BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukannya penelitian adalah di Kota Semarang.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian. Suatu desain penelitian menyatakan struktur masalah penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV PELAKSANAAN DAN HASIL PENELITIAN. A. Orientasi Kancah dan Persiapan. Yogyakarta angkatan 2015 yang berjenis kelamin laki-laki dan

BAB III METODE PENELITIAN. analisisnya pada data numerikal (angka) yang diolah dengan metoda

III. METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian. lain yang harus dilakukan yaitu: yang akan dicapai.

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. KATA PENGANTAR... ii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... ix. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR LAMPIRAN... xii

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. yang pernah berkunjung dan membeli motor Yamaha.

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif. Menurut Sugiyono

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, karena dalam penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian, objek penelitian ini adalah sepeda motor vario 150 yang berada di kota

Dwy Tsalimah M. Sari Edy Prihantoro, SS,. MMSI.

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK...

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menjadi sampel dalam penelitian mengenai pengaruh harga, kualitas produk, citra merek

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. Juni 2013 sampai dengan bulan Agustus Berdasarkan jenis masalah yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian. dilakukan adalah persiapan penelitian sebagai berikut:

BAB III METODE PENELITIAN. metode penelitian yang ilmiah pula, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. penelitian. Juga dimana dan kapan penelitian dilakukan, biasa juga ditambahkan

III. METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan

BAB III METODE PENELITIAN. berhubungan langsung dengan permasalahan yang diteliti (Cooper dan

BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi

BAB 3 METODE PENELITIAN. sebab-akibat antara variable-variabel dalam penelitian ini, yaitu antara munculnya

III. METODE PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA. menjelaskan gambaran karakteristik responden sebagai subyek penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN. objektif, valid, dan reliabel tentang suatu hal (variabel tertentu). Subjek adalah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan diuraikan mengenai metode yang akan digunakan dalam

BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISA DATA. subyek penelitian. Subyek penelitian ini adalah konsumen yang pernah

BAB III METODELOGI PENELITIAN. Desain penelitian yang dilakukan dalam menyusun skripsi ini adalah

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. dengan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini tidak

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. responden disetiap rangkap kuesioner yang terdiri dari :

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang banyak

BAB III METODELOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random,

BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang difokuskan pada kajian

BAB III METODE PENELITIAN. pengukuran kualitas website Untag. Secara singkat dapat dilihat pada Gambar 3.1

BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian ini adalah deskriptif (explanatory) dengan verifikatif

DAFTAR ISI... Halaman HALAMAN JUDUL... LEMBAR PERSETUJUAN... LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... ABSTRACT...

BAB III ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN ABSTRAK...

Bab 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.

BAB III METODE PENELITIAN. Brand Image sedangkan variabel dependen (terikat) adalah Keputusan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Deskripsi Proses Pelaksanaan Penelitian. tahap -tahap lain yang akan harus dilakukan yaitu :

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. Sumatera Utara dimana penelitian ini dilakukan pada 26 maret 15april 2014.

III. METODELOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab III. Metodologi penelitian

BAB III METODE PENELITIAN Cabang Sukajadi Pekanbaru dan waktu penelitian ini direncanakan selama 3

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal komporatif

III. METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian merupakan suatu tempat atau wilayah di mana penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Jenis dan Sumber Data. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

lapangan (empiris) dapat diperoleh. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah:

BAB III METODE PENELITIAN. dengan objek penelitian Wisma 81 Pekanbaru. Dengan alamat Jln. Jenderal

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. numerikal (angka) yang diolah dengan metoda statistika.

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimental dengan metode diskriptif korelasional dan dengan

BAB III METODE PENELITIAN. yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana

BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan

III. METODE PENELITIAN. deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Diagram Alir Berikut ini merupakan diagram alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. menggunakan metode penelitian kuantitatif.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian yang telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun pada

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan angka-angka dari mulai pengumpulan data, penafsiran. terhadap data, serta penampilan dari hasilnya.

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif karena dalam

BAB III METODE PENELITIAN

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... x

III. METODELOGI PENELITIAN. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ada dua jenis penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. Variabel dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu:

Transkripsi:

77 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian a. Persiapan Penelitian Sebelum mengadakan penelitian, langkah awal yang perlu dilakukan adalah persiapan penelitian agar tidak terdapat kendala dalam melaksanakan penelitian di lapangan, persiapan penelitian meliputi penyusunan alat ukur, penentuan skor untuk alat ukur serta persiapan administrasi. Namun sebelum penelitian dilakukan ada hal lain yang harus dilakukan diantaranya adalah : 1) Merumuskan masalah dan menetapkan tema penelitian serta menentukan tujuan yang akan dicapai. 2) Mencari literatur yang sesuai dengan penelitian setelah masalah dirumuskan, langkah selanjutnya adalah mencari teori, konsep, generalisasi yang dapat dijadikan landasan teori. Hal ini diperlukan untuk memperkokoh dasar penelitian bukan coba-coba. 3) Melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing. 4) Membuat alat ukur yang dipakai dalam penelitian, alat ukur penelitian ini berupa angket dengan menggunakan skala Likert. Pernyataan angket disesuaikan dengan indikator variabel pada penelitian ini. 5) Menentukan populasi dan sampel penelitian. 6) Mengurus surat izin.

