer 1000 ml Pyrex. - Labu didih 1000 ml Buchi. - Labu rotap 1000 ml Buchi

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Juli 2014,

BAB III. eksperimental komputasi. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Ruang lingkup penelitian ini adalah Ilmu Kimia Analisis.

Bab III Metodologi. III.1 Alat dan Bahan. III.1.1 Alat-alat

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Februari sampai dengan bulan Juni

BAB V METODOLOGI. Alat yang digunakan pada praktikum penelitian, meliputi alat autoklaf

BAB V METODOLOGI. Tahap pelaksanaan percobaan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu : memanaskannya pada oven berdasarkan suhu dan waktu sesuai variabel.

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISIS KANDUNGAN TUMBUHAN OBAT. ANALISIS Etil p-metoksi sinamat DARI RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.)

4001 Transesterifikasi minyak jarak menjadi metil risinoleat

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2014 sampai dengan bulan

OLIMPIADE SAINS NASIONAL CALON PESERTA INTERNATIONAL CHEMISTRY OLYMPIAD (IChO) Mataram, Lombok 1-7 September 2014.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset Kimia Lingkungan Jurusan

Transkripsi:

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015 CALON PESERTA INTERNATIONAL CHEMISTRY OLYMPIAD (IChO) 2016 Yogyakarta, DI Yogyakarta 18 24 Mei 2015 Kimia Soal Praktikum B Waktu: 120 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS 2015

Petunjuk: 1. Isilah Biodata anda dengan lengkap (di lembar Jawab) Tulis dengan huruf cetak dan jangan disingkat! 2. Ujian Praktikum terdiri dari 2 bagian: Praktikum A dan Praktikum B yang masing-masing dikerjakan dalam waktu 120 menit secara bergiliran. Waktu 120 menit sudah termasuk pengerjaan menjawab pertanyaan dan membersihkan peralatan praktikum. 3. Total poin masing-masing ujian praktikum adalah 100 poin. 4. Semua jawaban harus ditulis di dalamkotakdi lembar jawab yang tersedia. 5. Semua peserta WAJIB mengenakan jas lab dan perlengkapan keselamatan kerja (kaca mata pelindung dan sarung tangan). 6. Limbah yang dihasilkan pada praktikum ini harus dibuang pada tempat penampungan limbah yang disediakan di laboratorium. Jangan membuang limbah pada bak cucian. 7. Diperkenankan menggunakan kalkulator yang diberikan panitia OSN. 8. Diberikan Tabel Periodik Unsur. 9. Mulailah bekerja ketika ada tanda MULAI dari Pengawas. 10. Anda harus segera berhenti bekerja bila ada tanda BERHENTI dari Pengawas. 11. Letakkan jawaban anda di atasmeja dan segera tinggalkan ruangan setelah diberikan perintah. 12. Berkas soal ujian praktikum B ini terdiri dari 8 halaman. 13. Anda dapat membawa pulang soal ujian!! OSN_2015 Page ii

OSN_2015 Page iii

B. Beberapa Reaksi Transformasi Gugus Fungsi pada Vanilin I. Pendahuluan Vanilin merupakan salah satu senyawa kimia utama yang terkandung dalam ekstrak biji vanilla. Vanilin dan senyawa turunannya, seperti etil vanillin, banyak diaplikasikan sebagai zat perisa untuk makanan, minuman, bahan parfum dan pewangi ruangan, serta diaplikasikan juga sebagai precursor pembangun senyawa obat-obatan.vanilin pertama kali disintesis dari eugenol yang terdapat dalam ekstrak minyak cengkeh dan selanjutnya dikembangkan pula sintesis vanillin dari lignin yang merupakan produk samping industri kertas.vanilin memiliki beberapa gugus fungsi yang reaktif yang dapat ditransformasi menjadi gugus fungsi lainnya menghasilkan beberapa senyawa turunannya yang bermanfaat. Salah satunya adalah vanilil alkohol yang merupakan produk reduksi vanillin yang memiliki potensi aktif biologis.vanilil alkohol di alam digunakan oleh serangga ngengat hama tanaman tebu dan serangga biji pinus untuk sistem komunikasi kimianya. Dalam percobaan ini Anda akan melakukan beberapa reaksi transformasi gugus fungsi terhadap vanillin, yaitu reaksi reduksi vanillin menjadi vanilil alkohol, reaksi brominasi vanillin menjadi 5-bromovanilin dan reaksi esterifikasi vanillin menjadi vanilil asetat. Berikut adalah skema reaksi yang akan Anda lakukan dalam ujian praktikum ini. Gambar 1 Skema reaksi transformasi vanilin OSN_2015 Page 1

