ITEM DAN PRINIP KERJA DIRECT EQUENCE CDMA igit Kusmaryanto http://sigitkus.lecture.ub.ac.i Paa teknik moulasi Direct equence - CDMA sinyal informasi imoulasi secara langsung engan sinyal koe igital. inyal informasi apat berupa sinyal analog ataupun igital, akan tetapi paling sering igunakan sinyal igital. Paa sinyal igital, moulasi ata iabaikan an sinyal ata ikalikan secara langsung engan sinyal koe an menghasilkan sinyal yang termoulasi paa carrier wieban. Paa gambar 1, sinyal ata biner memoulasi sebuah RF carrier. Carrier yang termoulasi ini lalu imoulasi engan sinyal koe yang teriri atas bilangan koe bit sinyal informasi. Data Moulator Wie-Ban Coe Moulation Coe Generator GAMBAR 1. DIAGRAM BLOK PEMANCAR D-CDMA umber : Ramjee, 1996 : 43 Bermacam-macam teknik moulasi yang apat igunakan paa moulasi koe, tetapi yang biasa igunakan aalah Phase hift Keying (PK). Jika moulasi ata iabaikan, secara umum pemancar an penerima D-CDMA apat ilihat paa gambar 2 an gambar 3. etelah proses pengiriman sinyal, penerima menggunakan emoulasi koheren untuk melakukan espreaing sinyal terima engan memakai generator lokal koe sequence. Agar apat melakukan operasi espreaing, penerima tiak boleh hanya mengetahui koe sequence yang igunakan paa pemancar, akan tetapi koe ari sinyal yang iterima an koe yang ibangkitkan lokal paa penerima harus juga isinkronisasi. inkronisasi ini harus ilakukan mulai ari penangkapan sinyal an ijaga hingga seluruh sinyal telah iterima, setelah proses espreaing an emoulasi ata asli akan iperoleh kembali.
Data Biner Wie-Ban Moulator Coe Generator GAMBAR 2. MODIFIKAI DIAGRAM BLOK PEMANCAR D-CDMA umber : Ramjee, 1996 : 44 Data Coe Demoulator Data Demoulator Coe synchro./ Tracking Coe Generator GAMBAR 3. PENERIMA PADA INYAL D-CDMA umber : Ramjee, 1996 : 45 Dasar teknik D-CDMA secara simbolik itunjukkan paa gambar 4. Data (t) yang itransmisikan engan laju R b akan imoulasi oleh sinyal carrier f an hasilnya akan imoulasi oleh koe spreaing G(t) untuk membentuk sinyal irect sequence (t). Kemuian sinyal ini ipancarkan engan laju chip R s waktu sebesar T sehingga iperoleh sinyal t (t-t ). Paa tahap akhir ata D(t) akan iperoleh kembali setelah emoulasi sinyal (t-t ) oleh carrier f.
Rc = Chip Rate Tx ant Rx ant Data (t) (t) t(t) Corelator t(t-t) F Data (t) Rb fo G(t) G(t-T) fo GAMBAR 4 DAAR DIRECT EQUENCE PREAD PECTRUM umber : William, 1993 : 32 Deretan informasi (t) engan amplituo (-1 an 1) apat inyatakan engan paa lebar banwith BW RF. etelah propagasi sinyal D akan mengalami elay persamaan berikut : ( t) = c P ( t T ) k K = T Keterangan : c k aalah eretan acak ari (+1,-1) P T aalah pulsa engan urasi T (bit) Data ini akan memoulasi carrier f engan moulasi Binary Phase hift Keying (BPK) an akan iperoleh sinyal (t), engan persamaan sebagai berikut : ( t) = ( t) cos( 2πf t) Paa tahap akhir sisi pemancar, G(t) aalah eretan koe PN yang merupakan eretan biner engan amplituo (-1an+1). G(t) inyatakan engan persamaan sebagai berikut : G ( t) = c P ( t T ) k K = Tc imana P Tc aalah pulsa koe engan urasi T c. Dengan menggunakan moulasi BPK iperoleh sinyal t (t) yang akan ipancarkan, yaitu :
( t) = ( t) G( t) cos( 2πf t) t Paa penerima ilakukan operasi eteksi, espreaing an emoulasi sinyal informasi. etelah elay propagasi T etik akan iterima sinyal t (t-t ). Kemuian melalui proses espreaing paa korelator iperoleh sinyal (t-t ). ( t T ) = ( t T ) G( t T ) G( t T ' ) cos( 2π f ( t T )) imana T aalah estimasi elay propagasi paa penerima. Karena amplituo G(t) = ± 1 maka, G ( t T ) G( t T ' ) = 1 Untuk suatu korelator yang sempurna imana T = T sehingga, ( t T ) = ( t T ) cos( 2π f ( t T )) Dengan emoulasi sinyal ini oleh carrier f maka akan iperoleh kembali sinyal (t-t ). REFERENI [1] igit Kusmaryanto, 23. Diktat Kuliah: Komunkasi Bergerak Teknik Eektro Universitas Brawijaya [2] Carlson, B.A. 22. Communication ystems. McGraw Hill, New York. [3] Demuth, H. an Mark Beale. 1994. Neural Network Toolbox for use with Matlab.The Math Work Inc., UA [4] Dixon, R.C. 1994. prea pectrum ystems with Comercial Applications. John Wiley & ons, New York. [5] Lee, W.C.1995. Mobile Cellular Telecommunications Analog an Digital ystem. McGraw- Hill, Inc., ingapore [6] Lee, W.C. 1986. Mobile Design Funamentals. Howar W/ omas & Co., ingapore [7] Macario, R.C.V. 1997. Cellular Raio Principles an Design. MACMILLAN PRE LTD. econ Eition, Lonon. [8] Proakis, J.G. 1995. Digital Communications, thir eition. McGraw-Hill, New York [9] Peterson, R.L., Roger E. Ziemer, an Davi E. Borth. 1995. Introuction to spreaspectrum communications. Prentice Hall International, UA [1] Prasa, R. 1996. CDMA for Wireless Personal Communication. Artech House Publisher, Boston. [11] Tonguz, O.K. an M.M. Wang. 1994. Celluler CDMA network impire by Rayleigh faing: ystem performance with power control. IEEE Trans. Veh. Technol, vol.43, pp.515-527. [12] Rapaport, T.. 1986. Wireless Communication. Principle Practice, Upper ale Rive. [13] Viterbi, A.J. 1995. CDMA of prea pectrum Communication. McGraw Hill, New York.