78 b. Penentuan Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini peneliti memutuskan untuk mengambil lokasi penelitian di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, sesuai dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Citra Merek dan Konformitas dengan Loyalitas Merek Operator Seluler Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. c. Penyusunan Instrumen Penelitian Alat ukur yang digunakan untuk mengungkapkan Hubungan Citra Merek dan Konformitas dengan Loyalitas Merek Operator Seluler Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya adalah dengan metode angket. Adapun langkah-langkah dalam penyusunan metode angket adalah : a. Menentukan indikator setiap variabel yang didasarkan pada teori di Bab II. b. Membuat blueprint dari masing-masing kuesioner yang memuat prosentase dan jumlah pernyataan atau item yang akan digunakan sebagai pedoman penyusunan skala. c. Memuat dan menyusun pernyataan yang mencakup item favourable dan unfavourable berdasarkan blueprint yang telah dibuat. d. Penentuan nomer urut item dengan pertimbangan penyebaran yang merata pada item favourable dan unfavourable.

79 e. Mengujicobakan angket yang digunakan untuk pengumpulan data dengan uji coba terpakai yaitu melaksanakan uji coba sekaligus dengan pengumpulan data. f. Dalam penelitian ini terdiri dari 150 item dari masing-masing variabel dimana ada 5 alternatif jawaban yakni Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Netral (N), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). a. Penentuan Skor Alat Ukur Setiap item yang disusun dalam kuesioner diberi nilai masingmasing alternatif jawaban. Dalam penelitian ini digunakan Skala Likert, dengan alternatif jawaban yang bergerak dari interval 1 dengan 5, yaitu tiap-tiap item yang favourable atau unfavourable mempunyai alternatif jawaban Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Netral (N), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS). b. Persiapan administrasi Sebelum melakukan penelitian ada beberapa hal yang berkaitan dengan prasyarat administrasi yang harus dipenuhi sehubungan dengan prosedur perizinan penelitian, yang diantaranya adalah : a. Mengajukan surat permohonan ijin penelitian kepada Dekan Fakultas Dakwah Prodi Psikologi melalui staf akademik, surat izin penelitian

80 ini kemudian dikeluarkan oleh pihak fakultas pada tanggal 23 Juli 2014 b. Tanggal 26 Juli 2014 peneliti menunjukkan surat izin ke bagian akademika rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dan mengajukan permohonan izin penelitian. c. Kemudian pada tanggal 14 Agustus 2014 peneliti kembali mengunjungi bagian akademika rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya guna mempertanyakan hasil perizinan yang dikeluarkan oleh bagian akademika rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. d. Pada Juli 2014 peneliti langsung melakukan penelitian dengan menyebar angket skala Psikologi dengan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. c. Persiapan penelitian Proses pelaksanaan penelitian ini dimulai pada Bulan Juli-Agustus 2014. dimulai dari proses lapangan sampai pada proses penyusunan laporan. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dengan jumlah populasi sebanyak 11.422 mahasiswa. adapun besar jumlah sampel yakni 370 mahasiswa dengan berdasarkan teknik pengambilan Simple Random Sampling. Setiap sampel diberikan angket yang berisi 150 item pertanyaan yang dikembangkan dari indikator-indikator variabel.

81 Sebelum penyusunan proposal dilakukan terlebih dahulu peneliti melakukan observasi lapangan dengan meminta profil Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan menanyakan jumlah keseluruhan mahasiswa. Hal ini dilakukan agar mudah dalam proses penyebaran angket. Pada proses selanjutnya adalah ujian proposal tanggal 22 April 2014 setelah ujian proposal dinyatakan lulus maka langkah selanjutnya adalah meminta surat izin kepada pihak akademik guna syarat sebagai pengajuan perizinan pada pihak Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Proses selanjutnya yaitu menyerahkan surat izin yang dilampirkan proposal penelitian untuk diserahkan kepada bagian akademika Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya guna meminta izin penelitian. Setelah mendapat izin dari bagian akademika Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, kemudian peneliti melakukan rekap data untuk mempersiapkan pelaksanaan analisis secara statistik sehingga dapat diketahui apakah hipotesis penelitian yang diajukan diterima atau tidak. Analisis statistik dilakukan juga untuk sejauh mana validitas dan reliabilitas alat ukur yang dipergunakan dalam penelitian. Berikut tabel jadwal penelitian :

