John Naisbitt, Megatrends, 1983

dokumen-dokumen yang mirip
MASYARAKAT INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. kebangkitan kembali sektor manufaktur, seperti terlihat dari kinerja ekspor maupun

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB V KESIMPULAN. para pemimpin yang mampu membawa China hingga masa dimana sektor

ANDRI HELMI M, SE., MM. SISTEM EKONOMI INDONESIA

ANALISIS PELUANG INTERNASIONAL

Tidak ada tindakan politik bebas dari kepentingan ekonomi dan tidak ada pula sebuah kebijakan ekonomi terlepas dari kepentingan politik Contoh : Ekspo

KOMPUTER & MASYARAKAT

BAB 1 PENDAHULUAN. hubungan dagang dengan pihak luar negeri, mengingat bahwa setiap negara

JARINGAN KOMPUTER. APA ITU JARINGAN COMPUTER PENGGUNA JARINGAN COMPUTER Business application Home application Mobile users

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN

BAB I P E N D A H U L U A N. tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu melindungi

MEWUJUDKAN MASYARAKAT INFORMASI INDONESIA DAMPAK SOSIAL, KONSEKUENSI DAN KEMUNGKINANNYA

JAWABAN SOAL KASUS UJIAN TENGAH SEMESTER. MATA KULIAH: SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SI 3a TH 2011/2012) SETIAP JAWABAN MEMILIKI NILAI MAKSIMAL 25

BAB I PENDAHULUAN. industri di sebuah negara. Perkembangan industri manufaktur di sebuah

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi ekonomi telah membawa pembaharuan yang sangat cepat

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Indonesia merupakan negara agraris yang mengandalkan sektor pertanian

PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO SAMPAI DENGAN BULAN SEPTEMBER 2001

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Permasalahan

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA- SAUDI ARABIA BULAN : JUNI 2015

BAB I PENDAHULUAN. atau bahkan tercapainya full employment adalah kondisi ideal perekonomian yang

Pertumbuhan Ekonomi Dunia, (dalam persen)

Pengaruh Globalisasi Ekonomi Terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia

VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V. Kesimpulan dan Saran. 1. Guncangan harga minyak berpengaruh positif terhadap produk domestik

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin global, setiap perusahaan dituntut

I. PENDAHULUAN. Tabel 1. Pertumbuhan Ekonomi Negara di Dunia Periode (%)

IV. GAMBARAN UMUM NEGARA ASEAN 5+3

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dunia telah menyeret negara-negara lain termasuk Indonesia jatuh ke dalam jurang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

INFORMATIKA SOSIAL PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

Bahan Kuliah Ekonomi Pembangunan Prof. Dr. Almasdi Syahza, SE., MP

BAB I PENDAHULUAN. integral dan menyeluruh. Pendekatan dan kebijaksanaan sistem ini telah

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Resensi Buku. Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Mahasiswa S3 Manajemen Strategi di Universitas Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN. yang disebut perdagangan internasional. Hal ini dilakukan guna memenuhi

Ekonomi 2009: Perlu langkah-langkah Baru

BAB I PENDAHULUAN. perdagangan sangat berarti dalam upaya pemeliharaan dan kestabilan harga bahan pokok,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian. Kabupaten Ponorogo merupakan daerah di Provinsi Jawa Timur

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, pertumbuhan dunia industri menjadi fokus utama negara negara di

POTENSI USAHA KERAJINAN TUMANG BOYOLALI SEBAGAI PENDEKATAN PEMBANGUNAN PEDESAAN YANG BERTUMPU PADA KEGIATAN USAHA KECIL

Pengaruh lingkungan komputerisasi, praktek organisasi dan karakteristik pekerjaan pada kepuasan kerja dengan gender

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan salah satu tolak ukur untuk

BAB I PENDAHULUAN. Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri, demikian halnya dengan

I. PENDAHULUAN. sembilan persen pertahun hingga disebut sebagai salah satu the Asian miracle

Daftar Pustaka. 1. Pendahuluan Cikal Bakal Mesin Fotokopi Xerox Sejarah Xerox Masalah Xerox... 3

PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN: SEBUAH KAJIAN ATAS DAMPAK PENERAPAN EKOLABEL

BAB VI DAMPAK ASEAN PLUS THREE FREE TRADE AREA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN. A. Perkembangan Penanaman Modal Dalam Negeri di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I Lembaga Keuangan

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB I PENDAHULUAN. perekonomian setiap negara di dunia. Dengan perdagangan internasional,

BAB I PENDAHULUAN. pertama adalah gelombang ekonomi pertanian. Kedua, gelombang ekonomi

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi saat ini menuntut organisasi ataupun perusahaan untuk

LOGO PENDAHULUAN. Akuntansi Internasional

BAB 3 KONDISI PERDAGANGAN LUAR-NEGERI INDONESIA DENGAN KAWASAN ASEAN

III. METODE PENELITIAN

INDONESIA PADA GUBERNUR BANK PANITIA ANGGARAN SEMESTER

PEREKONOMIAN INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. ilmu tersendiri yang mempunyai manfaat yang besar dan berarti dalam proses

BAB I PENDAHULUAN. PT PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang. kelistrikan yang melayani masyarakat di seluruh nusantara, bertekad untuk

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Analisis Perkembangan Industri

BAB I PENDAHULUAN. kemungkinan kelebihan produksi barang dan jasa tersebut demikian juga negara lain. Jika

BAB 1 PENDAHULUAN. terutama dengan munculnya beberapa smartphone yang masuk ke Indonesia.

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat secara ekonomi dengan ditunjang oleh faktor-faktor non ekonomi

Daya Saing Global Indonesia versi World Economic Forum (WEF) 1. Tulus Tambunan Kadin Indonesia

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

PENGENALAN DAN KONSEP E-COMMERCE

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Tinbergen (1954), integrasi ekonomi merupakan penciptaan struktur

BAB I PENDAHULUAN. sebagai peluang untuk berkomunikasi dengan pelanggannya. pemasaran yang mempunyai peranan sangat besar dalam memfasilitasi proses

BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar modal merupakan hal yang tidak asing lagi di Indonesia khususnya

BAB I PENDAHULUAN. Globalisasi bukanlah merupakan hal yang baru bagi kita. Globalisasi

Pengaruh utang luar negeri dan defisit anggaran terhadap kondisi makro ekonomi OLEH: Siti Hanifah NIM.F BAB I PENDAHULUAN

Menteri Perindustrian Republik Indonesia SAMBUTAN MENTERI PERINDUSTRIAN RI PADA ACARA JUMPA PERS AKHIR TAHUN 2015 KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

BAB I PENDAHULUAN. keberlangsungan suatu negara dan diyakini merupakan lokomotif penggerak dalam

KOMUNIKASI DAN INFORMASI PERPUSTAKAAN Oleh: Nurhanifah (Dosen Fak. Dakwah IAIN-SU)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

PENGANTAR BISNIS. Memahami Sistem Bisnis Amerika Serikat. Oleh: Catur Widayati, SE.,MM. Modul ke: Fakultas EKONIMI DAN BISNIS. Program Studi Manajemen

BAB I PENDAHULUAN. mengejar ketertinggalan pembangunan dari negara-negara maju, baik di kawasan

Transkripsi:

MASYARAKAT INFORMASI Pada tahun 1965, untuk pertama kali dalam sejarah Amerika, jumlah pekerja ahli di bidang teknik, manajemen dan administratif melampaui jumlah buruh. Industri di Amerika memberi jalan bagi lahirnya masyarakat baru. Di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebagian besar dari kita bekerja dengan informasi, bukan menghasilkan barang. John Naisbitt, Megatrends, 1983 Pendapat john Naisbitt ini disepakati pula oleh Alfin Toffler (The Third Wave) dan Daniel Bell (The Coming Post Industrial Society). Menurut Bell selanjutnya masyarakat pasca industri atau masyarakat Informasi mulai terbentuk karena adanya pergeseran dalam struktur masyarakat. Ditandai dengan banyaknya masyarakat yang bekerja dalam pelayanan jasa menggantikan peranan buruh yang bekerja dalam industri. Perubahan lainnya dapat dilihat dalam bidang : 1. Sektor Ekonomi : dari menghasilkan Produk Barang -----> menjadi Produk penghasil Jasa 2. Munculnya kelas Teknis dan Profesional 3. Prinsip Sumbu : Ilmu Pengetahuan ( sebagai sumber penemuan) 4. Berorientasi masa depan ( penghargaan terhadap hasil teknologi) 5. Pengambilan Keputusan berdasarkan komputer. Perubahan atau gejala ini mungkin sekali diakibatkan oleh berhasilnya dunia pendidikan di Amerika dan negara-negara lainnya untuk mencetak ahli-ahli yang professional. Kelas baru ini lebih banyak bekerja dengan otak dari pada tangannya. Ilmu pengetahuan menjadi sumber utama dalam dunia usaha, perusahaan-perusahaan raksasa seperti IBM, Intel, Microsoft, Motorolla, Boeing, NASA dana lainnya merupakan perusahaan yang memiliki tenaga ahli dalam jumlah sangat besar. Kemajuan usaha mereka ditentukan oleh penemuan-penemuan baru dalam ilmu pengetahuan. Mereka bukan lagi merupakan industri klasik, tapi sudah merupakan industri dengan teknologi tinggi. HR : Pengantar Teknologi Sistem Informasi C 1

Selain pada dunia usaha ilmu pengetahuan juga sangat penting bagi negara. Biaya penelitian dan pengembangan naik prosentasinya dari sebelumnya. Pengambil keputusan semakin didasarkan kepada data yang terolah atau disebut juga sebagai informasi; hasil kerja dari komputer. Komputer merupakan pendorong utama bagi gejala ini disamping telekomunikasi. Satu Pertanyaan : Apakah kita sekarang sudah berada dalam masyarakat informasi? Para ahli pada umumnya sependapat, bahwa kita belum sepenuhnya berada di area sana. Di negara maju sisa-sisa dari masyarakat agraris dan industri masih terasa kuat. Masyarakat pada umumnya masih masyarakat campuran, karena masih dalam masa peralihan. Tandatanda menuju masyarakat informasi semakin hari semakin kuat terlihat. Begitu pula dengan Indonesia, Walaupun pengaruh masyarakat agraris masih sangat kuat di sini, akan tetapi kelas baru dalam masyarakat (Kelas Profesional dan Ahli) mulai muncul dan berpengaruh dalam masyarakat. Walau jumlahnya belum banyak (Kelas Profesional dan Ahli) perannya semakin terasa dimasyarakat, karena mereka mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan dalam menjalankan tugas mereka sehari-hari, hal tersebut merupakan aktifitas utama masyarakat informasi. Komputer dan Masyarakat Informasi. Lahirnya masyarakat informasi tidak terlepas dari masuknya komputer dalam lingkungan masyarakat. Awal dari masyarakat informasi adalah bergabungnya pengolahan data (komputer ) dengan Telekomunikasi, membentuk suatu Jaringan tersendiri. Mulai dari rumah, dunia usaha, kantor pemerintah, bank, pertokoan, pusat hiburan, dan lain lain. Aspek lain dari masyarakat informasi adalah digantikannya suarat biasa dengan surat elektronik artinya informasi dalam bentuk fisik diubah ke dalam bentuk elektronik, untuk dikirimkan dalam jarak yang jauh. Serta aspek yang lain sebagai akibat dari hasil perkembangan teknologi yang tidak dapat dihindari, guna menunjang terbentuknya masyarakat informasi. HR : Pengantar Teknologi Sistem Informasi C 2

