ANALISIS LANSEKAP TERPADU PTT

dokumen-dokumen yang mirip
FAKTOR PEMBENTUK TANAH

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

07. Bentangalam Fluvial

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN. Perubahan Bentangalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KLASIFIKASI BENTUKLAHAN

PEDOSFER BAHAN AJAR GEOGRAFI KELAS X SEMESTER GENAP

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

EROSI DAN SEDIMENTASI

II. PEMBENTUKAN TANAH

BAB II FAKTOR PENENTU KEPEKAAN TANAH TERHADAP LONGSOR DAN EROSI

DASAR ILMU TANAH. Materi 04: Pembentukan Tanah

PENGEMBANGAN KONSERVASI LAHAN TERHADAP EROSI PARIT/JURANG (GULLY EROSION) PADA SUB DAS LESTI DI KABUPATEN MALANG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.

PERUBAHAN IKLIM GLOBAL DAN PROSES TERJADINYA EROSI E-learning Konservasi Tanah dan Air Kelas Sore tatap muka ke 5 24 Oktober 2013

TINJAUAN PUSTAKA. Daerah Aliran Sungai adalah suatu daerah atau wilayah dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TANAH LONGSOR; merupakan salah satu bentuk gerakan tanah, suatu produk dari proses gangguan keseimbangan lereng yang menyebabkan bergeraknya massa

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.5

TANAH / PEDOSFER. OLEH : SOFIA ZAHRO, S.Pd

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. atau menurunnya kekuatan geser suatu massa tanah. Dengan kata lain, kekuatan

Longsoran translasi adalah ber-geraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dan hubungan dengan kelingkungan (Versatappen, 1983 dalam Suwarno 2009).

DINAMIKA PANTAI (Geologi, Geomorfologi dan Oseanografi Kawasan Pesisir)

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TANAH DI INDONESIA A. BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA TANAH

KARAKTERISTIK TANAH. Angga Yuhistira Teknologi dan Manajemen Lingkungan - IPB

L O N G S O R BUDHI KUSWAN SUSILO

BAB I PENDAHULUAN. Hujan memiliki peranan penting terhadap keaadaan tanah di berbagai

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Sungai

TINJAUAN PUSTAKA. Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang banyak digunakan,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Teori Pembentukan Permukaan Bumi Oleh Faktor Eksogen. Oleh : Upi Supriatna, S.Pd

BENTUK LAHAN (LANDFORM) MAYOR DAN MINOR

KESUBURAN TANAH DAN NUTRISI TANAMAN

Please download full document at Thanks

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II. Tinjauan Pustaka

HASIL DAN PEMBAHASAN Luas DAS Cileungsi

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Karakteristik Hujan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. adalah perbandingan relatif pasir, debu dan tanah lempung. Laju dan berapa jauh

Pengendalian Erosi dan Sedimentasi

Stadia Sungai. Daerah Aliran Sungai (DAS)

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Erosi

Dampak pada Tanah, Lahan dan Ruang Dampak pada Komponen Udara Dampak pada Kualitas Udara Dampak pada Komponen Iklim Dampak pada Fauna dan Flora

BAB I PENDAHULUAN. peningkatan kebutuhan manusia akibat dari pertambahan jumlah penduduk maka

PETA SATUAN LAHAN. Tabel 1. Besarnya Indeks LS menurut sudut lereng Klas lereng Indeks LS 0-8% 0,4 8-15% 1, % 3, % 6,8 >40% 9,5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA. Faktor Lingkungan Tumbuh Kelapa Sawit

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

geografi Kelas X PEDOSFER I KTSP & K-13 A. PROSES PEMBENTUKAN TANAH

TINJAUAN PUSTAKA. merupakan manfaat yang dirasakan secara tidak langsung (intangible). Selain itu,

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

1/3/2017 PROSES EROSI

EROSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OLEH: MUH. ANSAR SARTIKA LABAN

Landforms of Fluvial Processes. Oleh : Upi Supriatna,S.Pd

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sungai

PEMBENTUKAN TANAH PARANITA ASNUR

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.6

HIDROSFER I. Tujuan Pembelajaran

TINJAUAN PUSTAKA. Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai suatu wilayah yang