82 Tabel 4.1 Jadwal Penelitian No. Tanggal Keterangan 1. 28 Maret 2014 Membuat proposal 2. 22 April 2014 Seminar proposal 3. 23 Juli 2014 Mengajukan surat izin penelitian 4. 26 Juli 2014 Permohonan izin penelitian di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya 5. Juli-Agustus 2014 Menyebar kuesioner

83 B. Deskripsi Hasil Penelitian 1. Deskripsi Subjek Penelitian Berikut disajikan hasil analisis data yang didapat dari lapangan, Pada bagian awal disajikan karakteristik responden dalam penelitian ini, berdasar dari data yang diperoleh dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, responden dari penelitian ini terdiri dari laki-laki sebanyak 150 (40%) orang dan perempuan sebanyak 220 (60%) untuk sebagaimana digambarkan dalam tabel 4.2. Tabel 4.2:. Sebaran Jenis kelamin responden Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Laki-laki 35% F = 150 Perempuan 65% F = 220

84 Tabel 4.3 sebaran berapa lama penggunaan operator seluler. Sebanyak 55 mahasiswa menggunakan merek operator seluler baru satu tahun, 170 mahasiswa menggunakan merek operator seluler baru dua tahun, 108 mahasiswa menggunakan merek operator seluler tiga tahun, dan 37 mahasiswa menggunakan merek operator seluler lebih dari tiga tahun. Tabel 4.3 Sebaran Berapa Lama Penggunaan Operator Seluler 10% F = 37 29% F = 108 15% F = 55 46% F = 170 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun > 3 Tahun

85 Tabel 4.4 dan Gambar 4.2 sebaran lokasi daerah asal pengguna operator seluler. Sebanyak 86 mahasiswa berasal dari Surabaya, 38 mahasiswa berasal dari Sidoarjo, 53 mahasiswa berasal dari Mojokerto, 93 mahasiswa berasal dari Lamongan, dan 100 mahasiswa berasal dari lain tempat. Tabel 4.4 Sebaran Daerah Asal Tempat Tinggal Mahasiswa 28% 25% 23% 14% 10% Surabaya Sidoarjo Mojokerto Lamongan Lain-lain

86 C. Pengujian Hipotesis 1. Uji Hipotesis 1 : Terdapat Hubungan Antara Citra Merek Dan Konformitas Dengan Loyalitas Merek Tabel 4.5 Pengujian Korelasi Simultan R R² F p 0.070 0.005 0.912 0.402 Hasil uji korelasi secara simultan untuk menjawab hipotesis yang menyatakan tidak ada hubungan antara citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek diperoleh nilai probabilitas sebesar 0.402 (p>0.05), yang berarti bahwa hipotesis yang diajukan ditolak. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.070 menunjukkan bahwa rentang hubungan antara citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek tergolong kurang kuat (rxy < 0.50) atau dapat dikatakan bahwa nilai korelasi tersebut termasuk dalam kategori sangat rendah. Hal tersebut dapat diketahui dari nilai koefisien determinasi sebesar 0.005 yang berarti bahwa citra merek dan konformitas mampu memberikan kontribusi terhadap loyalitas merek sebesar 0,5%.

87 2. Uji Hipotesis 2 : Terdapat Hubungan Antara Citra Merek Dengan Loyalitas Merek Tabel 4.6 Variabel Korelasi Signifikasi Citra Merek -0.069 0.093 Loyalitas Merek Dari tabel tersebut dapat diperoleh besarnya korelasi -0.069, dengan signifikansi 0.093, karena signifikansi > 0.05 maka Ho diterima yang berarti Ha ditolak. Artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Loyalitas Merek dengan Citra Merek. Berdasarkan harga koefesien korelasi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi citra merek tidak diikuti pula dengan tingginya loyalitas merek. 3. Uji Hipotesis 3 : Terdapat Hubungan Antara Konformitas Dengan Loyalitas Merek Tabel 4.7 Variabel Korelasi Signifikasi Konformitas 0.051 0.166 Loyalitas Merek Dari tabel tersebut dapat diperoleh besarnya korelasi 0,051 dengan signifikansi 0,166, karena signifikansi > 0,05 maka Ho diterima yang

88 berarti Ha ditolak. Artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Loyalitas Merek dengan Konformitas. Berdasarkan harga koefesien korelasi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konformitas diikuti pula dengan tingginya loyalitas merek. Berdasarkan penghitungan manual, dapat diketahui koefisien determinasi pada citra merek dan konformitas sebagai variabel bebas sebagai berikut. Tabel 4.8 Nilai Sumbangan Efektif Variabel Koefisien (β) Cross-Product Regresi R² Citra merek -0.054-5.385 0.4% 356.722 Konformitas 0.015 4.328 0.1% Total 0.5% Dari tabel di atas menunjukkan koefisien determinasi parsial pada variabel citra merek sebesar 0.4% yang berarti bahwa citra merek mampu memberikan kontribusi atau sumbangan efektif sebesar 0,4% terhadap pencapaian loyalitas merek. Dan konformitas sebagai variabel kedua memberikan kontribusi sebesar 0,1% pada loyalitas merek. Jadi variabel citra merek lebih berkontribusi daripada variabel konformitas terhadap loyalitas merek.