II. Bahan Kimia dan Reagen Vanilin (2 bungkus alumunium foil @ 0,5 g) NaBH 4 (1 bungkus alumunium 0,1 g) Anhidrida Asam Asetat Etanol 96 % Larutan HCl 2,5 M Larutan NaOH 2,5 M Larutan NaOH 1 M Larutan NaOH 10% Akuades Butiran/pecahan es (diambil di tempat peralatan yang dipakai bersama) Eluen (larutan pengembang) n-heksana : etilasetat = 2 : 1 Peralatan dan kelengkapan percobaan Labu Erlenmeyer 50 ml (2 buah) Labu Erlenmeyer 100 ml (2 buah) Gelas kimia 100 ml berisi kertas saring untuk wadah pengembang KLT (1 buah) Gelas kimia 100 ml tanpa kertas saring ( 1 buah) Gelas ukur 5 ml (1 buah) Gelas ukur 10 ml (1 buah) Kaca arloji (2 buah) Pipet tetes (2 buah) Batang pengaduk kaca (2 buah) Penangas es (2 buah) Botol semprot (1 buah) Corong penyaring (1 buah) Kertas tissue (1 gulung) Di dalam plastik klip tersedia: Pipa kapiler untuk penotol KLT (3 buah) Pelat KLT ukuran 4x7cm (1 buah) Parafilm untuk penutup erlenmeyer (1 lembar) Kertas saring (2 lembar) Alumunium foil (2 lembar) Label stiker Peralatan bersama Neraca Penampung limbah Lampu UV OSN_2015 Page 2

III. Prosedur Transformasi I : Reduksi Vanilin menjadi Vanilil Alkohol Larutkan sekitar 0,5 g (3,29 mmol) vanillin dalam 2,5 ml larutan NaOH 1M dalam labu Erlenmeyer 50mL. Goyangkan labu untuk membentuk larutan homogen berwarna kuning. Dinginkan labu dalam penangas es (suhu antara 10 15 o C). Tambahkan kedalam larutan di dalam labu tersebut sebanyak 0,1g (2,63 mmol) NaBH 4 sambil terus digoyang labunya selama 3 menit. Angkat labu dari penangas es, diamkan pada suhu kamar selama 30 menit (catatan: sambil menunggu Anda dapat melakukan percobaan yang lainnya). Kemudian masukkan kembali labu kedalam penangas es dan tambahkan tetes demi tetes larutan HCl 2,5M sambil menggoyangkan labu untuk pengadukan dan ph larutan menjadi asam (catatan: cirinya adalah terbentuk endapan kristal). Lanjutkan pendinginan dalam penangas es sambil perlahan gores dinding labu dengan batang pengaduk kaca untuk mempercepat proses kristalisasi (kurang lebih 15 menit). Saring kristal produk menggunakan kertas saring yang sudah ditimbang sebelumnya. Cuci kristal dengan 3 x 1 ml (20 tetes) air dingin. Keringkan produk di atas kertas saring di udara terbuka (catatan: untuk mempercepat pengeringan, letakkan kertas saring berisi kristal di atas lapisan tissue yang diganti terus menerus sampai padatan produk benar-benar kering). Timbang kertas saring yang sudah berisi kristal (catatan: petugas yang akan menimbangkan produk anda, anda tinggal mencatat datanya) dan hitung rendemennya. Lakukan proses KLT (Kromatografi Lapis Tipis) terhadap produk dan semua pereaksi menggunakan eluen (larutan pengembang) n-heksana : etilasetat = 2 :1. Transformasi II: Esterifikasi Vanilin menjadi Vanilil Asetat Larutkan 0,5 g (3,29 mmol) vanillin dengan 7 ml larutan NaOH 10% di dalam labu Erlenmeyer 50 ml. Tambahkan kedalam larutan tersebut 8 g butiran es (ditimbang menggunakan kaca arloji) dan 1,191 g (1,1 ml/ 22 tetes) anhidrida asam asetat. Tutup labu dengan kertas parafilm goyangkan labu untuk mencampurkan reaksi beberapa kali selama 15 menit (hingga terbentuk endapan putih). Dinginkan di dalam penangas es sambil perlahan gores dinding labu dengan batang pengaduk kaca untuk mempercepat proses kristalisasi. Saring kristal produk dengan kertas saring yang sudah ditimbang. Cuci kristal dengan 10 x 1mL (10 x 20 tetes) air dingin. Keringkan produk di atas kertas saring kering di udara terbuka (catatan: untuk mempercepat pengeringan, letakkan kertas saring berisi kristal di atas lapisan tissue yang diganti terus menerus sampai padatan produk benar-benar kering). Timbang kertas saring yang sudah berisi kristal (catatan: petugas yang akan menimbangkan produk anda, anda tinggal mencatat datanya) dan hitung rendemennya.lakukan proses KLT (Kromatografi Lapis Tipis) terhadap produk dan semua pereaksi menggunakan eluen (larutan pengembang) n-heksana : etilasetat = 2 :1. OSN_2015 Page 3