BAB II LANDASAN TEORI

Erosi. Rekayasa Hidrologi

BAB IV ANALISIS HASIL PENGOLAHAN DATA INFILTRASI

PEMBENTUKAN TANAH PARANITA ASNUR

TINJAUAN PUSTAKA. erosi, tanah atau bagian-bagian tanah pada suatu tempat terkikis dan terangkut

APLIKASI PJ UNTUK PENGGUNAAN TANAH. Ratna Saraswati Kuliah Aplikasi SIG 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Daur Siklus Dan Tahapan Proses Siklus Hidrologi

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN

PROSES GEOMORFIK. Kelompok V : 1. Nur Asyriyanti Bagenda 2. Ikawati Basri 3. Jamriani 4. Ririen

BAB II TINJUAN PUSTAKA A. Sungai Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidologi. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi,

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 MATARAM

BAB III LANDASAN TEORI. A. Gerusan Lokal

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Sungai

Teknik Konservasi Waduk

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sejak awal kehidupan manusia, sumberdaya alam sudah merupakan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah

ACARA IV POLA PENGALIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

HIDROSFER Berdasarkan proses perjalanannya, siklus dapat dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut :

Identifikasi Daerah Rawan Longsor

mampu menurunkan kemampuan fungsi lingkungan, baik sebagai media pula terhadap makhluk hidup yang memanfaatkannya. Namun dengan

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 TINJAUAN UMUM SUB-DAS CITARIK

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kabupaten Temanggung terletak di tengah-tengah Propinsi Jawa Tengah

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Dasar Ilmu Tanah semester ganjil 2011/2012 (EHN & SIN) Materi 03: Batuan & Tanah

geografi Kelas X PEDOSFER II KTSP & K-13 Super "Solusi Quipper" F. JENIS TANAH DI INDONESIA

Tanah dapat diartikan sebagai lapisan kulit bumi bagian luar yang merupakan hasil pelapukan dan pengendapan batuan. Di dala

sumber daya lahan dengan usaha konservasi tanah dan air. Namun, masih perlu ditingkatkan intensitasnya, terutama pada daerah aliran sungai hulu

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kebutuhan akan lahan untuk berbagai kepentingan manusia semakin lama

BAB III TATANAN GEOLOGI DAERAH PENELITIAN

Transkripsi:

ANALISIS LANSEKAP TERPADU PTT 102008 Gaya Eksogen Denudasi dan Deposisi PROSES EKSOGEN a. Gradasional/Denudasional Pelapukan : desintegrasi atau dekomposisi batuan di tempatnya, merupakan proses statis, tidak melibatkan pemindahan material Perpindahan massa karena gravitasi : merupakan proses dinamis, melibatkan perpindahan massa batuan ke lereng bawah karena pengaruh gravitasi Erosi dan agen transportasi : Erosi : permukaan, alur, parit, jurang, tebing Agen transportasi : aliran air, air tanah, gelombang air, angin, glasier b. Agradasi / deposisi Proses akibat dari adanya proses degradasi lahan. Proses ini akan mendatarkan permukaan bumi Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 1

Proses Eksogen: proses menyeimbangkan elevasi permukaan bumi Pengikisan kawasan perbukitan/pegunungan dan sedimentasi di pelembahan/dataran PROSES PROSES DENUDASI Proses-proses Denudasi di Tropika Basah: karakteristik lahan, peranan vegetasi Denudasi Kimia Eluviasi Mekanik Proses Pemindahan Fisik Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 2

Proses2 Denudasi di Lingkungan Tropika Basah Denudasi : Pengikisan, pemindahan/ transportasi bahan yang ada di muka bumi (yang selanjutnya akan diendapkan di tempat lain) Melibatkan : 1. pelapukan batuan, 2. pemindahan bahan, dan 3. pengendapan... Ketiganya dapat dikelompokkan dalam dua kategori. 1. proses kimiawi denudasi kimia 2. proses mekanik dibawah pengaruh gaya berat dan aliran air Proses2 tersebut dipengaruhi oleh : 1. iklim, 2. vegetasi 3. lingkungan geokimia Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 3