89 Tabel 4.9 Tabel Durbin-Watson Durbin-Watson.495 Pada tabel di atas dapat dilihat telah terjadi otokorelasi, karena angka Durbin-Watson sebesar 0.495 yang berada pada kisaran angka <1 dan >3. Yang berarti penelitian ini tidak dipengaruhi oleh waktu. D. Pembahasan Setelah dilakukan analisis data dengan mengunakan Analisis Regresi Linier Ganda. Dengan bantuan program SPSS 16 for Windows, diperoleh hasil analisis dengan linier berganda didapat bahwa hubungan antara citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek dengan nilai R tabel sebesar 0.070, dengan signifikasi 0.402 > 0.05. Antara citra merek dengan loyalitas merek dengan menggunakan teknik koefisien korelasi sebesar -0.069 dengan dengan signifikansi 0.093 > 0.05. Sedangkan konformitas dengan loyalitas merek dengan menggunakan teknik koefisien korelasi sebesar 0.051 dengan signifikansi sebesar 0.166 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, dengan kata lain pada hipotesis pertama tidak terdapat hubungan citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Pada hipotesis kedua tidak terdapat hubungan antara citra merek dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Pada hipotesis ketiga tidak terdapat

90 hubungan antara konformitas dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Loyalitas merek didefinisikan sebagai tingkat dimana konsumen mempunyai sikap positif terhadap merek, mempunyai komitmen terhadap merek itu, dan memiliki niat untuk tetap melakukan pembelian secara kontinyu. Loyalitas merek dipengaruhi secara langsung oleh kepuasan atau ketidakpuasan konsumen terhadap merek yang terakumulasi dalam jangka waktu tertentu. Citra merek merupakan representasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek itu. Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan preferensi terhadap suatu merek. Konformitas adalah sebuah fenomena sosial dimana seseorang menyesuaikan tingkah laku, sikap dan pandangan agar sesuai dengan orang lain (kelompok). Didalam konformitas ada suatu tekanan yang tidak kelihatan dari lingkungan yang memaksa seseorang agar bertingakh laku sesuai dengan apa yang diharapkan kelompok. Pada uji analisis regresi berganda tidak menunjukkan korelasi yang signifikan antara citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek, kemudian pada loyalitas merek dan citra merek tidak menunjukkan korelasi yang signifikan, begitu pula sebaliknya pada loyalitas merek dan konformitas juga tidak menunjukkan korelasi yang signifikan pula. Ini berbeda dari penelitian yang dilakukan oleh Maukar D.C. (2013) yang

91 menunjukkan terdapat hubungan antara konformitas dengan loyalitas merek. Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Mohammad Rizan dan kawan-kawan (2012) yang menunjukkan citra merek memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Diperkirakan masih banyak lagi variabel-variabel yang dapat mempengaruhi variabel loyalitas merek. Diantaranya pada penelitian yang dilakukan oleh Maukar D.C. (2013) kepercayaan merek atau brand trust dapat mempengaruhi loyalitas merek. Kemudian pada penelitian yang dilakukan Rizan dan kawan-kawan (2012) identitas sosial dapat juga mempengaruhi loyalitas merek, pada penelitian yang dilakukan Rizan dan kawan-kawan identitas sosial justru lebih dominan daripada konformitas dalam mempengaruhi loyalitas merek. Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan yang pertama tidak terdapat hubungan antara citra merek dan konformitas dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Yang kedua tidak terdapat hubungan antara citra merek dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Yang ketiga tidak terdapat hubungan antara konformitas dengan loyalitas merek operator seluler pada mahasiswa. Penelitian ini tidak lepas dari beberapa kelemahan. Penelitian ini masih membutuhkan banyak perbaikan. Adapun kelemahan-kelemahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Kalimat dalam skala yang kurang dimengerti oleh responden

92 b. Adanya social diserability atau bukan keadaan sebenarnya, kondisi atau situasi pada saat penelitian juga dapat diasumsikan dapat mempengaruhi hasil penelitian. Salah satunya dikarenakan adanya kecenderungan untuk memenuhi harapanharapan sosial dalam mengisi skala, dan adanya norma-norma yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. c. Responden berusaha menutupi yang hal sebenarnya terjadi pada dirinya, sehingga memungkin dalam menjawab pertanyaan tidak sesuai dengan yang dialaminya