Ketergantungan masyarakat terhadapat komputer dan jaringan komunikasi merupakan salah satu dari ciri masyarakat informasi. Ciriciri ini masih merupakan ciri sementara, karena masyarakat informasi itu sendiri sedang dalam tahap pembentukkannya. Ada satu isyu pada masyarakat informasi yang dapat dipertanyakan yaitu, Apakah barang jadi sebagai hasil industri, tidak lagi berharga di masyarakat? Apakah mereka dapat hidup hanya dengan informasi? Pertanyaan ini sekedar menggambarkan bahwa bentuk masyarakat informasi memang belum mantap. Menurunnya daya saing industri Amerika terhadap Jepang sering dianggap sebagai pertanda bahwa Amerika mulai meninggalkan industri dan masuk ke zaman informasi. Hal tersebut mengakibatkan pemerintah Amerika membentuk komisi (1985) untuk meneliti sebabsebab sesungguhnya kemunduran industri mereka yang berakibat defisit perdagangan mereka membengkak. Hasil dari komisi tersebut memberikan rekomendasi kepada pemerintah, antara lain : 1. Bila Amerika ingin terus mengimpor barang luar negeri, Amerika harus mengekspor barang untuk membayarnya. Pasar Internasional untuk pelayanan jasa masih terlalu kecil bagi Amerika. 2. Jasa dan manufaktur harus berjalan seiring, yang pertama memenuhi kebutuhan dari yang kedua. Jadi, bagaimanapun bentuk masyarakat informasi, pemerintah (Amerika) harus mempertahankan basis industrinya. Masyarakat informasi tidak akan meninggalkan industri, tapi akan mengubah tata cara produksi barang jadi, sesuai dengan perubahan dalam struktur masyarakat. HR : Pengantar Teknologi Sistem Informasi C 3

Internet dan Masyarakat Informasi. Mulai dikembangkannya jaringan komputer yang pada awalnya kita kenal dengan proyek yang bernama ARPANET yang merupakan jaringan komputer yang dipergunakan oleh departemen pertahanan Amerika untuk penelitian yang menghubungkan universitas dan lembaga penelitian lainnya. ARPANET inilah yamg merupakan cikal bakal jaringan yang lebih luas (global) yang sekarang kita kenal dengan nama INTERNET. Timbulnya Internet beserta fasilitas yang disediakannya merupakan perkembangan yang sangat penting dari zaman informasi. Orang dapat berkomunikasi dari seluruh dunia, mengensankan demokratisasi dari pemakaian komputer. Semakin banyak orang yang dapat memanfaatkan jaringan komputer dan basis data, semakin banyak gagasan yang dapat dipertukarkan dan hubungan antar masyarakat akan semakin berkembang. Sehingga dapat segera mendorong terbentuknya suatu masyarakat informasi. Abad Informasi akan mendorong timbulnya kemungkinan baru yang menguntungkan masyarakat seperti : - Produktivitas akan meningkat - Informasi dalam jumlah besar akan tersedia - Manusia akan bekerja sesuai dengan harkatnya Selain dari itu teknologi baru juga akan lebih mendorong kebebasan induvidu. Dampak dari abad informasi terutama bagi negara berkembang - Pengikisan terhadap kepentingan nasional Bangsa-bangsa yang maju di dunia akan mengendalikan/memonopoli arus informasi terhadap negara berkembang, sehingga adanya ketergantungan negara berkembang pada negara maju. - Terhentinya arus informasi Terjadinya pemadaman listrik sangat membahayakan masyarakat informasi karena ketergantungan pada energi listrik sangat besar. HR : Pengantar Teknologi Sistem Informasi C 4

- Meningkatnya pengangguran Lapangan pekerjaan akan menyusut karena meningkatnya aplikasi teknologi tinggi dibanyak jenis pekerjaan. - Reorganisasi Ekonomi Kombinasi komputer dan komunikasi akan sangat berpengaruh terhadap industri baru, reorganisasi dari industri lamadan perubahan peran dari perusahaan tradisional. - Ancaman terhadap kebudayaan Nasional. Ancaman terhadap kebudayaan Nasional masing-masing negara akan terus meningkat dengan adanya internet, TV Satellit dan jaringan informasi Internasional. Prosentasi tenaga kerja yang menangani informasi akan terus membengkak, pergerakan ini akan menjadi pertanda utama dari terbentuknya masyarakat informasi. Komputer, Alat Telekomunikasi dan Perangkat Lunak merupakan komoditi yang akan berjaya dimasa depan, dibelakangnya mengikuti perusahaan asuransi, keuangan, pengecer kelas besar juga akan mengalami masa subur. Secara keseluruhan ini menggambarkan terbentuknya masyarakat yang tersebar diseluruh negara, bukan hanya dikota-kota besar. HR : Pengantar Teknologi Sistem Informasi C 5