Karakteristik lahan 1.Wilayah dengan curah hujan dan suhu tinggi: - proses pelapukan : intensif, - pelapukan kimia : dalam - solum tanah : dalam 2.Apabila tidak diganggu oleh manusia, vegetasi penutup lahan akan berupa : Rumput Semak - Pepohonan berkesinambungan yang berbeda kerapatan dan strukturnya Karakteristik lahan 3. Air yang mencapai permukaan tanah dapat : - masuk ke dalam tanah : perkolasi - mengalir di permukaan tanah keduanya dapat menyebabkan terangkutnya : - hasil pelapukan, - hasil aktivitas biologi, dan - massa tanah. Kondisi tersebut di atas dapat diubah manusia melalui : - penebangan/pembakaran hutan - penajaman lereng Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 4

Peranan vegetasi terhadap geomorfologi di tropika basah 1. Meredam enersi tetesan hujan, 2. Menahan aliran air di permukaan, 3. Meningkatkan infiltrasi melalui : - berkurangnya aliran permukaan, - perbaikan struktur tanah, dll 4. Pemakaian air dan hara untuk proses-proses metabolisme Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 5

Peranan vegetasi terhadap geomorfologi di tropika basah 5. Peningkatan kemampuan tanah menahan proses-proses pencucian hara / larutan tanah 6. Mempengaruhi kesuburan tanah dan mempertahankan pertumbuhan penutup lahan 7. Menahan bahan2 yang terangkut oleh aliran permukaan, ===> terjadi pengendapan 8. Mengurangi pengaruh fluktuasi suhu udara, dan 9. Mengurangi pengaruh erosi Denudasi Kimia Dalam proses pelapukan terjadi pergerakan dan translokasi ion2 terlarut ke tempat lain. Prosesproses tersebut termasuk dalam denudasi kimia Proses denudasi kimia aktif di daerah tropika basah, karena : - curah hujan tinggi - vegetasi lebat - pelapukan intensif - solum tanah dalam Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 6

Eluviasi Mekanik Eluviasi merupakan proses pedogenik yang melibatkan pergerakan material tanah dari satu tempat ke tempat lain dalam profil tanah Hal tersebut terjadi apabila : - kelebihan air - struktur tanah baik Proses Pemindahan Fisik 1. Gerakan massa 2. Erosi permukaan 3. Erosi oleh sungai Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 7

Gerakan Massa Perpindahan sejumlah besar massa tanah (+batuan) ke tempat yang lebih rendah Gerakan lambat Gerakan cepat Tipe-tipe Perpindahan Massa 1. Aliran Lambat Umumnya berupa Creep (rayapan), yaitu pergerakan tanah dan batuan ke lereng bawah secara lambat. Di lapangan seringkali sulit diamati, kecuali dengan pengamatan yang teliti : contoh : 1. soil creep 2. tallus creep 3. rock creep 4. solifluction Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 8

Tipe-tipe Perpindahan Massa 2. Aliran Cepat Earth flow Gerakan runtuhan batuan yang jenuh air ke saluran tertentu. Mud flow Bahan yang dialirkan berupa bahan liat jenuh air.... Flow Mudflow Lahar Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 9

Tipe-tipe Perpindahan Massa 3. Landslide Gerakan massa batuan atau tanah ke lereng di bawahnya. Gerakan ini dapat terjadi pada saat basah atau kering. Contoh : a. slump b. debris slide c. rock slide d. rock fall Landslide Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 10

Tipe-tipe Perpindahan Massa 4. Subsiden Pemindahan bahan di permukaan bumi ke arah bawah tanpa perpindahan horisontal SOLUTION DOLIN COLLAPS DOLIN Penyebab Gerakan Massa 1. Litologi : bahan tak padu/ lemah dan licin pada saat basah 2. Stratigrafik : adanya lapisan lemah dan kuat, atau permeable berseling dengan tidak permeable dalam penampang kulit bumi 3. Struktural : adanya fault (sesar), join (retak), dll 4. Topografik : lereng curam 5. Iklim : fluktuasi suhu dan curah hujan tinggi 6. Organik : vegetasi Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 11