Cara melakukan KLT diuraikan sebagai berikut: 1. Dengan menggunakan kaca arloji, larutkan sedikit kristal produk yang saudara hasilkan dengan 3 tetes etanol. 2. Siapkan sebuah pelat KLT dari Aluminium yang telah disediakan, dan dengan menggunakan pipa kapiler, totolkan berturut turut pada tiga (3) titik yang berbeda, yaitu vanillin, produk I selanjutnya produk II, lalu diamkan kurang lebih 2 menit di udara terbuka. 3. Masukkan 10 ml larutan pengembang (eluen) yang telah disediakan ke dalam gelas kimia100 ml yang telah dilengkapi kertas saring di dalamnya. 4. Letakkan pelat KLT yang telah ditotoli senyawa-senyawa yang akan diuji di dalam gelas kimia berisi eluen (larutan pengembang) seperti terlihat pada Gambar 2, dan kemudian tutup gelas kimia dengan aluminium foil. Gambar 2. Proses elusi dalam wadah pengembang KLT 5. Biarkan eluen mengelusi (membawa) noda yang ditotolkan hingga pelarut mencapai kurang lebih 1 cm dari batas ujung atas pelat KLT. 6. Segera angkat pelat KLT dari gelas kimia, dan tandai batas pelarut dengan pensil, lalu biarkan pelat KLT tersebut mengering. Kemudian amati noda yang terbentuk pada pelat KLT dibawah lampu UV (catatan: minta bantuan petugas untuk melakukan hal ini) dan tandai noda yang teramati dengan pensil. 7. Tentukannilai R f masing masing dan temple hasil KLT saudara pada lembar kerja. Nilai R f adalah retardation factor atau nilai ratio-to-front yang diekspresikan sebagai fraksi desimal (lihat Gambar 3). OSN_2015 Page 4

Jarak yang ditempuh sampel Jarak noda daribatas bawah R f = = Jarak yang ditempuhpelarut Jarak tempuhpelarut daribatas bawah (Persamaan 1) Gambar 3 Cara penentuan nilai Rf Tugas dan Pertanyaan (100 poin). (Jawab di Lembar pengamatan dan Jawaban) 1. Buat diagram alir kerja pada setiap tahap transformasi vanilin. (15 poin) 2. Catat semua data pada lembar jawab. (10 poin) 3. Tentukan % rendemen (%yield) setiap produk yang terbentuk. (30 poin) rendemen/hasil yang diperoleh pada percobaan % Rendemen/hasil = x100 rendemen/hasil berdasarkan perhitungan (teoritis) 4. Tentukan nilai R f hasil KLT dan tempelkan hasil KLT Anda pada lembar kerja.(30 poin) 5. Tuliskan mekanisme reaksi transformasi berikut dan gambarkan struktur produk masingmasing transformasi: (15 poin) a. Reduksi vanillin oleh NaBH 4 menjadivanililalkohol. (5 poin) b. Reaksi brominasi vanillin menjadi 5-bromovanilin. (5 poin) c. Esterifikasi vanillin menjadivanililasetat. (5 poin) OSN_2015 Page 5

Pustaka Mayo, D.W., Pike, R.M., Forbes, D.C. (2011), Microscale Organic Laboratory: with Multistep and Multiscale Synthesis, 5 th edition, John Wiley & Sons, New York Fowler, R.G. (1992), Microscale Reactions of Vanillin, Journal of Chemical Education, 69(2), p.a43- A46 Kumar, R., Sharma,P. K., Mishra, P. S. (2012),A Review on the Vanillin derivatives showingvarious Biological activities,international Journal of PharmTech Research, 4(1), pp 266-279, CODEN (USA): IJPRIF ISSN : 0974-43044(1), pp 266-279, CODEN (USA): IJPR IF ISSN : 0974-4304 OSN_2015 Page 6