Pengaruh Topografi Berpengaruh terhadap: 1. kecepatan pengangkutan, atau 2. Kecepatan pengendapan bahan yang terangkut Faktor topografi yang sangat berpengaruh terhadap proses pembentukan lahan adalah kemiringan lereng Lereng curam ===> degradasi Lereng datar ===> agradasi EROSI Intensif pada daerah basah Macam: - erosi percik (splash erosion) - erosi lembar (sheet erosion) - erosi alur ( rill erosion) - erosi parit (gully erosion) mulai horison A - Bila habis mengikis horison B - bila ini terjadi, erosi akan semakin tinggi, karena : kandungan liat yang lebih tinggi pada horison Bt ===> infiltrasi berkurang, aliran permukaan meningkat Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 12

Proses Erosi Infiltrasi Hujan Limpasan permukan Limpasan permukan semakin tinggi jika horison A semakin tipis dan semakin tinggi lagi jika horison A telah habis Erosi semakin besar Horison A Horison B Horison C Umumnya gembur dan permeable (lolos air) Umumnya lebih padat dan kurang permeable Erosi sungai erosi sungai merupakan agen geomorfik bila mampu memindahkan hasil sedimen bahan2 terangkut air dibagi dalam 4 kelompok 1. solution load : butiran halus : (karbonat, sulfat, klorid, oksida2 ): 199 % 2. suspended load : butiran halus (liat,debu, koloid) 50-100 % 3. saltation load: butiran kasar : pasir 4. bed load : butiran kasar ( > kasar dari pasir) Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 13

... Perkembangan landform denudasional * Bahan di suatu areal tersusun atas batuan2 yang mempunyai komposisi kimia, mineralogi dan sifat fisik tertentu * Batuan melapuk karena ter "ekspose" dan kontak dengan atmosfer. Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 14

... Kecepatan pelapukan tergantung dari sifat batuan yang bersangkutan * Hasil pelapukan dapat dipindah dari tempatnya oleh : - gaya berat, - air, - es - angin * Menimbulkan proses denudasional yang bentuknya menyesuaikan dengan tenaga pengangkutnya Proses Denudasi Untuk mengkaji proses denudasi perlu mendalami sifat sifat batuan Lambat Cepat Lambat Lambat keseimbangan tercapai Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 15

Bagian hulu: Pengikisan dan transportasi Bagian hilir: sedimentasi Pengaruh manusia Kegiatan manusia berpengaruh terhadap perubahan bentuk muka bumi, misalnya : - pemotongan dan penimbunan untuk jalan, - penggalian tambang, - pembuatan dam/check dam, dll Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 16

PENGARUH IKLIM Faktor iklim yang berpengaruh terhadap pembentukan lahan ialah : - suhu - curah hujan DEPOSISI Endapan Fluvial /Endapan Alluvial : Alluvium Aktif, Morfologi dataran banjir, Alluvium tua, teras sungai, sedimen lakustrin, delta, & Kipas Alluvial Landform Alluvial Landform Marin Landform Fluvio-Marin Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 17

Contoh Landform Alluvual & Marin Pasang surut Dataran Alluvial Pasang surut Peran Air Dalam Pembentukan Landform PERAN AIR 1. Mengikis alur yang dilalui 2. Mengangkut sedimen dan larutan yang dihasilkan oleh pelapukan dan proses-2 di lereng (aliran air dan gerakan massa), gelombang air maupun oleh agen denudasional lain seperti, es dan angin 3. Menghasilkan berbagai macam landform erosional and deposisional. Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 18

Erosi PENGANGKUTAN DEPOSISI Proporsi Air Di Alam Di daratan hanya 3% dari semua air di hidrosfer (sebagian besar berupa salju atau gunung es) Air tanah (Ground water): 0.5 % Danau, dan Sungai: 0.03% Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 19

air hujan? tanah Infiltrasi water flow in a stream channel Runoff Stream flow Fluvial Geomorphology Fluvial Processes geomorphic processes in which running water is the dominant fluid agent; acting as overland flowand stream flow Fluvial Landforms landforms shaped by running water Sistem Fluvial dibagi dalam 3 zone 1). Zone produksi sedimen: zone sungai bagian atas (biasanya pegunungan atau lahan kering) 2). Zone transfer sediment: zone pengangkutan (input = output) 3). Zone deposisi sedimen: umumnya terletak di sepanjang pantai dan membentuk delta atau dataran rendah di pantai Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 20

... ZONE PRODUKSI ZONE DEPOSISI ZONE TRANSFER ZONE PRODUKSI ZONE DEPOSISI Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 21

PROSES PEMBENTUKAN SUNGAI Hujan Runof Stream flow River f Infiltrasi Gully head Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 22

PROSES EROSI CORRASION (atau ABRASION) Penggerusan dasar sungai oleh batu atau kerikil yang hanyut membentuk PHOTOLE(lubang-lubang di dasar sungai) ATTRITION Batuan yang terangkut berbenturan satu sama lain sehingga pecah atau menjadi halus SOLUTION atau CORROSION Proses dimana terjadi reaksi kimia antara air sungai dengan mineral yang mudah larut dan melarutkannya. HYDRAULIC ACTON Pemecahan batuan dan memindahkannya dari tempatnya oleh tenaga aliran air. PROSES TRANSPORTASI Sungai menggunakan energi aliran sungai untuk mengangkut batu, kerikil, pasir, debu dan liat (dan koloid) Diangkut dalam bentuk Padatan = solid load, solid load maksimum yang dapat diangkut sungai stream capacity Cairan = solution load Meningkat sesuai dengan velositasnya Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 23

PROSES TRANSPORT 1) TRACTION: Partikel besar seperti batu atau bongkahan batuan besar menggelinding dan meluncur sepanjang dasar sungai. 2) SALTATION: Partikel berukuran kerikil dan pasir kasar diangkat dan dijatuhkan di sepanjang sungai, sehingga bahan tersebut melambung di sepanjang dasar sungai. Pergerakan Bed load adalah rolling (berputar), sliding (meluncur) dan saltating (meloncat) PROSES TRANSPORT 3) SUSPENSION: Partikel lebih kecil (liat, debu dan pasir halus) diangkut di sepanjang sungai dan bersentuhan dengan dasar sungai. Bahan ini umumnya mendominasi bahan yang terangkut. 4) SOLUTION: Pelarutan bahan yang mengandung mineral seperti kalsium dan sodium yang dihasilkan oleh pelapukan bedrock dan terdispersi seluruhnya (bahan ini tak dapat dilihat dengan mata telanjang). Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 24

... POLA DRAINASE Dari ujung sungai air mengalir ke bawah karena gravitasi bumi Sungai satu bertemu dengan sungai lain, terbentuk tributary aliran air semakin besar Massa air semakin besar kemampuan merusak/mengikis semakin besar Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 25

... Pengikisan pada sungai Pengukuran stream flow pada suatu tempat = volume air per unit waktu yang melalui penampang lintang sungai. Q=VYW Q=discharge V= average velocity Y= average depth W= width Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 26

Contoh Perhitungan GARIS PANTAI Gelombang dapat menyebabkan: a. PENGIKISAN oleh ombak/gelombang laut b. PENGANGKUTAN sedimen, baik yang berasal dari hasil erosi di pantai maupun yang berasal dari sungai (pada bagian yang ombaknya besar). c. PENGENDAPAN sedimen pada bagian pantai yang tenang (ombaknya kecil) Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 27

Erosi Gelombang. Gelombang air laut akan tertahan bila mencapai pantai. Gelombang laut ini dapat menyebabkan erosi, terutama pada pantai yang curam karena energi gelombang terkonsentrasi pada zone intertidal yang sempit. Pengikisan Gelombang menggerus dasar tebing curam runtuh tebing tetap curam. Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 28

Sedimentasi The alongshore-moving sediment accumulates at bends in coastlines forming various depositional landforms (e.g. spits, baymouth bars, barrier islands). Many spits, baymouth bars and barrier islands create sheltered coastal wetlands where salt marshes develop. The shelter from wave-action allows mud to accumulate (usually from streams and rivers) and salt-tolerant vegetation grows on the mud.... If sea-level falls, the wave-cut platform becomes a marine terrace. Where the slope of the coast is gentle, the wave energy is dissipated over a wider intertidal zone, creating lower energy conditions and allowing sediment to accumulate, forming a wide beach. Erosion still occurs in the form of alongshore sediment transport. Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 29

Sekian MINGGU DEPAN: IDENTIFIKASI BENTUKLAHAN Tugas Bahas proses denudasi dan sedimentasi pada daerah tugas anda masing-masing Lab PSISDL Jurusan Tanah FPUB 30